BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Puncak HUT RI ke-81 di Sepatan Residence: Anak-Anak Antusias Terima Hadiah Lomba





TANGERANG | Mitrapubliknews.com Puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,di Perum Sepatan Residence,RT 02,RW 01, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang berlangsung meriah, Sabtu malam (29/8/2026).




Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang diikuti khusus oleh anak-anak. Kegiatan ini menjadi momen yang paling dinanti dan disambut antusias oleh peserta maupun orang tua.




Berbagai perlombaan telah digelar sebelumnya, mulai dari lomba tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, hingga lomba menghias atribut merah putih. Semua bertujuan untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kekompakan, dan cinta tanah air sejak dini.


Suasana semakin semarak saat nama-nama pemenang diumumkan. Anak-anak dengan wajah ceria maju ke panggung utama yang dihiasi tulisan *"DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 81"* untuk menerima hadiah dan piagam penghargaan dari panitia.




"Alhamdulillah anak-anak sangat semangat mengikuti semua lomba. Ini bentuk kita menanamkan nilai perjuangan dan kebersamaan kepada generasi penerus," ujar salah satu panitia.



Pembagian hadiah juga dihadiri oleh H.Indra Plaza SH. Tokoh Perum Sepatan Residence, Abdul Rohman RW 01,  H.Ahmad Haidir RT 02, Karang Taruna Desa Pisangan Jaya, para orang tua dan tokoh masyarakat setempat. Mereka kompak memberikan tepuk tangan dan dukungan kepada seluruh peserta.




H.Indra plaza diakhir penutup acara berpesan dengan berakhirnya pembagian hadiah ini, rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Perum Sepatan Residence resmi ditutup. Diharapkan kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan untuk mempererat silaturahmi warga dan menumbuhkan semangat nasionalisme.


*Reporter: Kang Eben*

Polsek Mauk Sidak Dugaan Penjualan Obat Daftar G di Desa Sukadiri

 




Tangerang | Mitrapubliknews.com Menindaklanjuti aduan warga terkait dugaan peredaran obat keras tanpa izin resmi, personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mauk bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Desa Sukadiri, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Sabtu (29/08/2026).


Kegiatan inspeksi mendadak ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Mauk IPDA Aji Solehudin. Langkah responsif ini diambil guna memastikan kebenaran informasi sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan obat-obatan berbahaya jenis daftar G yang meresahkan warga sekitar.




"Kami merespons cepat laporan masyarakat yang resah dengan adanya dugaan penjualan obat daftar G ilegal di wilayah Desa Sukadiri. Petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan intensif di lokasi yang dicurigai," ujar IPDA Aji Solehudin.


Dalam pengecekan tersebut, petugas menyisir area toko dan menginterogasi pihak terkait. Polsek Mauk menegaskan tidak akan memberi ruang bagi peredaran obat keras tanpa resep dokter yang berpotensi merusak kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda.




Kepolisian mengimbau warga Desa Sukadiri untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau peredaran obat ilegal demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. (*/ Redaksi).

Gunakan Water Canon, Polresta Tangerang Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Bantar Panjang Tigaraksa




Tangerang | Mitrapubliknews.com ---Polresta Tangerang kembali melaksanakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat. Kali ini, Polresta Tangerang mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Sabtu (29/8/2026). 


Bantuan air bersih tersebut didistribusikan menggunakan kendaraan dinas water canon. Masyarakat pun antusias dengan bantuan air bersih tersebut. Sementara beberapa anak nampak tertarik dengan kehadiran kendaraan taktis itu. 




"Bantuan air bersih disalurkan untuk dua kampung yang masih mengalami kesulitan air bersih," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 


Dua kampung tersebut adalah Kampung Kadeper, RT 01 RW 03 dan Kampung Muncung, RT 02 RW 01. Sedangkan jumlah total kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan sekitar 80 KK. 




"Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kami untuk hadir bersama masyarakat," ujar Indra Waspada. 


Dia menegaskan, Polresta Tangerang akan terus mendistribusikan bantuan air bersih apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan. Dia juga mendorong masyarakat melapor apabila di tempatnya mengalami kesulitan air bersih. 




Pada kesempatan tersebut, petugas kepolisian yang mendistribusikan air bersih, juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi seputar ajakan menjaga kamtibmas dan tidak terprovokasi oleh isu atau berita yang belum jelas kebenarannya. 


"Masyarakat juga kami ajak untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, tidak melakukan pembakaran sampah, dan untuk saling peduli," pungkasnya. (*/ Redaksi).

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional




YOGYAKARTA | Mitrapubliknews.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar *Workshop Jurnalistik GAPKI dan PWI* di Yogyakarta. Acara ini menjadi momentum strategis bagi kedua lembaga untuk memperkuat sinergi dalam mengedukasi publik terkait tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan menjadi tulang punggung ekonomi nasional.


Ketua Umum GAPKI, *Eddy Martono*, dalam sambutannya menyoroti bahwa pemilihan Yogyakarta—daerah tanpa perkebunan sawit—sebagai lokasi acara bukanlah kebetulan. Hal ini ditujukan untuk mensosialisasikan pentingnya sawit dalam kehidupan sehari-hari, termasuk penggunaan komoditas berbasis kelapa sawit untuk industri batik lokal dan berbagai kebutuhan kebutuhan dalam kehidupan setiap hari.




Namun, Eddy juga menekankan tantangan regulasi yang membebani industri, khususnya terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Ia memaparkan bahwa GAPKI secara proaktif turun tangan membantu pemadaman api di luar area konsesi, seperti yang terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Riau. 


Meski demikian, industri tetap dihadapkan pada ancaman *Pasal 88 UU No. 32 Tahun 2009* tentang _Strict Liability_ (tanggung jawab mutlak).


"Apabila terjadi kebakaran—sekalipun titik apinya terbukti dari luar dan masuk ke dalam konsesi—kita otomatis dianggap lalai. Padahal tidak mungkin ada perusahaan atau masyarakat yang sengaja membakar asetnya sendiri. Kami mengusulkan adendum atau klausul pengecualian dalam aturan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem," jelas Eddy Martono.




Menyambut paparan tersebut, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan pentingnya peran pers dalam menyajikan fakta di tengah gempuran kampanye hitam _(black campaign)_ global terhadap kelapa sawit Indonesia. Ia mengingatkan bahwa persaingan bisnis internasional kerap membidik isu lingkungan dan tenaga kerja untuk mendiskreditkan tata kelola sawit nasional.


"Tantangan utama industri sawit adalah membuktikan tata kelola yang bermanfaat bagi masyarakat. Dunia sangat membutuhkan kelapa sawit karena ini adalah minyak nabati paling produktif," ujar Akhmad Munir.




Ia menambahkan bahwa jurnalisme berbasis data dan fakta empiris sangat krusial. Wartawan bertugas menyuarakan praktik industri sawit yang ramah lingkungan, namun tetap kritis dalam mendorong perbaikan tata kelola _(good corporate governance)_.


"Pers harus mengedepankan kepentingan nasional dengan mendukung industri kelapa sawit yang ramah lingkungan, sehat bagi tenaga kerja, dan berkelanjutan. Inilah tugas mulia yang perlu kita kerjakan bersama," tegasnya.



Dalam sesi pemaparan, Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, Guru Besar Universitas Jember, menegaskan bahwa kelapa sawit adalah anugerah bagi bangsa Indonesia. 


"Sawit adalah anugerah. Kita harus bersyukur karena komoditas ini memberi kontribusi besar bagi devisa, lapangan kerja, dan ketahanan pangan serta energi nasional. Tugas kita bersama adalah mengelola anugerah ini dengan tata kelola yang baik agar manfaatnya dirasakan seluruh rakyat," ujarnya.


Senada, Ekonom Senior INDEF sekaligus President of ASAE, Prof. Dr. Bustanul Arifin, menegaskan pentingnya memperkuat hulu perkebunan rakyat serta strategi diplomasi internasional di tengah lonjakan kebutuhan energi domestik dan pengetatan aturan perdagangan global.


"Sawit berkelanjutan adalah keniscayaan nasional, bukan sekadar respons atas desakan luar negeri. Kunci daya saing kita ke depan terletak pada peremajaan kebun rakyat untuk memangkas _yield gap_, percepatan sertifikasi ISPO/RSPO, serta penguatan kemitraan adil antara petani, BUMN, dan swasta," ujar Prof. Bustanul Arifin yang juga merupakan pakar ekonomi pertanian ini. 


Pandangan tentang peran media dan kepentingan nasional juga disampaikan Agus Sudibyo, Ketua Bidang Pendidikan  PWI Pusat. Ia menekankan bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap kepentingan nasional.


"Kebebasan pers itu universal. Tetapi kesejahteraan nasional itu nilainya lebih tinggi. Bagi mereka (negara luar), kebebasan pers adalah instrumen untuk mencapai hal yang lebih tinggi, yaitu kepentingan nasional dan kejayaan bangsa sendiri. Makanya, mereka sangat protektif terhadap produk-produk yang mereka hasilkan," ujar Mantan Anggota Dewan Pers ini.


Oleh karena itu, Agus setuju pers harus memberitakan kelapa sawit Indonesia tanpa kehilangan sikap kritis dan tanpa membebek pada industri. Namun, media juga harus sadar bahwa sawit memiliki peran strategis:


1. *Penyumbang devisa non-migas terbesar*

2. *Menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar* 

3. *Menopang perekonomian daerah*

4. *Mendukung ketahanan serta kemandirian energi dan pengembangan biodiesel*

5. *Mendukung penyediaan minyak nabati dan bahan baku industri pangan*


"Perhatian kita terhadap isu lingkungan dan masalah lainnya terkait sawit minimal harus seimbang dengan apresiasi, pembelaan, dan pengakuan kita bahwa sawit adalah _saka guru_ atau pilar utama perekonomian nasional. Minimal harus seimbang," tegasnya.


Ia menambahkan, di negara lain pembelaan terhadap produk sawit atau minyak nabati domestik justru lebih kuat, sementara kritiknya lebih sedikit. 


"Oleh sebab itu, kebebasan pers, profesionalisme media, dan sikap kritis terhadap industri sawit jangan sampai hilang jika memang ada masalah. Tetapi, kita juga harus semakin sadar mengenai apa kepentingan nasional kita dalam diskursus tentang minyak nabati global," pungkas Agus Sudibyo.


Melalui forum edukatif ini, PWI dan GAPKI berharap insan pers memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait dinamika sawit nasional, sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan selalu jernih, objektif, dan mencerdaskan publik.(*/ Redaksi).

Propam Polresta Tangerang Amankan Peringatan Maulid Nabi





TANGERANG | Mitrapubliknews.com  – Plt. Kasipropam Polresta Tangerang bersama anggota Propam melaksanakan pengamanan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus pengajian rutin bulanan yang digelar di kediaman H. Enju Tamami, Kampung Kukun, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.


Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di halaman rumah H. Enju Tamami, Kampung Kukun RT 09/01, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg. Kehadiran personel Propam merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Propam melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan serta memastikan kondisi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.




Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan pengajian rutin bulanan menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau *aman, tertib, dan kondusif*. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol. (*/ Redaksi).

Provos Polresta Tangerang Cek Kesiapan Personel Apel Malam




TANGERANG | Mitrapubliknews.com – Piket Provos Polresta Tangerang memastikan kesiapan personel Pleton Siaga Mako dan Piket Fungsi melalui pengecekan dalam rangka pelaksanaan apel malam di Alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.


Apel malam tersebut dipimpin oleh *Iptu Reihan Argya, S.Tr.K., M.Sc.*, selaku Kanit 3 Satreskrim sekaligus Perwira Pengawas (Pawas) Polresta Tangerang.


Dalam kegiatan tersebut, Piket Provos melaksanakan pengamanan sekaligus pengecekan terhadap kehadiran dan kesiapan personel yang tergabung dalam Pleton Siaga Mako maupun Piket Fungsi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel berada dalam kondisi siap menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.




Pengecekan personel juga menjadi bagian dari pengawasan kedisiplinan serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari.


Melalui apel dan pengecekan tersebut, diharapkan setiap personel dapat memahami tugas yang harus dilaksanakan serta mampu memberikan respons secara cepat apabila terjadi situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar lokasi terpantau *aman dan kondusif*.


Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polresta Tangerang dalam menjaga kesiapsiagaan personel serta memastikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat berjalan secara optimal. 

(*/Redaksi).

Polsek Mauk Melalui Bhabinkamtibmas Desa Kemiri Gelar Program "Bakso Urat" Bantu Warga Membutuhkan





TANGERANG | Mitrapubliknews.com Wujud kepedulian kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Mauk. Bhabinkamtibmas Desa Kemiri AIPTU Johana melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sosial melalui program inovatif bertajuk Bakso Urat (Bakti Sosial Untuk Masyarakat), Sabtu (29/08/2026).


Kegiatan ini berfokus pada pemberian bantuan paket sembako dan kebutuhan pokok secara langsung (door-to-door) kepada warga lanjut usia, keluarga prasejahtera, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.




Selain menyalurkan bantuan material, Bhabinkamtibmas memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi, mendengarkan aspirasi warga, serta menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolsek Mauk AKP I Nyoman menyampaikan bahwa program Bakso Urat merupakan bentuk pendekatan humanis kepolisian agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung. Warga Desa Kemiri menyambut hangat kehadiran Bhabinkamtibmas dan berharap kegiatan bakti sosial seperti ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. (*/ Redaksi).

Polsek Mauk Patroli Objek Vital PLTU 3 Lontar Banten




MAUK, TANGERANG | Mitrapubliknews.com – Personel Polsek Mauk menggelar patroli mobile dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di objek vital PLTU 3 Lontar, Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Banten, pada Jumat (28/8/2026) dini hari. Patroli yang dimulai pukul 24.00 WIB ini menyasar area Pos Satpam PLTU 3 Lontar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di fasilitas vital negara. Dua personel dikerahkan, yakni Aipda Asep Saepul M dan Brigadir Chandra, untuk memastikan keamanan instalasi vital serta mencegah aksi kejahatan 3C (curat, curas, curanmor) dan balap liar di sekitar lokasi.


Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.P.d., menyampaikan bahwa pengamanan objek vital menjadi prioritas utama mengingat peran strategis PLTU 3 Lontar dalam penyediaan listrik bagi masyarakat Banten dan sekitarnya. "Kami tingkatkan patroli malam hari untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan yang dapat mengancam kelancaran operasional PLTU. Kehadiran polisi di lokasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman tidak hanya bagi pekerja dan pengelola, tetapi juga bagi warga sekitar," ujar AKP Nariana.




Hasil patroli menunjukkan situasi kamtibmas di PLTU 3 Lontar dan sekitarnya terpantau aman, nyaman, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Tidak ditemukan tindak kejahatan maupun aktivitas mencurigakan yang dapat membahayakan operasional objek vital tersebut. Kapolsek Mauk menegaskan bahwa kegiatan patroli KRYD pada fasilitas penting akan terus digalakkan secara rutin guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Tangerang. (*/ Red).

Majlis Zikir Anugrah dan Sholawat Gelar' Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Hadiri Bupati Tangerang





Tangerang | Mitrapubliknews.com --Maulid Nabi Muhammad SAW yang Penuh Khidmat di Majlis Zikir dan Sholawat Anugerah di Hadiri Bupati Tangerang acara di halaman Rumah Abah Haji Enjuh kampung Kukun, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jum'at (28 Agustus 2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan suasana religius tersebut dihadiri oleh Bupati Tangerang H. Maesyal Rasyid, Turut hadir dalam Maulid Majlis Zikir dan Sholawat Anugerah :




Haji Enjuh Sohibul Bait, Kombes Pol H. Indra Waspada Kapolresta Tangerang,Habib Idrus Salim al Jupri Anggota DPR RI PKS, Syeh Rouihi Aljani dari Libanon, Ketua IPSI kabupaten Tangerang H.Yani Sutisna. SH, AKP. Yono Taryono Kapolsek Rajeg, Kus Flananda Yusuf Koramil 12/ Rajeg, Oman Apriaman Camat Rajeg, Para Camat yang hadir, Hj Umiyati Lurah Sukatani ,Kades Rajeg Yanto Firmanto beserta Pasukan Ungu, Seluruh Kades di kecamatan Rajeg, Yaman Ketua DPD II TTKKBI beserta anggota, Mulyadi Ketua DPC Rajeg TTKKBI beserta anggota,Ranu Ketua PP beserta anggota,dan Ormas BPPKB,Binamas Kelurahan Sukatani, Babinsa Kelurahan Sukatani, Tokoh Masyarakat Kecamatan Rajeg, Tokoh Agama Kecamatan Rajeg.dan Para tamu undangan.


Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antara ulama, umara, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.




Dalam suasana penuh kebersamaan, para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan pembacaan sholawat, zikir, doa bersama, serta tausiah keagamaan. Kehadiran para pejabat daerah, ulama, tokoh masyarakat dan jamaah menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan dan membangun ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Tangerang.




Sambutan Bupati Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid meminta kepada jama'ah marilah kita mendoakan Haji Enjuh semoga sehat selalu agar kegiatan seperti ini berlanjut dan terus menerus dalam menjalankan rutinitas pengajiannya.


"Bupati Maesyal Rasyid memberikan hadiah berupa Umroh kepada Ibu Guru ngaji yang beralamat Perum Artha Graha 4 karna ibu guru ngaji tanpa pamrih maka saya kasih hadiah." Ucapnya 




Sebelum mengisi Tausiyah KH Tubagus Miftah Fauzi dari Tasikmalaya Sholawat dan di teruskan membaca Al - Istiqosah Al Ilahiyah dan di ikuti oleh ribuan Jama'ah yang hadir.


Dalam Tausyiah nya KH Tubagus Miftah Fauzi dalam acara Maulid ini, mari kita peringati kelahiran Junjungan Kita Nabi Muhammad SAW agar kita dapat safaat dan barakah di akhir jaman.


Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan masyarakat senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, damai dan penuh keberkahan.




“Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita tingkatkan kecintaan kepada Rasulullah, perkuat silaturahmi, dan jadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.


Selanjutnya di teruskan Barzanji di pimpin oleh Gus Ragil bersama Tim Adroh Syaiker Mania Tangerang Raya dan Doa di Pimpin oleh KH Tubagus Miftah Fauzi. (*/Redaksi).

Moh, Ramin Apresiasi Respon Cepat Camat Mekar Baru dan PMI Kabupaten Tangerang, kasih Bantuan Air Bersih Warga Desa Waliwis

 




Mekar Baru,Tangerang | Mitrapubliknews.com — Musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dirasakan oleh warga Kampung Buaran, Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang melalui PMI Kecamatan Mekar Baru menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Buaran.




Bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat.


Warga terlihat memanfaatkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kemarau yang membuat ketersediaan air semakin terbatas.


Dalam proses penyaluran bantuan, Moh. Ramin, S.Pd, Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru, turut hadir dan mendampingi pembagian air bersih kepada masyarakat.


Moh. Ramin mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.


“Alhamdulillah, hari ini warga Kampung Buaran mendapatkan bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tangerang, melalui PMI Kecamatan Mekar Baru. Kami sangat berterima kasih karena bantuan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Moh. Ramin.


Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Camat Mekar Baru yang telah merespons usulan dan keluhan warga terkait kondisi kekeringan di wilayah Kampung Buaran.


“Terima kasih kepada Camat Mekar Baru yang sudah merespons usulan warga. Respons seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama ketika warga sedang menghadapi kesulitan air bersih akibat kemarau,” ungkapnya.


Menurut Moh. Ramin, persoalan kebutuhan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.


Dibutuhkan kepedulian dan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.


Ia berharap bantuan air bersih dapat terus diberikan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi.


Sinergi untuk masyarakat kegiatan penyaluran air bersih ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara PMI, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat, pegiat sosial, dan warga dalam menghadapi persoalan sosial di tengah masyarakat.



Kehadiran berbagai pihak di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memberikan rasa kepedulian dan perhatian kepada warga yang sedang membutuhkan.


Moh. Ramin menegaskan bahwa dirinya bersama DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan ikut mendorong berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.


“Semoga bantuan air bersih ini menjadi manfaat dan keberkahan bagi seluruh warga Kampung Buaran." Ucapnya.


Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjaga demi membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.


(*/ M.Ramin)

KOREM 052/WIJAYAKRAMA TANAMKAN KETELADANAN RASULULLAH MELALUI PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H/2026 M




Tangerang | Mitrapubliknews.com – Korem 052/Wijayakrama menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Al Ikhlas Makorem 052/Wijayakrama, Jalan Boulevard Diponegoro, Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperkuat semangat pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.


Peringatan tersebut dihadiri oleh Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., M.I.P., para prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 052 PD Jaya beserta pengurus dan anggota.




Mengusung tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M, Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat,” kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas sebagai aparat negara.


Dalam sambutannya, Danrem 052/Wijayakrama menegaskan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana introspeksi diri guna mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang diajarkan beliau.




“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita diajak untuk mengimplementasikan nilai-nilai kejujuran, amanah, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan dicintai rakyat,” ujar Danrem.


Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh H. Ustadz Sakur, M.Pd. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, khususnya kejujuran, loyalitas, tanggung jawab, serta disiplin dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat.


Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan diterapkan oleh prajurit TNI AD sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.


Selain meningkatkan kualitas spiritual, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan di lingkungan Korem 052/Wijayakrama.


Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan, serta ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, kemajuan TNI, serta terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan berdaulat. (*/Redaksi).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Polresta Tangerang, Tausyiah, Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, dan Baksos





Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Latief, Mapolresta Tangerang, Kamis (27/8/2026). Selain diisi dengan syiar keagamaan, juga dilaksanakan donor darah, cek kesehatan gratis, dan bakti sosial (baksos) pembagian paket sembako. 


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum Maulid harus menjadi ruang untuk kembali mengingat, memahami, dan meneladani ajaran serta akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.


Kata di, tema yang peringatan kali ini adalah "Meneladani Akhlak Rasulullah, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, Dan Makmur". 




"Tema tersebut memiliki makna yang sangat relevan dengan tugas dan pengabdian kita sebagai anggota Polri," ujarnya.


Dia melanjutkan, nilai-nilai ajaran Rasul seharusnya menjadi pedoman anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sebagai insan Bhayangkara, kata Indra Waspada, anggota harus mampu menerjemahkan keteladanan Rasulullah ke dalam tindakan nyata. 




Nilai-nilai tersebut, ujar dia, adalah kejujuran yang harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas. Lalu keadilan yang harus diberikan kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang. Serta kesabaran yang harus menjadi sikap dalam menghadapi berbagai persoalan.


"Dan kepedulian harus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis kepada masyarakat," katanya. 


Indra Waspada pun mengajak seluruh personel Polresta Tangerang untuk menjadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai sarana introspeksi diri. Dia juga mengajak untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat. 


"Dalam menjalankan tugas, kedepankan tindakan preventif dan pendekatan humanis," pungkasnya. (*/Redaksi).

Masyarakat Eks Peladangan dan FM Dusun 02 Desa Senama Nenek Pasang Kain Kafan : Signal Kematian Keadilan dan Penolakan Proses Izin HGU PTPN IV Regional III




TAPUNG HULU | Mitrapubliknews.com – Gelombang penolakan terhadap proses Perpanjangan/Penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV Regional III kian memuncak. Masyarakat yang tergabung dalam Eks Peladangan dan Forum Masyarakat (FM) Dusun 02 Kepanasan, Desa Senama Nenek pada Kamis,27 Agustus 2026 menggelar aksi bentang kain kafan sebagai simbol matinya rasa keadilan serta bentuk ketegasan menolak penandatanganan rekomendasi HGU oleh pejabat setempat.


Aksi yang berlangsung dramatis tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk berbahan kain kafan yang berisi pesan tegas menolak seluruh proses Pengukuran Panitia B maupun pengesahan dokumen HGU corporate negara tersebut.


Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Ismet, SH.I, menegaskan bahwa simbol kain kafan yang dibentangkan warga merupakan kritik keras atas ketimpangan keberpihakan yang dirasakan masyarakat.


"Pemasangan spanduk bernuansa kain kafan ini mengisyaratkan bahwa keadilan diduga telah mati. Kami melihat kepentingan perusahaan seolah lebih didahulukan ketimbang hak-hak dasar dan keberlangsung hidup rakyat kecil," ujar Ismet di lokasi aksi.




Senada dengan Ismet, Ketua FM Dusun 02 Kepanasan Desa Senama Nenek, Syamsibar D, secara terbuka mendesak pihak birokrasi, khususnya Camat Tapung Hulu dan Kepala Desa Senama Nenek, untuk tidak gegabah membubuhkan tanda tangan persetujuan HGU sebelum hak warga diselesaikan.


"Kami menolak keras keberadaan Panitia B dan melarang keras Camat Tapung Hulu serta Kades Senama Nenek menandatangani proses perizinan HGU PTPN IV Regional III. Jangan ada pengesahan selama sengketa hak rakyat belum terang-benderang," tegas Syamsibar.


Sementara itu, Ketua PFP-EPD, Asrul, mengingatkan manajemen BUMN tersebut agar tidak memosisikan masyarakat yang memperjuangkan hak tanahnya sebagai pihak yang berseberangan dengan negara. Ia menuntut pengembalian lahan Eks Peladangan seluas kurang lebih 600 hektar serta lahan FM Dusun 02 Kepanasan seluas 770 hektar.


"Jangan anggap masyarakat yang menuntut haknya ini sebagai musuh negara. Kami mendukung investasi, silakan bangun dan majukan perusahaan saudara, tetapi ingat "kembalikan lahan eks peladangan seluas ±600 hektar dan lahan masyarakat Dusun 02 seluas 770 hektar. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung—hargai hak-hak warga tempatan," pungkas Asrul. (Pajar Saragih).

Kumpulkan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Kendaraan di Jalan




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang mengumpulkan sedikitnya 23 perusahaan pembiayaan atau leasing, Rabu (26/8/2026) di Aula Polresta Tangerang. Kegiatan tersebut untuk koordinasi ketentuan hukum dan tata cara penyelesaian persoalan jaminan fidusia.


Kegiatan yang juga dihadiri perwakilan Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang itu menjadi ruang penyamaan persepsi di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap praktik penagihan kendaraan di lapangan.


"Kegiatan ini bukan untuk membatasi aktivitas perusahaan pembiayaan maupun menghilangkan hak-hak kreditur. Namun, seluruh proses penagihan dan penyelesaian kredit harus tetap berjalan sesuai koridor hukum," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 




Dia menyampaikan, perusahaan pembiayaan memiliki mekanisme bisnis, perjanjian pembiayaan, serta hak untuk melakukan penagihan kepada debitur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun Kepolisian juga memiliki kewajiban melindungi masyarakat dari tindakan yang melanggar hukum. 


"Terlebih apabila proses penagihan dilakukan dengan cara-cara yang mengandung ancaman, intimidasi, kekerasan, maupun pemaksaan," ujarnya. 




Menurutnya, praktik penghentian kendaraan dan penagihan di jalan menjadi persoalan yang belakangan cukup banyak mendapat perhatian masyarakat. Kata dia, tidak sedikit masyarakat yang merasa resah ketika melihat atau mengalami langsung penghentian kendaraan di jalan, penarikan secara paksa, maupun tindakan sejumlah pihak yang mengaku sebagai penagih atau debt collector. 


Dia juga menyoroti sejumlah persoalan yang muncul setelah kendaraan dibawa oleh pihak yang mengaku sebagai penagih. Dalam beberapa kasus, proses administrasi maupun keberadaan kendaraan kemudian menjadi persoalan yang tidak dapat dijelaskan secara transparan kepada pihak terkait.


"Jangan sampai status sebagai penagih utang atau debt collector justru dijadikan modus untuk melakukan tindak pidana," tegasnya.

 



Karena itu, lanjut dia, penting bagi semua pihak untuk memastikan bahwa setiap orang yang bertindak di lapangan benar-benar memiliki hubungan dan kewenangan yang sah dari perusahaan pembiayaan. 


"Kepentingan perusahaan harus dihormati. Hak debitur juga harus dilindungi. Dan yang tidak kalah penting, seluruh proses harus berjalan dalam koridor hukum," katanya.


Indra Waspada juga mengingatkan mengenai ketentuan hukum dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia. Termasuk perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi terkait mekanisme eksekusi.


Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 menegaskan, perusahaan leasing atau kuasanya tidak diperbolehkan melakukan eksekusi atau penarikan objek jaminan fidusia, seperti kendaraan, secara sepihak di jalanan.


"Penarikan wajib melalui prosedur hukum yang sah," ujarnya. 


Karena itu, Polresta Tangerang meminta seluruh perusahaan pembiayaan memperkuat pengawasan internal terhadap petugas maupun pihak ketiga yang digunakan dalam proses penagihan.


Selain itu, perusahaan pembiayaan juga diminta mengedepankan komunikasi yang humanis dan persuasif dalam menghadapi persoalan kredit bermasalah. Persoalan keperdataan dan kredit, kata Indra Waspada, tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.


"Setiap proses harus menghormati martabat dan hak masing-masing pihak," tambahnya.


Indra Waspada menegaskan Polresta Tangerang akan mengambil langkah hukum terhadap setiap tindakan yang mengandung unsur tindak pidana, termasuk kekerasan, ancaman, intimidasi, atau pemaksaan yang dilakukan dengan mengatasnamakan kegiatan penagihan.


"Tidak ada ruang bagi tindakan premanisme, siapa pun pelakunya dan atas nama apa pun kegiatan tersebut dilakukan," tegasnya. (*/ Redaksi).

Jaga Keamanan Objek Vital Nasional, Kapolsek Mauk Pimpin Patroli di Kawasan PLTU Lontar





Mauk Tangerang | Mitrapubliknews.com – Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana beserta jajaran personel Polsek Mauk Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan patroli keamanan intensif di kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar, Kecamatan Kemiri, Rabu (26.08.2026).


Patroli skala sedang ini menyasar area perimeter luar, pintu masuk utama, hingga jalur-jalur rawan di sekitar fasilitas pembangkit listrik. Langkah pencegahan ini diambil guna memastikan keamanan dan keandalan pasokan listrik tetap terjaga, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah objek vital tersebut.




Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Mauk juga berkoordinasi langsung dengan pihak manajemen dan petugas keamanan internal (satpam) PLTU Lontar. Kapolsek mengimbau agar personel pengamanan meningkatkan kewaspadaan, rutin memantau area sekitar melalui CCTV maupun patroli mandiri, serta segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Melalui patroli rutin dan sinergi yang kuat antara kepolisian dengan pengelola objek vital, Polsek Mauk berkomitmen untuk terus menjaga situasi kondusif di kawasan industri strategis nasional demi kenyamanan dan keamanan masyarakat luas. (*/ Redaksi).