BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Menteri LH RI Tinjau TPA Jatiwaringin, Mengapresiasi Kolaborasi Pemerintah kabupaten Tangerang dan BNPB Tekan Titik Panas Hingga 3,6 Persen




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Memasuki hari keenam penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan upaya pemadaman melalui jalur darat maupun udara. Berbagai langkah strategis dilakukan secara terukur dan terkoordinasi guna memastikan kebakaran dapat segera terkendali sepenuhnya. 


Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan seluruh tahapan penanganan telah dijalankan sesuai agenda operasional yang disusun sejak awal terjadinya kebakaran.


"Selama enam hari ini kita sudah memiliki program penanganan yang terukur. Hari pertama hingga hari keenam seluruh operasional pemadaman terus berjalan. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat oleh petugas pemadam kebakaran dengan kendaraan operasional, serta melalui udara dengan dukungan water bombing," ujar Bupati Maesyal di TPA Jatiwaringin Minggu (5/7/26).


Menurutnya, operasi water bombing yang melibatkan helikopter BNPB masih terus berlangsung dan telah memasuki hari keempat. Langkah tersebut terbukti efektif menekan titik-titik api yang berada di area timbunan sampah dan sulit dijangkau melalui jalur darat. Meski kondisi kebakaran terus menunjukkan perkembangan positif, Bupati mengungkapkan masih terdapat kemunculan asap di beberapa titik akibat perubahan arah dan kecepatan angin yang bergerak menuju kawasan permukiman warga.


"Tadi saya melihat langsung dari udara. Karena angin cukup kencang dan bergerak ke arah barat, muncul kembali asap di bagian barat lokasi. Asap ini berpotensi mengarah ke kawasan permukiman, namun kami sudah melakukan antisipasi melalui camat, kepala desa, puskesmas, dan seluruh perangkat terkait. Jika memang diperlukan evakuasi warga, maka akan segera kami lakukan," tegasnya.


Ia menambahkan, kondisi kesehatan masyarakat terdampak terus dipantau secara intensif oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Puskesmas setempat. Tim kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan dan penanganan cepat apabila terdapat warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.




Terkait rencana Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan, Pemkab Tangerang bersama instansi terkait masih terus berkoordinasi. Namun berdasarkan hasil kajian sementara dari BMKG, kondisi awan saat ini belum memenuhi syarat untuk pelaksanaan TMC.


"Kami sudah membahas kemungkinan hujan buatan. Namun berdasarkan informasi BMKG, kondisi awan saat ini belum mendukung untuk pelaksanaan TMC. Meski demikian, kami terus berupaya dan fokus pada langkah-langkah pemadaman yang sedang berjalan," katanya.


Selain pemadaman darat dan udara, penanganan juga diperkuat oleh tim Manggala Agni yang melakukan penyuntikan air ke lapisan bawah timbunan sampah guna memadamkan bara api yang masih tersimpan di dalam.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin telah ditetapkan sebagai kondisi darurat melalui Surat Keputusan Bupati. Penetapan status tersebut memungkinkan percepatan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan unsur terkait lainnya.


"Ini merupakan bencana dan sudah kami tetapkan status daruratnya. Alhamdulillah banyak dukungan yang datang dari pemerintah pusat maupun berbagai komponen masyarakat untuk membantu penanganan di lapangan," ujarnya.


Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan program mitigasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah penyiraman rutin di area TPA meskipun kondisi api telah padam sepenuhnya.


"Setelah kondisi ini selesai, mitigasi akan tetap kita jalankan. Penyiraman akan dilakukan secara rutin pagi, siang, dan sore hari secara komprehensif di area yang dapat dijangkau. Ini menjadi bagian dari langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran kembali di masa mendatang," pungkasnya.



Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, yang meninjau langsung lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman.


Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan menggunakan teknologi thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.


"Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari berbagai stakeholder dan hasil pemantauan thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang mengalami perbaikan yang sangat baik. Jika sebelumnya tingkat panas yang terdeteksi mencapai sekitar 70 persen, saat ini sudah berada di bawah 4 persen. Ini merupakan keberhasilan dan kesuksesan seluruh tim yang bekerja tanpa henti dalam upaya pemadaman api," ujar Jamhur


Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tangerang, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Pemadaman dilakukan dari udara melalui water bombing, dari darat menggunakan armada pemadam, hingga penyuntikan langsung ke dalam timbunan sampah untuk memadamkan bara api yang berada di lapisan bawah


"Kami mengapresiasi BNPB, Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta berbagai pihak yang telah mengerahkan seluruh kemampuan dan teknologi yang dimiliki," katanya.


Dia menambahkan, saat ini area yang masih membara hanya tersisa sekitar 3,6 persen. Ia optimistis seluruh titik panas dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.


"Alhamdulillah saat ini kondisi yang masih membara tinggal sekitar 3,6 persen. Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kita berharap malam ini atau paling lambat besok seluruh titik panas dapat mencapai nol persen sehingga kondisi benar-benar terkendali," ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan kebakaran di tempat pembuangan akhir masing-masing.


"Yang paling penting dari kejadian ini adalah menjadi pembelajaran bagi seluruh kepala daerah di Indonesia untuk melakukan mitigasi dan pencegahan sejak dini. Saat ini kita memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di kawasan TPA. Karena itu, langkah antisipasi harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.


(*/Red).

Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI untuk Masyarakat




Kodam Jaya, Kota Tangerang | Mitrapibliknews.comKoramil 02/Batuceper Kodim 0506/Tangerang menggelar bakti sosial khitanan gratis bagi 40 anak di Kawasan Pergudangan Centra, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Minggu (5/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin Danramil 02/Batuceper, Mayor Inf Kurniawan, ini berlangsung dengan dukungan Forum Remaja Teratai Kedaung Wetan (FORMAT), Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Kedaung Wetan, serta Tim Medis Kesdam Jaya yang dipimpin dr. Pardi. Hadir pula Wakapolsek Neglasari AKP Iswono, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., Lurah Kedaung Wetan H. Abdul Halim, S.IP., dan tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya Danramil 02/Batuceper  Mayor Inf Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mendampingi putra-putranya mengikuti khitanan gratis. Ia juga mengingatkan agar setiap peserta dalam kondisi sehat, telah sarapan, serta tetap didampingi selama proses khitan agar anak merasa nyaman.




Pelaksanaan kegiatan diawali dengan registrasi, pemeriksaan kesehatan (screening), proses khitanan oleh tim medis, hingga pemberian bingkisan kepada seluruh peserta.


Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Bakti sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD melalui Kodim 0506/Tangerang dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sesuai semangat "TNI AD Hadir dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan untuk Rakyat."(*/Red).

Kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi, Kegiatan Warga Perumahan Sepatan Residance, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim Piatu




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Warga Perumahan Sepatan Residance menggelarkan santunan Berbagi Kebahagiaan dan Kepedulian 100 anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Sepatan Residence RT 02 RW 01, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu, 05 Juli 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lebaran anak yatim 10 Muharram 1448 Hijriah.


 


Kegiatan ini di hadiri, Kecamatan Sepatan Yang di wakili Kasi Pemerintah Hendriyana, Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Danramil 10 Sepatan yang di Wakili Babinsa Bapak Rano,  Trantib Kecamatan Sepatan, Kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib ( Balok), Ketua RW 01,Tokoh agama dan para tamu undangan.



Ketua Panitia Santunan Anak Yatim Piatu H Indra  Plaza.S.H., Ketua Umum Gamata Nusantara mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan terima kasih kepada segenap pengurus panitia yang sudah bekerja keras untuk acara santunnya.




"Kami, warga Perum Sepatan Residence menyelenggarakan santunan anak yatim piatu yang ke 11 tahun kalinya. Ini yang paling meriah dan Insyaallah tahun depan lebih meriah lagi," ucapnya.


Sementara Ketua DKM Al Ikhlas H Achmad Khaidir mengucapkan pihak DKM Al Ikhlas juga bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan mengucapkan terimakasih kepada segenap pengurus panitia pelaksana yang sudah bekerja keras untuk acara santun anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas.


"Kami, DKM juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya dari Warga Perum Sepatan Residence yang sudah menyisihkan hartanya untuk acara santunan dan juga anak-anak remaja masjid Al Ikhlas yang sudah bekerja keras untuk kegiatan ini," ucapnya.




Sambutan kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib Mengapresiasi, Kegiatan santunan anak yatim, apapun yang menyayangi dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim akan di bales sepuluh kali lipat," Ucapnya.



" Saya selaku kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi dan mendukung penuh warga Perumahan Sepatan Residance yang sudah menyelenggarakan santunan anak yatim."Ucapnya.



Di tempat yang sama Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Mengapresiasi Kegiatan  warga Perumahan Sepatan Residance selalu meningkatkan serta mempertahankan kegiatan santunan anak yatim piatu di bulan yang baik Bulan Muharram 1448 Hijriah. Ucapnya.




"Selain itu, saya menghimbau kepada masyarakat melalui kesempatan ini selalu mewaspadai adanya kenakalan remaja jangan sampai tawuran mari kita jaga Kondusifitas lingkungan agar aman dan nyaman dimasyarakat," ucapnya.


(*/Red).

Warga Perumahan Sepatan Residance, Berbagi Kebahagiaan dan Kasih Sayang ke 100 Anak Yatim - Piatu




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Warga Perumahan Sepatan Residance menggelarkan santunan Berbagi Kebahagiaan dan Kepedulian 100 anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Sepatan Residence RT 02 RW 01, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu, 05 Juli 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lebaran anak yatim 10 Muharram 1448 Hijriah.




Kegiatan ini di hadiri, Kecamatan Sepatan Yang di wakili Kasi Pemerintah Hendriyana, Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Danramil 10 Sepatan yang di Wakili Babinsa Bapak Rano,  Trantib Kecamatan Sepatan, Kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib ( Balok), Ketua RW 01,Tokoh agama dan para tamu undangan.


Ketua Panitia Santunan Anak Yatim Piatu H Indra  Plaza.S.H., Ketua Umum Gamata Nusantara mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan terima kasih kepada segenap pengurus panitia yang sudah bekerja keras untuk acara santunnya.


 


"Kami, warga Perum Sepatan Residence menyelenggarakan santunan anak yatim piatu yang ke 11 tahun kalinya. Ini yang paling meriah dan Insyaallah tahun depan lebih meriah lagi," ucapnya.


Sementara Ketua DKM Al Ikhlas H Achmad Khaidir mengucapkan pihak DKM Al Ikhlas juga bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan mengucapkan terimakasih kepada segenap pengurus panitia pelaksana yang sudah bekerja keras untuk acara santun anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas.





"Kami, DKM juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya dari Warga Perum Sepatan Residence yang sudah menyisihkan hartanya untuk acara santunan dan juga anak-anak remaja masjid Al Ikhlas yang sudah bekerja keras untuk kegiatan ini," ucapnya.



Sambutan kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib Mengapresiasi, Kegiatan santunan anak yatim, apapun yang menyayangi dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim akan di bales sepuluh kali lipat," Ucapnya.




" Saya selaku kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi dan mendukung penuh warga Perumahan Sepatan Residance yang sudah menyelenggarakan santunan anak yatim."Ucapnya.



Di tempat yang sama Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Mengapresiasi Kegiatan  warga Perumahan Sepatan Residance selalu meningkatkan serta mempertahankan kegiatan santunan anak yatim piatu di bulan yang baik Bulan Muharram 1448 Hijriah. Ucapnya.




"Selain itu, saya menghimbau kepada masyarakat melalui kesempatan ini selalu mewaspadai adanya kenakalan remaja jangan sampai tawuran mari kita jaga Kondusifitas lingkungan agar aman dan nyaman dimasyarakat," ucapnya.



Sambutan Camat Sepatan yang di wakili Hendriyana Kasi Pemerintah, beliau hari ini gak bisa hadir ada giat keluarga kepondok pesantren, salam hormat kami kepada panitia pelaksana santunan anak yatim-piatu mohon maaf sebesar besarnya belum bisa hadir." Kata Herdiyana.



" Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Sepatan menghimbau kepada warga Sepatan yang umurnya 17 tahun agar segera membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP)." Ucapnya.


(*/Red).

Asap TPA Jatiwaringin Berdampak ke Warga, Polresta Tangerang Buka Layanan Kesehatan di Desa Tanjakan Mekar


Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Polresta Tangerang melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) membuka layanan bakti kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Kegiatan dilaksanakan di lokasi pengungsian di Kampung Jungkel, Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (3/7/2026).


"Layanan kesehatan diberikan sebagai respons cepat terhadap dampak sebaran asap kebakaran yang dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar TPA Jatiwaringin," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 


Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dengan dokter umum dan pemberian obat dan vitamin. 


"Serta pembagian masker guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap," ujar Indra Waspada. 




Dia juga mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.


"Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan akses layanan kesehatan dengan cepat," ujarnya. 


Menurutnya, kehadiran personel Sidokkes di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian Polri. Langkah tersebut agar warga tetap sehat di tengah kondisi yang sedang dihadapi. 


Dia menambahkan, selain membantu proses pengamanan dan penanganan kebakaran, Polresta Tangerang juga berupaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan masyarakat.


Indra Waspada mengimbau warga yang mulai merasakan keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, maupun gangguan kesehatan lainnya agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Serta tidak memaksakan beraktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.


"Pencegahan jauh lebih baik agar kondisi tidak semakin memburuk," ujarnya.




Selain pelayanan kesehatan, personel Polresta Tangerang juga terus melakukan patroli dan pengamanan permukiman warga yang ditinggalkan mengungsi. Serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin.


Indra Waspada menegaskan, Polresta Tangerang akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga situasi benar-benar kembali normal.


"Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas yang terus kami kedepankan," pungkasnya.


(Ant)

‎Hari Ke-4 Kebakaran Akhir TPA di Jati Waringin: Bupati Keluarkan Setatus Darurat Selama 14 Hari Sesuai Dengan Peraturan Perundang-Undang ‎



‎Kabupaten Tangerang | Mitarpubliknews.com - Hari Ke-4 Kebakaran Akhir TPA di Jati Waringin: Bupati Keluarkan Setatus Darurat Selama 14 Hari Sesuai SPP, sesuai dengan peraturan perundang, Jum'at malam Sabtu (3 Juli 2026).

‎Ungkap Bupati Drs. H. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si saat di wawancarai oleh awak media," Tentunya kita akan lihat lagi pertemuan rakyat. Yang jelas bahwa sesuai dengan SPP, sesuai dengan peraturan perundang yang berlaku dalam penanganan bencana yang telah kita keluarkan dalam status darurat ini di Kabupaten Tangerang yaitu 14 hari, Tapi ini baru 4 hari Kelihatan sudah ada perkembangan yang membaik.

‎"Asalkan tadi anginnya berkurang. Terus juga yang di atas puncak Di sana bisa dijamah oleh kita. oleh petugas-petugas penyiraman, penyemprotan, mudah-mudahan ini bisa lebih cepat lagi tidak menunggu 14 hari.

‎"Kalau angin ini membesar, angin ini tiupannya begitu kencang, saya khawatir itu ada perpindahan atau menjalar titik-titik apinya," ungkap Bupati.

Kita minta do'anya semua kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, Kita pagi, siang, sore, malam, pagi lagi terus berusaha untuk juga menghindari, untuk mempercepat pemadaman dan menghindari aspek-aspek negatif lainnya kepada masyarakat kita.

‎"Hari pertama kita sudah mulai puskesmas dan dinas kesehatan sudah mulai stay. Stay di posko-posko yang ditempati oleh masyarakat kita, yang kedua, ada upaya-upaya dari puskesmas dan dinas kesehatan, dokternya itu jemput bola langsung mendatangi dor-tudor, mendatangi rumah-rumah masing-masing untuk diperiksa kesehatan keluarganya.

‎"Yang ketiganya tentunya alat kesehatannya kita sudah siapkan juga, termasuk di dalamnya adalah oksigen dan juga kendaraan ambulans sudah siapkan, tapi sampai saat sekarang mudah-mudahan tidak terjadi, sampai saat sekarang bisa ditangani oleh Puskesmas dan dinas kesehatan tanpa biyaya," Ujarnya Bupati


‎Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan,"  Untuk membantu proses pemadaman api, intinya kita syukur Allah, terus pemadaman ini bisa lebih efektif karena kami langsung mengambil air," ucapnya.

‎Jadi kami hari ini sudah gelar 500 meter, jadi terus kita tingkatkan, dukungan tenaga dan surplus juga sudah tiba hari ini, jadi besok bisa kita maksimalkan," Ujarnya.



‎Lanjut Drs. H. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si," Menyatakan Kami mohon maaf apabila selama empat bah hari ini upaya-upaya pemadaman ini belum sempurna, belum sampai selesai. Dan juga atas pengertian kesadaran masyarakat kami ini juga supaya tidak datang ke sini juga kami ucapkan terima kasih.


‎"Harapan kepada masyarakat sekitar di sini, kecamatan Rajeg , kecamatan Sukadiri, kecamatan Mauk, apabila ada keperluan dari pernafasan, batuk-batuk segera telpon yang sudah kita siapkan, ada nomor telpon masing-masing puskesmasnya atau mendatangi puskesmas. atau nanti akan di  jemput. Kita akan memeriksa langsung dari dokter," Harapannya.

Jadi sekali lagi masyarakat kami apabila selama proses penanganan, pemadaman, apabila mengganggu aktivitas semua masyarakat, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan minta doanya kepada masyarakat kami supaya mengatasi ini, supaya lebih cepat lagi," Pungkasnya.

‎(Ant)

Aksi Nyata dan Tulus Bakti TNI Ringankan Beban Rakyat




Tangerang | Mitrapubliknews.com --Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P. memimpin langsung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Khitanan Massal ke-10, disertai penyerahan santunan dan bantuan sosial kepada masyarakat di Yayasan Fajar Qolbi, Pondok Aren, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2026).


Kegiatan ini diikuti 93 penerima manfaat, terdiri dari 77 peserta khitanan massal, 8 anak yatim, 2 anak piatu, serta 6 anak non-muslim. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.




Dalam sambutannya, Danrem 052/Wkr menegaskan bahwa pengabdian TNI harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


«“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu mengabdi untuk rakyat. Keberadaan TNI harus membawa dampak positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekelilingnya,” tegas Danrem.»


Ia juga menekankan bahwa setiap prajurit harus mampu menjadi pelindung, pengayom, serta motor penggerak dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah tugasnya.




Kegiatan semakin bermakna melalui tausiyah oleh Al Ustadz Muhammad Nur Maulana, dilanjutkan dengan penyerahan santunan, uang saku, serta bantuan sosial kepada para penerima manfaat.


Melalui kegiatan ini, Korem 052/Wijayakrama kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai fondasi kokoh dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.Bersama Rakyat, TNI Kuat.


(*/Red).


Jumling di Sukadiri, Kapolresta Tangerang Ajak Warga Jadi Penangkal Hoaks Kebakaran TPA Jatiwaringin




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Di tengah upaya penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengajak masyarakat menjadi bagian dari solusi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Pesan tersebut disampaikannya saat melaksanakan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026).


"Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi serta tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," kata Indra Waspada.


Dia menjelaskan, penanganan kebakaran terus dilakukan secara terpadu oleh Pemkab Tangerang bersama TNI, Polri, serta instansi terkait. Semua unsur, kata dia, terus berupaya maksimal menangani kebakaran di TPA Jatiwaringin. 




Dia lalu mengatakan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Terutama dengan tidak memperkeruh keadaan melalui penyebaran informasi yang belum terverifikasi.


Indra Waspada juga mengingatkan warga, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Sukadiri, Mauk, Rajeg, dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap yang masih dirasakan di sejumlah wilayah.


"Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak," ujarnya.




Dia melanjutkan, apabila harus beraktivitas d8i luar rumah, warga diimbau menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih. Selain itu, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau gangguan kesehatan lainnya.


"Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.


Hal lain yang disamping Indra Waspada, dia meminta masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin. Selain membahayakan keselamatan, area tersebut harus tetap steril agar proses pemadaman serta mobilisasi kendaraan pemadam, alat berat, dan personel gabungan dapat berjalan maksimal.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama dan memberikan ruang kepada petugas agar proses penanganan berjalan optimal," tegasnya.


Mengakhiri sambutannya, Indra Waspada mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kamtibmas dan mempererat persatuan. Serta saling membantu di tengah musibah yang sedang dihadapi. (*/Red).

Polresta Tangerang Patroli Rumah Warga dan Sambangi Pengungsian Korban Asap TPA Jatiwaringin




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Personel Polresta Tangerang melaksanakan patroli ke rumah-rumah warga yang ditinggalkan mengungsi akibat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026) malam.


Selain memastikan keamanan lingkungan permukiman, petugas juga menyambangi lokasi pengungsian untuk memantau kondisi warga. Serta membagikan masker guna mengurangi dampak paparan asap kebakaran yang masih menyelimuti kawasan tersebut.


"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana, baik untuk memberikan rasa aman maupun memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 




Dia menambahkan, personel melaksanakan kontrol ke rumah-rumah warga yang sementara ditinggalkan mengungsi. Patroli tersebut dilaksanakan agar rumah tetap aman dari potensi tindak kriminalitas.


"Personel juga melakukan kontrol ke lokasi pengungsian memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama berada di tempat penampungan," kata Indra Waspada.


Dalam patroli tersebut, personel juga berdialog dengan warga di lokasi pengungsian untuk mengetahui kondisi terkini. Sekaligus menyampaikan imbauan agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kualitas udara yang menurun akibat kepulan asap kebakaran.




Tidak hanya itu, personel juga turut membagikan masker kepada warga, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Hal itu sebagai langkah mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.


Indra Waspada menegaskan, jajaran Polresta Tangerang akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga situasi kembali normal. Personel juga disiagakan untuk melakukan patroli secara berkala di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga.


"Kami ingin masyarakat fokus menjaga kesehatan dan keselamatan keluarganya tanpa perlu khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan," ujarnya. 


Personel, lanjut dia, akan terus melakukan patroli dan pengamanan. Sekaligus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam penanganan dampak kebakaran TPA Jatiwaringin. (*/ Red).

Aliansi Bocah Bekasi Bersama LSM TRINUSA Gelar Aksi Damai, Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasar Bantar Gerbang dan Sektor Migas




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com Aliansi Bocah Bekasi bersama LSM TRINUSA Kota Bekasi menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, Kamis (2/7/2026). 


Aksi yang diikuti peserta tersebut bertujuan mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan Pasar Bantar Gerbang serta sektor migas di wilayah Bekasi  .



Aksi dipimpin langsung oleh Ketua Aliansi Bocah Bekasi yang juga Ketua LSM TRINUSA Kota Bekasi, Maksum, yang akrab disapa Mandor Baya. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi juga menyerahkan sejumlah dokumen yang diklaim sebagai data awal untuk mendukung proses penegakan hukum.


"Kami datang membawa dokumen dan data yang kami miliki. Harapan kami, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dapat segera menindaklanjuti laporan ini secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Mandor Baya di hadapan peserta aksi dan awak media.


Dalam aksi tersebut, perwakilan massa menyerahkan berkas laporan kepada pihak Kejari Kota Bekasi sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.


Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ryan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dalam mengawal penegakan hukum.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menyampaikan aspirasi serta menyerahkan dokumen. Berkas yang diterima akan kami pelajari dan telaah lebih lanjut sebagai bahan dalam proses penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Ryan.


Pernyataan tersebut menjadi respons awal Kejari terhadap laporan yang disampaikan massa aksi. Pihak Kejaksaan menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan diproses berdasarkan fakta, data, dan alat bukti yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.


Aliansi Bocah Bekasi dan LSM TRINUSA berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga memberikan kepastian hukum serta memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Kota Bekasi. Mereka juga menegaskan akan terus mengawal perkembangan penanganan laporan tersebut sebagai bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.


(Agus Kanit)

Laporan Call Center 110 Ditindaklanjuti, Polsek Cipondoh Evakuasi Anak dan Temukan Keluarganya




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Respons cepat personel Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mempertemukan kembali seorang anak yang sempat terpisah dari keluarganya di kawasan Terminal Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.


Peristiwa tersebut bermula saat masyarakat melaporkan keberadaan seorang anak yang diduga terpisah dari keluarganya melalui layanan Call Center 110 Polri. Menindaklanjuti laporan itu, Pawas Polsek Cipondoh IPTU Nur Ustad, S.H. bersama personel segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi anak dan memberikan penanganan.


Setibanya di lokasi, petugas bertemu dengan pelapor yang telah mengamankan anak tersebut. Polisi kemudian melakukan pendataan, mengevakuasi anak ke tempat yang aman, serta berkoordinasi dengan jajaran kepolisian guna mencari keberadaan pihak keluarga.




Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik, anak tersebut akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan ibunya dalam keadaan selamat.


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengapresiasi kesigapan personel Polsek Cipondoh dalam merespons laporan masyarakat sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepedulian warga yang telah memberikan perlindungan sementara kepada anak tersebut.


“Saya mengapresiasi respons cepat personel Polsek Cipondoh yang segera menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110. Kecepatan dalam bertindak menjadi bagian dari komitmen Polri Presisi untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari.


Kapolres juga menilai kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam membantu tugas kepolisian sehingga penanganan terhadap situasi yang membutuhkan pertolongan dapat dilakukan dengan cepat.


“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli dengan memberikan perlindungan sementara kepada anak tersebut dan segera melaporkannya kepada kepolisian. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan terus terjalin demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” tambahnya.




Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian.


“Call Center 110 merupakan layanan yang siap melayani masyarakat selama 24 jam. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk segera menghubungi layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan kepolisian agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional,” tutupnya.


Polres Metro Tangerang Kota terus berkomitmen memberikan pelayanan yang responsif, humanis, dan profesional sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. (*/ Red).

Dukung Penanganan Darurat, PERUMDAM TKR Bantu Suplai Air untuk Pemadaman TPA Jatiwaringin




TANGERANG | Mitrapubliknews.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja ( PERUMDAM) Tirta Kerta Raharja ( TKR ) Kabupaten Tangerang turut berupaya membantu penanganan kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan mengerahkan bantuan tangki air untuk memenuhi kebutuhan suplai air dalam proses pemadaman api di lokasi kejadian.

 

Bantuan tangki air dari PERUMDAM TKR mulai disiagakan sejak Selasa sore, 30 Juni 2026. Petugas juga bersiap di lapangan untuk menyesuaikan kebutuhan pasokan air tambahan sesuai kondisi dan perkembangan penanganan kebakaran di lokasi.

 

Selain mengerahkan tangki air, PERUMDAM TKR juga memfasilitasi sumber air pengisian tangki pemadam kebakaran melalui titik WO (Wash Out). Langkah ini dilakukan agar proses pengisian air dapat berjalan lebih cepat dan mendukung kelancaran upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas.

 


Melalui bantuan tersebut, PERUMDAM TKR berharap dapat turut meringankan proses penanganan kebakaran serta membantu mengurangi potensi meluasnya titik api di area TPA Jatiwaringin. Dukungan ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan PERUMDAM TKR dalam membantu kebutuhan darurat yang berkaitan dengan penyediaan air di wilayah Kabupaten Tangerang.

 

Hingga Kamis, 2 Juli 2026, petugas dan mobil tangki PERUMDAM TKR masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan pasokan air tambahan. Proses penanganan ini juga melibatkan kerja sama berbagai pihak, di antaranya BNPB dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, serta pihak Kecamatan Mauk dan Kecamatan Rajeg. Koordinasi tersebut menjadi jembatan komunikasi yang memudahkan petugas di lapangan dalam menyalurkan bantuan, sehingga pasokan air melalui mobil tangki dapat tersalurkan sesuai kebutuhan pemadaman.(Sumber : Humas PERUMDAM TKR) (*/Red).

Rotasi Pejabat Polresta Tangerang, Kapolresta: Organisasi Harus Terus Bergerak Menjawab Tantangan

 



Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang kembali melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek. Sertijab jabatan dipimpin Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis (2/6/2026). 


"Rotasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Indra Waspada. 


Dalam sertijab tersebut, Kompol Sri Raharja mengakhiri pengabdian sebagai Kasatpolairud Polresta Tangerang. Dia memasuki masa purna tugas. Jabatan Kasatpolairud selanjutnya diemban AKP Rustantiyo, yang sebelumnya menjabat Kasat Tahti Polresta Tangerang.




Sedangkan posisi Kasat Tahti diserahkan kepada AKP Subarjo, yang sebelumnya menjabat Kasikum Polresta Tangerang.


Sementara itu, AKP Eldi dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolsek Kresek menggantikan AKP Sitta Mardongan Sagala, yang mendapat penugasan sebagai Pama Polresta Tangerang.


Di jajaran fungsi pembinaan masyarakat, AKP Nurjaman, yang sebelumnya menjabat PS. Kasatbinmas mendapat amanah baru sebagai PS. Kasatpamobvit Polresta Tangerang. 




Posisi PS. Kasatbinmas kini diisi AKP Yan Hendra, yang sebelumnya bertugas sebagai Panit 2 Unit 2 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Banten.


Rotasi juga terjadi di wilayah hukum Polsek Kronjo. AKP Bayu Sujatmiko, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kronjo mendapat penugasan baru sebagai Pama Polresta Tangerang untuk mengemban jabatan Kasikum. 


Jabatan PS. Kapolsek Kronjo selanjutnya diisi Iptu Yudi Sulis Gunawan yang sebelumnya menjabat Kapolsubsektor Gembong Polsek Balaraja.


"Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi agar tetap adaptif menghadapi dinamika tugas," ujar Indra Waspada. 


Dia menekankan, sertijab bukan sekadar pergantian personel. Tetapi momentum untuk menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Saya berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah dapat segera beradaptasi dan bekerja maksimal sesuai tugas dan tanggung jawabnya," kata Indra Waspada. (*/Red).

Prioritaskan Keselamatan Warga, Polresta Tangerang Siagakan Personel di TPA Jatiwaringin

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Polresta Tangerang menggelar apel siaga di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/7/2026) malam.


Apel dilaksanakan sebagai langkah kesiapsiagaan dalam mendukung penanganan kebakaran. Sekaligus memastikan keamanan masyarakat terdampak.


“Kehadiran Polri tidak hanya untuk membantu pengamanan lokasi kebakaran, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.




Dia menambahkan, keberadaan personel untuk memastikan seluruh proses penanganan kebakaran berjalan aman dan tertib. Serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan.


“Keselamatan warga adalah prioritas utama, sehingga setiap personel harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan keselamatan diri," kata Indra Waspada.


Orang nomor satu di Polresta Tangerang ini juga menginstruksikan seluruh personel untuk selalu menggunakan alat pelindung diri, terutama masker. Hal tersebut mengingat asap tebal dari kebakaran TPA berpotensi mengganggu kesehatan. Selain itu, personel juga diminta membatasi paparan asap secara langsung serta memperhatikan kondisi fisik selama bertugas di lapangan.


Tidak hanya itu, personel juga diminta membantu pengamanan kawasan yang ditinggalkan warga mengungsi akibat sebaran asap. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong maupun gangguan keamanan lainnya.


"Pastikan rumah-rumah warga yang ditinggalkan tetap dalam kondisi aman,” ujarnya.




Oleh karena itu, personel yang disiagakan akan melaksanakan patroli secara berkala. Serta berkoordinasi dan berkomunikasi dengan masyarakat dan perangkat desa.


Indra Waspada juga meminta personel aktif membantu kelancaran mobilitas kendaraan operasional pemadam kebakaran, alat berat, maupun kendaraan logistik. Hal itu agar proses penanganan kebakaran tidak mengalami hambatan. 


“Masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati titik kebakaran demi menghindari risiko akibat panas, asap pekat, maupun aktivitas alat berat,” terangnya.


(Ant)

Memasuki Hari Kedua Api Belum padam: Status Tanggap Darurat Ditetapkan, Damkar dan Helikopter Water Bombing Terus Melakukan Pemadaman


‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sejak Selasa (30/6/2026) pagi. Hingga Rabu (1/7/2026).


"Api masih belum berhasil dipadamkan meski puluhan personel gabungan, belasan armada pemadam kebakaran, dan satu helikopter water bombing telah dikerahkan.


Kebakaran yang menghanguskan tumpukan sampah tersebut menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai wilayah di sekitar lokasi.


Berdasarkan pantauan Awak media Mitrapublik news com, saat tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare, enam unit alat berat masih terlihat beroperasi di area TPA, sementara belum tampak mobil pemadam kebakaran berada di lokasi.


Sejumlah warga mengatakan kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WIB dan dengan cepat membesar di area tumpukan sampah.


“Kebakarannya mulai sekitar jam 09.00 pagi. Baru satu mobil damkar yang datang,” ujar Asep, warga sekitar.


‎Menurutnya, kebakaran di TPA Jatiwaringin bukan kali pertama terjadi. Peristiwa serupa disebut hampir selalu muncul saat musim kemarau.


Sekitar pukul 13.00 WIB, beberapa mobil pemadam kebakaran mulai memasuki area TPA. Namun saat petugas mulai melakukan pemadaman, api sudah menjalar ke sejumlah titik lain sehingga memperluas area kebakaran.


"Pada pukul 15.00 WIB, luas area yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar dua hektare.


Selanjutnya, sekitar pukul 16.40–17.00 WIB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama BPBD Kabupaten Tangerang menyampaikan luas kebakaran mencapai sekitar dua hektare.


"Sebanyak 9 hingga 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel diterjunkan untuk mengendalikan api," ungkapnya.


Pada waktu yang hampir bersamaan, pemerintah Kecamatan Rajeg mendirikan posko pengungsian di Kampung Pulo RT 14 bagi warga terdampak. Bersama Dinas Kesehatan, petugas juga membuka posko kesehatan dan membagikan masker untuk mengurangi dampak paparan asap.




Malam harinya, Moch Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi kebakaran serta permukiman warga yang terdampak asap guna memastikan penanganan darurat berjalan.


Namun hingga pukul 22.30 WIB atau sekitar 10 jam sejak kebakaran terjadi, api masih belum dapat dikendalikan. Luas area terdampak diperkirakan meningkat menjadi sekitar lima hektare. Tiupan angin yang cukup kencang membuat api terus merambat ke tumpukan sampah lainnya.


Memasuki Rabu (1/7/2026), kebakaran memasuki hari kedua. BNPB menyatakan titik api masih aktif dan asap semakin pekat sehingga bantuan pemadaman melalui helikopter water bombing mulai disiapkan.


Sekitar pukul 14.00 WIB, proses pemadaman telah berlangsung sekitar 25 jam. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare dengan sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran masih bekerja di lapangan.


Pada pukul 16.53 WIB, satu unit helikopter mulai melakukan operasi water bombing dengan enam kali penyiraman untuk membantu petugas darat memadamkan kobaran api.


Pemerintah Kabupaten Tangerang kemudian resmi menetapkan status Tanggap Darurat menyusul meluasnya kebakaran di TPA Jatiwaringin.


Penetapan status tersebut dilakukan karena asap pekat dinilai telah membahayakan kesehatan masyarakat, memicu evakuasi warga, serta menyulitkan proses pemadaman melalui jalur darat. Selain itu, warga yang terdampak kembali mengungsi di kantor Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg pada pukul 20:39 Wib.


Hingga berita ini diturunkan, kobaran api di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang memiliki luas kurang lebih 31 hektare masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, BNPB, serta instansi terkait lainnya terus melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kebakaran.



‎(Anton)