Tampilkan postingan dengan label kampung Leles Peduli dan ormas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampung Leles Peduli dan ormas. Tampilkan semua postingan

Warga Kelurahan Sindangsari dan Pengadegan Syukuran Usai Rehab Jalan Turunan Jembatan Leles yang Rusak Parah, Begini Penampakannya




KABUPATEN TANGERANG - Mitrapubliknews.com - Warga Kampung Leles baik yang berada di Desa Pangadegan maupun Kelurahan Sindang sari, keduanya masuk wilayah Kecamatan Pasar Kemis kini merasa lega dan bersyukur karena kondisi jalan di Jembatan Bodeman Leles telah rampung diperbaiki. Warga pun mengadakan syukuran pada Kamis malam (14/3/2025).


Dari pantauan awak media nampak kondisi jalan lebih baik dari sebelumnya dan lebih nyaman untuk dilalui warga yang beraktifitas setiap hari melewati jalan tersebut.


Diketahui sebelumnya, jalan jembatan menanjak untuk mencapai jalan raya Cadas Kukun di mana jalan itu bercabang dua. Sisi menanjak ke kiri kemiringan sekitar 35 derajat, sedang yang menanjak ke kanan kemiringan hinga 45 derajat. Pada sisi kanan inilah sering terjadi kecelakaan tunggal kendaraan baik roda dua maupun. roda empat jatuh terguling.


Kondisi ini telah lama dibiarkan oleh pemerintah setempat dan belum pernah dilakukan perbaikan secara permanen. Ditambah lagi kondisi jalan yang berada di bibir kali Cadas Kukun sehingga permukaan jalan seeing amblas dan timbul lubang dan bergelombang.



Pada Rabu (13/3/2025) atas inisiatif warga,  jalan diperbaiki secara swadaya dan gotong royong dengan cara cor manual. Ketua RT RW setempat, para tokoh masyarakat serta Forum Masyarakat Leles Peduli (FMLP) pun turun tangan dalam pengerjaannya.


Habah Muhaedi, Ketua PAC PBBNI Satria Banten Kecamatan Pasar Kemis mengungkapkan kepada media ini, bahwa warga berharap pemerintah setempat jangan tutup mata dan melakukan upaya perbaikan secara permanen terhadap kondisi jalan dan jembatan bodeman Leles tersebut.


"Harapannya... agar pemerintah segera membangun jembatan Kali Leles yang permanen, mengingat lalu lalan kendaraan yang tiap melintas kian hari kian padat dan ramai," ujar Habah Muhaedi.


Ia menambahkan, "lintasan ini menjadi jalur utama warga kampung maupun peru.ahan yang terus bertambah di kampung Leles dan sekitarnya," jelas Habah Muhaedi saat mengikuti acara syukuran malam tadi.


"Sebelum jalan kembali rusak, mohon pemerintah daerah segera mengadakan evaluasi dan rencana perbaikan permanen," pungkasnya. 


(*/red)