BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

RSUD Tigaraksa Edukasi Warga Cara Cermat Pilih Pangan Kemasan Sambut Hari Pangan Sedunia 2026





TIGARAKSA, KAB. TANGERANG | MitraPubpikNews.com -- Dalam rangka menyambut Hari Pangan Sedunia 2026, RSUD Tigaraksa Kabupaten Tangerang menggelar penyuluhan kesehatan dengan tema _“Tips Memilih Pangan Kemasan”_, Kamis (15/10/2026).


Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di Ruang Tunggu Pendaftaran Lantai 2 RSUD Tigaraksa, dengan narasumber nutrisionis RSUD Tigaraksa, *Dhea Zahra Huwaida, S.Tr.Gz.*




Penyuluhan tersebut diikuti puluhan masyarakat yang tengah menunggu pelayanan kesehatan. Antusiasme warga terlihat tinggi, baik saat sesi materi maupun sesi tanya jawab interaktif.


Dalam penyampaiannya, Dhea menekankan pentingnya masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih pangan kemasan. Menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya melihat merek dan harga, tetapi wajib memeriksa empat aspek penting.




*Empat Kunci Memilih Pangan Kemasan Aman:*


*1. Periksa Kondisi Kemasan*

Pastikan kemasan utuh, tidak bocor, sobek, atau rusak. Hindari kaleng yang menggembung, berkarat parah, atau penyok berat pada bagian sambungan.


*2. Cek Tanggal Kedaluwarsa*

Pastikan produk masih layak konsumsi. Produk dengan kemasan rusak atau perubahan mencurigakan sebaiknya tidak dikonsumsi, meski tanggal kedaluwarsa belum lewat.


*3. Baca Label Gizi*

Perhatikan kandungan energi, lemak, gula, natrium, protein, dan karbohidrat. Bandingkan beberapa produk sejenis sebelum membeli. Perhatikan pula takaran saji, karena label sering merujuk pada satu sajian, bukan seluruh isi kemasan.


*4. Batasi Gula, Garam, Lemak (GGL)*

Konsumsi GGL berlebihan meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Batas harian orang dewasa:

- Gula: maksimal 50 gram / 4 sdm

- Garam: maksimal 5 gram / 1 sdt

- Lemak: maksimal 67 gram / 5 sdm


“Gula, garam, dan lemak tidak hanya dari pangan kemasan, tapi dari semua makanan dan minuman yang kita konsumsi sepanjang hari,” ujar Dhea di sela penyuluhan.




Selain edukasi label, RSUD Tigaraksa juga membagikan bingkisan edukasi dan melakukan interaksi langsung dengan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap literasi gizi masyarakat.


Pihak RSUD Tigaraksa berharap kegiatan ini dapat mendorong kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti rajin membaca label, membandingkan kandungan gizi, memperhatikan komposisi bahan, serta menghindari pemicu alergi bagi penderita alergi pangan.


“Ini bagian dari komitmen RSUD Tigaraksa meningkatkan literasi kesehatan masyarakat agar lebih bijak memilih pangan yang aman untuk diri sendiri dan keluarga,” tutupnya.


(*/Eben).

Rangkaian Aksi Damai di SMAN 25 Kab. Tangerang Berakhir Musyawarah: Dari Gerbang Dijaga Aparat Hingga Klarifikasi Wakil Kepsek Ibu Nila Andika Rini, Jamin Tidak Ada Intimidasi





SEPATAN TIMUR, KAB. TANGERANG | MitraPublikNews.com - Rangkaian aksi damai yang digelar di SMAN 25 Kabupaten Tangerang, Kp. Utan Jati RT 03/RW 03, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Jalan Gatot Subroto Perumahan Puri Angkasa I, Kamis (15/10/2026), berakhir dengan musyawarah bersama di ruang perpustakaan sekolah.




*Aksi Damai Pagi - Gerbang Dijaga Aparat*


Pantauan langsung wartawan MitraPublikNews.com, *Uci Sanusi* di lokasi sejak pukul 11.51 WIB, ratusan massa yang terdiri dari gabungan siswi, siswa, alumni dan aktivis pemuda peduli pendidikan menggelar aksi damai di depan gerbang SMAN 25 Kab. Tangerang.




Massa membawa spanduk besar bertuliskan "SERUAN AKSI DAMAI PEDULI GENERASI PELAJAR BANGSA DI SMAN 25 KAB TANGERANG" dan tuntutan "STOP PERBUATAN TIDAK BERMORAL PELECEHAN SEKSUAL, JANGAN RUSAK MENTAL SISWI - PECAT PELAKU OKNUM GURU".


Aksi dipicu mencuatnya informasi dugaan perbuatan tidak bermoral yang diduga melibatkan oknum tenaga pendidik. Orasi dilakukan bergantian dari atas mobil komando pick-up yang dilengkapi pengeras suara.




Aksi berlangsung damai dan tertib dengan pengawalan ketat aparat dari Kepolisian Sektor Sepatan dan Satpol PP Kecamatan Sepatan Timur. Gerbang utama sekolah terpantau tertutup dan sejumlah siswa menyaksikan dari lantai dua gedung sekolah.


Dalam orasinya, perwakilan aktivis menyampaikan:

_"Dan saya juga berharap seandainya pun ada oknum tersebut, kepala sekolah khususnya bisa memberikan sanksi cepat. Apalagi tadi adik-adik sudah menyampaikan bahkan ada yang belum tahu, hari ini penjelasan secara konkrit, secara utuh dari kepala sekolah,"_




*Musyawarah Siang - Dihadiri Unsur Lengkap*


Usai aksi damai, rangkaian berlanjut dengan musyawarah yang digelar di ruang perpustakaan SMAN 25 Kab. Tangerang.


Musyawarah tersebut dihadiri oleh *pihak aktivis, orang tua siswa siswi, Satpol PP Kecamatan Sepatan Timur, Kepolisian Sektor Sepatan, serta jajaran pihak sekolah.*


*Klarifikasi Wakil Kepsek Ibu Nila Andika Rini, S.Pd*


Pihak sekolah diwakili Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ibu Nila Andika Rini, Dalam sambutannya ia menyampaikan terima kasih dan menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah sangat responsif sejak awal.


"Kasus ini sudah ada sejak hari Kamis dan ketika kasus itu mulai booming, terus terang saya bisa jawab bahwa saya sebagai perwakilan dari sekolah sangat amat responsif dan cepat menyikapi kasus ini. Ketika kasus itu mulai berkembang, kami mulai panggil anak yang terlibat," ujar Ibu Nila.


Ia juga mengungkapkan, penanganan bahkan tetap dilakukan pada hari libur Senin dengan melibatkan unsur Forkopimcam lengkap.


"Libur di hari Senin pun bapak-bapak kami juga kedatangan, di situ juga ada Bapak Camat Sepatan Timur, perwakilan dari MUI, perwakilan dari PPA Kabupaten Tangerang, ada Kapolsek dan beserta jajarannya beberapa orang serta ada juga dari komite, dari pengawas sekolah sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan pun datang dan memediasi kembali, anaknya pun dipanggil beserta orang tua," jelasnya.


*Tegaskan Asas Praduga Tak Bersalah & Jaminan Tidak Ada Intimidasi*


Terkait status dugaan, Ibu Nila menegaskan pihaknya belum bisa memastikan pelaku maupun korban tanpa bukti.


"Saya belum bisa memastikan pelaku maupun korban karena kita negara hukum yang bisa memastikan pelaku dan korban adalah dengan bukti-bukti yang ada. Maka dari itu saya di sini bernarasi guru yang terlibat dan siswa yang terlibat," tegasnya.


Ia juga menjamin tidak ada intimidasi terhadap siswa yang dimintai keterangan.




"Terus terang saya bisa menjamin tidak ada intimidasi terhadap anak. Karena sebelum saya memberikan klarifikasi dan mencari tahu bukti-bukti yang ada saya selalu bilang ke anak-anak, Miss di sini mendengarkan kalian sebagai pendengar. Saya tidak mau ada intimidasi dan saya akan pastikan apabila ada guru yang mengintimidasi kalian ketika kalian membuat keterangan ini saya akan pastikan kami akan tindak."


"Setiap mediasi kami selalu pastikan bahwa nak kamu jangan terasa terintimidasi. Pokoknya apapun yang kamu ingin ceritakan, ceritakan yang sejujur-jujurnya. Karena kalau ada intimidasi saya sebagai kesiswaan akan turun tangan," tambahnya.


Ia menambahkan, untuk penanganan guru yang terlibat ada bagian Kurikulum yang menaungi guru dan bagian Kepegawaian yang bertanggung jawab terhadap pegawai.


Hingga berita ini ditayangkan, seluruh proses penanganan masih mengedepankan asas praduga tak bersalah, transparansi, perlindungan peserta didik, dan menjaga kondusivitas kegiatan belajar mengajar di SMAN 25 Kab. Tangerang.


Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi semua pihak sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.



*Uci Sanusi*

Aksi Damai Siswi, Siswa dan Aktivis di SMAN 25 Kab. Tangerang Tuntut Klarifikasi Dugaan Pelecehan, Pihak Sekolah Belum Berkomentar





SEPATAN TIMUR, KAB. TANGERANG | MitraPublikNews.com -Ratusan massa yang terdiri dari gabungan siswi, siswa, alumni, dan aktivis pemuda peduli pendidikan menggelar aksi damai di Kp. Utan Jati RT 03/RW 03, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, tepat di depan gerbang SMAN 25 Kab. Tangerang, Jalan Gatot Subroto Perumahan Puri Angkasa I, Kamis (15/10/2026) pagi.


Pantauan http://MitraPublikNews.com di lokasi, massa datang dengan membawa spanduk berukuran besar bertuliskan "Seruan Aksi Damai Peduli Generasi Pelajar Bangsa di SMAN 25 Kab Tangerang" dan tuntutan "Stop Perbuatan Tidak Bermoral Pelecehan Seksual, Jangan Rusak Mental Siswi - Pecat Pelaku Oknum Guru, Berikan Sanksi Hukum Sesuai Perbuatannya".




Aksi tersebut dipicu mencuatnya informasi dugaan perbuatan tidak bermoral yang diduga dilakukan oknum tenaga pendidik terhadap siswi. Informasi tersebut beredar di kalangan siswa dan alumni, sehingga memicu solidaritas untuk melakukan aksi damai.


Orasi dilakukan bergantian dari atas mobil komando pick-up yang dilengkapi pengeras suara dan bendera Merah Putih. 


"Saya di sini cuma minta keadilan, supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini ke depannya," ujar salah satu orator dalam orasinya yang disambut teriakan dukungan massa.




Aksi berlangsung damai dan tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polsek Sepatan dan jajaran Satpol PP. Gerbang utama sekolah terpantau tertutup. Sejumlah siswa terlihat menyaksikan jalannya aksi dari lantai dua gedung sekolah.


Dalam tuntutannya, massa yang terdiri dari siswi, siswa dan aktivis tersebut meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten untuk segera melakukan klarifikasi terbuka serta pemeriksaan internal secara transparan sesuai prosedur yang berlaku.


*Pihak Sekolah Belum Berkomentar*


Hingga berita ini ditayangkan, Kamis (15/10/2026), pihak SMAN 25 Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan aksi damai tersebut.




Awak media MitraPublikNews.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepala Sekolah dan Humas melalui sambungan telepon, pesan WhatsApp, serta mendatangi langsung sekolah di Kp. Utan Jati RT 03/RW 03 Desa Kedaung Barat, namun belum mendapatkan tanggapan.


Redaksi masih membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan hak klarifikasi bagi semua pihak terkait, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.


Seluruh informasi terkait dugaan tersebut masih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kebenaran dugaan tersebut sepenuhnya menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.


* Uci Sanusi *


Hj. Fitri Dampingi Pemilik Restoran Gaza Food Chain (GFC) Asal Pakistan Kunjungi Supplier Ayam di Cikupa dan Ciputat





TANGERANG | MitraPublikNews.com – Hj. Fitri mendampingi pemilik restoran Gaza Food Chain (GFC) asal Pakistan dalam kunjungan kerja ke salah satu PT supplier ayam di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang dan Ciputat, Tangerang Selatan.


Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan secara langsung kualitas, kebersihan, serta standar halal bahan baku ayam yang akan digunakan untuk kebutuhan jaringan restoran GFC.


Gaza Food Chain (GFC) merupakan jaringan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng (chicken) seperti KFC, yang saat ini tengah mengembangkan jaringan usahanya di Indonesia.


Dalam kunjungan itu, rombongan melihat langsung proses pengolahan di pabrik, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pemotongan, sortasi, penyimpanan di cold storage, hingga proses distribusi. Seluruh proses produksi menerapkan standar higienitas yang ketat, mulai dari penggunaan sepatu boot, haircap, hingga masker.


Pemilik restoran GFC asal Pakistan mengapresiasi kualitas ayam dari supplier lokal di Cikupa dan Ciputat. Menurutnya, kualitas ayam lokal dinilai sangat baik, higienis, dan layak untuk standar restoran internasional.




“Kami ingin memastikan rantai pasok ayam untuk GFC terjaga kualitasnya, halal, dan aman. Terima kasih kepada Hj. Fitri yang telah mendampingi kunjungan kami hari ini,” ujar perwakilan GFC.


Sementara itu, Hj. Fitri menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan investasi dan usaha kuliner di wilayah Tangerang.


“Kami mendampingi agar proses kemitraan antara supplier lokal dan investor asing berjalan baik. Ini juga untuk memastikan produk lokal kita mampu bersaing dan memenuhi standar internasional,” ujar Hj. Fitri.


Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kerja sama antara PT supplier ayam di Cikupa - Ciputat dengan pihak Gaza Food Chain dapat terus berlanjut dan membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.


*Penulis: kang Eben*

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid Resmikan Rumah Sakit Ilanur Balaraja

 




TANGERANG | MitraPublikNews.com – Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, http://M.Si., meresmikan Rumah Sakit Ilanur Balaraja sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Peresmian ini menegaskan fokus Pemkab Tangerang untuk pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah Tangerang bagian barat. RS Ilanur Balaraja yang sebelumnya dikenal sebagai RSIA Ilanur aktif dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kegiatan sosial seperti sunatan massal, kini diharapkan meningkatkan kapasitasnya menjadi rumah sakit umum yang melayani masyarakat secara luas.


Dalam berbagai kesempatan, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional.


“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Pelayanan kesehatan masyarakat jadi hal penting,” ujar Bupati Maesyal.


Kehadiran RS Ilanur Balaraja menambah deretan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang, seiring dengan penguatan RSUD Balaraja, RSUD Tigaraksa, dan RSUD Pakuhaji. Langkah ini sejalan dengan program unggulan Pemkab Tangerang di bidang kesehatan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga.


Dengan diresmikannya RS Ilanur Balaraja, diharapkan masyarakat Balaraja dan sekitarnya, termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Serang, dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan berkualitas.


*Sumber: Pemkab Tangerang*




*(Eben)*

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Pelayanan Publik dan Kepercayaan Masyarakat




JAKARTA | MitraPublikNews.com – Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin (12/10/2026) sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik dan kedekatan kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran posko ini juga menjadi upaya untuk mendukung koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan program prioritas Kapolri agar berjalan lebih terarah dan terukur. 89cc


Semangat Polisi Bersama Masyarakat sejalan dengan visi yang disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada 1 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, penguatan hubungan dengan masyarakat, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik. 89cc


Logo Polisi Bersama Masyarakat merepresentasikan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Simbol jabat tangan menggambarkan kepercayaan dan kerja sama, sedangkan siluet polisi bersama masyarakat mencerminkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 89cc


Melalui semangat tersebut, keamanan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga didukung komunikasi yang baik, partisipasi masyarakat, dan upaya bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sosial.


Posko Polisi Bersama Masyarakat berfungsi mendukung koordinasi pelaksanaan program prioritas Kapolri, pemantauan perkembangan kegiatan, serta penghimpunan dan verifikasi data sebagai bahan evaluasi. Posko juga membantu memastikan arahan dan kebijakan ditindaklanjuti oleh satuan pelaksana sesuai dengan tugas dan kewenangannya. 89cc


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, peresmian logo dan posko tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan yang terbuka dan responsif.


*Sumber: Humas Polri*


(*/Eben).

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas, Bhabinkamtibmas Aiptu Suryadi Gelar Sambang Warga di Desa Kosambi




MAUK, TANGERANG |MitraPublikNews.com – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Kosambi Aiptu Suryadi menggelar kegiatan sambang dan silaturahmi bersama masyarakat setempat pada Rabu, 14 Oktober 2026.


Kegiatan sambang ini dilakukan sebagai langkah preventif Kepolisian dalam menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan warga secara langsung, serta menyampaikan imbauan terkait pentingnya menjaga ketenteraman lingkungan.




Dalam kunjungannya, Aiptu Suryadi mengimbau seluruh lapisan masyarakat Desa Kosambi untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali siskamling, serta tidak ragu untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di wilayahnya.


"Kegiatan silaturahmi ini merupakan wujud nyata hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang harmonis, kita bisa bergotong royong menjaga Desa Kosambi agar tetap aman, nyaman, dan kondusif," ujar Aiptu Suryadi saat berbincang dengan warga.


Warga Desa Kosambi menyambut baik kehadiran Aiptu Suryadi. Mereka mengapresiasi keaktifan dan kepedulian Bhabinkamtibmas yang selalu dekat dan siap membantu menjaga keamanan desa mereka.


*(Eben)*

Ngopi Senja Lahirkan 6 Agenda, PCNU Tangsel dan Kemenag Sepakat Kolaborasi Berdampak untuk Umat




TANGERANG SELATAN | MitraPublikNews.com –Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang Selatan, H. Abdullah Mas'ud, M.Si., mendorong sinergi NU dan Kementerian Agama naik kelas, dari sekadar seremoni menjadi kolaborasi strategis yang menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan dalam forum _Ngopi Senja Keliling Kota yang digelar PCNU Tangsel bersama Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan bertema Bersinergi untuk Menguatkan Pendidikan Keagamaan, Harmoni, dan Pelayanan Umat.


"Kolaborasi NU dan Kemenag harus bersama-sama menyelesaikan persoalan umat. Kemenag memiliki instrumen negara, sementara NU memiliki kekuatan sosial dan jaringan jamaah hingga akar rumput," ujar Abdullah.




Ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan keagamaan, penguatan harmoni sosial, dan transformasi pelayanan umat. Pesantren, madrasah, TPQ, majelis taklim, serta guru ngaji dinilai perlu diperkuat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan keagamaan yang adaptif dan berdaya saing.


Kepala Kantor Kemenag Tangsel, H. Rifauddin, menyampaikan enam agenda kolaborasi utama yang perlu segera diwujudkan, yakni:


1.  Pemutakhiran data pesantren agar kebijakan pembinaan lebih tepat sasaran.

2.  Penguatan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pemerataan, peningkatan kompetensi, dan penguatan kemampuan baca tulis Al-Qur'an.

3.  Penguatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) untuk membekali calon pengantin dengan kesiapan mental, spiritual, kesehatan, komunikasi, dan ekonomi keluarga.

4.  Penguatan rukyatul hilal untuk mendukung penentuan awal bulan hijriah secara akurat dan edukatif.

5.  Pengecekan ulang arah kiblat di masjid, musala, pesantren, madrasah, dan fasilitas ibadah lainnya.

6.  Percepatan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di lingkungan pesantren serta warga Nahdliyin.


Rifauddin menyebut Kemenag memiliki dua petugas pengawas halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang dapat mendukung pendampingan sertifikasi halal melalui gerakan WHO atau Wajib Halal Oktober.




Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga bentuk perlindungan konsumen dan penguatan daya saing usaha masyarakat.


Abdullah menyambut baik enam agenda tersebut dan menyatakan kesiapan PCNU Tangsel menggerakkan struktur organisasi, lembaga, badan otonom, pesantren, madrasah, serta jaringan jamaah untuk mendukung pelaksanaannya.


"Ukuran keberhasilan bukan seberapa sering kita bertemu, tetapi seberapa banyak persoalan umat yang berhasil kita selesaikan bersama," tegasnya.


Ia berharap forum Ngopi Senja menjadi pintu masuk bagi kerja bersama yang memiliki target, pembagian peran, jadwal pelaksanaan, dan evaluasi berkala.


"Dari gagasan lahir kolaborasi, dari kolaborasi lahir aksi, dan dari aksi lahir kemaslahatan. Kemenag melayani, NU menggerakkan, umat merasakan manfaat," pungkasnya.


(*/ Eben).

Respons Laporan 110, Personel Polsek Cikupa Tangani Penarikan Diduga oleh DC, Kendaraan Dikembalikan




TANGERANG |MitraPublikNews.com – Personel Polsek Cikupa Polresta Tangerang merespons laporan yang masuk melalui call center 110, pada Selasa (13/10/2026). Laporan tersebut menyebutkan terjadi penarikan kendaraan di jalan diduga oleh debt collector (DC) di Jalan Raya Pemda, Kampung Ciapus, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa.


"Mendapatkan laporan itu, petugas kami langsung bergerak ke lokasi," kata Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, Rabu (14/10/2026).


Syamsul menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas menemui pelapor. Berdasarkan keterangan dari pelapor, dirinya diberhentikan di jalan, lalu kendaraan ditarik. Kendaraan kemudian dibawa ke kantor PT. Halbas Bangun Persada, tempat para terduga DC bekerja.


"Petugas kemudian memfasilitasi musyawarah, mengingat berdasarkan informasi yang diterima, kendaraan yang ditarik sudah menunggak angsuran hingga 7 bulan," ujar Syamsul.




Dari musyawarah tersebut, diperoleh informasi lain yaitu kendaraan tersebut merupakan kendaraan gadai. Setelah melalui musyawarah, kendaraan kemudian dikembalikan kepada pelapor.


Syamsul mengimbau masyarakat yang menjadi debitur untuk melaksanakan kewajiban membayar angsuran. Namun ia juga menegaskan, kepada para DC untuk tidak melakukan penagihan, pemberhentian, atau penarikan di jalan, apalagi apabila disertai ancaman atau intimidasi.




"Kami tegaskan, tidak boleh melakukan penagihan atau penarikan di jalan, apabila masih ditemukan, kami akan tindak tegas," ujarnya.


Syamsul juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila melihat atau mengalami peristiwa yang berpotensi pidana atau tindakan yang meresahkan.


*(Eben)*

Mangkir Mediasi Ke Dua di Disnaker, Kuasa Hukum Pensiunan PDAM Tirta: Tolong Jangan Hambat Hak Klien Kami, Beliau Sudah Berbakti Puluhan Tahun!





TANGERANG | MitraPublikNews.com – Kekecewaan mendalam kembali dirasakan pihak keluarga dan kuasa hukum Sadi, pensiunan PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, setelah mediasi kedua di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang kembali gagal. Pasalnya, pihak PDAM tidak hadir tanpa alasan yang jelas.


Iwan Sutisna, S.H., selaku kuasa hukum Pak Sadi, dalam pernyataan terbarunya meminta dengan tegas kepada manajemen PDAM Tirta untuk tidak menghambat atau memperlambat penyelesaian perkara hak pensiun kliennya.


"Kita meminta tidak menghambat atau memperlambat perkara ini, karena principal kami telah bekerja, telah menunaikan kewajibannya. Beriktikad baik, berkelakuan baik pada perusahaan, membantu perusahaan selama dia bekerja," ujar Iwan Sutisna, S.H., Selasa (14/10/2026).


Ia menegaskan, saat ini ketika pensiunan tersebut meminta haknya, sudah seharusnya perusahaan segera memberikan klarifikasi dan memberikan hak-haknya secepatnya.


"Pada hari ini ketika pensiunan ini meminta haknya, tolong dari pihak PDAM untuk segera mengklarifikasi atau sebaiknya memberikan hak-haknya secepatnya," tegasnya.




Iwan Sutisna, S.H., juga menyayangkan ketidakhadiran pihak PDAM dalam mediasi tersebut, padahal kliennya yang sudah berusia lanjut harus jauh-jauh datang dengan biaya dan kondisi fisik yang tidak mudah.


"Dengan tidak hadirnya pada hari ini ya ini sebuah kekecewaanlah. Jauh-jauh mereka hadir ke sini butuh biaya, yang sudah enggak mudah lagi kan fisik dan lain-lainnya, tolong ditimbangkan," ungkapnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, Pak Sadi yang pensiun Mei 2025 hanya menerima transfer Rp 34 Juta yang diklaim sebagai uang penghargaan. Padahal rekan yang pensiun Desember 2024 mendapat hak penuh. PDAM berdalih uang kadeudeuh BUMD sudah tidak ada.


Iwan Sutisna, S.H., membongkar bahwa dalih tersebut tidak relevan. Uang kadeudeuh (pemberian BUMD) berbeda dengan pesangon dan UPMK (Uang Penghargaan Masa Kerja) yang berasal dari iuran wajib karyawan ke DAPEMA/Dana Pensiun.


"Harapan saya sih ya secepatnya untuk diselesaikan. Kalau memang ada kendala atau ada aturan, kita minta segera diklarifikasi buktinya kapan terjadinya dan kenapa tidak disosialisasikan kepada karyawan," pungkasnya.


Sementara itu, pihak keluarga Pak Sadi juga mengaku kecewa dan merasa kasus ini sengaja diulur-ulur.


"Tuh yang pasti mah saya mah dari pihak keluarga Pak kecewalah. Nggak jelas urusan kayak begini mah kayak diulur-ulur," ujar pihak keluarga.




Pihak Disnaker Kabupaten Tangerang telah menjadwalkan pemanggilan ketiga pekan depan. Jika kembali mangkir, kasus ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Serang.


Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Kerta Raharja belum memberikan keterangan resmi.


*(Eben)*

Viral Intimidasi Gereja di Rajeg, Polda Banten: Tersangka AC Tidak Ditahan - Ini Alasannya




SERANG | MitraPublikNews.com – Polda Banten bersama Polresta Tangerang menyampaikan perkembangan terbaru penanganan perkara dugaan tindak pidana terhadap kehidupan beragama dan sarana ibadah di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Kampung Priuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.


Dalam perkembangan kasus tersebut, penyidik telah menetapkan seorang pria berinisial AC sebagai tersangka.


Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyidikan, memeriksa 19 orang saksi dan satu orang ahli, serta melaksanakan gelar perkara dengan asistensi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten.


"Dari hasil gelar perkara tersebut, penyidik bersepakat berdasarkan alat bukti bahwa terhadap terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, tersangka berinisial AC sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kombes Pol Maruli pada Selasa (13/10).


*Kronologi Kejadian*


Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 20 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, ketika jemaat GKPI Rajeg sedang melaksanakan ibadah. Berdasarkan hasil penyelidikan, seorang pria berinisial AC diduga meminta jemaat menghentikan kegiatan ibadah dan menutup tempat ibadah tersebut, sekaligus mempertanyakan perizinannya.


Dalam rangkaian kejadian itu, AC juga diduga mengeluarkan sebilah golok dari pinggangnya dan menancapkannya ke tembok bangunan tempat ibadah. Setelah jemaat keluar, tersangka diduga menggembok tempat tersebut.


Atas kejadian itu, Polresta Tangerang menerima tiga laporan polisi tertanggal 21 dan 22 September 2026. Penyidik turut mengamankan barang bukti berupa satu buah flashdisk berisi rekaman kegiatan tersangka di TKP dan sebilah golok yang diduga digunakan dalam rangkaian peristiwa.


*Tidak Ditahan, Ini Pasal Yang Dijerat*


Lebih lanjut, Maruli menjelaskan bahwa hingga saat ini tersangka AC tidak dilakukan penahanan berdasarkan pertimbangan penyidik.


"Untuk tersangka berinisial AC, saat ini tidak dilakukan penahanan oleh penyidik berdasarkan pertimbangan penyidik yang menyesuaikan dengan dinamika pemeriksaan," jelasnya.


Adapun tersangka disangkakan melanggar Pasal 303 ayat (2) dan/atau ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terkait dugaan tindak pidana terhadap kehidupan beragama atau kepercayaan dan sarana ibadah.


*Polda Banten Tegaskan Jaminan Kebebasan Beribadah*


Dalam kesempatan tersebut, Maruli menegaskan bahwa negara menjamin kebebasan setiap warga negara untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah.


"Negara menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, serta yang paling utama adalah memeluk agama dan kepercayaan. Tidak boleh ada tindakan premanisme atau tindakan sepihak seperti ini. Negara pasti hadir, dan kami dari Polri akan memberikan pelayanan terbaik serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," tegasnya.


Ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Tangerang, khususnya Kecamatan Rajeg, agar tetap menjaga toleransi dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu pelaksanaan ibadah.


Polda Banten bersama Polresta Tangerang berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan akuntabel serta memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur.


*(Bidhumas Polda Banten)*



(*/ Redaksi).

RS UniMedika Sepatan Ucapkan Selamat HUT Kabupaten Tangerang ke-394, Terus Bergerak Semakin Berdampak




TANGERANG | MitraPublikNews.com – Semarak Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394 tahun 2026 disambut antusias oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi. Salah satunya datang dari *Rumah Sakit UniMedika Sepatan Tangerang*.


Mengusung tema *"Terus Bergerak, Semakin Berdampak"*, RS UniMedika Sepatan Tangerang menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik untuk Kabupaten Tangerang.


> "Selamat Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-394! Terus Bergerak, Semakin Berdampak! Semoga Kabupaten Tangerang semakin maju, sejahtera, dan terus memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat," tulis manajemen RS UniMedika Sepatan dalam keterangan resminya, Senin (13/10/2026).


Pihak RS UniMedika menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan berdaya.


Sebagai rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, RS UniMedika Sepatan menyatakan siap mendukung program-program kesehatan pemerintah daerah dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Tangerang dan sekitarnya.


"Bersama, kita wujudkan Kabupaten Tangerang yang lebih sehat, kuat, dan berdaya," tambahnya.


Ucapan selamat tersebut juga dibalut dengan desain visual yang menampilkan ikon-ikon kebanggaan Kabupaten Tangerang, sebagai wujud cinta dan kebanggaan terhadap daerah.


Peringatan HUT Kabupaten Tangerang ke-394 tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan.


*(Eben)*

Jalin Kolaborasi Insan Pers, Sekjen JTR Silaturahmi ke Ketua PWI Kabupaten Tangerang




KABUPATEN TANGERANG | MitraPublikNews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jurnalis Tangerang Raya (JTR), *Marinan*, bersilaturahmi dengan Ketua PWI Kabupaten Tangerang, *Hendra Wijaya*, di Kantor PWI, Selasa (13/10/2026).


Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat silaturahmi, keduanya membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat sinergi antara insan pers di wilayah Tangerang Raya.


Marinan berharap JTR dan PWI Kabupaten Tangerang dapat saling mendukung dalam berbagai kegiatan, program, dan agenda jurnalistik ke depan.


“Melalui komunikasi dan kolaborasi, kami berharap JTR dan PWI dapat membangun kerja sama yang positif demi kemajuan insan pers,” ujar Marinan.


Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Hendra Wijaya, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan PWI untuk menjalin kerja sama dengan JTR dalam mendorong pers yang profesional, berintegritas, dan bermartabat.




“Kami terbuka untuk bekerja sama dan membangun sinergi. Semoga hubungan baik ini berlanjut dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi jurnalis dan masyarakat,” kata Hendra.


Silaturahmi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong kolaborasi antarorganisasi pers demi meningkatkan profesionalisme dan menjaga kepercayaan publik terhadap insan pers.


*(Eben)*

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Hadiri Dzikir Akbar di Ponpes Al Qur'aniyah Pondok Aren





KOTA TANGSEL | MitraPublikNews.com –
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), *Pilar Saga Ichsan*, menghadiri Dzikir Akbar pembacaan Hizib Bahar di Pondok Pesantren Al Qur'aniyah, Jl. Panti Asuhan No. 6, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Minggu pagi (12/10/2025).


Kedatangan Pilar didampingi Sekretaris Umum MUI Kota Tangsel *KH. Dr. Abdul Rojak, MA.*, Camat Pondok Aren *H. Hendra*, serta sejumlah pengurus PCNU Kota Tangsel.



Dalam sambutannya, Pilar menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dari pimpinan Ponpes Al Qur'aniyah, *KH. Sobron Zayyan*.


"Terima kasih Pak Kyai Sobron yang telah mengundang saya ke acara ini. Semoga majelis dzikir ini terus berjalan, sehingga bisa membantu Kota Tangsel semakin aman dan damai," ujar Pilar.


Pilar juga berharap Ponpes Al Qur'aniyah terus melahirkan qari-qariah berprestasi hingga tingkat internasional.


"Semoga dari Ponpes ini akan terus melahirkan qari-qariah berkualitas dan berprestasi hingga tingkat internasional, bukan hanya nasional saja," imbuhnya.


Menurut Pilar, dirinya bersyukur dengan banyaknya pengajian dan majelis dzikir di Kota Tangsel, khususnya di Ponpes Al Qur'aniyah.




"Dengan banyak berdzikir, maka hati kita akan tenang, sehingga kehidupan kita pun akan selalu damai dan sejahtera dalam mengarungi kehidupan," pungkasnya.


Sebelumnya, acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh beberapa Qari Internasional, pembacaan sholawat Nabi oleh para santri. Tausiyah agama diberikan oleh *KH. Dr. Sobron Zayyan, SQ., MA.,* yang mengkaji tentang pentingnya menjaga hati dari buruk sangka, dan dilanjutkan dengan do'a dan ramah tamah.


*(Eben)*

Ketua Hendra Wijaya Bersama Jajaran Ucapkan Selamat HUT ke-394 Kabupaten Tangerang: Terus Bergerak, Semakin Berjaya




TANGERANG |MitraPublikNews.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 13 Oktober 1632 - 13 Oktober 2026, Ketua *Hendra Wijaya* bersama Bendahara *Sopian Sukri* dan Sekretaris *Ahmad Sopian* menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik untuk Kabupaten Tangerang.


Melalui desain ucapan resmi dengan tema *"Tangerang Gemilang - Kabupaten Tangerang Terus Bergerak, Semakin Berjaya"*, jajaran pengurus mengucapkan:


"Selamat Hari Jadi ke-394 KABUPATEN TANGERANG, 13 Oktober 1632 - 13 Oktober 2026. Terus Bergerak, Semakin Berjaya."*


Peringatan HUT ke-394 ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus bersinergi membangun daerah yang semakin gemilang, maju, dan sejahtera.


Ketua Hendra Wijaya mengatakan, di usia yang ke-394 tahun, Kabupaten Tangerang telah menunjukkan perkembangan pesat di berbagai sektor pembangunan. Ia berharap Kabupaten Tangerang terus menjadi daerah yang berdaya saing dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.


"Selamat Hari Jadi ke-394 untuk Kabupaten Tangerang tercinta. Semoga di bawah kepemimpinan yang amanah, Kabupaten Tangerang semakin gemilang, terus bergerak dan semakin berjaya. Kami siap bersinergi mendukung program pembangunan daerah," ujar Hendra Wijaya, Ketua.


Hal senada disampaikan Sopian Sukri selaku Bendahara dan Ahmad Sopian selaku Sekretaris yang berharap Kabupaten Tangerang semakin solid, inovatif, dan menjadi kebanggaan masyarakat Banten.Dirgahayu Kabupaten Tangerang ke-394!


*(Eben)*