BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Polda Banten Akan Gelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026, Jaring Atlet Berprestasi Menuju Kapolri Cup




Serang | Mitrapubliknews.comPolda Banten bekerja sama dengan Esports Indonesia (ESI) Provinsi Banten dan Indonesia Esports Association (IESPA) akan menggelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 4–5 Juli 2026 dan menjadi ajang penjaringan atlet esports terbaik Provinsi Banten untuk mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional, yakni Kapolri Cup 2026. 


Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, didampingi AKBP Andi Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan berprestasi.


“Kapolda Cup 2026 bukan sekadar kompetisi esports, tetapi menjadi wadah pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di bidang digital. Melalui kegiatan ini kami ingin menjaring atlet-atlet esports terbaik Banten yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional pada Kapolri Cup 2026,” ujar Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea saat Rapat pada (18/06). 


Lebih lanjut, Maruli mengatakan bahwa perkembangan esports saat ini telah menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai aktivitas negatif di dunia digital.


“Esports dapat menjadi sarana yang efektif untuk membangun karakter disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta meningkatkan kreativitas generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan talenta-talenta esports yang membanggakan Provinsi Banten,” lanjutnya.


Sementara itu, AKBP Andi Setyo Wibowo menyampaikan bahwa pelaksanaan turnamen akan melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk ESI Banten dan IESPA, guna memastikan kompetisi berjalan profesional, transparan, dan menjunjung tinggi nilai fair play.


“Kami telah berkoordinasi dengan ESI Banten dan IESPA untuk menyiapkan sistem pertandingan, perangkat pendukung, serta perangkat wasit yang profesional. Harapannya, seluruh peserta dapat bertanding secara sehat dan sportif sehingga menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama Banten di tingkat nasional,” kata AKBP Andi Setyo Wibowo.


Perwakilan ESI Provinsi Banten menyambut baik pelaksanaan Kapolda Cup 2026 dan menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet esports daerah.


“Kolaborasi antara Polda Banten, ESI, dan IESPA merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan. Kami optimistis Kapolda Cup 2026 akan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar perwakilan ESI Banten.


Senada dengan itu, perwakilan IESPA menyatakan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi mengenai pentingnya sportivitas, etika bermain, dan pemanfaatan teknologi digital secara positif.


Turnamen Kapolda Cup 2026 mengusung tema “Mencetak Juara Daerah Menuju Panggung Nasional” dan akan mempertandingkan cabang gim Mobile Legends: Bang Bang. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kompetisi tingkat Polres jajaran Polda Banten yang telah berhasil menjaring tim-tim terbaik untuk berkompetisi di tingkat provinsi. 


Melalui kegiatan tersebut, Polda Banten berharap dapat mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya atlet esports berprestasi yang dapat mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional maupun internasional. (*/red).   

 (Sumber Bidhumas Polda Banten).

Diduga Menyalahi Aturan, Pemasangan Polisi Tidur di Jalan Arteri Kaliabang Tengah Tuai Sorotan




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com - Pemasangan polisi tidur (speed bump) di ruas Jalan Arteri Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, menjadi sorotan publik karena diduga tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keberadaan fasilitas pengendali kecepatan tersebut menuai perhatian setelah dilakukan penelusuran oleh Pokja Wartawan Satria Utara pada Kamis malam (18/6/2026).


Berdasarkan hasil konfirmasi kepada pihak Sekolah Gala Juara, pihak sekolah menyatakan tidak mengetahui adanya pemasangan polisi tidur yang berada tepat di depan lingkungan sekolah. Bahkan, pihak sekolah mengaku tidak pernah memberikan persetujuan atas pemasangan tersebut.


Sebagai alternatif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, pihak sekolah justru mengusulkan agar pemerintah memasang zebra cross atau menetapkan kawasan tersebut sebagai Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sesuai ketentuan yang berlaku.




Sementara itu, saat ditemui Pokja Wartawan Satria Utara, Ketua RT 008 RW 023 Cluster Sriwedari, Kelurahan Pejuang, Helen, mengakui bahwa pemasangan polisi tidur tersebut dilakukan atas inisiatif pribadi dengan menggunakan dana pribadi.


«“Betul, pemasangan polisi tidur tersebut saya yang pasang dengan uang pribadi, dan saya yang menyuruh tukang untuk memasangnya. Tujuannya untuk mencegah kecelakaan kendaraan umum,” ujar Helen.»


Helen juga menyampaikan bahwa sebelum pemasangan dilakukan, dirinya telah memperoleh izin dari pihak Pamor Kelurahan Pejuang yang disebut bernama Nana.




Meskipun bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, pemasangan polisi tidur di jalan umum tetap harus mengacu pada aturan dan standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Pembuatan secara mandiri tanpa melalui prosedur yang berlaku atau tanpa memperhatikan spesifikasi teknis dapat menimbulkan risiko bagi pengguna jalan dan berpotensi bertentangan dengan ketentuan hukum.


Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, pemasangan alat pembatas kecepatan wajib memenuhi persyaratan teknis, memperhatikan lokasi pemasangan, serta dilaksanakan oleh instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga mengatur bahwa perlengkapan jalan harus dipasang sesuai standar dan kewenangan penyelenggara jalan guna menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


Sejumlah pemerhati transportasi menilai bahwa pemasangan polisi tidur secara swadaya di jalan arteri perlu dikaji secara menyeluruh. Pasalnya, jalan arteri pada prinsipnya dirancang untuk melayani mobilitas kendaraan dengan kecepatan relatif tinggi sehingga setiap bentuk pengendalian lalu lintas harus didasarkan pada kajian teknis dari instansi yang berwenang.


Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari dinas terkait mengenai legalitas maupun hasil evaluasi terhadap keberadaan polisi tidur tersebut. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan fasilitas pengendali kecepatan yang terpasang telah memenuhi ketentuan hukum serta standar keselamatan yang berlaku.


(Agus Kanit)

Perumda Tirta Benteng Prioritaskan Komitmen Tata Kelola Perusahaan yang Profesional dan Akuntabel




KOTA TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang merespon pemberitaan yang saat ini ramai diberitakan oleh insan pers terkait adanya dugaan pelanggaran, selanjutnya manajemen menegaskan bahwa atas dugaan pelanggaran ini merupakan tindakan oknum pribadi dan memastikan perlindungan pelanggan adalah prioritas utama. 


Terkait atas persoalan tersebut Manajemen telah melakukan langkah cepat dan preventif dengan melakukan proses penanganan  melalui mekanisme pemeriksaan dan verifikasi internal guna memastikan fakta serta ruang lingkup permasalahan secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Sebagai bentuk komitmen terhadap Good Corporate Governance (GCG) atau semangat tata kelola manajemen yang baik, profesional dan akuntabel, manajemen juga telah menetapkan tindakan skorsing kepada oknum yang bersangkutan selama proses pemeriksaan berlangsung serta mewajibkan penyelesaian seluruh tanggung jawab kepada pelanggan di maksud.


Manajemen juga tengah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap laporan pelanggan guna memastikan seluruh hak pelanggan tetap terlindungi. Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan diperlukan penyesuaian administrasi maupun langkah penyelesaian lainnya, perusahaan akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.



Selain itu, Perumda Tirta Benteng terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan internal, termasuk meningkatkan penggunaan kanal pembayaran resmi sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan.


Sebagai mitigasi solusi, Perumda Tirta Benteng mengimbau bagi seluruh pelanggan agar tidak menitipkan pembayaran kepada pihak mana pun serta memastikan seluruh transaksi dilakukan hanya melalui loket resmi atau kanal pembayaran yang bekerja sama dengan perusahaan.


Perumda Tirta Benteng berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan dan  perlindungan pelanggan. (*/red).

Warung Madura di Batuceper Jadi Lokasi Jual Obat Keras Ilegal, Polsek Batuceper Amankan Dua Pemuda



 

TANGERANG | Mitrapubliknews.com Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin terus dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini, Unit Reskrim Polsek Batuceper berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran obat daftar G jenis Tramadol dalam kegiatan razia stasioner yang digelar pada Minggu (14/6/2026) dini hari.


Pengungkapan kasus tersebut berawal saat personel Polsek Batuceper yang dipimpin Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan melaksanakan razia stasioner dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas dan tindak pidana lainnya di Jalan Garuda, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.


Dalam kegiatan tersebut, petugas mencurigai seorang pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 4193 BNR. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan delapan butir obat keras jenis Tramadol yang dibawa oleh seorang pemuda berinisial M.N.E. (19).


Kepada petugas, pemuda tersebut mengaku membeli obat tersebut seharga Rp40 ribu dari seorang penjual berinisial F.U. yang berada di kawasan Kebon Besar, Batuceper.


Berbekal keterangan tersebut, Tim Opsnal Polsek Batuceper langsung melakukan pengembangan ke lokasi yang dimaksud. Setibanya di sebuah warung Madura di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Kebon Besar, petugas menemukan terduga penjual dan melakukan penggeledahan.


Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 145 butir Tramadol, satu unit telepon genggam iPhone 13 warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp265 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan obat keras tersebut.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengapresiasi respons cepat personel Polsek Batuceper dalam mengungkap peredaran obat keras yang berpotensi membahayakan generasi muda.


"Peredaran obat keras tanpa izin merupakan salah satu bentuk kejahatan yang harus ditindak tegas karena dapat merusak kesehatan masyarakat, khususnya kalangan remaja. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota," tegas Jauhari.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli maupun mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dan pengawasan tenaga medis.


"Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penjualan obat keras ilegal di lingkungannya. Kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan kesehatan bersama," tambahnya.


Saat ini kedua orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Batuceper guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 435 subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan terkait produksi dan peredaran sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar serta praktik kefarmasian tanpa kewenangan. (*/ red).

SMSI dan Mahkamah Agung Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat




Jakarta| Mitrapubliknews.com -MAHKAMAH Agung (MA) kedatangan tamu tak biasa. Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyambangi Gedung MA pada Selasa, 17 Juni 2026. 


Di hadapan Ketua MA Sunarto, para bos media digital ini tidak sedang memprotes sengketa pemberitaan. Mereka datang 1membawa proposal kerja sama yang ambisius: mencetak ribuan mediator bersertifikat dari kalangan pers di seluruh daerah. 


Tujuannya mulia, yakni menyebarkan virus damai demi memangkas tumpukan perkara yang saban tahun menyelimuti meja para hakim agung.


Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) beraudiensi dengan Mahkamah Agung RI di Gedung MA, Jakarta, Selasa 17/06/2026 dan diterima langsung oleh Ketua MA Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H.


Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Nomor 0180/SMSI-Pusat/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 tentang  pengajuan kerjasama kedua belah pihak melalui Program Pendidikan dan Pelatihan Mediator Bersertifikat guna memperkuat budaya mediasi nasional dan mengurangi penumpukan perkara di pengadilan.




Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus menyebut, media siber punya peran strategis menjembatani informasi hukum ke masyarakat.


"SMSI berinisiatif agar perwakilan-perwakilan SMSI di daerah dapat menjadi bagian dari program  mediator yang dicanangkan MA," ujarnya.


SMSI melihat mediasi sebagai solusi strategis untuk membangun budaya penyelesaian konflik yang lebih efektif, cepat, dan berorientasi pada perdamaian.


Untuk itu, Firdaus, menyatakan pihaknya siap mendukung visi Mahkamah Agung dalam membangun budaya mediasi di Indonesia.


"Kami ingin menyambut visi Ketua MA, Prof. Sunarto, untuk membumikan budaya mediasi ini di Indonesia. Melalui jaringan 3.181 perusahaan media siber di 35 provinsi, SMSI berkomitmen menjadi motor edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa penyelesaian sengketa tidak harus berakhir dengan menang atau kalah, tetapi dapat ditempuh melalui jalan damai dan musyawarah," tandasnya.


Firdaus menegaskan, pelatihan mediator yang diusulkan SMSI akan mengadopsi standar etika internasional yang tertuang dalam Bangalore Principles of Judicial Conduct serta kode etik nasional Sapta Karsa Hutama.


Nilai-nilai seperti independensi, integritas, ketidakberpihakan, kesetaraan, kepatutan, serta kompetensi akan menjadi fondasi utama dalam pembentukan mediator profesional dan kredibel.


Pada kesempatan yang sama,  Ketua MA Sunarto menekankan pentingnya peningkatan literasi hukum masyarakat, khususnya terkait pemahaman terhadap mediasi dan tujuan utama proses peradilan.


Menurutnya, masih banyak pihak yang datang ke pengadilan dengan tujuan mencari kemenangan semata, bukan mencari keadilan yang sesungguhnya. Kondisi tersebut turut memicu meningkatnya jumlah perkara yang harus ditangani lembaga peradilan setiap tahun.


Sunarto  mencontohkan keberhasilan sistem mediasi di New South Wales (NSW), Australia. Di wilayah tersebut, fasilitas pengadilan dirancang untuk mendukung proses mediasi secara maksimal, mulai dari ruang negosiasi hingga ruang mediasi yang representatif.


Hasilnya, sekitar 80 persen sengketa hukum di NSW dapat diselesaikan melalui mediasi tanpa harus berlanjut ke persidangan. Mediasi pun menjadi budaya utama dalam penyelesaian konflik di masyarakat.


Turut mendampingi Ketua MA, Hakim Agung Heru Pramono; Dr. Adi Julia Cakrawala, S.H., M.Hum., Kepala Biro Hukum dan Humas MA; Didik Trisulistia, S.H., M.H., Hakim Tinggi Asisten Koordinator Ketua MA RI; serta Edi Hudiata, S.H., M.H., Hakim Yustisial MA RI.


Dari SMSI mendampingi Ketua Umum diantaranya,  Taufiqurohman, A.K. Wakil Ketua Dewan Penasihat; Dr. Hendri Yanto Attan, Wakil Sekjen; Iwan Jamaluddin, Bendahara SMSI Pusat; dr. Nishal Dilon, Direktur Media Crisis Center; dan Eman Sulaiman Humas SMSI.




Fokus Kerja Sama,Dalam surat yang diajukan kepada Mahkamah Agung, SMSI menawarkan tiga fokus utama kerja sama, yakni:


Menyusun kurikulum pelatihan mediator yang komprehensif dan relevan dengan tantangan sengketa di era digital.


Mengembangkan sistem sertifikasi yang memenuhi standar Mahkamah Agung sehingga lulusannya diakui sebagai mediator bersertifikat.


Melaksanakan pelatihan secara berkala di berbagai daerah untuk menjangkau kalangan media, praktisi hukum, akademisi, hingga tokoh masyarakat.


Melalui kolaborasi ini, SMSI optimistis budaya mediasi dapat semakin berkembang di Indonesia dan menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban peradilan. 


Selain mempercepat penyelesaian sengketa, gerakan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat dalam menyelesaikan konflik, dari pola menang-kalah di ruang sidang menjadi budaya dialog, musyawarah, dan perdamaian yang berkelanjutan.


(*/Red).

Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Tangerang Kota Gelar Turnamen Domino Berhadiah Motor Listrik




Tangerang | Mitrapubliknews.com -– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (17/6/2026).


Turnamen yang diikuti sebanyak 128 peserta tersebut menjadi ajang silaturahmi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari insan media, pengemudi ojek online, unsur TNI, hingga personel Polsek jajaran.


Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat hubungan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).




"Dengan lomba turnamen domino ini, kita semua mempererat silaturahmi. Intinya mempererat silaturahmi, ya, dengan berbahagia dan saling menjaga kamtibmas. Baik itu TNI, Polri, mitra masyarakat, semuanya saling menjaga kamtibmas," ujar Jauhari.


Menurutnya, turnamen ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang positif dan menghibur.


Kapolres menjelaskan, panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Empat peserta terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai, sementara juara pertama berhak membawa pulang sepeda motor listrik.




"Ada empat pemenang yang mendapat hadiah uang tunai. Untuk juara pertama selain uang pembinaan juga mendapatkan satu unit sepeda motor listrik. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai doorprize untuk seluruh peserta," katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Indonesia (PB Orado), , mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota yang menghadirkan olahraga domino sebagai sarana mempererat hubungan Polri dan masyarakat.


Menurut pria yang akrab disapa John LBF tersebut, domino saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki sistem kompetisi resmi dan prestasi nasional.


"Hari ini di Polres Metro Tangerang Kota diselenggarakan turnamen Orado memperebutkan Piala Sabuk Kamtibmas Kapolres Metro Tangerang Kota. Ini menunjukkan bagaimana Polri semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif," ujarnya.


John menjelaskan bahwa domino kini tidak lagi sekadar permainan tradisional yang dimainkan di lingkungan perkampungan. Melalui PB Orado, domino telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diproyeksikan tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).


"Ini bukan sekadar turnamen biasa. Sebanyak 128 peserta yang bertanding hari ini bisa menjadi batu loncatan untuk nantinya berkiprah sebagai atlet nasional olahraga domino," jelasnya.


Ia menambahkan, olahraga domino memiliki banyak manfaat karena melatih kemampuan berhitung, strategi, konsentrasi, serta keterampilan sosial para pemainnya.


Karena itu, John mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mendukung anak-anak mereka mengenal olahraga domino sejak dini.


"Domino melatih kecerdasan otak, kemampuan berhitung, strategi, dan bersosialisasi. Usia 14 tahun sudah bisa menjadi atlet domino nasional di bawah naungan Orado," ungkapnya.


Sebagai informasi, olahraga domino yang berada di bawah naungan resmi menjadi anggota sejak 21 Mei 2026.


Melalui Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026, Polres Metro Tangerang Kota berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendukung perkembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.

Langsung Cek TKP, Polsek Cikupa Selidiki Dugaan Pengrusakan Kendaraan




Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Personel Unit Reskrim Polsek Cikupa Polresta Tangerang mendatangi TKP dugaan pengrusakan kendaraan di Jalan Citra Raya, Ruko Lagon, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa. Kedatangan itu untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. 


Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, peristiwa dugaan pengrusakan itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar jam 4 pagi. Saat itu, satu unit kendaraan Honda Jazz diduga dirusak sejumlah orang. 




"Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologis peristiwa tersebut," kata Syamsul, Senin (15/6/2026). 


Berdasarkan keterangan sementara, lanjut Syamsul, permasalahan bermula saat pengemudi Honda Jazz diduga beberapa kali menggeber kendaraan di depan sejumlah orang yang sedang berkumpul di angkringan. Karena tidak terima, sejumlah orang tersebut kemudian menghentikan kendaraan lalu diduga melakukan pengrusakan. 




"Anggota kami melakukan cek TKP untuk mencari saksi dan melihat rekaman CCTV di sekitar lokasi," ujar Syamsul. 


Kendaraan tersebut dikemudikan seorang pria berinisial MM berdama dua rekan pria lainnya yakni DK dan AH. Berdasarkan pengakuan, ketiganya mengaku mengalami beberapa kali pukulan. Peristiwa tersebut kemudian di laporkan ke Polresta Tangerang. 


"Kasusnya masih didalami dengan memeriksa saksi dan bukti petunjuk lainnya," pungkas Syamsul. (*/red).

Jajaka Kota Bekasi Turut Meriahkan Pawai 1.000 Obor Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi, Jajaka Kota Bekasi turut ambil bagian memeriahkan kegiatan Pawai 1.000 Obor yang diselenggarakan bersama Pondok Pesantren YPI Daarut Taqwa di wilayah Pekayon, Kota Bekasi, pada Senin (15/06/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan semarak tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya jajaran Polsek Bekasi Selatan, tokoh agama, majelis taklim, pemuda dan pemudi, serta warga dari berbagai kalangan yang antusias menyambut datangnya tahun baru Islam.


Pawai 1.000 Obor mengambil rute dari Perempatan H. Said Pekayon menuju Jalan Ahmad Yani di depan Metropolitan Mall Bekasi, kemudian kembali dan berakhir di Jalan H. Said Pekayon. Sepanjang perjalanan, ribuan peserta membawa obor sebagai simbol cahaya keimanan dan semangat hijrah, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan dan religius.




Penyelenggaraan kegiatan ini dipelopori oleh tokoh agama setempat, Walid KH. Abdul Hadi, selaku pimpinan pondok pesantren YPI Daarut taqwa Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan, serta mempererat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.


Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, S.H., M.H. menurunkan personel guna melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama pawai berlangsung.




Ketua Jajaka Kota Bekasi, Purnawirawan TNI AD Sertu Rusliadi, yang akrab disapa Baba Iyus, bersama jajaran anggotanya juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut dengan ikut mengawal jalannya pawai hingga selesai.


Dalam keterangannya, Baba Iyus menyampaikan bahwa keikutsertaan Jajaka Kota Bekasi merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif yang memperkuat nilai keagamaan, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.


> "Momentum Tahun Baru Islam ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Kami dari Jajaka Kota Bekasi siap mendukung kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas lingkungan," ujar Baba Iyus.


Pawai 1.000 Obor pun berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat. Antusiasme masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menjadi bukti bahwa tradisi menyambut Tahun Baru Islam tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam mempererat nilai-nilai religius dan sosial di Kota Bekasi.


(Agus Kanit)

Bacaan Doa Awal dan Akhir Tahun 1448 H, Amalkan di Bulan Muharram





Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Umat Islam di Indonesia, termasuk warga Kabupaten Tangerang, akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Senin sore, 15 Juni 2026. Momen pergantian tahun dalam kalender Hijriah ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperbanyak ibadah dan doa.


Berbeda dengan perayaan pergantian tahun Masehi yang identik dengan berbagai hiburan, Tahun Baru Islam lebih banyak diisi dengan kegiatan religius seperti pengajian, dzikir, muhasabah, hingga membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun. Tradisi ini masih banyak dijalankan oleh masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.Senin(15/06/2026).


Doa akhir tahun dibaca sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir. Sementara itu, doa awal tahun dipanjatkan sebagai harapan agar diberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan selama setahun ke depan.


Bagi masyarakat yang ingin mengamalkannya, doa akhir tahun biasanya dibaca menjelang berakhirnya bulan Zulhijah atau sebelum masuk waktu Maghrib yang menandai pergantian tahun Hijriah. Sedangkan doa awal tahun dibaca setelah masuk waktu Maghrib pada malam 1 Muharram.


Dalam tradisi Islam, membaca doa akhir tahun bukan sekadar ritual tahunan. Doa ini mengandung permohonan ampun atas berbagai dosa yang mungkin dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja selama satu tahun terakhir.


Melalui doa tersebut, seorang Muslim diajak untuk mengevaluasi perjalanan hidupnya, memperbaiki kesalahan, serta memperkuat komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.



Selain doa akhir tahun, umat Islam juga dianjurkan membaca doa awal tahun setelah masuk waktu Maghrib pada malam 1 Muharram.


Doa ini berisi harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan dari godaan setan, menjaga diri dari perbuatan buruk, serta membimbing setiap langkah agar lebih dekat kepada-Nya.




Bacaan doa awal tahun yang umum diamalkan adalah:


"Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.


Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.


Melalui doa tersebut, umat Muslim berharap tahun baru yang datang menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperoleh keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan memasuki tahun baru Hijriah, umat Islam diharapkan mampu meninggalkan kebiasaan buruk di masa lalu dan memulai lembaran baru yang lebih baik, penuh keberkahan, serta semakin dekat kepada Allah SWT. (*/red).

Iyal Faris Ahmad Syakib & Runti Widiarwati Resmi Menikah dengan Adat Pati, Ahmad Putra: Jadilah Keluarga Sakinah Penuh Berkah



 

Tangerang Selatan |Mitrapubliknews.com Kebahagiaan menyelimuti pelaksanaan pernikahan Iyal Faris Ahmad Syakib S.Jp, putra pertama Ketua JTR Ahmad Putra, dengan Runti Widiarwati S.Kep., Ners. Akad nikah dan rangkaian resepsi digelar khidmat di pelataran rumah mempelai wanita, Kelurahan Lengkong Wetan, Tangerang Selatan, pada Minggu (14/6/2026).

 

Pernikahan ini mengusung kekayaan budaya dengan menerapkan adat istiadat khas Pati, Jawa Tengah. Berbagai prosesi sakral dilaksanakan secara runtut dan penuh makna, melestarikan nilai-nilai luhur warisan leluhur sekaligus dipadukan dengan nilai-nilai Islami. Suasana menjadi semakin hangat dan sarat doa di hadapan keluarga besar, kerabat, sahabat, dan rekan-rekan organisasi yang hadir memberikan restu.

 


Setelah akad nikah yang berlangsung lancar dan sah, Ketua JTR sekaligus ayah mempelai pria, H. Ahmad Putra, menyampaikan pesan dan harapan mendalam kepada pasangan pengantin baru.

 

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah mengumpulkan hati keduanya dalam ikatan suci. Sebagai orang tua, saya berpesan kepada Faris dan Runti: jagalah komitmen, saling menyayangi, saling memahami, dan saling melengkapi dalam suka maupun duka. Semoga rumah tangga yang dibangun ini senantiasa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, penuh berkah, menjadi ibadah, dan membawa manfaat bagi orang banyak. Junjung tinggi nilai budaya, agama, serta hormati kedua orang tua dan sesama,” ujar Ahmad Putra dengan haru.

 



Acara berjalan tertib, meriah, dan tetap mempertahankan kesederhanaan yang bermartabat. Para tamu undangan turut mendoakan agar pernikahan ini dilimpahi rahmat Allah SWT, diberikan keturunan yang sholeh-sholehah, dan senantiasa kokoh hingga akhir hayat.

 (*/red).

Bupati Tangerang Resmi Buka Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026, Ribuan Pecinta Burung Meriahkan Ajang Bergengsi




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Event Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026 sukses digelar di Jungle Walk Highland Stadium, Telaga Bestari, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 750 peserta dari berbagai daerah ini berlangsung meriah dan menjadi salah satu ajang perlombaan burung berkicau terbesar di Kabupaten Tangerang.


Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Rizaldi Ahmad selaku manajemen acara. Selain lomba kicau berbagai kategori burung, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pameran UMKM, santunan anak yatim piatu, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Mayor Cke. Sutisna (Danramil 04/Cikupa), IPTU Mahdi (Kanit Binmas Polsek Cikupa), IPTU Amir Murtado (Kanit Samapta Polsek Cikupa), unsur Forkopimcam Sindang Jaya, pimpinan Intiland Telaga Bestari, serta sejumlah kepala OPD Kabupaten Tangerang.




Acara diawali dengan pertunjukan seni tari dan budaya, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari Bupati Tangerang sebelum secara resmi membuka perlombaan Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026.


Dalam sambutannya, Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas pecinta burung berkicau, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.




Menurutnya, ajang Kicau Mania bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.


"Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan para penghobi burung dari berbagai daerah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM, perdagangan perlengkapan burung, kuliner, dan berbagai usaha pendukung lainnya," ujar Bupati.




Ia berharap Kicau Mania Nusantara Bupati Cup dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan Kabupaten Tangerang.


Usai memberikan sambutan, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan sangkar burung kepada peserta dan membuka perlombaan kategori G24 dan G72. Selanjutnya, rombongan meninjau stan UMKM binaan Kabupaten Tangerang serta menyerahkan santunan berupa sembako dan uang pembinaan kepada anak yatim piatu.




Berbagai kategori perlombaan dipertandingkan, di antaranya Murai Batu, Cucak Hijau, dan beberapa kelas Bursa dengan total hadiah yang sangat menarik. Panitia menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Agya serta 17 unit sepeda motor untuk para pemenang.


Puncak acara berlangsung pada pukul 15.30 WIB dengan penyerahan hadiah utama kategori Murai Batu 4.400 berupa satu unit mobil kepada Deni, peserta asal Bandung, yang diserahkan oleh Dra. H. Ratih Ramawati, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan masyarakat yang bersifat positif, edukatif, dan mampu menggerakkan perekonomian warga.




"Kami mengapresiasi terselenggaranya Kicau Mania Nusantara Bupati Cup 2026 yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi, mendukung pelaku UMKM, serta menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. Kepolisian hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif," ujar AKP Syamsul Bahri.


Untuk menjamin keamanan kegiatan, Polresta Tangerang dan Polsek jajaran menerjunkan 52 personel gabungan di bawah pengawasan AKP Syamsul Bahri selaku Kapam Objek.


Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dan dilanjutkan dengan sesi tambahan. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.


(*/Red).

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Minta Pemuda Perkuat Benteng Dari Ancaman Narkoba





Kota Tangerang | Mitrapubliknews com -Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Gesuri Mesias Bintang Merah, B.Commun., mengajak generasi muda untuk memperkuat benteng diri dari ancaman narkotika. Langkah nyata ini diwujudkan melalui ruang pendampingan khusus bagi pemuda dan keluarga yang membutuhkan bantuan terkait penyalahgunaan barang haram tersebut.


Hal itu ditegaskan Gesuri dalam Diskusi Bebas Narkoba bertema "Pemuda Bersih, Indonesia Pulih" yang digelar di Rumah Belajar Gesuri Mesias Bintang Merah, Sabtu (13/6/2026). 


Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026 dan dihadiri oleh ratusan anak muda.


"Saya bersama tim kami di sini. Jika adik-adik, teman, atau keluarga butuh pendampingan, silakan berkomunikasi dengan koordinator atau tim kami. Kami siap mendampingi, selama itu bukan tindak pidana pengedar atau penjual narkoba," ujar Gesuri.


Menutup diskusi tersebut, Gesuri Mesias Bintang Merah, B.Commun Fraksi PDI Perjuangan membakar semangat para peserta dengan mengutip pesan historis Bung Karno mengenai dahsyatnya peran pemuda dalam membawa perubahan.


"Kenapa 10 pemuda bisa mengguncang dunia? Karena 10 pemuda itu punya semangat, punya jiwa maju, punya karakter untuk melawan, dan yang paling penting punya jiwa untuk membangun," tegas Gesuri.


Ia mengingatkan bahwa masa depan bangsa akan hancur jika generasi mudanya terjerumus narkoba. "Kalau tidak punya jiwa membangun, tidak akan bisa. Tapi kalau pemuda salah jalan, boro-boro membangun, boro-boro jalan, baru bangun saja sudah sempoyongan," tambahnya.


Menurut Gesuri, kegiatan edukasi seperti ini sangat krusial untuk meningkatkan kesadaran generasi muda di Kota Tangerang. Narkoba dinilai berdampak masif terhadap roda pembangunan dan kemajuan daerah. 


Oleh karena itu, target utama dari gerakan ini adalah anak muda agar mereka lebih mawas diri dan selektif dalam bergaul.


Urgensi dari gerakan yang diinisiasi oleh Gesuri dan Yulius ini diperkuat oleh data mencengangkan yang dipaparkan oleh Lembaga Narkotika Nasional (LNN) Kota Tangerang. Institusi tersebut mencatat angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Tangerang melonjak ke angka 4,3, naik signifikan dari kisaran angka 3 pada periode 2023–2024.


Kepala LNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Dr. Josephien Vivick Tjangkung, S.Sos., M.I.Kom., yang hadir sebagai narasumber, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah masuk dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan.


"Narkoba di Kota Tangerang memang belum ada hasil riset yang spesifik, tetapi secara keseluruhan frekuensi narkoba sudah mencapai hampir 4,3. Kalau 2023–2024 masih di angka 3 tapi sekarang sudah masuk angka 4, tandanya masalah narkoba sudah sangat mengkhawatirkan," jelas Josephien.


Josephien membeberkan bahwa jaringan sindikat narkotika saat ini mulai bergeser menyasar kalangan pemuda hingga ibu muda. Ruang lingkup penyebarannya pun memanfaatkan tempat nongkrong harian hingga komunitas game online.


Modus operandi baru yang tengah marak adalah penggunaan cairan rokok elektrik (vape) yang disusupi narkotika dengan varian aroma buah-buahan, bunga, hingga permen. Aroma-aroma manipulatif ini membuat pengguna tidak sadar bahwa zat adiktif tersebut perlahan menggerogoti tubuh mereka.


Selain pola penyebaran yang makin halus, Kota Tangerang juga rawan karena kerap dijadikan jalur transit. 


Dalam sebulan terakhir, tercatat ada dua kasus besar penyelundupan barang bukti berupa 10 kilogram sabu dan 3 kilogram ganja yang dikirim melalui jasa ekspedisi JNE, meski pengungkapan utuh terhadap pelakunya masih terus diupayakan.


Di akhir sesi, Josephien mengimbau para pelajar dan pemuda untuk mengenali ciri fisik pengguna—seperti mata merah, kulit pucat, hingga perubahan mental—dan meminta mereka proaktif menjadi "mata dan telinga" aparat. 


Ia mengapresiasi ruang diskusi ini dan mengajak pemuda meneladani semangat Bung Karno untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan modern, termasuk dari belenggu narkoba. (*/Red).

Sinergi Hebat! Mitra Media Korem 052/Wkr Sabet Juara I Lomba Karya Jurnalistik TNI AD 2026






Jakarta Pusat | Mitrapubliknews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mitra media binaan Korem 052/Wijayakrama. Jurnalis Media Lintas Cakrawala News, Mochamad Solichin, berhasil meraih Juara I Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 pada kategori Video 20 Detik Ucapan Terima Kasih Program Air Bersih.


Penghargaan tersebut diumumkan dan diserahkan dalam rangkaian kegiatan Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran TNI AD TA 2026 yang berlangsung di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).


Karya video yang mengantarkan Solichin meraih juara berjudul “Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto: Wujudkan Air Bersih TNI AD Bagi Warga Jatipulo Melalui Kodim 0503/Jakarta Barat.” Melalui visual yang sederhana namun sarat makna, video berdurasi 20 detik tersebut dinilai mampu menggambarkan secara efektif manfaat nyata Program Air Bersih TNI AD bagi masyarakat.


Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti nyata sinergi positif antara TNI AD dan insan media dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pengabdian TNI AD.


“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara TNI AD dan media mampu menghadirkan informasi yang bermanfaat, inspiratif, dan memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat. Kami mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih dan berharap karya-karya positif seperti ini terus lahir untuk mendukung penyebarluasan informasi program-program TNI AD kepada masyarakat,” ujar Danrem.




Sementara itu, Mochamad Solichin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh jajaran TNI AD, khususnya Kodam Jaya, Korem 052/Wijayakrama, Kodim 0503/Jakarta Barat, dan Pendam Jaya.


​"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P., Dandim 0503/JB, serta seluruh jajaran Penerangan Kodam (Pendam) Jaya yang terus mendukung kami dalam menyebarluaskan program-program unggulan TNI AD kepada masyarakat," ungkap Solichin emosional. Kebahagiaan tersebut kian lengkap dengan pendampingan langsung dari sang ibunda, Kasmini, yang turut hadir dan menyatakan rasa bangganya.


Sebagai bentuk penghargaan, Waaster Kasad Bidang Renminter Brigjen TNI Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., menyerahkan langsung piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang.


Prestasi ini menjadi bukti bahwa kemitraan strategis antara TNI AD dan media massa terus terjalin dengan baik dalam mendukung penyebarluasan informasi yang akurat, membangun, dan mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi kepentingan bangsa dan negara.(*/red).

Media Online Mitrapubliknews.com Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026




Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com – Media online Mitrapubliknews.com turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang diselenggarakan di halaman Gedung Creative Center (GCC) Kota Bekasi, Sabtu, 13 Juni 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Agus Bachtiar, yang akrab disapa Bang Kanit, selaku Kepala Biro (Kabiro) Kota Bekasi Mitrapubliknews.com, ikut hadir sekaligus berperan aktif dalam kepanitiaan penyelenggaraan acara.


Peringatan HPN Bekasi Raya 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan solidaritas insan pers di wilayah Bekasi. Mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Maju”, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai organisasi dan media massa yang ada di Kota maupun Kabupaten Bekasi.


Pelaksanaan HPN Bekasi Raya 2026 dipelopori oleh Bang Ade Muksin, S.E., selaku Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bekasi. Di bawah kepemimpinannya, acara berlangsung dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarmedia.


Keikutsertaan Mitrapubliknews.com dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk terus mendukung kemajuan dunia jurnalistik yang profesional, independen, serta berperan aktif dalam memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.


(Agus Kanit)

Di SMP Dua Balaraja Kangkangi Permendikbud no 75 Tahun 2026.Supaya Mendapatkan Uang Tang Bayak.




Tangerang | Mitrapubliknews.com -Sekolah Menengah Pertama (SMP) dua  balaraja melakukan pungutan liar,dengan  berbagai cara ,salah satu contoh biaya perpisahan siwa/siswi kelas 9,dengan memaksa biaya perpisahan sebesar Rp.350.000 Persiwa .13-06-2026.


Dengan itu para orang tua merasa  terbebani atas biaya yang di patok oleh pihak sekolah,dan berdalih dengan memanfaatkan komite sebagai alat tuk memuluskan niatnya untuk mencari keuntungan dengan rapat komite dan orang tua.


Dan orang tua sampai  meminjam uang sama  koperasi untuk biaya perpisahan anak tersebut,karna merasa malu anak nya tidak ikut ,di karnakan kondisi ekonomi yang sulit.


Dinas pendidikan kabupaten, Tangerang, (Disdik) beserta bupati Tanggerang memberikan teguran atau sanksi yang telah dilangar.pemerintah kabupaten Tangerang jangan tutup mata ,karna ini terjadi setiap tahun nya dengan berdalih per pisahan di lingkungan sekolah .


"Begitulah cara sekolah untuk mendapat uang haram "


Pihak sekolah memberikan undangan ke siswa yang sudah membayar uang perpisahan yang  sebesar,(Rp. 350000 )yang belum membayar tidak di berikan ,dan oleh sebab itu orang tua menjadi terbebani di buat pihak sekolah.itulah cara pihak sekolah untuk memaksa siswa /siswi untuk membayar .


Media mitrapublik, dan LSM kompirmasi,ke salah satu orang tua,wali murid, yg tidak mau di sebut namanya .,merasa terbebani dengan biaya yang di paksakan,kata salah seorang orang tua murid ketika ngantar anaknya kesekolah yang namanya.inisial,s...


Setelah di kompirmasi ke sekolah, dan melalui telepon seluler,malah jawaban kepala sekolah mengatakan jangan ngancam ngancam katanya ,dan langsung memblokirnya .sepertinya mengintimidasi media ,


jelas ini seolah olah menghalangi kinerja wartawan yang tertuang di UU 45 Tahun 1999 tentang pers yang menjamin kemerdekaan pers sebagai hak jadi masnyarakat sebagai hak asasi warga negara dan dan melindungi jurnalis atau penyensoran pembrederan serta memberikan hak tolak dalam melindungi narasumber.


Penulis ( D Sihotang).