BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Antisipasi Kemacetan Sore Hari, Polsek Mauk Gelar Strong Point dan Pengaturan Lalu Lintas di Pertigaan Talang




Mauk, Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, jajaran Polsek Mauk, Polresta Tangerang, melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin) dan Strong Point sore hari di kawasan Pertigaan Talang, Selasa (3/11/2026) pukul 16.30 WIB.


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Commander Wish Kapolda Banten melalui program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK) sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk aktivitas masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, dua personel Polsek Mauk, yakni Aiptu R. Hakiki dan Briptu Putra, diterjunkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pemantauan situasi di sekitar Pertigaan Talang.


Petugas memberikan pelayanan kepada para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, karyawan maupun masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.




Kegiatan Strong Point ini difokuskan untuk mengurai kepadatan kendaraan, mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas maupun dalam perjalanan pulang kerja.


Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., http://S.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan kepadatan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.


Melalui kegiatan ini, diharapkan arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Mauk tetap lancar, tertib, dan kondusif serta dapat meminimalisasi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.


(*/Eben).

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Mauk Gencarkan Patroli Dialogis di Jalan Raya Kali Cirarab Gintung



 


Mauk, Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Mauk, Polresta Tangerang, melaksanakan patroli mobile dan dialogis di wilayah hukumnya, tepatnya di Jalan Raya Kali Cirarab Gintung, Desa Gintung, Kecamatan Mauk, pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 16.14 WIB.


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Brigadir Wahyu selaku Bhabinkamtibmas dan Briptu Putra dari unit patroli dengan menggunakan kendaraan dinas Polresta Tangerang layanan 110. Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di sepanjang jalur patroli yang melintasi area persawahan dan pemukiman warga yang dianggap rawan, sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga situasi wilayah hukum Polsek Mauk agar tetap kondusif.




Petugas juga berinteraksi langsung dengan warga serta pengguna jalan untuk menyampaikan imbauan kamtibmas dan mengajak masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau agar segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan melalui layanan darurat 110 yang aktif 24 jam.


Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., http://S.Pd., menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif serta mengantisipasi berbagai potensi tindak kejahatan menjelang akhir tahun.


"Melalui kegiatan patroli dialogis ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mauk tetap aman, kondusif, dan masyarakat merasa terlindungi. Kami hadir di tengah masyarakat untuk berdialog langsung," ujar Kapolsek.


Warga menyambut baik kehadiran polisi yang rutin berpatroli. "Alhamdulillah sekarang merasa lebih aman, apalagi sering ada patroli di jalan sini," kata Darto, salah satu petani di Gintung.


Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah patroli terpantau aman, nyaman, dan kondusif.


(*/Eben).

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polsek Mauk Tindaklanjuti Laporan Dugaan Peredaran Obat Golongan G di Jatiwaringin




Mauk, Tangerang | Mitrapubliknews.com – Menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan peredaran obat-obatan golongan G, jajaran Polsek Mauk, Polresta Tangerang, mendatangi lokasi yang dilaporkan berada di depan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.


Penanganan pengaduan tersebut berawal dari laporan seorang warga bernama Arifin yang menyampaikan adanya dugaan aktivitas peredaran obat golongan G di lokasi tersebut.


Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Mauk yang dipimpin oleh Aiptu Mukti selaku Perwira Pengawas (Pawas), bersama Aiptu Niko FS, Bripka Hakim, Brigadir Wahyu M., dan Brigadir Huda, segera melakukan pengecekan ke tempat kejadian.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi yang dilaporkan. Selain itu, personel juga melakukan pendalaman informasi serta meminta klarifikasi dan keterangan terkait pengaduan masyarakat yang diterima.


Namun, berdasarkan hasil pengecekan dan penyisiran di lokasi, pihak yang diduga sebagai penjual obat golongan G tidak ditemukan berada di tempat saat petugas tiba.




Kegiatan ini merupakan bentuk respons Polsek Mauk dalam menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan dugaan peredaran obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan dan dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.


Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., http://S.Pd., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan merespons setiap informasi maupun pengaduan yang disampaikan melalui layanan kepolisian.


Melalui penanganan pengaduan Call Center 110 ini, Polsek Mauk mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya.


(*/Eben).

Dihadiri Kakorlantas polri, Polresta Tangerang Gelar Layanan SIM Komunitas di Ponpes Daar El Qolam Jayanti - 300 Santri Ikut Operasi Patuh Maung 2026





JAYANTI, TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Polresta Tangerang menggelar Program Pelayanan SIM Komunitas dalam rangka Operasi Patuh Maung 2026 di Pondok Pesantren Daar El Qolam, Kecamatan Jayanti, Selasa (3/11/2026).


Kegiatan bertema "Dekat, Cepat, Tepat Bersama Masyarakat" itu diikuti sedikitnya 300 santri dan dihadiri langsung Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin.


Kakorlantas Brigjen Pol Aries Syahbudin menegaskan pentingnya disiplin bagi santri dalam menggapai cita-cita. Ia juga menyebut kedekatan Polri dengan pesantren merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Kamtibmas dan budaya tertib berlalu lintas.




 "Bukan pesantren yang membutuhkan Polri, tetapi Polri yang membutuhkan pesantren guna memberikan imbauan maupun edukasi," ujar Aries.


Pengasuh Ponpes Daar El Qolam, KH Odhy Rosikhudin, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah santri adalah implementasi semangat polisi bersama masyarakat.


"Kegiatan ini sangat berguna untuk mencegah pelanggaran berlalu lintas," kata KH. Odhy.




Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan dipilihnya Ponpes Daar El Qolam sebagai lokasi pelayanan merupakan wujud nyata transformasi pelayanan Polri yang humanis dan menjangkau semua lapisan masyarakat.


Pelayanan yang diberikan meliputi SIM Keliling, administrasi, ujian teori, hingga praktik pembuatan SIM baru yang diprioritaskan bagi santri yang sudah memiliki KTP.




 "Program SIM Komunitas ini adalah terobosan Polresta Tangerang untuk menjemput bola. Kepolisian tidak hanya melakukan penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026, tapi juga melakukan edukasi dan pelayanan," ujar Indra Waspada.


Ia berharap melalui kegiatan tersebut para santri tertib berlalu lintas dengan memiliki SIM serta paham etika dan keselamatan berkendara.


*Eben*

Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Bansos Rp8,15 Miliar untuk 16.311 Keluarga di Rajeg: Bansos Ringankan Beban, Sekolah Gratis Buka Masa Depan




Tangerang | Mitrapubliknews.com — Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan Bantuan Jaminan Sosial Keluarga Provinsi Banten Tahun 2026 kepada warga Kabupaten Tangerang, yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin (2/11/2026).


Penyaluran bantuan ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan pendampingan Pemerintah Kabupaten Tangerang.


Pada tahun 2026, Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar *Rp8,15 miliar* untuk *16.311 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)* yang tersebar di delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Setiap keluarga menerima bantuan tunai sebesar *Rp500.000 tanpa pungutan atau potongan.*


Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa bansos diharapkan mampu membantu keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya program *Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta* sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.


"Tidak ada alasan anak-anak Banten putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, laporkan ke kepala desa. Saya meyakini, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan," ujar Andra Soni.


Pemprov Banten sendiri pada 2026 menyalurkan lima jenis bantuan sosial, meliputi bantuan jaminan sosial keluarga, usaha ekonomi produktif, penyandang disabilitas, anak telantar, dan lanjut usia.


Melalui program ini, Pemprov Banten mengajak warga _Sedulur Banten_ untuk aktif melapor jika mengetahui warga yang membutuhkan bantuan sosial atau anak yang terancam putus sekolah, dengan melapor ke pemerintah desa atau kelurahan setempat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.


*Eben*

Tim Kuasa Hukum Sorot Kejanggalan Kasus BPT: Duga Kriminalisasi dan Desak Kasus Pencurian Awal Diusut Tuntas




JAKARTA | Mitrapubliknews.com – Proses persidangan kasus dugaan pemerasan dengan terdakwa berinisial BPT menuai sorotan tajam dari praktisi hukum. Tim Kuasa Hukum menilai ada kejanggalan serius dalam konstruksi perkara dan profesionalisme penyidik dalam menghadirkan alat bukti di persidangan.


Ketua Tim Kuasa Hukum, *Iskandar Halim Munthe, S.H., M.H.*, menegaskan bahwa perkara pemerasan yang saat ini disidangkan seharusnya dihentikan sementara (on hold). Menurutnya, laporan kasus pencurian awal yang dilaporkan lebih dulu oleh pihak klien harus dilanjutkan kembali karena kedua perkara merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.


"Perkara pemerasan yang sedang disidangkan di pengadilan ini seharusnya dihentikan (on hold), dan proses hukum terkait kasus pencurian awal yang lebih dahulu dilaporkan harus dilanjutkan kembali. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan," tegas Iskandar Halim Munthe, S.H., M.H. usai persidangan, di Jakarta.


Sorotan tajam tertuju pada keterangan saksi verbalisan dari penyidik Polres Metro Jakarta Pusat. Tim kuasa hukum mempertanyakan keabsahan sejumlah alat bukti yang diajukan, mulai dari rekening koran hingga rekaman audio yang dinilai belum terverifikasi secara sah dan dihadirkan secara terpotong-potong, tidak utuh, sehingga tidak menggambarkan konteks percakapan yang sebenarnya.


*Risiko Peradilan Sesat*


Ahli Hukum Pidana *Prof. Muzakir* yang dihadirkan dalam persidangan memberikan pandangan objektif. Menurut ahli, jika proses hukum pemerasan tetap dipaksakan berjalan tanpa menuntaskan dugaan tindak pidana pencurian yang mendahuluinya, maka penanganan perkara tersebut berisiko memicu ketimpangan keadilan dan berpotensi berujung pada peradilan sesat.


"Sebagaimana dipaparkan oleh ahli pidana di muka persidangan, apabila perkara ini tetap dilanjutkan dengan memisahkan peristiwa pencurian awalnya, maka hal ini berpotensi berujung pada peradilan sesat. Oleh karena itu, kami memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk mengambil keputusan adil dengan bebaskan terdakwa dari segala tuntutan," pungkas Iskandar.


*(Pajar Saragih)*


Dari Sorotan Menjadi Perbaikan: Cor Jalan di Atas Genangan di Pondok Lor Pakuhaji Dibongkar Lagi di Hari yang Sama Agar Lebih Baik, Kuat dan Kokoh




Pakuhaji, Tangerang | Mitrapubliknews.com – Proses pengecoran jalan di Kampung Pondok Lor, Kelurahan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang berbatasan dengan Paku Alam, menjadi sorotan warga dan berujung pada perbaikan cepat di hari yang sama. Senin (2/11/2026).


Peristiwa bermula pada , Jumat dini hari, 30 Oktober 2026 sekitar pukul 01:30 WIB. Saat kondisi jalan masih tergenang air keruh, pengecoran tetap dilakukan. Peristiwa itu terekam dalam video warga yang diterima redaksi.


Dalam rekaman video terdengar suara warga:


“Jalan banjir tetap dicor, genangan air meninggi tetap dicor noh, noh, banjir, fenomena alam, pengecoran di kobakan, aneh bin ajaib " 






"Tindak Lanjut Cepat di Hari yang Sama"


Informasi terbaru yang diterima redaksi pada *Jumat sore, 30 Oktober 2026 sekitar pukul 15:00 WIB*, cor tersebut langsung dibongkar kembali menggunakan excavator dengan breaker hidrolik MB2700.


Hal itu sesuai dengan ucapan Aktivis Pakuhaji di video terbaru:


“Alhamdulillah phenomena yg semalam di cor siangnya d bongar lagi di buat lebi baik, kuat dan kokoh untuk semua masarakat pakuhaji pondok lor.”ucapnya Aktivis Pakuhaji.


Aktivis tersebut menjelaskan kronologi lengkap: Pengecoran Jumat pagi jam 1:30 tanggal 30 Oktober, dibongkar lagi Jumat jam 3 sore tanggal 30 Oktober biar menjadi lebih baik, kuat dan kokoh untuk semua masyarakat Pakuhaji Pondok Lor.


Pantauan awak media kondisi terkini memperlihatkan jalan belum selesai 100%, masih tahap pembongkaran dan persiapan cor ulang yang lebih baik. Pekerja berompi orange dan helm kuning terlihat di lokasi bersama warga yang memantau.


Langkah pembongkaran ini diapresiasi warga sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana untuk memastikan kualitas jalan sesuai standar.

Data Proyek Sesuai Papan Proyek di Lapangan:


- Instansi: Pemerintah Kabupaten Tangerang – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air

- Nomor SPK/Kontrak: 620/05/K/PPK_JI/APBD/DBMSDA/VII/2026

- Kegiatan: Lanjutan Rekonstruksi Jalan Gardu – Tanah Merah Segmen 3 Kel. Pakuhaji, Kec. Pakuhaji

- Lokasi: Kecamatan Pakuhaji

- Nilai Kontrak: Rp. 6.164.853.000,00

- Sumber Dana: APBD Tahun Anggaran 2026

- Pelaksana: CV. Hanan Putra Pratama

- Waktu Pelaksanaan: 150 Hari Kalender

- Catatan: Proyek Ini Dibiayai Dari Pajak Yang Anda Bayar


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Bina Marga dan SDA, konsultan pengawas dan pelaksana masih dalam proses perbaikan.


Masyarakat berharap setelah dibongkar, pengecoran ulang dilakukan sesuai spesifikasi teknis rigid pavement dengan mutu beton tinggi agar hasilnya kuat, kokoh dan tahan lama, mengingat proyek dibiayai dari pajak masyarakat.


*Redaksi*


Laporan Warga: Pakuhaji – Jumat, 30 Oktober 2026 – 01:30 WIB & 15:00 WIB


Dua Kali Diajak Bipartit Tak Ditanggapi, Dua Kali Dipanggil Disnaker Tak Hadir, YAPERMA Soroti Sikap PT Grasindo Mandiri Sukses




KABUPATEN TANGERANG |Mitrapubliknews.com – Upaya penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara Dede Herdianto, mantan pekerja PT Gressindo Mandiri Sukses, dengan pihak perusahaan belum menunjukkan titik terang. YLPK-YAPERMA BANTEN selaku kuasa pendamping pekerja menyoroti sikap perusahaan yang dinilai belum menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan hak-hak normatif pekerja. Senin (2/11/2026).


Persoalan ini bermula dari ketidakjelasan status hubungan kerja Dede Herdianto yang mengaku telah bekerja sejak tahun 2019 hingga Mei 2026. Selama bekerja, pekerja menerangkan adanya perpanjangan kontrak secara berulang, dugaan pembayaran upah di bawah ketentuan minimum, pekerjaan hingga sekitar 12 jam sehari tanpa pembayaran lembur sebagaimana mestinya, serta dugaan tidak didaftarkannya pekerja dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.


Persoalan semakin mencuat setelah pada 4 Mei 2026 pekerja diberitahukan untuk dirumahkan sementara dengan alasan perusahaan mengalami penurunan pesanan. Namun, hingga berbulan-bulan kemudian, pekerja mengaku tidak pernah memperoleh kepastian untuk kembali bekerja maupun penjelasan tertulis mengenai status hubungan kerjanya.


*DUA KALI DIAJAK BIPARTIT, BELUM MENDAPAT RESPONS*


Sebagai bentuk itikad baik, kuasa pekerja telah berupaya mengajak PT Gressindo Mandiri Sukses menyelesaikan persoalan melalui perundingan bipartit.


Undangan perundingan tersebut telah disampaikan sebanyak dua kali. Namun, menurut keterangan dan dokumentasi yang dimiliki pihak pekerja, upaya tersebut belum mendapatkan respons dan penyelesaian sebagaimana diharapkan.


Padahal, perundingan bipartit merupakan tahapan awal yang wajib ditempuh para pihak sebelum perselisihan hubungan industrial dilanjutkan melalui mekanisme penyelesaian pada instansi ketenagakerjaan.


*DISNAKER KABUPATEN TANGERANG TELAH MELAKUKAN PEMANGGILAN DUA KALI*


Karena upaya bipartit tidak memperoleh hasil, kuasa pekerja kemudian menempuh mekanisme pencatatan perselisihan hubungan industrial dan permohonan mediasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang.




Dalam proses tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang telah menerbitkan dua surat panggilan klarifikasi, yaitu:


1. Surat Nomor *B/500.15.15.2/979/X/DISNAKER/2026* tanggal 16 Oktober 2026, dengan agenda klarifikasi pada Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.

2. Surat Nomor *B/500.15.15.2/1009/X/DISNAKER/2026* tanggal 22 Oktober 2026, dengan agenda klarifikasi kedua pada Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.


Kedua surat panggilan tersebut ditujukan kepada pimpinan atau direktur PT Gressindo Mandiri Sukses dan Dede Herdianto untuk menghadiri proses klarifikasi di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang.


Namun, berdasarkan keterangan pihak pekerja, perusahaan tidak hadir dalam kedua agenda pemanggilan tersebut.


*YAPERMA: JANGAN SAMPAI HAK PEKERJA TERABAIKAN*


YLPK-YAPERMA BANTEN menyampaikan bahwa persoalan ini bukan semata-mata mengenai berakhirnya hubungan kerja, melainkan juga menyangkut pemenuhan hak-hak normatif pekerja selama menjalankan hubungan kerja.


Beberapa hal yang perlu mendapatkan pemeriksaan dan kepastian hukum antara lain:

1. Keabsahan perpanjangan perjanjian kerja sejak tahun 2019 sampai dengan Mei 2026.

2. Kesesuaian status hubungan kerja berdasarkan fakta pelaksanaan pekerjaan, termasuk ketentuan PKWT dan PKWTT.

3. Dugaan pembayaran upah yang belum sesuai dengan ketentuan upah minimum Kabupaten Tangerang.

4. Dugaan pekerjaan melebihi waktu kerja normal tanpa pembayaran upah lembur sebagaimana ketentuan.

5. Dugaan tidak dipenuhinya kewajiban kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

6. Ketidakjelasan status pekerja setelah dirumahkan sejak 4 Mei 2026.

7. Pemenuhan uang kompensasi PKWT maupun hak akibat berakhirnya hubungan kerja apabila berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat kewajiban perusahaan.


*MINTA DISNAKER TETAP LANJUTKAN PENANGANAN*


Atas kondisi tersebut, YLPK-YAPERMA BANTEN berharap Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang tetap menindaklanjuti pencatatan perselisihan hubungan industrial sesuai prosedur dan kewenangannya, meskipun pihak perusahaan tidak menghadiri agenda pemanggilan.


“Kami juga berharap proses penanganan tidak berhenti hanya karena salah satu pihak tidak hadir, melainkan tetap memberikan kepastian mengenai tahapan penyelesaian perselisihan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial,” ujar perwakilan YAPERMA.


Bagi YAPERMA, mekanisme hukum harus tetap berjalan secara profesional, objektif, dan proporsional. Hak pekerja perlu mendapatkan perlindungan, sementara perusahaan tetap diberikan kesempatan untuk menyampaikan pembelaan dan klarifikasi berdasarkan fakta yang sebenarnya.


*Catatan Redaksi:*

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan pekerja, dokumen korespondensi, serta surat panggilan resmi dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. Seluruh dugaan yang disampaikan masih memerlukan pemeriksaan dan penilaian oleh instansi yang berwenang dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, keberimbangan informasi, dan hak jawab sebagaimana prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


(*/Redaksi).

Pelantikan Pengurus IPSI Kecamatan Sepatan Timur Periode 2026-2030, Resmi Dilantik Lukman Hakim, S.Kom Jadi Ketua Terpilih




Sepatan Timur, Tangerang | MitraPublikNews.com – Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Sepatan Timur Periode 2026-2030 resmi dikukuhkan. Lukman Hakim, S.Kom sebagai ketua terpilih, Minggu (01/11/2026).


Pengukuhan dilakukan langsung Ketua IPSI Kabupaten Tangerang H. Yani Sutisna, SH, MH. Acara berlangsung di Aula Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, diikuti 10 perguruan pencak silat.


Selain dihadiri Ketua IPSI Kabupaten Tangerang H. Yani Sutisna, SH, MH hadir pula *Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, S.STP, MM, Kapolsek Sepatan yang diwakili, Danramil 10 Sepatan yang diwakilkan, Ketua KOK Kecamatan Sepatan Timur, Ketua Karang Taruna Kecamatan Sepatan Timur,* serta Pengurus IPSI Sepatan Timur.


 "Membangun Generasi Pencak Silat Yang Berprestasi, Berakhlak, dan Berbudi Pekerti" 




Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kabupaten Tangerang H. Yani menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan pengurus IPSI di wilayah Kecamatan Sepatan Timur masa bakti 2026-2030.


“Terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja maksimal sehingga acara ini terselenggara dengan baik. Kepada seluruh Pengurus yang baru saya kukuhkan dan kepada Bapak Camat Sepatan Timur terimakasih karena telah mendukung terlaksananya pengukuhan ini,” ucapnya.


Menurutnya, pencak silat merupakan asli beladiri Indonesia yang harus dilestarikan dan dikembangkan sebagai upaya untuk mempertahankan budaya asli Indonesia.


“Seni beladiri pencak silat dapat menjadi salah satu icon daya tarik wisata di Kabupaten Tangerang, saya berharap dari sisi seni, di festival seni pencak silat dapat menjadi tradisi dan bisa menjadi agenda rutin,” kata Yani.


Sementara itu, Camat Sepatan Timur mengatakan, dirinya sangat bangga kepada pengurus IPSI Kecamatan Sepatan Timur dan berharap kedepan lebih eksis dan mampu melahirkan atlet berprestasi baik tingkat Regional, Nasional bahkan Internasional.


“Jangan kalah dengan beladiri Negara lain, pengurus IPSI Sepatan Timur harus satukan tekad untuk menjadikan IPSI sebagai ladang pengabdian dan sebuah darma bakti untuk mendorong kemajuan pencak silat di wilayah Kecamatan Sepatan Timur” tegas Camat.


Dia mengarahkan kepada Ketua IPSI Kecamatan terpilih untuk merangkul perguruan pencak silat di Sepatan Timur yang belum tergabung di IPSI.


*(Eben)*

Kadis Disporabudpar Kabupaten Tangerang Pimpin Penanaman Mangrove Bersama di Hutan Mangrove Muara Desa Muara Teluknaga, Ike Megasari Ikut Turun Tanam





Teluknaga, Tangerang  | MitaPublikNews.com –Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan *Penanaman Mangrove Bersama* dengan tema *“Menanam Hari Ini, Menjaga Pesisir Untuk Generasi Mendatang”  di Hutan Mangrove Muara, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Minggu (01/11/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh *Kepala Dinas Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Kepala Seksi Pariwisata, Ike Megasari, serta beberapa organisasi yang merupakan binaan Disporabudpar Kabupaten Tangerang*, termasuk Duta Wisata Kabupaten Tangerang, komunitas pecinta lingkungan, dan perwakilan masyarakat pesisir.


Pantauan MitraPublikNews.com di lokasi, puluhan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan di area berlumpur pesisir muara dengan latar *hutan mangrove hijau lebat dan aliran sungai Muara Desa Muara.*




*Dua foto group asli* menunjukkan peserta berpose bersama memegang bibit mangrove siap tanam dan membentangkan banner biru besar bertuliskan:


*PENANAMAN MANGROVE BERSAMA*

 *“MENANAM HARI INI, MENJAGA PESISIR UNTUK GENERASI MENDATANG”*

*DINAS PEMUDA OLAHRAGA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA*


Peserta mengenakan *selempang Duta Wisata Kabupaten Tangerang, pakaian adat, kemeja putih, kemeja biru dinas, dan batik.* Di barisan depan terlihat *Kadis Disporabudpar Kabupaten Tangerang mengenakan kemeja putih dan kacamata hitam* berada di tengah, didampingi *Ike Megasari yang mengenakan hijab abu-abu, kacamata hitam, baju biru dinas dan boot kuning-oranye.*


Pada *foto aksi tanam asli*, Ike Megasari terlihat jongkok di lumpur pesisir memegang bibit mangrove dengan ajir bambu siap tanam. Ia didampingi peserta lain yang juga jongkok memegang bibit. Beberapa peserta mengenakan kaos putih logo Disporabudpar, selempang duta wisata, dan boot kuning. Di belakang terlihat *perahu nelayan biru dan merah terparkir di muara*, serta seorang pria mengenakan *peci biru, baju batik abu-abu, tas selempang*, mengacungkan dua jempol sebagai bentuk semangat mendukung gerakan penghijauan.


Seorang pria berambut putih berkacamata hitam kaos putih logo Disporabudpar juga tampak jongkok di barisan tengah memegang bibit mangrove dengan pose jempol.


Kadis Disporabudpar Kabupaten Tangerang mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelestarian pesisir.


> “Melalui penanaman mangrove ini kita ingin menjaga pesisir Muara Teluknaga dari abrasi, sekaligus mengedukasi generasi muda akan pentingnya ekosistem mangrove untuk masa depan,” ujarnya.


Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian pesisir Muara Teluknaga, mencegah abrasi, serta mengedukasi generasi muda akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir, habitat biota laut, dan penyerap karbon. Disporabudpar berharap gerakan ini menjadi agenda rutin dan melibatkan lebih banyak organisasi binaan serta generasi muda.


*Eben*

Meriah dan Penuh Sportivitas, Turnamen Domino SIWO PWI Kota Tangerang Berlangsung Sukses




TANGERANG | MitraPublikNews.com  – Memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Tangerang menggelar turnamen domino di Kantor Sekber PWI ,SMSI ,JTR  yang diikuti 32 pasangan peserta, Sabtu (31/10/2026).


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang adu strategi di atas meja domino, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara insan pers, komunitas domino, dan organisasi olahraga.


Sejak pertandingan berlangsung, para peserta saling menunjukkan kemampuan membaca peluang, menyusun strategi, dan menjaga konsentrasi. Panitia turut melibatkan enam wasit dari ORADO Kota Tangerang untuk mengawal jalannya pertandingan agar berlangsung tertib, objektif, dan sesuai aturan.




Persaingan antarpasangan akhirnya menghasilkan sejumlah pemenang. Posisi juara pertama diraih pasangan Roni-Suwandi, disusul Susanto-M. Loren sebagai juara kedua.


Sementara itu, pasangan Nasher-Nurdany dari PWI Kota Tangerang menempati posisi finalis pertama. Adapun finalis kedua diraih pasangan Samsu-Biye dari ORADO.


Penyerahan hadiah menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menambah semarak acara. Ketua SMSI Kota Tangerang, Azhari Zaki Al-Qadri, menyerahkan hadiah kepada pasangan juara pertama.




Selanjutnya, Ketua Harian ORADO Kota Tangerang, Abdel Kalif, menyerahkan hadiah kepada pasangan Nasher-Hurdany.


Ketua SIWO PWI Kota Tangerang, Saripudin, kemudian menyerahkan hadiah kepada pasangan Samsu-Biye yang menempati posisi finalis kedua.


Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Kegiatan olahraga seperti ini dinilai mampu membangun kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas.




Ketua Panitia, Barus, bersama jajaran panitia mengawal seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pertandingan hingga penyerahan hadiah kepada para pemenang.


Melalui turnamen ini, SIWO PWI Kota Tangerang menunjukkan bahwa olahraga tidak selalu harus berlangsung di lapangan. Permainan domino pun dapat menjadi ruang membangun persaudaraan, mengasah strategi, serta menumbuhkan sportivitas.


Semangat Sumpah Pemuda menjadi pesan utama kegiatan tersebut, yakni memperkuat persatuan dan kebersamaan melalui aktivitas positif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.


Acara perlombaan yang sebelumnya dibuka oleh Ketua KONI Kota Tangerang H Dirman selanjutnya ditutup oleh Fahri, selaku Kabid Ekonomi Kreatif ORADO Banten. (*/Eben).

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Berikan Reward kepada Pengendara Taat Aturan




TANGERANG | MitraPublikNews.com –Memasuki hari keenam Operasi Patuh Maung 2026, Satlantas Polresta Tangerang memberikan apresiasi atau *reward*kepada pengendara yang tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama. Petugas memberikan apresiasi kepada pengendara yang telah memenuhi ketentuan berkendara, seperti menggunakan helm berstandar SNI, memiliki SIM, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta mematuhi rambu dan marka jalan.




Pemberian reward ini menjadi bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas.


Selain apresiasi, petugas juga melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap pelanggar. Sasaran meliputi pengendara tanpa helm SNI, tidak memiliki SIM, STNK tidak lengkap, melanggar rambu dan marka, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, serta tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi R4.





Kasat Lantas Kompol Fery Oktaviari Pratama mengatakan, apresiasi ini diharapkan mendorong masyarakat untuk terus tertib.


“Kami memberikan apresiasi kepada pengendara yang sudah tertib. Harapannya bisa menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya. Kami ingin kesadaran berlalu lintas tumbuh dari diri masing-masing, bukan hanya karena adanya petugas di jalan,” ujarnya.


Operasi Patuh Maung 2026 berlangsung 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”


*(Eben)*

Selamat dan Sukses untuk Camat Cikupa yang Baru, Bapak Khalid Mawardi, S.Sos.,S.IP., M.M.




Cikupa, Kabupaten Tangerang | MitraPublikNews.com - Jajaran pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Kecamatan Cikupa menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya Khalid Mawardi, S.Sos.,S.IP., M.M., sebagai Camat Cikupa yang baru.


Ucapan selamat tersebut mengalir sebagai bentuk dukungan dan harapan baru bagi kemajuan Kecamatan Cikupa di bawah kepemimpinan Bapak Khalid Mawardi.


"Selamat dan sukses atas amanah baru sebagai Camat Cikupa kepada Bapak Khalid Mawardi, S.Sos.,S.IP., M.M. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Kecamatan Cikupa semakin berkembang, pelayanan masyarakat semakin optimal, dan pembangunan semakin merata," ujar perwakilan kepala desa dan tokoh masyarakat.


Masyarakat berharap, dengan pengalaman dan kepemimpinan Bapak Khalid Mawardi, Kecamatan Cikupa yang merupakan salah satu kecamatan dengan pertumbuhan penduduk dan industri yang pesat di Kabupaten Tangerang dapat terus meningkatkan sinergi antara pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat.


Cikupa diharapkan semakin maju, aman, dan sejahtera. Sukses selalu untuk Pak Camat Khalid Mawardi, S.Sos.,S.IP., M.M., dalam mengemban amanah baru.


Pelantikan Bapak Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., M.M., sebagai Camat Cikupa menggantikan Bapak Supriyadi, S.STP., M.I.P., yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Camat Cikupa.


*Penulis: Dhona S - Mitra Publik*

75 Tahun Humas Polri, Kapolresta Tangerang: Reputasi Polisi Dijaga Bersama Masyarakat





Tangerang| MitraPublikNews.com --Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, reputasi polisi dijaga bersama masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan program Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang mengusung semangat polisi bersama masyarakat. 


Pernyataan tersebut dikatakan Indra Waspada dalam momentum Hari Jadi ke-75 Humas Polri yang mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri".


"Reputasi Polri tidak bisa dibangun sendiri oleh institusi kepolisian. Hari jadi ini adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi antara polisi, media, dan masyarakat," kata Indra Waspada, Jumat (30/10/2026). 




Indra Waspada menilai, di usia ke-75, tantangan Humas Polri semakin kompleks di tengah derasnya informasi digital. Humas tidak lagi sekadar penyampai rilis kegiatan, melainkan menjadi jembatan informasi dan penangkal disinformasi.


Dia juga menyebut, peran masyarakat sangat penting untuk menjaga reputasi Polri. Kritik, masukan, hingga pelurusan informasi yang keliru di ruang publik harus menjadi kerja bersama.


"Humas adalah garda terdepan. Kalau informasinya cepat, akurat, dan terbuka, kepercayaan publik akan terjaga. Itu yang menjaga reputasi Polri," katanya.


Humas Polri sendiri terbentuk pada 30 Oktober 1951. Di usia ke-75 tahun, Indra Waspada berharap Humas Polri semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.


"Selamat Hari Jadi ke-75 Humas Polri. Terus jadi penghubung yang humanis antara Polri dan masyarakat," tandasnya.


(*/Eben).

Hari Kelima Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Berikan Apresiasi kepada Pengendara Tertib




TANGERANG | MitraPublikNews.com – Ada hal menarik dalam pelaksanaan hari kelima Operasi Patuh Maung 2026 yang digelar Satlantas Polresta Tangerang, Jumat (30/10/2026). Selain melakukan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan, petugas juga memberikan apresiasi atau reward kepada masyarakat yang tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas.


Kegiatan berlangsung di kawasan Pasar Gembong, Jalan Serang, Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama.




Apresiasi diberikan kepada pengendara yang telah menunjukkan kepatuhan, seperti menggunakan helm berstandar SNI, memiliki SIM, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas.


Di sisi lain, petugas tetap melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran. Sasaran pemeriksaan meliputi pengendara tanpa helm SNI, tidak memiliki SIM, tidak memenuhi ketentuan kelengkapan STNK, melanggar rambu dan marka jalan, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, serta tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi kendaraan roda empat.




Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, mengatakan bahwa pemberian apresiasi tersebut merupakan salah satu cara untuk mendorong masyarakat agar terbiasa tertib berlalu lintas.


“Kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat yang sudah tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kepatuhan seperti ini perlu dipertahankan. Bagi yang masih melanggar, kami mengingatkan agar lebih disiplin karena keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.




Operasi Patuh Maung 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”


Melalui kegiatan ini, Polresta Tangerang berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.


(*/Eben).