BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Ketua Yaman Kalahideng Pimpin Rapat Festival Pencak Silat Tjimande TTKKBI

 




KEMIRI, KAB. TANGERANG | MitraPublikNews.com —Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang _YAMAN KALAHIDENG_ pimpin Rapat Persiapan Festival Pencak Silat Tjimande TTKKBI, Minggu malam, 18 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Kantor Sekretariat DPW II TTKKBI Kp. Santri, Desa Kelebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Berdasarkan Surat Undangan Elektronik Nomor _013/DPW II/TTKKBI/KAB.TANG/X/2026.


Sambutan DPP Pembina TTKKBI Se Tangerang Raya Tb WAHYUDIN / ABAH GALIIH:_


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah puji syukur malam ini kita bisa berkumpul. Yang terhormat ketua beserta semua yang sudah disebutin sama ketua semuanya tidak mengurangi rasa hormat. Mohon doanya dari kawan-kawan semua, insyaallah kita juga lagi berjuang di atas untuk melestarikan menjaga marwah budaya Banten. Yang mana ini menunjukkan jati diri bangsa kita. Mudah-mudahan sehat panjang umur, umur berjalan lancar. Pusat insyaallah support semuanya karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."_




Sambutan Ketua Yaman Kalahideng _tak kenal maka tak sayang_:


Ketua Yaman Kalahideng menekankan prinsip tak kenal maka tak sayang dan memperkenalkan satu per satu Ketua DPC yang hadir dan meminta berdiri untuk tepuk tangan:




- DPC Sepatan Timur — Ketua Jedot

- DPC Mauk — Kang Mus & Wakil Kang Muri

- Calon DPC Gunung Kaler — Kang Anton (luar biasa keren)

- Calon DPC Kresek — Kang Juren

- DPC Rajeg — Kang Mul & Calon Ranting Ketua Rudi yang akan dilantik.

- DPC Mekar Baru. Kang Ramin


_DPC SE-KABUPATEN TANGERANG YANG HADIR (7 DPC)_

Kemiri, Rajeg, Mauk, Kresek, Gunung Kaler, Sepatan Timur, Mekar Baru,


_Yang belum bisa hadir di acara rapat_

Sukadiri, Sepatan, Teluknaga, Kosambi, Cikupa, Tigaraksa, Panongan, Pagedangan, Cisauk, Jambe, Balaraja, Jayanti, Kelapa Dua, Curug, Cisoka, Legok.Pasar Kemis, Kronjo.


_3 HASIL PENTING RAPAT:_


_1. FESTIVAL FIX 6 DESEMBER 2026 DI GOR MINI KEMIRI:_ Awalnya direncanakan 29 Desember hasil ngobrol dengan Abah Haji Enju. Karena Kang Ra Teguh tidak bisa hadir ada hajat, disepakati dimundurkan jadi _6 Desember 2026_ di _GOR Mini / Stadion Mini Kemiri_. Akan berkoordinasi dengan Pak Haji untuk menghadirkan Bupati Tangerang.


_2. Bendera Pataka Untuk Pelantikan:_ DPC yang akan dilantik diminta mempersiapkan bendera pataka kecil 2 besar 1 total 3-4. Anggaran disepakati bersama.


_3. ACARA 12 RIBU PENDEKAR DI SERANG TIMUR:_ TTKKBI Kabupaten Tangerang akan berpartisipasi mengerahkan ratusan pasukan. Jika panitia Serang menyiapkan bus/mobil berangkat bersama, jika tidak berangkat mandiri per DPC / per DPW menggunakan motor atau mobil.


Rapat berlangsung khidmat dengan suasana kekeluargaan sambil ngopi dan santai.


_TTKKBI JAYA! SILAT TJIMANDE LESTARI!_


*Eben*

Polsek Mauk Melakukan Razia Untuk Menekan Peredaran Obat Daftar G di Wilayah hukum Polsek Mauk




MAUK, TANGERANG |MitraPublikNews.com —Polsek Mauk, Polresta Tangerang Polda Banten, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan penjualan obat Daftar G ilegal dengan menggelar razia di wilayah hukum Polsek Mauk.


Razia peredaran obat Daftar G tersebut dilaksanakan pada hari *Minggu (18/10/2026) pukul 15.00 WIB*, berlokasi di *Jalan Raya Mauk-Kronjo, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.*


Kapolsek Mauk *AKP I Nyoman Nariana* langsung mengerahkan personel piket untuk menuju ke lokasi yang dilaporkan warga.




Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah warga sedang berkumpul di sebuah warung semi permanen di pinggir area persawahan. Petugas kemudian melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari teras warung, bagian dalam warung, hingga rak dagangan.


*"Setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya aktivitas penjualan obat golongan G. Namun akan tetap dilakukan penyelidikan pada tempat tersebut ataupun tempat lainnya,"* ujar Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana di lokasi.


Selanjutnya, petugas memberikan himbauan dialogis kepada warga di sekitar lokasi, yang dilakukan di bawah pohon rindang pinggir sawah, agar segera melaporkan ke Polsek Mauk apabila mengetahui adanya peredaran obat golongan G.




Langkah ini sebagai upaya menekan peredaran obat ilegal, menjaga kondusifitas wilayah, serta komitmen Polsek Mauk dalam memberantas peredaran obat Daftar G ilegal demi kesehatan dan keamanan masyarakat.


Polsek Mauk mengimbau masyarakat untuk proaktif melapor melalui Call Center Polsek Mauk atau datang langsung ke Mako Polsek Mauk jika menemukan praktik penjualan obat terlarang.



 *Eben*

Lapas Pemuda Tangerang Perkuat Program Pembinaan, DPR RI: Jadi Bekal Kembali ke Masyarakat




KOTA TANGERANG |MitraPublikNews.com — Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Sibarani, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang untuk meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan serta program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan.


Kunjungan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi upaya peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.


Dalam peninjauannya, Franciscus melihat berbagai aspek pelayanan dan kegiatan pembinaan yang berjalan di lingkungan lapas. Program pembinaan yang berkelanjutan diharapkan menjadi bekal berharga bagi warga binaan saat menyelesaikan masa pidananya nanti.




"Pembinaan di dalam lapas tidak hanya soal menjalankan masa pidana, tetapi membentuk kepribadian, meningkatkan kemampuan, serta menumbuhkan kemandirian agar warga binaan siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas," ujar Franciscus.


Poin-poin yang mendapat sorotan meliputi pemenuhan hak-hak warga binaan, kualitas pelayanan, serta keberlanjutan program yang mendukung pengembangan potensi diri. Pembinaan yang efektif memerlukan evaluasi berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan warga binaan.




*Mohamad Fadil: Program Kemandirian Terus Diperkuat*


Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan.


Pada Mei 2026, Lapas Pemuda Tangerang menjalin kerja sama dengan Second Chance Foundation untuk memperkuat pembinaan kepribadian dan kemandirian. Kolaborasi ini juga melibatkan Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan dalam kegiatan penyuluhan hukum dan kewirausahaan bagi warga binaan.




"Kami terus berupaya menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan agar warga binaan memiliki keterampilan, kemandirian, dan kesiapan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat," ungkap Mohamad Fadil.


Selain program keterampilan, peningkatan kualitas pelayanan yang transparan juga terus diupayakan. Lapas Pemuda Tangerang telah mengoptimalkan Sistem Database Pemasyarakatan untuk memudahkan akses informasi warga binaan terkait data pribadi dan status masa pidana.


Kunjungan Franciscus Sibarani menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan adalah bagian inti dari sistem pemasyarakatan.


*Eben*

Polsek Mauk Gelar Patroli Mobile Antisipasi Balap Liar, Kepulangan Suporter Persita ,dan 3C




MAUK,TANGERANG | MitraPublikNews.com — Personel Polsek Mauk melaksanakan patroli mobile dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di tiga ruas jalan wilayah hukum Polsek Mauk, Minggu (18/10). Patroli berlangsung pukul 01.30 WIB hingga selesai.


Adapun lokasi patroli meliputi Jalan Raya Mauk–Buaran Jati, Jalan Raya Sasak Yaspih, dan Jalan Raya Kemiri–Lontar. Kegiatan melibatkan Aipda Indar DK (Samapta) dan Briptu Panji Wahyu Triatmoko, S.H. (Lalu Lintas).




Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. mengatakan patroli ini digelar untuk mengantisipasi kepulangan suporter Persita serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel juga mengantisipasi aksi 3C (curat, curas, dan curanmor) serta balap liar.


Menurutnya, patroli bertujuan mengantisipasi tindak kejahatan pada malam hari dan jam-jam rawan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Mauk, Polresta Tangerang.


Dari hasil kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah tersebut terpantau aman, nyaman, dan kondusif. Laporan kegiatan disampaikan kepada Kapolresta Tangerang.


 *(Eben)*

Istiqomah DPC FPI HILMI Mauk: Pengajian Mingguan di Ponpes Manbaul Futuh Tegal Kunir Lor Sekaligus Santunan Anak Yatim




MAUK, KAB. TANGERANG | MitraPublikNews.com - Alhamdulillah, rutinitas istiqomah DPC FPI HILMI Mauk kembali terlaksana dengan penuh keberkahan pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, di Pondok Pesantren Manbaul Futuh, Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.


Kegiatan tersebut berupa pengajian mingguan yang sekaligus dirangkai dengan santunan anak yatim. Agenda ini dipimpin langsung oleh tiga tokoh DPC FPI HILMI Mauk.




Adapun susunan tokoh yang hadir dan memimpin kegiatan adalah:


*1. Pimpinan Ponpes Manbaul Futuh: Ustadz Muhaimin, selaku Ketua LDP FPI Mauk*

*2. Ketua HILMI Mauk: Bapak Saepudin*

*3. Ketua DPC FPI HILMI Mauk: Ustadz Iwan Gonrong*


Berdasarkan foto yang diterima redaksi, pada pukul 20:41 WIB terlihat Ustadz Muhaimin bersama Bapak Saepudin sedang menyerahkan santunan berupa amplop dan Beras Slip Super berlogo FPI kepada seorang anak yatim berbaju merah. Anak tersebut tampak memegang beras sambil menerima amplop. Kegiatan berlangsung sederhana di dalam bangunan ponpes yang masih berdinding semen, beralaskan karpet.


Kemudian pada pukul 20:43 WIB, Ustadz Iwan Gonrong yang mengenakan sorban hijau di tengah, bersama dua pengurus DPC FPI HILMI Mauk berbaju putih bertuliskan "MOAL OYAG" berfoto bersama 9 anak yatim piatu penerima santunan. Anak-anak yatim tampak bahagia memegang bingkisan beras dan amplop.




Pengajian mingguan ini merupakan agenda rutin DPC FPI HILMI Mauk sebagai wujud dakwah, pembinaan umat, dan kepedulian sosial kepada masyarakat Tegal Kunir Lor dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dihadiri para santri dan ibu-ibu majelis taklim Ponpes Manbaul Futuh.


Agenda ditutup dengan doa bersama agar DPC FPI HILMI Mauk, LDP, HILMI, dan Ponpes Manbaul Futuh senantiasa istiqomah dalam kebaikan dan keberkahan.


*Kang Eben*

Ciptakan Sitkamtibmas Kondusif, Polsek Mauk Laksanakan Pengamanan Keberangkatan Suporter Persita vs Persija





Mauk, Tangerang |MitraPublikNews.com – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Mauk Polresta Tangerang melaksanakan pengamanan keberangkatan suporter sepak bola jelang laga Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di titik kumpul Jatiwaringin, wilayah hukum Polsek Mauk, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Pawas Ps. Kanit Samapta Polsek Mauk Aiptu Mukti bersama jajaran personel yang disiagakan sejak pagi untuk memantau pergerakan massa suporter di lokasi pengumpulan.


Pengamanan difokuskan pada penertiban rombongan, pemantauan kelengkapan berkendara, serta pemeriksaan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya maupun barang terlarang yang dibawa oleh para suporter.





Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana melalui Pawas Aiptu Mukti menjelaskan bahwa pengamanan di titik kumpul Jatiwaringin ini dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan suporter berjalan tertib dan aman tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.


"Kami menerjunkan personel di titik kumpul Jatiwaringin untuk mengawal dan memastikan para suporter dapat berangkat menuju lokasi pertandingan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau seluruh pendukung agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan menjunjung tinggi sportivitas," tegas Aiptu Mukti di lokasi.




Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para koordinator lapangan (korlap) dan suporter agar menjaga ketertiban, tidak terprovokasi, serta tidak melakukan aksi konvoi yang meresahkan masyarakat.


Hingga seluruh rombongan suporter bertolak dari titik kumpul Jatiwaringin, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mauk terpantau aman, lancar, dan kondusif.


(*/Eben*)

DPP Sekber BANTARA Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-75 Presiden Prabowo Subianto





TANGERANG |MitraPublikNews.com -- Keluarga Besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekretariat Bersama Barisan Aliansi Tangerang Raya (SEKBER BANTARA) Kabupaten Tangerang menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto yang ke-75 tahun.


Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Sekber BANTARA Kabupaten Tangerang, *M. Rijaki*, melalui poster resmi keluarga besar yang beredar pada Jumat, 17 Oktober 2026.


Dalam poster tersebut, terlihat foto Presiden Prabowo Subianto dengan latar Monas dan bendera merah putih, dengan tulisan “Keluarga Besar DPP SEKBER BANTARA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Bapak H. Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia Ke: 75 – 17 Oktober 2026”.


M. Rijaki selaku Ketua Umum Sekber BANTARA Kabupaten Tangerang mengatakan, ucapan ini merupakan bentuk penghormatan, kecintaan, dan dukungan penuh keluarga besar Sekber BANTARA terhadap Presiden RI.


> “Atas nama Keluarga Besar DPP Sekber BANTARA Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-75 kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto. Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas,” ujar M. Rijaki.


M. Rijaki menambahkan, Sekber BANTARA sebagai wadah Barisan Aliansi Tangerang Raya Crew Banteraya berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang.


“Kami dari Sekber BANTARA Kabupaten Tangerang siap menjadi mitra strategis pemerintah, menjaga kondusifitas, dan mengawal pembangunan. Semoga di usia ke-75, Bapak Prabowo Subianto semakin membawa Indonesia menjadi negara yang maju, adil, makmur, dan disegani dunia,” tegasnya.


Ucapan HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto dari DPP Sekber BANTARA ini pun mendapat respon positif dari masyarakat dan kader Sekber BANTARA di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tangerang.


*Eben*

DPC TTKKBI Kec. Pakuhaji Ketua Moh. Solihin, M.PH Meriahkan Festival Budaya di Pakuhaji, Dibina Langsung Camat Mohamad Supriyatna




PAKUHAJI, KAB. TANGERANG |MitraPublikNews.com  -Festival Budaya Kecamatan Pakuhaji, Jumat (17/10/2026), berlangsung meriah. Salah satu daya tarik utama adalah penampilan keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kecamatan Pakuhaji.


Di bawah pimpinan *Ketua DPC Kec. Pakuhaji, Moh. Solihin,M.PH*, dan bernaung di bawah DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, DPC TTKKBI Pakuhaji tampil dengan seragam adat hitam-hijau, mahkota Siger, dan golok tradisi, menampilkan seni pencak silat Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten di atas karpet merah yang disaksikan ribuan warga.


Usai penampilan, seluruh keluarga besar DPC TTKKBI Pakuhaji melakukan foto bersama dengan jajaran pejabat di depan panggung utama. Tampak di tengah foto, *Camat Pakuhaji Mohamad Supriyatna,S.Sos., M.M*, yang juga selaku Pembina DPC TTKKBI Pakuhaji, mengenakan kemeja biru muda dengan selendang putih khas Banten, didampingi Ketua Moh. Solihin, M.PH.


Festival Budaya ini merupakan rangkaian HUT Kabupaten Tangerang yang secara resmi dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.


Dalam keterangannya, *Ketua DPC Kec. Pakuhaji, Moh. Solihin,M.PH*, mengaku bangga atas kekompakan anggotanya dan dukungan penuh dari Pembina.


“Terima kasih kepada Pembina kami, Bapak Camat Mohamad Supriyatna, S.Sos., M.M yang selalu mendukung DPC TTKKBI Kec. Pakuhaji. Kehadiran kami di Festival Budaya ini adalah bukti bahwa silat Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten masih hidup dan dicintai generasi muda,” ujar Moh. Solihin, M.PH.




Sementara itu, *Pembina DPC TTKKBI Pakuhaji, Camat Pakuhaji Mohamad Supriyatna, S.Sos., M.M*, menegaskan komitmennya untuk terus membina dan memajukan TTKKBI di wilayahnya.


“Sebagai Pembina DPC TTKKBI Kec. Pakuhaji, saya sangat bangga dan mengapresiasi kekompakan di bawah kepemimpinan Ketua Moh. Solihin, M.PH. TTKKBI bukan hanya soal pencak silat, tapi soal jati diri, karakter, dan warisan karuhun Banten.


" Saya selaku Camat Pakuhaji akan terus mendukung, membina, dan bersinergi dengan DPC TTKKBI Pakuhaji. Budaya lokal harus kita jaga bersama. Melalui Festival Budaya ini, kita tunjukkan bahwa Pakuhaji kaya akan budaya dan siap melestarikannya untuk anak cucu kita. TTKKBI harus menjadi contoh organisasi budaya yang solid, santun, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Mohamad Supriyatna,S.Sos., M.M.


Dengan sinergi kuat antara Pembina dan Ketua DPC, DPC TTKKBI Kec. Pakuhaji diharapkan semakin solid dan menjadi garda terdepan pelestarian budaya pencak silat Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia di Kabupaten Tangerang.


*Eben*

Kehabisan Ongkos Warga Telepon 110, Personel Polresta Tangerang Gercep Antar Pulang




TANGERANG |MitraPublikNews.com --Layanan Call Center 110 Polri kembali membuktikan kehadirannya untuk masyarakat. Seorang warga bernama Erwin (warga Desa Pematang, Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang) kebingungan karena kehabisan ongkos saat berada di Stasiun Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.


Tak punya pilihan, Erwin pun menghubungi Call Center 110 Polri.


Tak butuh waktu lama, personel dari Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang langsung bergerak ke lokasi dan mengantarkan Erwin pulang hingga ke rumahnya dengan selamat.


"Terima kasih kepada Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang sudah membantu saya mengantar pulang dikarenakan kehabisan ongkos," ungkap Erwin dengan rasa haru.


Terpisah, Perwira Piket Pengawas Polsek Tigaraksa Ipda Yudi Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.




"Yang bersangkutan kehabisan ongkos, kami kemu,,dian mengantarkannya pulang. Dan ini sudah menjadi tugas kami membantu masyarakat," ujar Yudi.


Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila mengalami kendala, membutuhkan bantuan, atau ingin membuat laporan.


"Petugas dari kepolisian terdekat akan segera menindaklanjuti permintaan bantuan, laporan, ataupun aduan yang disampaikan masyarakat," pungkasnya.


*Berita Polisi Humanis ini menjadi bukti nyata semangat Presisi dan Humanist Policing Polresta Tangerang.*



 *Eben*

Kalau NTN 103, yang Menderita Pertama Ibu dan Anak Nelayan: Ketum ANBB Ike Megasari Soroti Solar, BBL, dan Kampung Nelayan Merah Putih





BANTEN | MitraPublikNews.com – Ketua Umum Aliansi Nelayan Banten Bersatu (ANBB) Ike Megasari menyoroti kondisi Nilai Tukar Nelayan (NTN) nasional yang masih berada di angka 103. Angka tersebut dinilainya mencerminkan penderitaan ibu dan anak nelayan di pesisir.


"Kalau NTN 103, yang menderita pertama adalah ibu dan anak nelayan," tegas Ike Megasari dalam pernyataan resminya sebagai Srikandi Nelayan Banten, Jumat (17/10/2026).


Ike menegaskan dirinya berbicara bukan sebagai pengamat, melainkan sebagai anak dan istri nelayan Banten.


"Pemerintah bangga NTP petani 131 makmur, tapi malu mengakui NTN nelayan 103. Tahu artinya 103 itu apa? Artinya bapak melaut pulang, ibu masih harus ngutang di warung untuk beli beras," ujarnya.


Menurutnya, kondisi ini membuat anak nelayan harus makan ikan asin setiap hari karena ikan segar dijual untuk membeli solar eceran seharga Rp 12.000 per liter. Bahkan, anak nelayan di Teluk Banten mengalami stunting karena gizi hilang di tengah laut yang kaya.


Dalam pernyataannya, Ike menyoroti tiga isu utama:


*1. Soal Solar: Jangan Bunuh Ibu Nelayan dengan Antrean*

Ia menyebut nelayan harus antre solar subsidi sejak jam 3 pagi, sementara istri nelayan antre beras SPHP sejak jam 4 pagi. Pemangkasan kuota solar sebesar 1,32 persen dinilai mengorbankan perut keluarga nelayan.


"Kalau solar subsidi tidak sampai ke perahu kecil 0-5 GT, yang mogok bukan perahu, tapi dapur kami," katanya.


ANBB meminta pemerintah membuka Posko Solar Nelayan Perempuan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan mencantumkan nama istri dalam data penerima solar, untuk memastikan solar tepat sasaran.


*2. Soal Benih Lobster (BBL): Jangan Jadikan Nelayan Kecil Tumbal*

Ike mengkritik penindakan Satgas P2BBL yang hanya menangkap nelayan kecil dengan 50 ekor BBL dan mempermalukannya, sementara pemodal besar yang membawa 31.255 ekor dalam kontainer ke Vietnam tidak ditindak tegas.


"Jangan atas nama konservasi, negara membuat ibu-ibu pesisir menjanda karena suaminya ditahan. Tangkap otak besarnya!" tegasnya.


*3. Soal Kampung Nelayan Merah Putih: Jangan Bangun Gedung, Lupa Manusia*

Terkait program Presiden Prabowo yang menargetkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih hingga akhir 2026, ANBB menyatakan dukungan namun mengingatkan agar pembangunan tidak melupakan aspek manusia.


Jangan hanya membangun pabrik es megah tanpa pelatihan pengolahan ikan bagi istri nelayan, atau membangun cold storage tanpa beasiswa untuk anak nelayan.




Ike mengusulkan adanya _Pojok Srikandi_ di setiap Kampung Nelayan Merah Putih, yang berisi tempat pengolahan abon, nugget, kerupuk ikan oleh ibu nelayan, tempat belajar komputer bagi anak nelayan, dan Posyandu khusus untuk cegah stunting.


"Kalau Kampung Nelayan hanya untuk bapak-bapak, itu bukan kampung, itu dermaga," ujarnya.


*Tiga Tuntutan ANBB:*


1.  Menaikkan NTN 103 menjadi 120 dengan memberikan solar gratis selama 3 bulan saat gelombang tinggi 4 meter.

2.  Melibatkan ANBB/Srikandi Nelayan dalam setiap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

3.  Menghentikan kriminalisasi nelayan BBL kecil dan mengalihkannya menjadi program budidaya lobster di pesisir binaan ANBB.


"Laut Indonesia kaya, tapi jangan sampai air mata ibu nelayan lebih asin dari air lautnya," pungkas Ike Megasari.


(*Eben*)

Ratusan Jemaah dari Berbagai Wilayah Hadiri Peringatan 40 Hari Wafatnya Almaghfurlah KH. Ahmad Fudoli di Rimpak





TANGERANG | MitraPublikNews.com – Ratusan jemaah dari berbagai wilayah memadati lokasi peringatan 40 hari wafatnya Almaghfurlah *KH. Ahmad Fudoli* di Rimpak, pada Jumat malam (16/10/2026).


Pantauan MitraPublikNews.com di lokasi, jemaah mulai berdatangan sejak selepas Maghrib. Mereka terdiri dari santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jamaah pengajian rutin almarhum. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru.




Acara mengenang 40 hari wafatnya KH. Ahmad Fudoli Rimpak tersebut diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid, doa bersama, serta tausiyah mengenang jasa dan perjuangan almarhum semasa hidup dalam syiar agama Islam di wilayah Tangerang.


Salah satu jemaah yang hadir mengatakan, sosok KH. Ahmad Fudoli dikenal sebagai ulama yang kharismatik, sederhana, dan dekat dengan masyarakat.


"Kami datang dari jauh untuk mendoakan Abah. Beliau guru kami semua, ilmunya sangat bermanfaat bagi umat," ujar salah seorang jemaah kepada MitraPublikNews.com.




Peringatan 40 hari ini menjadi momentum bagi para jemaah untuk kembali mempererat silaturahmi dan melanjutkan amaliah yang telah diajarkan oleh almarhum.


Acara ditutup dengan doa bersama agar Almaghfurlah KH. Ahmad Fudoli diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya.


*Eben*

Tanggapi Pemberitaan Kavling Enjong Residence, Kuasa Hukum Enjong Sampaikan Klarifikasi





Tangerang | MitraPublikNews.com – Menanggapi pemberitaan terkait proyek Kavling Enjong Residence di Kabupaten Tangerang yang dinilai tidak sesuai fakta, tim kuasa hukum dari SS & Partners Law Firm menyampaikan klarifikasi resmi, Jumat (16/10/2026).


Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai hak jawab atas informasi yang beredar di media siber dan media sosial yang dinilai membentuk opini sepihak.


Kuasa Hukum *Enjong Bin Iran*, *Septi Indiah Rahayu, S.H., M.H.*, menegaskan status Laporan Polisi (LP) di Polres Metro Tangerang Kota yang dilaporkan konsumen, bukan merupakan bukti seseorang bersalah.


> "LP adalah pintu awal proses hukum, bukan vonis. Dugaan penipuan dan penggelapan harus diuji dengan dokumen, alat bukti sah, dan pemenuhan unsur delik. Tidak bisa langsung disimpulkan dari opini media," tegas Septi.


Pihaknya juga meluruskan, perselisihan jual beli tanah kavling merupakan ranah keperdataan yang harus dilihat dari kontrak dan riwayat pembayaran, tidak serta-merta menjadi pidana.


Terkait isu perizinan Kavling Enjong Residence, kuasa hukum meminta publik menunggu konfirmasi resmi dari instansi teknis pertanahan, bukan dari asumsi.


SS & Partners Law Firm menyatakan siap membuka dokumen pertanahan dan transaksi untuk diuji secara objektif serta menghormati proses yang berjalan di kepolisian.


Sesuai UU Pers No.40 Tahun 1999, pihaknya meminta media berimbang dalam memuat Hak Jawab ini dan menghindari trial by the press dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.


(*/Uci Sanusi).

Kades Renged Wawan Dan RT 04/02 Miswan Rutin Hadiri Tahlilan Warga, Bukti Pemimpin Humanis Tak Jaga Jarak




Kresek , Tangerang |MitraPublikNews.com – Kepala Desa Renged, Wawan bersama Ketua RT 04/02, Miswan, kembali menunjukkan komitmennya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat. Keduanya rutin menghadiri tahlilan Almarhumah Iproh, warga Renged, istri dari M. Doni.


Kehadiran tersebut mendapat apresiasi tinggi dari keluarga almarhumah dan warga sekitar.


Keluarga M. Doni dan keluarga besar almarhumah Iproh menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kades Renged Wawan. Bagi warga Desa Renged, kehadiran Kades di setiap acara duka bukanlah hal baru.


*Selalu Hadir, Tidak Lewat Perwakilan*


Di tengah kesibukannya, Kades Wawan dikenal tidak pernah menjaga jarak dengan warganya. Setiap ada warga yang berduka, beliau selalu hadir di tengah-tengah acara tahlilan.


Tidak lewat perwakilan, tidak cuma kiriman aqua atau sembako. Beliau datang langsung, duduk bersama di atas tikar, dan berdoa bersama hingga selesai.


"Eksis bukan di medsos, tapi di tengah duka warganya," ujar salah seorang warga.


Mau malam, mau di pelosok RT sekalipun, jika ada kabar duka, Kades Wawan pasti menyempatkan hadir.


"Pak Kades Wawan itu selalu eksis di tengah-tengah warga yang sedang susah. Begitu ada yang ninggal, beliau pasti datang takziah dan ikut tahlilan sampai selesai," ungkap warga Renged.




*Kepemimpinan yang Humanis Tanpa Sekat Jabatan*


Sikap Kades Wawan dinilai warga sebagai bentuk empati dan kepemimpinan yang sesungguhnya. Kehadiran Kades di acara tahlilan bukan sekadar formalitas.


Beliau duduk bersama warga, tidak ada sekat jabatan. Duduk sama rendah, berdoa bersama, memberikan dukungan moril, menguatkan keluarga yang ditinggalkan, dan menjaga silaturahmi.


Bagi warga, momen tahlilan juga menjadi ajang bagi Kades untuk mendengar langsung keluhan warga, bukan hanya laporan di atas meja.


"Banyak warga mengaku bangga memiliki pemimpin seperti beliau. Jarang ada kades yang mau konsisten seperti ini. Kadang kades lain cuma datang pas kematian tokoh. Kalau Pak Wawan, semua warga dianggap sama. Siapapun yang meninggal, beliau hadir. Itu yang bikin kami hormat," tambah warga lain.




*Harapan Warga: Harus Dilanjutkan*


Di tengah banyaknya pejabat yang alergi turun ke bawah, Kades Renged Wawan membuktikan bahwa jabatan kepala desa adalah pelayanan untuk warga.


Semoga konsistensi Kades Wawan ini bisa menjadi contoh bagi pemerintah desa lainnya di Kabupaten Tangerang.


"Pemimpin seperti Pak Wawan harus dilanjutkan. Beliau tidak pernah membeda-bedakan warga kaya atau miskin, semua dianggap keluarga. Kalau ada yang susah, beliau paling depan. Kami butuh pemimpin seperti ini. Semoga Allah SWT panjangkan umurnya dan dilancarkan niat baik beliau untuk terus memimpin Desa Renged," ungkap salah satu tokoh warga, Udin, mewakili keluarga almarhumah.


*[MD]*

Cegah Kejahatan pada Jam Rawan, Polsek Mauk Gencarkan Patroli Malam di Jalan Raya Mauk–Rajeg





MAUK | MitraPublikNews.com – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Mauk, Polresta Tangerang, melaksanakan patroli mobile Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat dini hari (17/10/2026), mulai pukul 00.30 WIB hingga selesai.


Kegiatan patroli dilaksanakan di sepanjang Jalan Raya Mauk–Rajeg sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi.




Patroli tersebut dilaksanakan oleh *Brigadir Chandra* selaku Bhabinkamtibmas dan *Briptu Ibnu* dari fungsi lalu lintas. Keduanya melakukan pemantauan wilayah guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi balap liar.


Kegiatan patroli mobile ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.




Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman, nyaman, dan kondusif.


Polsek Mauk mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.


*Eben*

Polresta Tangerang Distribusikan Ribuan Liter Bantuan Air Bersih di Cikupa, 60 KK Terdampak Kekeringan Terbantu

 





TANGERANG | MitraPublikNews.com -- Jajaran Polresta Tangerang kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan mendistribusikan bantuan air bersih. Pada Jumat (17/10/2026), bantuan disalurkan untuk warga Kampung Kadu, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi sekitar 60 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di musim kemarau ini.




"Sekitar 3.000 liter air bersih disalurkan di lokasi tersebut," kata Indra Waspada saat dikonfirmasi.


Ia menegaskan, jajaran Polresta Tangerang berkomitmen untuk terus hadir membantu warga yang membutuhkan. Oleh karena itu, warga yang mengalami kesulitan air bersih diimbau untuk segera menghubungi kantor kepolisian terdekat.


Pantauan di lokasi, kegiatan penyaluran air bersih berlangsung kondusif. Warga tampak antusias mengantre dengan membawa berbagai wadah, mulai dari ember, jeriken, hingga galon air mineral.




Warga pun mengapresiasi bantuan tersebut. Perwakilan warga RT 04 dan RT 05 Kampung Kadu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa.


"RT 04 dan RT 05 mengucapkan banyak terima kasih kepada Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa atas bantuan air bersihnya. Terima kasih bapak-bapak polisi," ujar warga dalam video ucapan terima kasih.


*Eben*