BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid Hadiri Pentas Seni Budaya di Desa Sangiang Sepatan Timur - Kades Komarulloh SH Ucapkan Terima Kasih





SANGIANG, SEPATAN TIMUR | MitraPublikNews.com –Suasana meriah dan penuh keakraban menyelimuti halaman Kantor Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pemerintah Desa Sangiang menggelar Pentas Seni Budaya yang dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.


Acara yang digelar di bawah tenda biru dan karpet merah halaman Kantor Desa Sangiang ini menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti Tari Tradisional, Pencak Silat, Gambang Kromong, dan Reog Ponorogo yang dilestarikan oleh warga dan Karang Taruna Desa Sangiang.


Kegiatan dihadiri para Kepala Desa se-Kecamatan Sepatan Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu PKK, panitia, Karang Taruna, serta ratusan warga Desa Sangiang.




*Sambutan Kepala Desa Sangiang Komarulloh, SH:*


Membuka acara, Kepala Desa Sangiang Komarulloh, SH, yang tampil dengan kemeja putih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Tangerang.


"Pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Kami atas nama Pemerintah Desa Sangiang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah berkenan hadir di tengah-tengah kami. Ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami," ujar Komarulloh, SH.


Ia menegaskan tujuan pentas seni budaya ini adalah untuk melestarikan tradisi budaya leluhur sebagai jati diri dan identitas Desa Sangiang yang harus dijaga bersama.




*Sambutan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid:*


Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang hadir mengenakan batik biru, dalam sambutannya mengapresiasi kekompakan warga Desa Sangiang dalam menjaga budaya lokal.


Bupati juga menegaskan pentingnya infrastruktur sebagai penunjang kesejahteraan dan pendidikan masyarakat.


"Dari sudah saya lihat memang ada yang dalam proses pembangunan ada juga memang ke depan beberapa titik lagi yang harus kita perbaiki dulu. Terus yang ketiganya jalan di mana, Tanah Merah. Tanah Merah insya Allah nanti akan kita programkan untuk bisa dibangun karena semuanya adalah infrastruktur untuk kebutuhan masyarakat. Jalan untuk kepentingan lalu lintas sekolah dan dalam upaya mencerdaskan bangsa anak-anak kita," jelas Bupati Moch. Maesyal Rasyid saat doorstop wawancara usai acara.


*Ucapan Terima Kasih:*


Di akhir acara, Kepala Desa Sangiang Komarulloh, SH, kembali menyampaikan ucapan terima kasih khusus:


"Terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang sudah hadir, kepada para Kepala Desa lain yang hadir, kepada seluruh panitia dan Karang Taruna Desa Sangiang yang telah bekerja keras hingga acara sukses. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan Desa Sangiang semakin maju."


Acara ditutup dengan foto bersama Bupati, Kepala Desa, dan warga dengan tertib dan penuh antusias.


*Ucii*

FPI Gelar Aksi Solidaritas Tuntut Keadilan Tewasnya Muhamad Harun di Sepatan Timur - Audiensi Disambut Baik Kapolsek Sepatan





TANGERANG | MitraPublikNews.com– Front Persaudaraan Islam (FPI) menggelar Aksi Solidaritas Menuntut Keadilan atas tewasnya Muhamad Harun di Kampung KAM Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, yang terjadi pada 2 Oktober 2026.


Aksi berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Titik kumpul (Tikpul) massa di Taman Kota Sepatan, dengan tujuan aksi di Polsek Sepatan, Polres Metro Tangerang Kota.


Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas lambannya penanganan kasus tewasnya M. Harun yang sudah berjalan hampir satu bulan tanpa kejelasan hukum.





*Audiensi Disambut Baik Kapolsek Sepatan*


Aksi solidaritas tersebut berlanjut dengan audiensi dan disambut baik oleh Kapolsek Sepatan. Audiensi berlangsung di halaman Mapolsek Sepatan, Jl. Raya Mauk No.89, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (28/10/2026) pukul 11.34 WIB.


Dalam audiensi, perwakilan FPI dan keluarga almarhum menyampaikan langsung tuntutan dan mendapat kepastian hukum dari pihak Polsek Sepatan.


*Statement Kapolsek Sepatan - Dua Tersangka Masih Ditahan, Hoaks Jika Dilepas:*


Menanggapi isu yang beredar di masyarakat terkait pelepasan tersangka, Kapolsek Sepatan menegaskan hal tersebut tidak benar.


"Dan dugaan tersangka dua orang ini masih ditahan di sini belum dilepaskan sehingga kalau ada berita beredar orang ini dilepaskan itu berita hoaks karena pihak keluarga dan beberapa dari masyarakat sudah menyaksikan beliau masih ditahan di sini," ujar perwakilan dalam audiensi yang didampingi Kapolsek Sepatan.


*Minggu Depan Gelar Perkara Khusus di Polres Metro Tangerang:*




Kapolsek juga memastikan kasus akan terus berlanjut dan akan dilakukan gelar perkara khusus di tingkat Polres.


"Jadi insyaallah minggu depan kita ada gelar perkara khusus ya jadi nanti dilaksanakan di Polres Metro Tangerang. Jadi di Polsek ini hanya tahap penyidikan," lanjutnya.


"Janji beliau itu akan diadakan gelar perkara di Polres Tangerang. Itu hasil pertemuan kita hari ini mudah-mudahan dengan gelar perkara apa yang kita tuntut kita mendapatkan keadilan. Amin," tambah perwakilan FPI usai audiensi.


Perwakilan FPI mengapresiasi sambutan baik Kapolsek Sepatan yang menerima audiensi dengan terbuka. Massa aksi yang berkumpul di depan Mapolsek dengan spanduk bertuliskan POLISI BERSAMA MASYARAKAT membubarkan diri dengan tertib dan damai.


Kasus tewasnya Muhamad Harun terjadi 2 Oktober 2026 di Kp. KAM Kedaung Barat, Sepatan Timur. Keluarga dan FPI menuntut transparansi hukum dan mengawal kasus hingga tuntas di Polres Metro Tangerang Kota.



MitraPublikNews.com akan terus mengawal perkembangan kasus dan hasil gelar perkara di Polres Metro Tangerang minggu depan.


*Redaksi*

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Ingatkan Pengemudi Pentingnya Sabuk Pengaman




TANGERANG |MitraPublikNews.com – Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Maung 2026, jajaran Polresta Tangerang mengingatkan para pengemudi kendaraan roda empat agar selalu menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) di Jalan Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, dengan melakukan pemeriksaan serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku.


Penggunaan sabuk pengaman menjadi salah satu perhatian dalam operasi ini. Perlengkapan keselamatan tersebut berfungsi melindungi pengemudi dan penumpang dari risiko cedera serius apabila terjadi kecelakaan. Karena itu, masyarakat diingatkan agar tidak mengabaikan penggunaan sabuk pengaman, meskipun berkendara dalam jarak dekat.




Selain itu, petugas juga menyasar sejumlah pelanggaran lain, seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen sesuai ketentuan, termasuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).


Pelanggaran lainnya yang menjadi perhatian meliputi ketidakpatuhan terhadap rambu dan marka jalan, melawan arus, serta menggunakan telepon seluler saat berkendara.




Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas.


“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi kendaraan roda empat agar selalu menggunakan sabuk pengaman, baik saat berkendara dekat maupun jauh. Keselamatan harus menjadi prioritas. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.


Operasi Patuh Maung 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”


Melalui operasi ini, Polresta Tangerang berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Tangerang. (*Eben*)

Bupati Tangerang Lantik 362 PNS, 11 Camat Bergeser Posisi dan Sejumlah Sekcam Promosi




Kabupaten Tangerang| MitraPublikNews.com -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah/janji 362 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026).


Kabupaten Tangerang |MitraPublikNews.com -- Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang. Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi, termasuk 11 Camat serta sejumlah pejabat sekretaris kecamatan (Sekcam).



Pergeseran jabatan Camat mencakup sejumlah wilayah. Ahmad Jajuli yang sebelumnya menjabat Sekcam Sukadiri kini menjadi Camat Mekar Baru. Dede Supardi, sebelumnya Sekcam Sepatan, dipercaya menjadi Camat Balaraja. Sementara itu, Willy Patria bergeser dari Camat Balaraja menjadi Camat Sukamulya.


Perubahan juga terjadi pada sejumlah wilayah lainnya. H. Cucu Abdurrosyied yang sebelumnya menjabat Camat Tigaraksa kini menjadi Camat Kosambi. Sumartono bergeser dari Camat Cisoka menjadi Camat Jayanti, sedangkan Khalid Mawardi berpindah dari Camat Sukamulya menjadi Camat Cikupa.


Andi Sulaeman, yang sebelumnya menjabat Sekcam Balaraja, kini dipercaya sebagai Camat Cisoka. Yandri Permana bergeser dari Camat Jayanti menjadi Camat Tigaraksa. Miftah Shuritho yang sebelumnya menjabat Camat Sepatan Timur kini menjadi Camat Sindang Jaya. 



Adapun Dwi Chandra Budiman, sebelumnya Sekcam Kelapa Dua, kini menjabat Camat Sepatan Timur. Galih Prakosa juga mengalami pergeseran dari Camat Sindang Jaya menjadi Camat Panongan.


Selain pergeseran Camat, sejumlah pejabat Sekcam juga mengalami perubahan penugasan. Mulyadi dipercaya menjadi Sekcam Sindang Jaya setelah sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tigaraksa. Muawanah bergeser dari Lurah Babakan, Kecamatan Legok, menjadi Sekcam Kelapa Dua.



Mamat Mathlubi yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata kini menjadi Sekcam Pakuhaji. H. Ahmad Uwes Al Qurni berpindah dari Analis Kebijakan Muda pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda menjadi Sekcam Cisoka.


Bambang Sujana kini menjabat Sekcam Sukadiri setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Seksi Angkutan Orang dan Barang pada Dinas Perhubungan. H. Sukri Ariansyah dipercaya menjadi Sekcam Cisauk setelah sebelumnya menjabat Lurah Binong, Kecamatan Curug.


Faisal Rizki bergeser dari Sekcam Pakuhaji menjadi Sekcam Kosambi, sedangkan Juhri Saputra yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur pada BKPSDM kini menjadi Sekcam Balaraja.



Arsudin dipercaya sebagai Sekcam Pasar Kemis setelah sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemakaman dan Pertanahan pada Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman. Ucu Darsono bergeser dari Lurah Mekarbakti, Kecamatan Panongan, menjadi Sekcam Sepatan.


Sementara itu, Faisal Yusuf MS kini menjabat Sekcam Sukamulya setelah sebelumnya menjadi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Gunung Kaler. Adi Nugraha juga dipercaya menjadi Sekcam Panongan setelah sebelumnya menjabat Lurah Kelapa Dua.


Pergeseran tersebut merupakan bagian dari penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Namun, dokumen keputusan pengangkatan yang menjadi dasar daftar mutasi tidak merinci alasan khusus di balik setiap pergeseran jabatan.



Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur dalam mendukung pelayanan publik.


“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan, sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur dalam melayani masyarakat,” ungkap Maesyal.


Ia menegaskan, jabatan yang diemban para PNS merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Setiap pejabat dituntut menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.


“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau penempatan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya.


Maesyal juga meminta para pejabat membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Kebijakan pemerintah daerah, menurutnya, harus diterjemahkan ke dalam program kerja yang efektif, inovatif, dan tepat sasaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.


“Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.


“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian atau penempatan jabatan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya.


Maesyal juga meminta para pejabat membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Kebijakan pemerintah daerah, menurutnya, harus diterjemahkan ke dalam program kerja yang efektif, inovatif, dan tepat sasaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing.


“Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.


Ia menambahkan, inovasi dan koordinasi antarp perangkat daerah perlu terus diperkuat agar kualitas pelayanan publik meningkat dan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Saya ingin seluruh pejabat memiliki semangat yang sama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, bangun koordinasi yang baik, dan pastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. 


(*Eben*)

Hadirkan Pelayanan Pertahanan Inklusif, Kantah Kota Tangerang Antarkan Sertifikat Tanah Langsung Ke Rumah Pemohon Melalui Inovasi CLBK





KOTA TANGERANG | MitraPublikNews.com -- Sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Kantor Pertanahan Kota Tangerang terus mengoptimalkan inovasi *CLBK (Cipta Layanan Berkebutuhan Khusus)*.


Melalui inovasi ini, Kantor Pertanahan Kota Tangerang memberikan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor, seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan masyarakat yang sedang sakit.


Kali ini, melalui inovasi CLBK, Kantor Pertanahan Kota Tangerang mengantarkan secara langsung sertipikat tanah hasil pengakuan hak milik *Bapak Kasdi*, warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, ke kediamannya. Penyerahan sertipikat ini merupakan bentuk nyata komitmen Kantor Pertanahan Kota Tangerang dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi pemohon yang membutuhkan pelayanan khusus.


Inovasi CLBK hadir sebagai wujud kepedulian Kantor Pertanahan Kota Tangerang dalam memastikan bahwa setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelayanan pertanahan yang mudah, nyaman, dan berkualitas. Melalui layanan ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan kondisi fisik maupun kesehatan dapat memperoleh kemudahan dalam mengakses pelayanan tanpa harus menghadapi kesulitan untuk datang langsung ke kantor.


Kebahagiaan atas selesainya proses pengurusan sertipikat tanah turut dirasakan oleh Bapak Kasdi. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kantor Pertanahan Kota Tangerang atas pelayanan yang diberikan, termasuk kesediaan petugas untuk mengantarkan sertipikat tanah langsung ke rumahnya.


> “Terima kasih banyak kepada BPN Kota Tangerang karena sertipikat tanah yang saya urus akhirnya selesai. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada BPN Kota Tangerang yang dengan tulus dan ikhlas mengantarkan sertipikat tanah ini langsung ke rumah saya. Semoga pelayanan BPN semakin berjaya dan ke depannya semakin maju,” ungkap Bapak Kasdi.


Testimoni tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi masyarakat terhadap upaya Kantor Pertanahan Kota Tangerang dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga mengedepankan kepedulian dan kemudahan bagi masyarakat.


Melalui inovasi CLBK, Kantor Pertanahan Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan nilai-nilai *Melayani, Profesional, dan Terpercaya*. Inovasi ini menjadi wujud nyata bahwa pelayanan pertanahan tidak sekadar menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.


*Kantor Pertanahan Kota Tangerang — Melayani, Profesional, Terpercaya.*


*Eben*

Dedikasi Untuk Negeri, Mangrove For Future,Bersama Paragonian Corp dan MAPUCA Pulo Cangkir,Tanam 2000 Mangrove melalui kampanye Paragonian Bergerak di Pulau Cangkir Kronjo




Kronjo, Tanggerang | MitraPubliNews.com --Semangat pelestarian lingkungan kembali digaungkan melalui aksi nyata Paragonian Bergerak Mangrove For Future yang digelar melalui program Dedikasi Untuk Negeri. Kegiatan Sabtu, 25 Oktober 2026 di Pulau Cangkir, Kronjo, Kabupaten Tangerang berhasil menanam 2.000 bibit mangrove demi menjaga ekosistem pesisir dari abrasi. Kronjo 27  Oktober 2026.


Kegiatan melibatkan lebih dari 100 peserta yang terdiri dari Paragonian (Karyawan PT Paragon Corp), relawan komunitas, pelajar, dan masyarakat lokal yang antusias. Acara diawali penyerahan simbolis program MAPUCA Pulo Cangkir kepada kelompok masyarakat setempat.




*KUTIPAN UTAMA - AHMAD SILAN (Board of Director Dedikasi Untuk Negeri)*


"Ini bukan sekadar penanaman mangrove tapi investasi untuk masa depan pesisir Kronjo. Kami ingin warga dan generasi muda terlibat langsung menjaga ekosistem. Setiap bibit adalah harapan bagi perlindungan pantai dan masa depan keberlanjutan. Ini adalah wujud komitmen Dedikasi Untuk Negeri hadir untuk masyarakat dan lingkungan serta selaras dengan semangat Mapuca menjaga pesisir," ujar Ahmad Silan.


*EKOSISTEM MANGROVE MITIGASI IKLIM*

Mangrove benteng alami pesisir yang menyerap karbon lima kali lebih efektif, akar Rhizophora adaptif terhadap lumpur dan ombak, mampu mengurangi erosi dan menjadi habitat biota laut.




*APRESIASI MAPUCA PULO CANGKIR*

Kolaborasi dengan MAPUCA Pulo Cangkir yang lama aktif menjaga kawasan. MAPUCA menyampaikan apresiasi dan berkomitmen merawat bibit agar tumbuh menjadi hutan mangrove pelindung pemukiman.


*SUASANA KEBERSAMAAN*

Sesi foto bersama penutup penuh kehangatan, relawan kompak bentuk simbol segitiga sinergi masyarakat, lingkungan, keberlanjutan.


*KOMITMEN KE DEPAN*

Melalui Dedikasi Untuk Negeri, komitmen melanjutkan edukasi lingkungan dan penanaman berkelanjutan yang akan diperluas ke wilayah pesisir lainnya di Tangerang.


"Kami ingin memastikan generasi mendatang masih dapat menikmati pesisir yang lestari," tutup Ahmad Silan.


*Kang Eben*

Polisi Sahabat Anak Bangun Karakter dan Cegah Narkoba Sejak Dini di Kecamatan Rajeg




 Rajeg, Tangerang |MitraPublikNews.com — Rusdi, Binamas Desa Jambu Karya yang bertugas di Polsek Rajeg Polresta Tangerang, memberikan pembinaan karakter serta arahan dan himbauan pencegahan bahaya narkoba kepada ratusan siswa SDN Negeri Jambu Karya, Selasa (27/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN Negeri Jambu Karya, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten tersebut digelar sebagai upaya Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, melalui program Polisi Sahabat Anak.


Pantauan MitraPublikNews.com di lokasi, Senin 27 Oktober 2026 pukul 11.53 WIB, kegiatan diikuti lebih dari 50 siswa kelas 4 hingga kelas 6 dengan penuh antusias. Seluruh siswa mengenakan seragam olahraga merah-hitam tampak berbaris rapi mendengarkan arahan dari petugas.


Dalam arahannya, Rusdi menekankan pentingnya menjunjung disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menghindari pergaulan negatif yang dapat meresak masa depan.


"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kalian harus punya karakter yang baik, jujur, dan berani menolak narkoba. Jauhi narkoba, hormati guru dan orang tua, serta rajin belajar agar menjadi generasi yang membanggakan," tegas Rusdi di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.


Ia juga mengingatkan para siswa untuk selalu berhati-hati terhadap pengaruh negatif lingkungan, bijak menggunakan media sosial, dan aktif dalam kegiatan positif di sekolah maupun lingkungan desa.


"Anak sekalian adalah masa depan bangsa. Pencegahan narkoba harus dimulai sejak dini melalui pendidikan karakter dan lingkungan yang sehat. Laporkan jika melihat hal-hal mencurigakan di sekitar. Jangan ragu bertanya kepada guru atau aparat desa," ujarnya.




Kepala SDN Negeri Jambu Karya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Binamas. Pihak sekolah menyambut baik sinergi dengan aparat kepolisian dalam membina mental dan karakter siswa.


"Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Rajeg, khususnya Binamas Desa Jambu Karya yang telah hadir memberikan edukasi langsung kepada siswa-siswi kami. Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar anak-anak semakin termotivasi belajar dan menjauhi hal-hal negatif," katanya.


Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa tampak antusias bertanya mengenai cita-cita dan pentingnya pertemanan yang baik. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan bebas narkoba. Seluruh siswa, guru, dan personel Polsek Rajeg kompak mengacungkan kepalan tangan sebagai simbol semangat bersama melawan narkoba dan membangun karakter positif.


Polsek Rajeg melalui Binamas Desa Jambu Karya berkomitmen akan terus menggelar pembinaan serupa di sekolah-sekolah lain di wilayah Kecamatan Rajeg sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


"Ini bagian dari upaya preemtif kami untuk mencegah sejak dini bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Kami ingin membangun generasi yang sehat, disiplin, dan berkarakter," tutup Rusdi.



*Reporter: Kang Eben*

BNN Kota Tangerang dan Lapas Pemuda Perkuat Pembinaan Warga Binaan Kasus Narkotika




TANGERANG | MitraPublikNews.com  – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Kombes Pol. Siswoyo Adi Wijaya, S.I.K., M.S.M., mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, Senin (26/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan mendorong kemandirian warga binaan, khususnya mereka yang menjalani masa pidana terkait kasus narkotika.


Dalam kunjungan itu, Siswoyo meninjau secara langsung hasil program pembinaan kemandirian yang dijalani warga binaan. Berbagai keterampilan yang dikembangkan di dalam lapas diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.


Pembinaan keterampilan dinilai memiliki peran penting dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat, menjalani kehidupan secara mandiri, serta memiliki kegiatan produktif yang dapat mendukung masa depan mereka.




Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Siswoyo Adi Wijaya, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan agar mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.


“Pembinaan harus mampu memberikan bekal keterampilan dan membangun kesadaran warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Harapannya, setelah menyelesaikan masa pidana, mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan produktif,” ujar Siswoyo.


Menurutnya, upaya penanggulangan permasalahan narkotika tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga perlu diimbangi dengan langkah rehabilitasi, pembinaan, dan pencegahan agar masyarakat semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkotika.


Lapas Pemuda Dorong Kemandirian Warga Binaan


Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi salah satu upaya mempersiapkan warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.


Pembinaan tersebut diarahkan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan kepercayaan diri warga binaan agar mampu beradaptasi kembali di lingkungan sosial.


“Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, kami berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan dan kemampuan yang bermanfaat. Dengan demikian, mereka memiliki modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar Fadil.


Ia menambahkan, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan masa pidana, tetapi juga menyangkut proses perubahan perilaku dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjalankan peran sosialnya.


Perkuat Sinergi Pencegahan Narkotika


Kunjungan Kepala BNN Kota Tangerang tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pembinaan warga binaan yang terjerat perkara narkotika.




Sinergi antara BNN dan lembaga pemasyarakatan diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kemandirian.


Dengan keterampilan yang memadai serta dukungan pembinaan berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk menjalani kehidupan yang produktif setelah kembali ke masyarakat.


Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bahwa pemulihan, perubahan perilaku, dan kesempatan untuk memperbaiki diri perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum dalam penanganan permasalahan narkotika. 


(*/ Eben*)

Kavling Pak Enjong di Sepatan Timur Sejak 2018 Hampir 300 Unit Terbangun Tanpa Bunga Tanpa Denda, Bantu Warga Punya Rumah Rp 1,5 Juta Per Bulan




SEPATAN TIMUR, TANGERANG |MitraPublikNews.com  -- Program kavling hunian murah di wilayah *Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang*, yang dikembangkan Pak Enjong sejak tahun 2018 kini telah mencapai hampir 300 unit rumah terbangun dan dihuni warga.


Hal itu diungkapkan Pak Enjong saat wawancara eksklusif dengan Tim *MitraPublikNews.com* di kantor pemasaran Kavling Sepatan Timur, Senin (26/10/2026).


"Dari 2018, sudah hampir 300 lah unit. Itu dari kalangan menengah ke bawah ke atas dah. Kena semua. Profesinya ada karyawan, dokter. Kebanyakan karyawan. Polisi juga ada juga banyak," ujar Pak Enjong.


Lokasi kavling di *Sepatan Timur* ini dipastikan aman, tidak banjir, dan keamanan lingkungan terjaga dengan baik. Warga pun hidup rukun dan akur.


"Aman, aman. Banjir enggak ada ya. Keamanan oke ya. Alhamdulillah," tegas Pak Enjong.




*Skema Mudah Sepatan Timur: Tanpa Bunga, Tanpa Denda, Tenor 10 Tahun*


Keunggulan utama Kavling Pak Enjong Sepatan Timur adalah skema kepemilikan yang sangat memudahkan masyarakat. Tidak ada BI Checking, tidak ada bunga bank, dan tidak ada denda keterlambatan.


"Cara bayarnya untuk memiliki rumah di sini DP dulu setelah jadi rumah baru diisi dia langsung setor saya. Tenornya sepuluh tahun, tanpa bunga, tanpa denda. Rp 1,5 juta per bulan," jelas Pak Enjong.


Skema cicilan langsung ke pengembang ini sangat membantu warga Sepatan Timur dan sekitarnya yang kesulitan mengakses KPR perbankan, namun ingin memiliki hunian layak dan murah.


"Harapan saya semoga lebih maju, lebih berkah semuanya. Tentunya bisa membantu masyarakat yang memiliki tempat tinggal hunian yang murah tanpa denda, tanpa bunga," tutup Pak Enjong.


Hingga Oktober 2026, tercatat hampir 300 unit telah terbangun di Kavling Pak Enjong Sepatan Timur dengan fasilitas jalan lingkungan, drainase, listrik, dan pos keamanan yang telah tersedia.


 (*/ Uci*)

Semarak Hari Santri 2026, PCNU Tangsel Gelar Kirab Resolusi Jihad dan Ziarah Para Masyayikh





TANGERANG SELATAN | MitraPublikNews.com – Semangat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 kembali digelorakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan melalui Kirab Resolusi Jihad dan Ziarah Masyayikh NU dalam rangka Semarak Hari Santri Nasional 2026, Ahad (25/10/2026).


Kirab dimulai dari Pondok Pesantren Jamiyah Islamiyah, Pondok Aren, dan dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, H. Pilar Saga Ichsan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Tangsel mewakili Kapolres, Katib Syuriyah PWNU Banten, Rois Syuriyah PCNU Tangsel beserta jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah, para kiai pengasuh pesantren, pengurus MWCNU, Ranting NU, lembaga, Banom, serta ratusan kader dan santri.




Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan, KH. Abdullah Mas’ud, http://M.Si., menegaskan kirab ini bukan sekadar seremonial membawa panji NU dan Naskah Resolusi Jihad 1945.


“Hari ini kita mengirabkan Naskah Resolusi Jihad, ini simbol bahwa tugas kita sesungguhnya adalah membawa semangat perjuangannya ke tengah masyarakat. Sejarah tidak cukup hanya dikenang dan dikirabkan, tetapi harus dilanjutkan melalui karya dan pengabdian,” tegasnya.




Menurut Kiai Abdullah, ziarah masyayikh menjadi momentum menyambung sanad perjuangan dan meneladani keikhlasan para pendahulu dalam membangun pesantren dan menggerakkan jamiyah.


“Kita berdiri hari ini di atas fondasi perjuangan para ulama. Jangan sampai kita bangga dengan kebesaran NU, tetapi melupakan mereka yang telah merintisnya,” pesannya.




Ia mengajak kader NU menerjemahkan semangat Resolusi Jihad 1945 menjadi Resolusi Peradaban melalui penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penguasaan teknologi, dan pelayanan sosial.


“Dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan. Hari ini kita berjuang membangun peradaban. NU tidak cukup besar jumlah jamaahnya, tetapi harus besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.


Kirab dan ziarah ini menjadi simbol persatuan ulama, santri, pemerintah, dan masyarakat dalam merawat sejarah sekaligus meneguhkan komitmen membangun Tangerang Selatan yang religius, harmonis, dan berkemajuan.


“Hari ini kita mengirabkan sejarah, esok kita lanjutkan perjuangannya. Hari ini kita menziarahi masyayikh, esok kita teladani pengabdiannya. Dari Resolusi Jihad menuju Resolusi Peradaban!” pungkasnya.


*(*Eben*)*

HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah




SERANG | MitraPublikNews.com – Beredarnya pemberitaan di media sosial dan sejumlah platform yang menyebutkan Kapolresta Tangerang diduga ditahan Mabes Polri adalah tidak benar dan merupakan hoaks.


Hal itu ditegaskan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea Ahiles.


“Berita yang menyebutkan Kapolresta Tangerang ditahan Mabes Polri itu tidak benar. Hoaks,” tegas Kombes Pol Maruli Hutapea Ahiles, Senin (26/10/2026).


Kabid Humas menjelaskan kondisi sebenarnya dengan penuh rasa kemanusiaan bahwa Kapolresta Tangerang Kombes Pol Muhammad Andi Indra Waspada saat ini sedang sakit dan beristirahat di rumah.




“Beliau sedang sakit di rumah usai pulang dari ibadah umrah di Makkah. Kondisinya sedang pemulihan, mari kita doakan bersama agar segera pulih dan bisa kembali bertugas melayani masyarakat,” ujar Kombes Pol Maruli.


Ia menambahkan Kombes Pol Muhammad Andi Indra Waspada baru saja kembali dari tanah suci dan membutuhkan waktu untuk istirahat memulihkan kondisi fisiknya.


“Kita sebagai keluarga besar Polri dan masyarakat, mari berikan ruang untuk beliau istirahat dan jaga suasana yang sejuk. Jangan mudah percaya berita yang tidak bersumber resmi,” tuturnya.


Bidhumas Polda Banten mengimbau masyarakat dan rekan media untuk bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing, dan melakukan konfirmasi langsung ke Bidhumas Polda Banten untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terverifikasi.



*Eben* 



*Sumber: Bidhumas Polda Banten*

Wakapolresta Tangerang di SMA Tarakanita: Pelajar Diminta Jauhi Gangster, Narkoba, dan Cyberbullying





KABUPATEN TANGERANG | MitraPublikNews.com –Wakapolresta Tangerang Kombes Pol. Christian Aer, S.H., S.I.K., menjadi pembina upacara di SMA Tarakanita, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin (26/10/2026).


Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 527 peserta. Hadir Kepala SMA Tarakanita Erna Yulianingsih, S.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Ciakar Bripka Dolfi Suhandi, serta para guru dan staf sekolah.


Mengangkat tema *“Stop Gangster Jalanan serta Cyber Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba”*, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi pelajar mengenai pentingnya menjaga perilaku, disiplin, dan keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.




Dalam amanatnya, Christian menekankan bahwa pelajar tidak hanya dituntut meraih prestasi akademik, tetapi juga perlu membangun karakter dan tanggung jawab.


“Pelajar harus mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang positif, serta fokus pada pendidikan. Jangan sampai masa depan rusak karena terlibat tawuran, gangster jalanan, atau penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.


Ia juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Perundungan siber, penyebaran konten yang merugikan orang lain, dan penggunaan media digital secara tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan dampak hukum bagi korban maupun pelakunya.




“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan menjadikan ruang digital sebagai tempat untuk menghina, mengancam, atau mempermalukan orang lain. Setiap perilaku di dunia maya juga memiliki konsekuensi,” tegasnya.


Selain itu, para siswa diingatkan untuk menjauhi narkoba dan kegiatan yang berpotensi melanggar hukum. Lingkungan pertemanan yang sehat, kedisiplinan, serta keberanian menolak ajakan negatif dinilai penting dalam menjaga masa depan generasi muda.




Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, Polri dan pihak pendidikan diharapkan terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan mendukung perkembangan pelajar.


*Eben*


TindakLanjuti Laporan Warga soal Galian Tanah, Polsek Kronjo Cek Lokasi, Imbau Pengelola Lengkapi Perizinan

 




Tangerang |MitraPublikNews.com -- Personel Polsek Kronjo menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas galian tanah di kawasan Tandon Air atau Waduk Sumur Karang, Kampung Kronjo, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kronjo melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Minggu (25/10/2026) untuk memastikan kondisi di lapangan serta memperoleh keterangan dari pihak pengelola.


Kapolsel Kronjo Iptu Yudi Sulis Gunawan mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, kawasan tandon air tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Banten yang dikelola KBM Kronjo Hijau. Kegiatan penggalian disebut sebagai bagian dari program revitalisasi dan normalisasi tandon air, yang dilanjutkan dengan penanaman 1.000 pohon untuk penghijauan kawasan.




"Pihak pengelola menyampaikan bahwa setelah proses normalisasi selesai, kawasan tersebut direncanakan ditata menjadi destinasi wisata air," kata Yudi, Senin (26/10/2026). 


Tanah hasil normalisasi, berdasarkan keterangan pengelola, akan didistribusikan ke wilayah Kronjo dan Mekar Baru yang membutuhkan material tanah, bukan untuk diperjualbelikan.


Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung sejak 14 Oktober 2026. Pihak pengelola mengaku telah meminta izin secara lisan kepada dinas terkait. Meski demikian, personel Polsek Kronjo mengimbau pihak pengelola agar melengkapi administrasi dan memastikan seluruh persyaratan perizinan terpenuhi. 




Yudi menegaskan, tindak lanjut laporan masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas. Sekaligus mendorong setiap kegiatan di wilayah hukum Polsek Kronjo berjalan tertib.


"Setiap kegiatan harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ujarnya.


Yudi juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi atau laporan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang memerlukan perhatian bersama.


Polsek Kronjo, lanjutnya, akan terus mengedepankan langkah preventif dan koordinasi dengan pihak terkait. Hal tersebut guna menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan setiap persoalan di tengah masyarakat ditangani secara proporsional.


*Eben*

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pelanggar di Puspemkab Tigaraksa




TANGERANG | MitraPublikNews.com  – Jajaran Polresta Tangerang mulai melaksanakan Operasi Patuh Maung 2026 pada Senin (26/10/2026). Pada hari pertama, petugas melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di kawasan Welcome Park, Jalan Taman Adiyasa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.


Pelanggaran yang menjadi sasaran antara lain pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan.




Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Oktaviari Pratama mengatakan, operasi akan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.


“Operasi Patuh Maung 2026 kami laksanakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar melengkapi surat kendaraan, memiliki SIM, menggunakan helm SNI, serta mematuhi rambu dan marka jalan,” ujar Kompol Fery.


Ia menegaskan, kepatuhan berlalu lintas penting untuk keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Masyarakat diharapkan tertib dan disiplin, bukan hanya saat ada petugas.


Operasi tahun ini mengusung tema *“Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”*


Melalui operasi hingga 8 November 2026 ini, Polresta Tangerang berharap kesadaran masyarakat meningkat, angka pelanggaran menurun, dan tercipta kamseltibcar lantas yang aman dan lancar di Kabupaten Tangerang.


*Eben*

Kampung Lokomotif Gelar Maulid Akbar Berlangsung Khidmat,Sekaligus pelantikan Ketua DKM Masjid Nurul Ula.




BEKASI KOTA | Mitrapubliknews.com — Masjid Jami Nurul Ula, Kampung Lokomotif, RT 07/RW 05, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menggelar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Minggu (25/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan warga setempat, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat.


Dalam rangkaian acara tersebut, Ust. H. Jayadi AG, resmi dilantik sebagai Ketua DKM Masjid Jami Nurul Ula yang baru. Prosesi pelantikan dibacakan langsung oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M.


Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya para ulama, unsur pemerintahan, masyarakat, serta Lurah Kaliabang Tengah.



Acara dipandu oleh Ust. Ali Zainal Abidin Shabab sebagai pembawa acara. Tausiah Maulid Nabi disampaikan oleh Ust. H. Fajar Maulana, S.Pd.I., sedangkan lantunan ayat suci Al-Qur'an dibawakan oleh Ust. Abdul Malik, S.Pd.I.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.


Nilai-nilai keteladanan Rasulullah, seperti kejujuran, persaudaraan, kepedulian, dan sikap saling menghormati, diharapkan semakin memperkuat kerukunan serta kebersamaan masyarakat.




Ketua panitia, Imam Wahyudin, dalam sambutannya menyampaikan penyelenggaraan Maulid Akbar yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DKM merupakan momentum penting bagi masyarakat Kampung Lokomotif.


Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda peringatan keagamaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga dalam mendukung kemakmuran masjid.


Pelantikan ketua dan pengurus DKM yang baru juga diharapkan menjadi awal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, mengembangkan kegiatan keagamaan, serta memperluas peran masjid dalam kehidupan sosial masyarakat.




Dengan dilantiknya Ust. H. Jayadi AG, sebagai Ketua DKM Masjid Jami Nurul Ula, masyarakat berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik, mengedepankan musyawarah, serta merangkul seluruh elemen masyarakat.


Sinergi antara pengurus DKM, ulama, pemerintah setempat, dan jamaah diharapkan dapat terus terjalin demi mendukung berbagai kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.


Melalui kegiatan Maulid Akbar dan pelantikan pengurus DKM ini, Masjid Jami Nurul Ula diharapkan semakin berkembang sebagai pusat kegiatan keislaman sekaligus menjadi tempat yang mempererat persaudaraan masyarakat Kampung Lokomotif.


(Agus Kanit)