BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Perubahan Pasal Kasus Perobohan Masjid di Tobat Akan Berlanjut di Laporkan ke Mabes Polri dan Komisi III DPR RI Oleh Sekjen PERADI



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Kasus perobohan sebuah Masjid di wilayah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, kembali menjadi sorotan publik. Perkara yang dinilai sarat kejanggalan hukum ini dipastikan akan dibawa ke tingkat Nasional, yakni ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) serta Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan, apabila pengajuan gelar perkara ulang khusus tidak di indahkan oleh pihak Polda Banten, Kamis (5 Februari 2026).

Langkah tersebut disampaikan langsung oleh Dr. H. Hermansyah Dulaimi, S.H., M.H., selaku Sekjen Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) Ia menegaskan.

‎"kasus perobohan Masjid tidak boleh dipandang sebagai perkara biasa, mengingat menyangkut rumah ibadah dan rasa keadilan masyarakat.

‎“Kasus perobohan masjid ini akan kami bawa ke Mabes Polri sekaligus ke Komisi III DPR RI agar mendapat atensi serius dan penanganan yang objektif apabila permohonan gelar perkara ulang khusus tidak ditanggapi oleh pihak Polda Banten” tegas Dr. H. Hermansyah.




Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih. Ia juga berharap Polda Banten dapat menindaklanjuti kasus tersebut secara sungguh-sungguh, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap Polda Banten benar-benar menindaklanjuti kasus perobohan masjid ini secara adil dan tuntas, Jangan sampai ada kesan pembiaran atau perlindungan terhadap pihak tertentu,” ujarnya.

‎Sementara Oki, selaku pelapor dalam kasus tersebut, turut angkat bicara terkait dugaan ketimpangan penegakan hukum. Saat ditemui awak media di sebuah restoran di Jakarta.

"Oki menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya proses hukum serta adanya perubahan pasal yang dinilainya tidak masuk akal.


‎"Dengan nada kritis Sdr Oki membandingkan perlakuan hukum terhadap masyarakat kecil dengan kasus yang tengah dilaporkannya.

‎“Coba bayangkan, kalau pagar restoran ini kita bongkar, pasti langsung ditahan oleh pihak penegak hukum. Ini jelas jelas perobohan Masjid, kesalahannya nyata, tapi kenapa oknum Kepala Desa tersebut justru tidak ditahan? malah dikenai pasal pengrusakan ringan” ujar Sdr Oki.

‎Ia juga menyoroti adanya perubahan pasal dalam proses penanganan perkara, yang disebut sebut terjadi dengan alasan "salah ketik" menurut Sdr Oki, alasan tersebut sangat tidak logis dan menimbulkan tanda tanya besar.

‎“Pasal yang pertama sudah jelas, tapi yang kedua malah berubah dengan alasan salah ketik, itu kan lucu. Ada apa dan kenapa? Jangan jangan pasalnya sengaja dimainkan??” tegasnya.

‎Oki berharap Aparat Penegak Hukum tidak mempermainkan aturan dan tetap berpegang pada fakta hukum yang ada. Ia menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikaburkan oleh alasan administratif, apalagi dalam perkara yang menyangkut tempat ibadah yang dianggap menistakan Agama.

‎“Harapan saya sederhana, jangan pernah mainkan pasal. Bagaimana bisa ada salah ketik, salah tafsir, atau alasan lain yang justru melemahkan penegakan hukum.” tambahnya.

‎Kasus perobohan Masjid ini kini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mulai dari Organisasi Advokat hingga masyarakat luas. Rencana pelaporan ke Mabes Polri dan Komisi III DPR RI diharapkan dapat membuka tabir kejanggalan dan memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

‎Publik menanti komitmen Aparat Penegak Hukum dalam menuntaskan kasus ini secara transparan, adil, dan berkeadilan. Demi menjaga marwah hukum, serta melindungi hak-hak masyarakat khususnya terkait tempat ibadah," pungkasnya


                                   (Ant)

Peduli Peserta Didik Guru Sekolah SDN Kedaung Barat 3 Jenguk Murid yang Sedang Sakit

 




Kabupaten Tangerang, Mitrapubliknews.com   - Guru Sekolah SDN Kedaung barat 3, jenguk Naira Khoirunisa salah satu murid yang sedang sakit di rumah kediamannya di Kampung Damprit Desa Kedaung Barat Kecamatan Sepatan Timur pad,  kamis (05/02/ 2026 )


Yuyun Eka Yulianti S.Pd, selaku Guru Wali Kelas 1B SDN Kedaung Barat 3 , datang menjenguk  bersama para orang tua murid yang lain, dengan rasa empati  yang tinggi begitu peduli pada murid yang bersekolah di Sekolah tempat dianya mengajar.


Kepala SDN Kedaung Barat 3 Dewi Sri, S.Pd,SD berperan aktif selaku pimpinan dengan mengerahkan para guru menunjukan akhlak mulia, cara mendidik murid  untuk peduli membantu satu sama lain, untuk meringankan beban penderita yang sedang terkena sakit di lingkungan sekolah.


Dalam norma norma agama bukan semata mata di lingkungan sekolah, akan tetapi di luar sekolah pun terlihat jelas peduli  terhadap sesama manusia  untuk mempererat tali persaudaraan meringan kan beban penderita sesuai dengan ajaran Agama Islam.




Eram salah satu orang tua wali murid dari Naira Khoirunisa merasa terharu atas kedatangan tamu yang tiada menyangka ataupun menduga dengan kehadiran Guru  Kelas SDN Kedaung Barat 3 yang begitu peduli pada sesama.



"Kami atas nama wali murid mengucapkan " banyak terima kasih khususnya pada wali kelas Ibu Yuyun Eka Yulianti S.Pd, dan  Kepsek Dewi Sri S.Pd. SD sekolah SDN  Kedaung Barat 3, yang sudah peduli menjenguk serta perhatian mendoakan untuk kesembuhan pada  anak saya," Ucapnya 


Dirinya berharap dan mendoakan, Semoga itu semua di balas oleh Allah SWT, di berikan kesehatan serta kelancaran rejeki berkah sukses selalu panjang umur dan sehat selalu,Harapnya. ( Uci )

Penemuan Mayat Seorang Pria Di Kontrakan Gegerkan Warga




Bekasi kota | Mitrapubliknews.com ,Warga kawasan kp.lokomotif RT 07 RW 05 Kaliabang Tengah Bekasi Utara digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia didalam kontrakan Kamis,05/02/2026.


Peristiwa tersebut diketahui Rabu,04/02/2026 Malam sekitar pukul 18.30 WIB. Penemuan bermula saat salah satu tetangga kontrakan mencium bau menyengat yang berasal dari sebuah kamar. Merasa curiga, warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT dan RW setempat.


Setelah dilakukan pengecekan bersama warga dan pengurus lingkungan, pintu kamar kontrakan akhirnya didobrak. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar kontrakan.


Korban diketahui bernama Rio Dwi Sulistiono (52), pria kelahiran Bojonegoro,24 April  1974, dengan alamat tercatat di kartu keluarga pejuang Pratama blok P RT 010 RW 006 pejuang Medan satria. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan telungkup tertutup selimut, dengan kepala menunduk ke bawah dan bersandar di dalam kamar.


Polsek Bekasi Utara, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 03 15  kamis dini hari setelah menerima laporan dari Ketua RW 05.


“Setelah menerima laporan warga, kami bersama petugas langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal,” ujar IPTU Purwoko.


Petugas kepolisian dari Polsek Bekasi Utara kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi, termasuk tetangga kontrakan dan pengurus lingkungan, turut dimintai keterangan.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


“Hasil olah TKP  tidak menemukan adanya tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit,” jelas petugas Iptu Purwoko panit intel Ka SPK dan piket fungsi Polsek Bekasi Utara.ungkapnya


Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk proses selanjutnya. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.


selanjutnya keluarga korban menerima Atas kejadian tersebut sebagai musibah dan bersedia membuat Surat Pernyataan untuk tidak dilakukan Visum luar maupun dalam dan akan langsung di bawa ke RSUD Kota Bekasi Untuk di Mandikan rencana  akan di makamkan di TPU kp.Rorotan Taruma Jaya.



(Agus Kanit)

Koperasi Harus Memiliki SDM Yang Baik




Lubuk Pakam | Mitrapubliknews.com -- Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumatera Utara, Zulkifli Utama, SE berkomitmen dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi konvensional yang menjadi salah satu program strategis nasional (PSN) Presiden RI, Prabowo Subianto. Dekopin Sumatera Utara berharap koperasi ke depan  semakin eksis dan lebih hidup dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan meningkatkan perekonomian secara nasional. 


"Adapun yang menjadi permasalahan koperasi kita hari ini kita ingin mengetahui sejauh mana SDM pengelola koperasi dalam memahami fungsi dan peranan koperasi yang sesungguhnya. Sesuai UU Nomor 25 tahun 1992  ada 3 perangkat organisasi yakni, Rapat Anggota (pemegang kekuasaan tertinggi), Pengurus, dan Pengawas,"jelas Ketua Dekopin Sumatera Utara, Zulkifli Utama, SE di sela-sela kegiatan Diskusi Publik Tantangan dan Hambatan Serta Strategi Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan Nasional Melalui Peningkatan Kapasitas Koperasi di Wilayah Sumatera Utara, Rabu (4/2/2026).




Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Koperasi dan UKM Deliserdang, Dr. Hj. Miska Gewasari, MM, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara, Juniari Siahaan, S.Kom, M.Si dan para pengurus KDKMP dan koperasi konvensional. 


Tanpa memiliki SDM yang baik, tidak mungkin koperasi berjalan dengan baik. Untuk itu, salah satu tujuan diskusi publik hari ini meningkatkan kualitas SDM para pengurus koperasi. "Semoga ke depannya koperasi ini berjalan dengan baik,"jelasnya.

 



Sementara, Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara, Juniari Siahaan, S.Kom, M.Si,  tahun 2026 baru sekitar 6100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang baru terbentuk. Dari angka itu,  masih sekitar  20 persen yang memiliki gerai. "Dengan diskusi ini kita mau menginvetarisir apa permasalahan yang ada di lapangan. Ini akan berjalan dengan baik apabila pengurus, anggota dan pengawas sejalan dengan pemerintah. Supaya semua ikut terlibat agar koperasi di Sumut berjalan dengan baik,"jelasnya. 


Pihaknya akan menyampaikan masukan dari para peserta, salah satunya terkait wacana KDKMP yang lebih berperan aktif dalam hal kemitraan pada dapur MBG dan koperasi konvensional yang sudah siap serta punya aset untuk terlibat dalam program MBG. 


Sementara, Kadis Koperasi Deli Serdang, Dr. Hj. Miska Gewasari, MM menambahkan, Pertemuan ini diharapkan bisa mendapatkan gambaran seperti apa koperasi kita saat ini dan mengahasilkan rekomendasi untuk disampaikan kepada Pemda dan Pemprov. "Terimakasih kepada Dekopin Sumut sudah menggagas acara ini, mudah-mudahan posisi strategis Sumatera Utara dapat meningkatkan posisi dan kualitas management dalam hal pengelolaan koperasi, "jelasnya.


Koperasi hari ini, lanjut Miska, dihadapkan pada tantangan perubahan, zaman, teknologi dan kebijakan.  Tantangan Ini membawa implikasi masing-masing. "Kita berharap koperasi jadi sokoguru perekonomian di Indonesia. Kita harus punya semangat yang sama koperasi tetap eksis dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Meminimalisir sektor simpan pinjam dan mengutamakan sektor riil,"tukasnya. (Rizky/Tim)

Bupati Genjot Program Unggulan Ketahanan Pangan, Deli Serdang Raih Prestasi Inflasi Terendah Per Januari 2026




MEDAN | Mitrapubliknews.com -- Upaya keras dan terorganisir Bupati dr. Asri Ludin Tambunan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Deli Serdang di sektor ketahanan pangan, menciptakan hasil memuaskan. Terbaru, Kabupaten ini berhasil menekan inflasi ke angka 3,80%. Bahkan, meraih prestasi sebagai inflasi terendah kelas menengah.


Selain itu, Kabupaten Deli Serdang sukses menjadi benteng stabilitas ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Sebagai mana diketahui, Deli Serdang menempati posisi tertinggi dengan inflasi Year-on-Year (y-on-y) mencapai 6,8% pada periode sebelumnya. Kini, Deli Serdang berhasil menekan laju inflasi menjadi hanya 3,80% per Januari 2026. 


Kerja keras Bupati yang hampir tiap hari turun ke lapangan bersama dinas terkait serta menerapkan strategi mumpuni dalam menggenjot hasil produksi pertanian, menempatkan Deli Serdang di urutan keenam terendah di tingkat provinsi. Bahkan unggul dari kota-kota besar seperti Pematangsiantar dan Padangsidimpuan.




Dikulik dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara per Januari 2026 mengonfirmasi pencapaian tersebut. Inflasi y-on-y Sumut secara keseluruhan tercatat 3,81%, dengan peringkat kabupaten/kota sebagai berikut: 


Kota Gunungsitoli: 8,68%

Kota Sibolga: 5,28%

Kota Padangsidimpuan: 4,99%

Kota Pematangsiantar: 4,70%

Kabupaten Deli Serdang: 3,80%

Kabupaten Labuhanbatu: 3,73% Kota Medan: 3,70%

Kabupaten Karo: 2,73%


Penurunan drastis ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari upaya terkoordinasi Pemkab Deli Serdang dalam menjaga pasokan pangan, mengendalikan harga bahan pokok, dan mendukung sektor UMKM.


Lebih menggembirakan lagi, Sumatera Utara mengalami deflasi Month-to-Month (m-to-m) sebesar 0,75% dan Year-to-Date (y-to-d) 0,75% pada Januari 2026. Ini menandakan harga-harga secara umum justru turun, meringankan beban masyarakat pasca-libur akhir tahun. 


Meski inflasi provinsi didorong oleh komoditas dominan seperti tarif listrik (kontribusi 1,13%), emas perhiasan (0,90%), beras (0,30%), ikan dencis (0,26%), dan daging ayam ras (0,20%), Deli Serdang berhasil meminimalkan dampaknya melalui intervensi lokal.


Bupati Deli Serdang, dalam keterangannya, menekankan peran tim Satuan Tugas (Satgas) Inflasi yang aktif memantau 156 komoditas penggerak inflasi. 


"Kami intensifkan operasi pasar murah, subsidi pupuk untuk petani, dan kolaborasi dengan Bulog untuk stabilisasi beras. Hasilnya, Deli Serdang lolos dari tekanan inflasi nasional yang fluktuatif," ujarnya. 


Kata Bupati, strategi ini tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, terutama di sektor pertanian dan perdagangan yang menjadi tulang punggung daerah.


"Prestasi ini menjadi berkah bagi warga Deli Serdang, khususnya keluarga kurang mampu dan pelaku usaha kecil. Dengan inflasi terkendali, harga sembako tetap terjangkau, memungkinkan masyarakat fokus pada produktivitas daripada kekhawatiran kenaikan harga," tegas Bupati Asri Ludin Tambunan. 


Di tengah tantangan global seperti gejolak energi dan pasokan pangan, Deli Serdang membuktikan bahwa good governance lokal mampu mengalahkan badai ekonomi.


Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga memuji capaian Sumut, termasuk Deli Serdang, sebagai contoh bagi daerah lain. 


"Ke depan, Pemkab berkomitmen pertahankan tren ini melalui program percepatan digitalisasi pasar dan peningkatan infrastruktur logistik. Dengan stabilisasi ini, Deli Serdang bukan hanya menjaga kocek warga, tapi juga membangun fondasi ekonomi berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045," ujar Bupati.  *(Tim)*

HUT Ke-8 Tahun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji, Dalam Tema "Terus Bertumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat"



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 tahun, dengan mengusung tema “Terus Bertumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat".

‎"Peringatan ini menjadi momentum penting bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji, dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, pada Selasa (03 Febuari 2026).

‎Hj Dr. Umi Kulsum MM Direktur RSUD Pakuhaji, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-8 tahun ini bukan hanya sekadar seremoni atau perayaan dan angka delapan ini angka yang tidak pernah putus, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab besar rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik terhadap masyarakat.

‎“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mengembangkan fasilitas, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," Ucapnya.



Dengan mengusung tema terus bertumbuh dan berkembang bersama masyarakat, RSUD Pakuhaji menegaskan pentingnya peran serta dan kepercayaan masyarakat dalam setiap langkah pengembangan rumah sakit, dukungan dan masukan dari masyarakat menjadi landasan bagi RSUD Pakuhaji untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan di berbagai aspek layanan," ujarnya.

‎harapan kami, RSUD Pakuhaji berupaya memperluas jangkauan pelayanan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelayanan yang lebih cepat dan efisien.

‎"Dengan melalui langkah-langkah tersebut, RSUD Pakuhaji berharap dapat terus menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat dan mitra terpercaya dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan bersama," harapnya.


Dr. Hendra Tarmizi, MARS, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang menuturkan, apresiasi atas perjalanan dan kontribusi RSUD Pakuhaji yang telah memasuki usia ke-8 tahun, Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 RSUD Pakuhaji 31 Januari 2026 yang digelar pada hari Selasa 03 Pebruari 2026.

‎“Di usia yang ke-8 ini, RSUD Pakuhaji telah membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien, Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi," tutur Kadinkes.

‎Ia juga mendorong jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Pakuhaji untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan, seiring dengan tantangan kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks. Kadinkes menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga medis serta pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan," Ujarnya.

‎Kadinkes berharap RSUD Pakuhaji dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan lainnya dalam mendukung program pembangunan kesehatan di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.


‎                                 (Ant)

Satpol PP Kabupaten Tangerang Gelar kegiatan Penilaian Pos Satlinmas Desa/Kelurahan




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.comSatpol PP Kabupaten Tangerang laksanakan Penilaian Pos Satlinmas Desa/Kelurahan,Kegiatan ini bertujuan memberikan langkah Positif terhadap Keberadaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satlinmas di desa/Kelurahan, Giat penilayan di pimpin langsung Damianus Hengki Guido, S.T. M.IP. Kepala Seksi Pelatihan dan Mobilisasi. Acara penilayan di laksanakan di Pos Satlinmas  Kampung minyak Desa Jatimulya Kecamatan Sepatan Timur pada, Senin (2/2/2026)


Turut hadir dalam acara penilaian Damianus Hengki Guido, S.T. M.IP. Kepala Seksi Pelatihan dan Mobilisasi Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ali Anwar, S.IP. Kepala Seksi Data dan Informasi Satpol PP Kabupaten Tangerang, Miftah Shuritho SSTP, MM (Camat Sepatan Timur), Nandang S.sos Kasi Trantib Kecamatan Sepatan Timur,H. Ahmad Frengki (PJ Kades JatiMulia) Muhamad Hendrik (Sekdes Jati Mulya) Binamas Jati Mulya dan Babinsa Jati Mulya,Ketua BPD,Staf Desa serta anggota linmas Desa Jatimulya.



Damianus Hengki Guido, ST, M.IP Kepala Seks Pelatihan dan Mobilisasi Satpol PP Kabupaten Tangerang mengatakan Kedatangan kita hari ini melakukan Penilayan pos Satlinmas dan saya merupakan ketua tim Penilayan , Dasar kita hari ini berdasar Permendagri  no 26 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban di lingkungan masyarakat serta  poin poin Permendagri no 11 tahun 2023 tentang Sarpras, baik itu Satgas, maupun Pos 1 Masih Sendiri. Itu ada tertera di dalamnya.Dan juga untuk event kali ini juga bukan hanya dari sisi Sarprasnya sebetulnya penilainya, tapi lebih dari fungsi peran dan fungsi.Sesuai dengan edaran Bupati nomor 15 tahun 2025, itu jelas Bupati sangat mengharapkan untuk peran, aktif Satwinmas kembali digelorakan," Ucapnya.




Di lokasi yang sama , Kasi Trantib Kecamatan Sepatan Timur Nandang S.Sos menambahkan" Penilayan ini sebagai evaluasi kinerja linmas dalam rangka meningkatkan Kapasitasnya untuk Melayani,  menjaga, dan melindungi masyarakat di wilayah Desa Jatimulya terutama di bidang ketertiban umum," Ujarnya.


Lanjutnya, "Peran serta Satlinmas Desa juga berharap dapat memberikan pelayanan secara cepat kepada masyarakat terkait adanya gangguan bencana alam yang terjadi Seperti, Angin puting beliung, banjir, kebakaran dll yang bertujuan dapat membantu percepatan penanganan dan meminimalisir akibat dampak yang di timbulkan dari bencana,";Pungkasnya.


Di tempat yang sama, Camat Sepatan Timur Mifta Shuritho menambahkan,Dengan adanya lomba penilaian Pos Satlinmas dari Satpol PP Kabupaten Tangerang kami sangat mendukung dan berharap Pos Satlinmas Desa Jatimulya menjadi yang terbaik dalam penilaian ini, Tutup Camat Sepatan Timur. (*/red)


Majelis Ta'lim Nurul Hidayah Adakan acara Memperingati Isra Mi'raj dan Ikhtifalan ‎

 



‎Kabupaten Tangerang  | Mitrapubliknews.com - Majelis Ta'lim Nurul hidayah yang pimpin Ustadz Alwani mengadakan acara rutinitas setiap tahun Memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhamad SAW, dan Ikhtifalan Putra - Putri Majelis Ta'lim Nurul Hidayah dengan tema "Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu,Dan belajar ketika dewasa bagaikan mengukir di atas air, acara di laksanakan di Pisangan gang masjid RT 01/05 Desa kayu agung, kecamatan Sepatan pada, Minggu (1/2/2026)


‎Acara dipimpin langsung , ustadz Alwani selaku pengasuh dan pimpinan majelis Nurul hidayah.


‎Turut hadir dalam acara Ustadz Dais selaku panitia acara,Tokoh agama ,Tokoh masyarakat  dan wali murid jamaah Majelis Ta'lim Nurul Hidayah.


‎Dilokasi Acara, Ustadz Alwani  selaku pengasuh dan sekaligus pimpinan Majelis Ta'lim Nurul Hidayah pada awak media mengatakan,Hari ini kami mengadakan acara rutinitas setiap tahun Memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhamad SAW, dan Ikhtifalan Putra - Putri jamaah Majelis Ta'lim Nurul Hidayah.


‎"Tujuan kami menyelenggarakan acara ini, guna meningkatkan tali silaturahmi antara pengurus, jamaah dan murid murid Majelis Ta'lim Nurul Hidayah," Ujarnya, Dan berharap perayaan bisa terus di laksanakan setiap tahun.



Peringatan Isra Mi'raj ini juga diisi dengan tausiah agama oleh Ustadz Bustomi Arifin  atau sering di sebut Ki Mandala. Pada saat ber tausiah, Beliau tidak hanya menyampaikan apa itu Isra Mi'raj dan apa saja yang terjadi di Isra Mi'raj.


‎"peringatan isra Wal Mi'raj adalah membangun kesadaran umat Islam bahwa Isra mi'raj intinya adalah mendapatkan perintah dari Allah subhanahu wa ta'ala untuk mendirikan shalat yang lima waktu,Shalat sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim itu intinya Israel gitu jadi insya Allah mudah-mudahan dengan adanya acara ini akan semakin membangun kesadaran pada umat Islam bahwa salat yang lima waktu itu adalah emang suatu kebutuhan yang harus kita lakukan tidak hanya sekedar kewajiban tetapi kebutuhan spiritual yang bisa menyampaikan kita langsung kepada Allah subhanahu wa ta'ala,'' Jelas Ki Mandala.


‎Lebih jauh Ki Mandala menjelaskan, Sejarah dari pada Isra Mi'raj adalah berawal dari nabi kita Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dijemput oleh Allah subhanahu wa ta'ala melakukan Mi'raj maka disebut Isra Wal Mi'raj perjalanan di waktu malam lalu naik ke langit dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa dari Masjidil Aqsa naik ke langit pertama ketiga keempat sampai ke langit ketujuh sampai kepada sidratul muntaha kehadapan Allah SWT, intinya adalah untuk menerima wahyu dari Allah langsung tanpa perantara yaitu melaksanakan atau mendirikan shalat yang lima waktu, Tuturnya.


‎Dirinya berharap, kedepannya Seperti apa harapan saya tentunya ke depannya  orang-orang muslim atau orang-orang Islam tentunya agar lebih berantusias atau berkomitmen untuk selalu dekat dengan Allah dengan cara mendirikan shalat yang lima waktu karena masih banyak saudara-saudara kita yang masih belum secara kaffah melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim khususnya melaksanakan atau mendirikan salat yang lima waktu, Harap Ki Mandala.


‎Acara di buka dengan giat Ikhtifalan dari para murid  murid Majelis Ta'lim Nurul Hidayah , Pembacaan Kalam ilahi ( Al  Qur'an ) oleh Qori Ustadz Diki , Tausiah agama oleh Ki Mandala dan acara di tutup doa oleh Ustadz Dais.



‎                              (Ant)


Majlis Ta'lim Al-Hikmah Yang Dipimpin Ustadz Nurhama Mengadakan Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW



‎Kabupaten Tangerang  | Mitrapubliknews.com - Majlis Ta'lim Al-Hikmah yang dipimpin Ustadz Nurhama mengadakan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Dengan tema " Semangat Isra Mi'raj Wujudkan Cinta Nabi Muhamad SAW", Acara di laksanakan di halaman Masjid Nurul Hikma Kampung Tegal Surya Desa Rajeg Mulya Kecamatan Rajeg  pada, Sabtu  (31/01/2026).


Isra Mi'raj adalah perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga ke Sidratul Muntaha bertemu dengan Allah SWT. Dikarenakan pengaruhnya yang sangat besar terhadap umat Islam, maka Isra Mi'raj ini rutin diperingati oleh sebagian besar umat muslim di dunia setiap tahun pada tanggal 27 Rajab.



Majlis Taklim Al - Hikmah sukses melaksanakan peringatan Isra Mi'raj. Kegiatan ini dihadiri oleh para Aparat Desa Rajeg Mulya, Tokoh Ulama dan Tokoh Masyarakat Serta Ibu ibu pengajian  dan tamu undangan lainnya



‎Peringatan Isra Mi'raj ini juga diisi dengan tausiah agama oleh M Supri S.Pdi, M.Pd atau sering di sebut Kiyai Unyil. Pada saat ber tausiah, Beliau tidak hanya menyampaikan apa itu Isra Mi'raj dan apa saja yang terjadi di Isra Mi'raj, melainkan Beliau juga memberikan motivasi bahkan anjuran-anjuran yang sebaiknya dilakukan oleh Masyarakat atau para jamaah yang hadir di acara Isra Mi'raj  itu.



Acara di buka dengan penampilan Adro dari ibu ibu jamaah Majlis Ta'lim Al Hikmah , dan pembacaan Kalam hilahi ( Al - Qur'an ) oleh Qori Ustadz Iki Sanakri dari Tangerang dan  Ustadz Saripudin Dari Kampung Tegal Surya.



‎Pimpinan Majlis Taklim Al Hikma , Ustadz Nurhama dalam sambutannya mengatakan  "Marilah kita jadikan momentum Isra Mi'raj ini sebagai tempat untuk menjalin hubungan silaturahmi dan menguatkan keimanan serta ketaqwaan kita semua.


‎"seraya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini," pungkasnya. 



                               (Ant)

‎Warga di Sekitar Villa Permata Gelam Jaya, Dikejutkan Seorang Lansia Gantung Diri di Sebuah Pohon



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Warga di sekitar villa Permata Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang Lansia berinisial PKN(56 ) yang tewas gantung diri di sebuah pohon pada,  Sabtu  (31 Januari 2026).


Kapolsek Pasar Kemis , AKP.Humaedi,SH menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh anaknya, yang berinisial ADR. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tetangga korban IY , yang diteruskan kepada warga sekitar dan Bhabinkamtibmas Desa Gelam Jaya.


"Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Pasar Kemis  bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan segera sigap ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).


"Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri menggunakan tali, Tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap Akp.Humaedi,SH.



‎Dalam peristiwa ini korban di bawa ke RSUD Balaraja namun pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum/otopsi dengan membuat surat penyataan penolakan tidak untuk dilakukan visum luar/otopsi dan akan membawa korban/almarhum kerumah Duka yang beralamat di Jelambar Jakarta Barat untuk di semayamkan secara keagamaan.


Menurut keterangan saksi sdr ADR yang merupakan anak korban bahwa ayahnya tersebut sebelumnya mempunyai masalah rumah tangga dan terhimpit ekonomi, ibunya (istri korban)  sudah pergi meninggalkan rumah," ucap saksi.


"Atas kejadian memilukan ini, Kapolsek Pasar Kemis memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar lebih peka dan memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi psikologis anggota keluarganya.


"Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kami mengajak siapa saja yang sedang menghadapi tekanan mental untuk tidak ragu bercerita kepada keluarga, teman, atau berkonsultasi dengan tenaga profesional. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan mental di Puskesmas terdekat," Himbau Kapolsek Pasar Kemis.


Beliau menambahkan bahwa menciptakan lingkungan yang peduli dan suportif sangat nyata pengaruhnya dalam mencegah kejadian serupa, mengingat hidup adalah anugerah yang sangat berharga," Pungkasnya.


‎(Red)

Polsek Cikupa Gelar Operasi KRYD, Tertibkan Aktivitas Debt Collector di Wilayah Hukum Cikupa

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com — Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Cikupa Polresta Tangerang melaksanakan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat (30/1/2026) sore.


Kegiatan yang dimulai pukul 14.40 WIB hingga selesai tersebut dipimpin oleh Pawas Kanit Samapta Polsek Cikupa, Iptu Amir Murtado, dengan melibatkan personel Polsek Cikupa di sejumlah titik rawan wilayah hukum Polsek Cikupa.


Adapun lokasi pelaksanaan Operasi KRYD meliputi Jalan Pemda Tigaraksa Desa Budimulya, Jalan Pemda Tigaraksa samping SPBU Desa Bojong, serta Jalan Raya Serang KM 16,5 Desa Talaga.



Dalam operasi tersebut, petugas menyasar aktivitas mata elang (matel) atau debt collector yang berpotensi meresahkan masyarakat. Personel memberikan imbauan tegas agar tidak melakukan penarikan kendaraan di jalan umum serta wajib melengkapi surat-surat dan administrasi resmi dari pihak perbankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beraktivitas di wilayah hukum Polsek Cikupa.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi KRYD akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah.


“Polsek Cikupa akan terus melakukan langkah preventif dan penegakan aturan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya tindakan yang merugikan masyarakat,” tegas Kapolsek.


(Red)

Polsek Sepatan Ungkap Peredaran Obat Ilegal, Modus sambil Jual Sayuran Diamankan




Tangerang | Mitrapubliknews.com - Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin edar kembali dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini, Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap praktik peredaran obat ilegal jenis Tramadol dan Hexymer di wilayah Kec. Sepatan, Kab. Tangerang. Kamis (29/01/2026). 


Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu sore, 28 Januari 2026, di Kampung Sepatan. Dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan seorang pria berinisial HSP alias PIKI (23), warga Kecamatan Sepatan.


Kapolsek Sepatan AKP Fahyani, S.H. menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat terkait adanya seorang pedagang sayuran yang diduga saat dagang sambil menyelipkan penjualan obat keras tanpa izin edar.


“Berawal dari laporan masyarakat, anggota melakukan penyelidikan di lokasi dan mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan obat keras jenis Tramadol dan Hexymer yang diduga diedarkan secara ilegal,” ujar AKP Fahyani.


Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 79 butir Tramadol, 61 butir Hexymer, serta uang tunai hasil penjualan obat sebesar Rp220 ribu. Selain itu, turut diamankan satu unit sepeda motor dan tas selempang yang digunakan pelaku saat beroperasi.


Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, sudah dua minggu ini obat-obatan tersebut diedarkan tanpa izin edar dan dijual secara eceran kepada pembeli di sekitar wilayah Sepatan. Pelaku kini dikenakan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama 12 tahun.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat ilegal yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.


“Peredaran obat keras tanpa izin edar sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda. Kami berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap pelanggaran hukum di bidang kesehatan demi melindungi masyarakat,” tegas Kapolres.


Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Sepatan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pemasok lain yang terlibat dalam peredaran obat ilegal tersebut.


Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi melalui Polres/Polsek atau menghubungi call center kami 110 apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika maupun obat-obatan terlarang di lingkungannya.


(Red)

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

 



Bogor | Mitrapubliknews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Retret PWI Tahun 2026 sebagai upaya strategis memperkuat peran insan pers dalam menjaga ketahanan informasi, demokrasi, dan keamanan nasional. Kegiatan ini resmi dibuka di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1/2026).


Pembukaan retret dilakukan melalui upacara resmi yang dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dengan didampingi oleh Ketua Umum PWI, Akhmad Munir dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.


Retret PWI 2026 mengusung tema Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional. 


Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia, dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026.


Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Retret PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.


“Dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama bagi insan pers, agar wartawan Indonesia tidak hanya kuat secara profesional dan etik jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan dinamika informasi global,” ujar Akhmad Munir.


Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI membacakan sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin yang menekankan pentingnya peran pers dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.


“Saya menegaskan bahwa pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan nasional. Dalam konteks ini, pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan menempati posisi strategis sebagai mitra negara dalam memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi dan kebebasan pers sebagaimana dijamin oleh konstitusi,” ungkap Menhan dalam sambutan yang disampaikan Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan.


Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada seluruh peserta Retret PWI 2026. Selanjutnya, para peserta menerima materi Building Learning Commitment (BLC) serta Pengantar Nilai Dasar Bela Negara sebagai fondasi awal dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


Turut hadir dalam pembukaan Retret PWI 2026 antara lain Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, para pejabat Eselon II di lingkungan BPSDM Pertahanan Kemhan, serta jajaran pengurus PWI Pusat.


(Red)

Tinjau Rumah Roboh di Kresek, Kapolresta Tangerang Pastikan Koordinasi Bantuan Pembangunan Ulang




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meninjau rumah warga yang roboh akibat cuaca ekstrem di Kampung Bojong Manuk RT 15/05, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/1/2026).


Rumah milik Eka Rosita tersebut ambruk setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, sebab pemilik rumah lebih dulu mengosongkan bangunan dan mengungsi ke rumah kerabat.


Dalam kunjungannya, Indra Waspada berdialog langsung dengan pemilik rumah sekaligus memastikan langkah tindak lanjut penanganan pasca bencana. Dia menegaskan akan berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang guna memastikan bantuan pembangunan ulang rumah yang lebih sehat dan layak huni.


“Rumah ini harus segera diperbaiki agar bisa kembali ditempati dengan aman dan nyaman," kata dia.




Selain memastikan penanganan korban, Indra Waspada juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.


Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong.


"Khususnya membersihkan saluran air agar fungsinya tetap optimal,” imbaunya.


Sementara itu, Eka Rosita menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kapolresta Tangerang serta Pemkab Tangerang.


“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta Tangerang dan Bupati Tangerang atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ungkapnya.


Polresta Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan kepedulian dan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana.


(Ant)

Banten Jadi Tuan Rumah HPN 2026, SMSI Sowan ke Kediaman Sang 'Jawara Putih' Mohon Dukungan dan Restu




​SERANG | Mitrapubliknews.com  – Mengawali rangkaian persiapan menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2026, jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten kembali melakukan kunjungan, kali ini berkunjung silaturahmi (sowan) ke kediaman tokoh kharismatik Banten, KH Embay Mulya Syarief, di Pondok Pesantren Miftahul Fatah Jalan Jiwantaka 1 Nomor 9, Serang, Rabu 28/01/26.


​Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus memohon izin dan doa restu kepada sosok yang dikenal sebagai salah satu pendiri Provinsi Banten dan tokoh "Jawara Putih", Langkah ini dinilai penting mengingat Banten dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan akbar insan pers nasional pada 2026 mendatang.


​Rombongan SMSI dipimpin oleh Ketua SMSI Banten Lesman Bangun, didampingi Bendahara Irwandi, Ketua Bidang Organisasi Mardiyanto, Wakil Sekretaris II Herman, dan Ketua SMSI Kota Serang Yudian.


​Dalam suasana yang penuh kehangatan, Lesman Bangun menyampaikan maksud kedatangannya, ​"Kehadiran kami di sini adalah untuk tabayyun dan memohon restu kepada orang tua kami, Pak Haji Embay. Sebagai tokoh bangsa dan pendiri Banten, restu beliau sangat berarti bagi kami agar pelaksanaan HPN 2026 nanti berjalan lancar, berkah, dan memberikan dampak positif bagi marwah Provinsi Banten di mata nasional," tegas Lesman.


​Senada dengan hal tersebut, Bendahara SMSI Banten yang juga kader aktif Mathla'ul Anwar, Irwandi, menambahkan bahwa sinergi antara insan media dengan tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun daerah.


​"Sebagai bagian dari keluarga besar Mathla'ul Anwar, kami melihat sosok Pak Haji Embay sebagai teladan sinergi antara nilai religius dan semangat membangun daerah. Kami ingin semangat ini juga menjiwai gelaran HPN 2026 nanti, sehingga media tidak hanya sekadar memberi informasi, tapi juga menjaga persatuan di Banten," kata Irwandi.


​Menanggapi kunjungan tersebut, KH Embay Mulya Syarief menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Banten sebagai tuan rumah HPN 2026. Ia menekankan agar momentum ini dijadikan alat untuk menyejahterakan masyarakat Banten.


​"Saya memberikan  restu sepenuhnya provinsi Banten  Menjadi tuan rumah acara nasional adalah kehormatan bagi Banten. Saya berpesan kepada anak-anak saya di SMSI, gunakanlah media  kalian untuk membangun daerah. Jadikan HPN 2026 sebagai ajang pembuktian bahwa Banten adalah daerah yang ramah, terbuka, dan memiliki potensi besar yang layak dikenal dunia," tutur KH Embay


"Dan saya menghaturkan selamat dan sukses atas dijadikannya Provinsi Banten menjadi puncak Hari Pers Nasional yang akan dilaksanakan pada bulan Februari, mulai tanggal 6 sampai dengan tanggal 9 di Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Kita harus mengakui peran media ini sangat luar biasa, mulai dari zaman perang kemerdekaan sampai pada proses pembentukan Provinsi Banten. Semoga pers nasional di Indonesia terus makin berjaya dan makin bermanfaat buat bangsa dan negara ini," tutup KH Embay.


(Red)