BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Yayasan Insan Pantura Gemilang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Yayasan Insan Pantura Gemilang Salurkan bantuan korban terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin di Kantor Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg, Selasa (7/7/2026).


Ketua Yayasan Insan Pantura Gemilang, Luly Novita yang di dampingi Ibu Ike Megasari selaku pembina, Salmah Sekertaris, Linda pengawas, MUM ketua Departemen Yayasan mengatakan, bantuan diberikan kepada korban terdampak langsung dan petugas yang menangani kebakaran TPA Jatiwaringin. Bantuan yang diberikan berupa bingkisan sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi sampai tiga hari, makanan ringan, untuk anak-anak, dan bingkisan lainnya yang dibutuhkan warga terdampak langsung kebakaran TPA Jatiwaringin.


Ketua Yayasan bersama pengurus Yayasan Insan Pantura Gemilang saat meninjau Pengungsian Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin.




Luly Novita berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengajak masyarakat untuk mulai mengelola sampah dengan baik.


“Memilah sampah organik dan nonorganik. Mendaur ulang sampah,” ucapnya.


Linda Mengatakan, bantuan diberikan kepada korban terdampak langsung dan petugas yang menangani kebakaran TPA Jatiwaringin. Bantuan yang diberikan berupa bingkisan sembako, kebutuhan dapur umum yang diperkirakan mencukupi sampai tiga hari, makanan ringan, untuk anak-anak, dan bingkisan lainnya yang dibutuhkan warga.


Ia  juga meninjau pengungsian dan memberikan trauma healing kepada masyarakat dan anak-anak. Ia meminta masyarakat terdampak bersabar dan tabah menghadapi musibah tersebut.



“Semoga musibah kebakaran tersebut tertangani,” katanya.


Ike Megasari Pembina Yayasan Insan Pantura Gemilang mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk keprihatinan . Ia menyadari, kejadian kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya.


Oleh sebab itu, Ketua Yayasan Insan Pantura Gemilang memberikan imbauan agar masyarakat yang berada di sekitar lingkungan TPA Jatiwaringin mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk sementara. Kemudian, ia meminta agar masyarakat menggunakan masker dengan baik.


UTI Kepala Desa Tanjakan Mekar Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Tangerang, jumlah pengungsi di Kantor Desa Tanjakan Mekar Kecamatan Rajeg sampai pukul 09.00 WIB per tanggal 7 Juli 2026, mencapai 198 orang. Jumlah tersebut terdiri atas anak-anak sebanyak 52 orang, lansia 5 orang, dewasa 120 orang, balita 20 orang, dan difabel 1 orang.


Salah seorang pengungsi, Suharti (61 tahun) mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui Yayasan Insan Pantura  Gemilang. Bagi mereka, bantuan sekecil apa pun sangat berarti di tengah kondisi darurat.


Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan,” katanya.(*/ Red)

Napi Lapas Kelas I Tangerang Jadi Sorotan, Diduga Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Sel




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Dugaan praktik peredaran narkoba dari dalam Lapas kembali mencuat. Seorang warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang, yang berlokasi di Jalan Veteran Raya Nomor 2, Babakan, Kota Tangerang, disebut-sebut masih leluasa mengendalikan bisnis narkotika dari balik jeruji besi.


Informasi yang beredar menyebutkan narapidana berinisial “J” diduga kuat berperan sebagai pengendali jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di luar lapas. Dugaan ini menambah panjang daftar persoalan klasik lembaga pemasyarakatan: lemahnya pengawasan internal yang membuka celah bagi praktik ilegal tetap berjalan.


Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media menghubungi Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Tangerang, Edy, untuk meminta klarifikasi resmi. Dalam keterangannya, Edy mengaku pihaknya belum melakukan pengecekan awal atas laporan terbaru tersebut.


“Kita belum cek. Kami terima kasih, kasih info,” ujarnya singkat.


Namun, pernyataan itu berbanding terbalik dengan penjelasan lanjutan yang disampaikan dalam kesempatan yang sama. Edy justru membeberkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penindakan, termasuk membuka alat bukti dan menelusuri komunikasi narapidana yang bersangkutan.


“Sudah kita tindaklanjuti. Yang kemarin juga sudah kita tindaklanjuti. Berita Acara Pemeriksaan dan HP yang bersangkutan sudah dibuka semua, komunikasi dengan siapa saja sudah dibuka, dan sudah dilaporkan ke pimpinan, termasuk seluruh riwayat transaksi transfer,” jelasnya, Minggu (5/7/2026).


Lebih jauh, Edy mengungkapkan pihaknya telah mengantongi data pihak luar yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Bahkan, sejumlah pihak dari luar disebut telah diamankan.


“Orang luarnya kita sudah punya datanya lengkap. Komunikasinya dengan siapa saja yang di luar juga sudah kita catat semuanya. Kita juga sudah siapkan Laporan Polisi untuk diserahkan ke kepolisian,” tambahnya.




Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi tertulis dari pihak Lapas Kelas I Tangerang. Ketiadaan dokumen resmi ini memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi penanganan kasus serta konsistensi pernyataan yang disampaikan.


Pengakuan adanya pemeriksaan menyeluruh, pembukaan data komunikasi, hingga pelacakan transaksi keuangan justru mengindikasikan bahwa dugaan tersebut bukan sekadar informasi mentah. Hal ini sekaligus menegaskan adanya potensi kebocoran sistem pengawasan di dalam lapas.


Publik pun mempertanyakan sejauh mana pengawasan internal berjalan, mengingat narapidana diduga masih mampu mengakses alat komunikasi dan mengendalikan jaringan kejahatan dari dalam sel. Situasi ini mengarah pada dugaan adanya kelalaian, bahkan kemungkinan keterlibatan oknum di dalam sistem.


Kasus ini kembali memperlihatkan bahwa persoalan klasik lapas , over kapasitas, pengawasan lemah, dan penyalahgunaan fasilitas masih menjadi masalah serius yang belum terselesaikan.


Awak media akan terus menelusuri perkembangan kasus ini, termasuk menunggu keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas I Tangerang serta langkah lanjutan dari aparat penegak hukum.

(*/ Red).

FORSIL Gelar Audiensi dengan Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten, H. Gembong Siap Kawal Realisasi PJU di Kemiri




SERANG | Mitrapubliknews.com  – Forum Silaturahmi Ormas, Lembaga, dan Media (FORSIL) Kecamatan Kemiri menggelar audiensi dengan Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Raya Pantura Ir. Sutami, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, yang telah padam selama belasan tahun.


Audiensi yang berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Banten, Kawasan KP3B, Serang, Selasa (7/7/2026), diterima langsung oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten, H. Gembong Rudiansyah. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Maman Andurahman, serta perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Rahmat.Dalam kesempatan tersebut, H. Gembong Rudiansyah menyampaikan komitmennya untuk mengawal penyelesaian persoalan PJU di Kecamatan Kemiri.




"Terima kasih atas laporannya. Kami akan segera menindaklanjuti persoalan ini dan insya Allah akan direalisasikan tahun ini atau paling lambat pada triwulan pertama tahun 2027. Kami akan berusaha secepat mungkin," ujarnya.



Pernyataan tersebut disambut positif oleh FORSIL Kemiri yang selama ini memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait minimnya penerangan di ruas jalan tersebut.


Ketua FORSIL Kecamatan Kemiri, Jay, menegaskan bahwa padamnya lampu PJU bukan sekadar persoalan fasilitas umum, tetapi telah menjadi ancaman bagi keselamatan dan keamanan masyarakat.




"Kami khawatir persoalan ini terus dibiarkan. Jalan yang gelap berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kerawanan tindak kriminalitas pada malam hari. Karena itu kami berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dan preventif," ujar Jay.



Dalam audiensi tersebut, Jay didampingi Wakil Ketua FORSIL yang juga menjabat sebagai Ketua DPW II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang, Yaman Kala Hideung, beserta sejumlah perwakilan masyarakat.


Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten mengapresiasi langkah FORSIL yang dinilai aktif dan terorganisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. 




DPRD juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten agar proses perbaikan PJU dapat segera direalisasikan sesuai kewenangan yang berlaku. 


FORSIL Kecamatan Kemiri berharap komitmen tersebut dapat segera diwujudkan sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas penerangan jalan yang layak demi meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.


Sebagai organisasi yang menjadi wadah silaturahmi ormas, lembaga, dan media, FORSIL menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan pemerintah demi mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten. DPRD Provinsi Banten, H. Gembong Rudiansyah. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, Maman Andurahman, serta perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Rahmat.Dalam kesempatan tersebut, H. Gembong Rudiansyah menyampaikan komitmennya untuk mengawal penyelesaian persoalan PJU di Kecamatan Kemiri.



"Terima kasih atas laporannya. Kami akan segera menindaklanjuti persoalan ini dan insya Allah akan direalisasikan tahun ini atau paling lambat pada triwulan pertama tahun 2027. Kami akan berusaha secepat mungkin," ujarnya.


Pernyataan tersebut disambut positif oleh FORSIL Kemiri yang selama ini memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait minimnya penerangan di ruas jalan tersebut.


Ketua FORSIL Kecamatan Kemiri, Jay, menegaskan bahwa padamnya lampu PJU bukan sekadar persoalan fasilitas umum, tetapi telah menjadi ancaman bagi keselamatan dan keamanan masyarakat.


Kami khawatir persoalan ini terus dibiarkan. Jalan yang gelap berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kerawanan tindak kriminalitas pada malam hari. Karena itu kami berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dan preventif," ujar Jay. Dalam audiensi tersebut, 


"Jay didampingi Wakil Ketua FORSIL yang juga menjabat sebagai Ketua DPW II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang, Yaman Kala Hideung, beserta sejumlah perwakilan masyarakat."kata Jay


Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten mengapresiasi langkah FORSIL yang dinilai aktif dan terorganisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ucapnya.


"DPRD juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten agar proses perbaikan PJU dapat segera direalisasikan sesuai kewenangan yang berlaku."ucapnya.


FORSIL Kecamatan Kemiri berharap komitmen tersebut dapat segera diwujudkan sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas penerangan jalan yang layak demi meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.


"Sebagai organisasi yang menjadi wadah silaturahmi ormas, lembaga, dan media, FORSIL menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan pemerintah demi mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten". (*/Red).






LP2M UIN SMH Banten Gelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Dakwah Digital bagi Masyarakat Masjid




SERANG | Mitrapubliknews.com 
– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyelenggarakan kegiatan Life Skill bagi Masyarakat Masjid bertajuk "Manajemen Masjid dan Dakwah Digital" di lingkungan Masjid Pangampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada Sabtu (4/7/2027). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 17.00 WIB tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat, para sesepuh, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta pemuda dari lingkungan sekitar sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid di era digital.


Perwakilan LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. Sholahuddin Al-Ayyubi, M.A., menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengurus masjid memerlukan kemampuan manajerial yang baik agar mampu mengelola masjid secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.


"Masjid harus dikelola dengan manajemen yang baik sehingga mampu menjalankan fungsi ibadah, pendidikan, pembinaan masyarakat, serta pelayanan sosial secara optimal. Karena itu, peningkatan kapasitas DKM menjadi kebutuhan yang sangat penting," ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Supe'i Al-Bantani, S.Ag., M.A., selaku Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Serang, Pengurus Forum Komunitas Da'i Muda Indonesia (FKDMI) Provinsi Banten, sekaligus Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Provinsi Banten, menyampaikan materi mengenai pentingnya manajemen masjid yang terencana dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.


Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa manajemen masjid merupakan proses pengelolaan rumah ibadah secara sistematis, terarah, dan profesional yang melibatkan pengurus serta jamaah. Tujuan utamanya adalah memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan sosial melalui penerapan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan.


Menurutnya, keberhasilan memakmurkan masjid tidak hanya ditentukan oleh kualitas program, tetapi juga oleh kekompakan pengurus dan harmonisasi hubungan dengan jamaah.


"Apabila terjadi kerenggangan antara pengurus dan jama'ah, atau tidak adanya kekompakan di internal DKM, maka akan sulit mewujudkan masjid yang makmur. Karena itu, persatuan, komunikasi, dan semangat kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi kemasjidan," jelasnya.


Supe'i juga menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat pelaksanaan ibadah. Sejak masa Rasulullah Saw, masjid telah menjadi pusat pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, hingga penguatan ekonomi umat melalui pengelolaan Baitul Mal. Oleh sebab itu, masjid masa kini harus mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui program-program yang produktif dan berkelanjutan.


Ia memperkenalkan tiga pilar utama dalam manajemen masjid, yakni  Idarah, Imarah, dan Ri'ayah. Idarah berkaitan dengan pengelolaan organisasi, administrasi, keuangan, dan sarana prasarana. Imarah berfokus pada penyelenggaraan kegiatan ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan jamaah. Sementara Ri'ayah menitikberatkan pada pemeliharaan bangunan, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan masjid agar tetap menjadi tempat ibadah yang representatif.


Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus DKM untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai media dakwah yang efektif dan menjangkau masyarakat lebih luas. Menurutnya, media digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi kegiatan masjid, memperkuat komunikasi dengan jamaah, serta menyampaikan nilai-nilai Islam secara bijaksana dan moderat.


Mengakhiri penyampaiannya, Supe'i mengajak seluruh peserta menjadikan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam memakmurkan masjid melalui slogan, "Masjid Maju, Jamaah Bersatu, Dakwah Mendunia Melalui Teknologi Digital."


Sementara itu, Ketua DKM Masjid Pangampelan, H. Jamil, M.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pelatihan seperti ini telah lama dinantikan oleh masyarakat, terutama kalangan pemuda masjid.


"Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar para pemuda semakin termotivasi dan aktif menjalankan berbagai program kemasjidan," katanya.


Melalui kegiatan Life Skill bagi Masyarakat Masjid, LP2M UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap lahir pengurus masjid yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan pengelolaan yang baik, sinergi antara DKM dan jamaah, serta pemanfaatan teknologi digital secara positif, masjid diharapkan semakin berperan sebagai pusat ibadah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan solusi atas berbagai persoalan umat. (*/Red).

Polresta Tangerang Tindaklanjuti Galian Tanah Diduga Tanpa Izin di Rajeg




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang bergerak cepat menindaklanjuti informasi terkait aktivitas galian tanah (cut and fill) yang diduga tidak memiliki izin di Kampung Kebon Kelapa, Desa Lembang Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Senin (6/7/2026) menegaskan, sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan. Mulai dari meminta keterangan para pihak yang terkait, pengecekan langsung ke lokasi, hingga berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah.


"Langkah tersebut guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan perizinan maupun peraturan yang berlaku," kata Indra Waspada. 


Dia mengatakan, penanganan perkara tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan proses penyelidikan serta koordinasi lintas instansi.


"Kami menindaklanjuti informasi yang berkembang di masyarakat dengan melakukan serangkaian penyelidikan," ujarnya. 


Kata Indra Waspada, sejumlah pihak telah dimintai keterangan. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan komprehensif sesuai kewenangan masing-masing. 


Dalam proses penyelidikan awal, petugad telah meminta klarifikasi dari pihak PT Jaya Garden Polis selaku pengembang. Serta koordinator lapangan PT TAN yang menerima Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT Anugrah Tangerang Abadi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui PT Jaya Garden Polis bergerak di bidang pengembangan perumahan dan memiliki lahan seluas kurang lebih 2,7195 hektare di lokasi tersebut yang digunakan sebagai area pekerjaan cut and fill sejak Februari 2026.


Dari keterangan yang diperoleh, aktivitas pengupasan tanah tersebut disebut hanya mengantongi surat keterangan persetujuan lingkungan dari warga sekitar. 


Material hasil cut and fill diklaim tidak diperjualbelikan, melainkan digunakan untuk kebutuhan pembangunan Perumahan Jaya Rajeg Cluster Barat yang masih berada dalam satu grup perusahaan dengan lokasi pekerjaan, dengan jarak sekitar dua kilometer.




Selain pemeriksaan saksi, Polsek Rajeg juga melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Sabtu (4/7/2026).


"Hasil pengecekan di lapangan, saat itu tidak ditemukan adanya aktivitas pertambangan maupun pengupasan tanah. Di lokasi hanya terdapat satu unit alat berat jenis kobelco yang terparkir dan tidak ditemukan pekerja," jelas Indra Waspada. 


Meski demikian, Indra Waspada menegaskan, proses penyelidikan belum berhenti. Polresta Tangerang, kata dia, akan terus mendalami seluruh aspek, termasuk pemenuhan perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.


Sebagai tindak lanjut, penyidik juga akan meminta keterangan dari Kepala Desa setempat dan Camat setempat. Serta berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Tangerang dan dinas teknis terkait guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran sesuai kewenangan masing-masing.


"Kami juga akan melakukan pengecekan lapangan lanjutan bersama instansi terkait. Prinsipnya, setiap informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti secara serius, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku," tegas Indra Waspada.


Dia menambahkan, Polresta Tangerang berkomitmen mengawal setiap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang maupun aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan. Sehingga seluruh proses dapat berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. (*/ Red).

PLN Indonesia Power UBP Lontar Tanam 5.000 Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pesisir di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026




Tangerang, Lontar | Mitrapubliknwes.com  – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar melaksanakan aksi peduli lingkungan melalui penanaman 5.000 pohon mangrove yang berlokasi di Ketapang Urban Aquaculture. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung upaya pengurangan dampak perubahan iklim. Senin (6/7/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen UBP Lontar, karyawan, serta para stakeholder yang turut berpartisipasi aktif. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara perusahaan dan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.


Penanaman mangrove ini merupakan salah satu upaya strategis perusahaan dalam mendukung terciptanya ekosistem pesisir yang lebih sehat, mencegah abrasi, serta meningkatkan kualitas lingkungan melalui penyerapan karbon dioksida dan produksi oksigen. Selain itu, mangrove juga berperan sebagai habitat alami bagi berbagai biota laut yang mendukung keseimbangan ekosistem.




Dalam sambutannya, Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan ekosistem.


"Penanaman ini memberikan kontribusi yang baik bagi bumi kita. Dengan semakin banyak pohon yang ditanam, kita dapat menghasilkan lebih banyak oksigen serta menyerap karbon dioksida secara lebih optimal," ujar Ria.




Ia juga menambahkan bahwa sebagai bagian dari sektor ketenagalistrikan dan objek vital nasional, perusahaan tidak hanya berfokus pada keandalan operasional pembangkit, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.


Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara simbolis dan serentak oleh seluruh peserta di area yang telah ditentukan, serta penyampaian edukasi singkat mengenai pentingnya mangrove bagi keberlanjutan lingkungan pesisir dan upaya perawatannya agar dapat tumbuh secara optimal.




Melalui kegiatan ini, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan perusahaan. Selain itu, perusahaan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga bumi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.


Narahubung:

Farid Setiawan

Assistant Manager Umum

PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar

farid.setiawan@plnindonesiapower.co.id

+62 812-9550-4326


Sekilas Tentang PLN Indonesia Power

PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND. ( */Red).

Menteri LH RI Tinjau TPA Jatiwaringin, Mengapresiasi Kolaborasi Pemerintah kabupaten Tangerang dan BNPB Tekan Titik Panas Hingga 3,6 Persen




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Memasuki hari keenam penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan upaya pemadaman melalui jalur darat maupun udara. Berbagai langkah strategis dilakukan secara terukur dan terkoordinasi guna memastikan kebakaran dapat segera terkendali sepenuhnya. 


Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan seluruh tahapan penanganan telah dijalankan sesuai agenda operasional yang disusun sejak awal terjadinya kebakaran.


"Selama enam hari ini kita sudah memiliki program penanganan yang terukur. Hari pertama hingga hari keenam seluruh operasional pemadaman terus berjalan. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat oleh petugas pemadam kebakaran dengan kendaraan operasional, serta melalui udara dengan dukungan water bombing," ujar Bupati Maesyal di TPA Jatiwaringin Minggu (5/7/26).


Menurutnya, operasi water bombing yang melibatkan helikopter BNPB masih terus berlangsung dan telah memasuki hari keempat. Langkah tersebut terbukti efektif menekan titik-titik api yang berada di area timbunan sampah dan sulit dijangkau melalui jalur darat. Meski kondisi kebakaran terus menunjukkan perkembangan positif, Bupati mengungkapkan masih terdapat kemunculan asap di beberapa titik akibat perubahan arah dan kecepatan angin yang bergerak menuju kawasan permukiman warga.


"Tadi saya melihat langsung dari udara. Karena angin cukup kencang dan bergerak ke arah barat, muncul kembali asap di bagian barat lokasi. Asap ini berpotensi mengarah ke kawasan permukiman, namun kami sudah melakukan antisipasi melalui camat, kepala desa, puskesmas, dan seluruh perangkat terkait. Jika memang diperlukan evakuasi warga, maka akan segera kami lakukan," tegasnya.


Ia menambahkan, kondisi kesehatan masyarakat terdampak terus dipantau secara intensif oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Puskesmas setempat. Tim kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan dan penanganan cepat apabila terdapat warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.




Terkait rencana Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan, Pemkab Tangerang bersama instansi terkait masih terus berkoordinasi. Namun berdasarkan hasil kajian sementara dari BMKG, kondisi awan saat ini belum memenuhi syarat untuk pelaksanaan TMC.


"Kami sudah membahas kemungkinan hujan buatan. Namun berdasarkan informasi BMKG, kondisi awan saat ini belum mendukung untuk pelaksanaan TMC. Meski demikian, kami terus berupaya dan fokus pada langkah-langkah pemadaman yang sedang berjalan," katanya.


Selain pemadaman darat dan udara, penanganan juga diperkuat oleh tim Manggala Agni yang melakukan penyuntikan air ke lapisan bawah timbunan sampah guna memadamkan bara api yang masih tersimpan di dalam.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin telah ditetapkan sebagai kondisi darurat melalui Surat Keputusan Bupati. Penetapan status tersebut memungkinkan percepatan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan unsur terkait lainnya.


"Ini merupakan bencana dan sudah kami tetapkan status daruratnya. Alhamdulillah banyak dukungan yang datang dari pemerintah pusat maupun berbagai komponen masyarakat untuk membantu penanganan di lapangan," ujarnya.


Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyiapkan program mitigasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah penyiraman rutin di area TPA meskipun kondisi api telah padam sepenuhnya.


"Setelah kondisi ini selesai, mitigasi akan tetap kita jalankan. Penyiraman akan dilakukan secara rutin pagi, siang, dan sore hari secara komprehensif di area yang dapat dijangkau. Ini menjadi bagian dari langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran kembali di masa mendatang," pungkasnya.



Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, yang meninjau langsung lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman.


Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan menggunakan teknologi thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.


"Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari berbagai stakeholder dan hasil pemantauan thermal, kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang mengalami perbaikan yang sangat baik. Jika sebelumnya tingkat panas yang terdeteksi mencapai sekitar 70 persen, saat ini sudah berada di bawah 4 persen. Ini merupakan keberhasilan dan kesuksesan seluruh tim yang bekerja tanpa henti dalam upaya pemadaman api," ujar Jamhur


Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tangerang, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Pemadaman dilakukan dari udara melalui water bombing, dari darat menggunakan armada pemadam, hingga penyuntikan langsung ke dalam timbunan sampah untuk memadamkan bara api yang berada di lapisan bawah


"Kami mengapresiasi BNPB, Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta berbagai pihak yang telah mengerahkan seluruh kemampuan dan teknologi yang dimiliki," katanya.


Dia menambahkan, saat ini area yang masih membara hanya tersisa sekitar 3,6 persen. Ia optimistis seluruh titik panas dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.


"Alhamdulillah saat ini kondisi yang masih membara tinggal sekitar 3,6 persen. Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kita berharap malam ini atau paling lambat besok seluruh titik panas dapat mencapai nol persen sehingga kondisi benar-benar terkendali," ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peristiwa kebakaran TPA Jatiwaringin harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan kebakaran di tempat pembuangan akhir masing-masing.


"Yang paling penting dari kejadian ini adalah menjadi pembelajaran bagi seluruh kepala daerah di Indonesia untuk melakukan mitigasi dan pencegahan sejak dini. Saat ini kita memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di kawasan TPA. Karena itu, langkah antisipasi harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.


(*/Red).

Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI untuk Masyarakat




Kodam Jaya, Kota Tangerang | Mitrapibliknews.comKoramil 02/Batuceper Kodim 0506/Tangerang menggelar bakti sosial khitanan gratis bagi 40 anak di Kawasan Pergudangan Centra, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Minggu (5/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin Danramil 02/Batuceper, Mayor Inf Kurniawan, ini berlangsung dengan dukungan Forum Remaja Teratai Kedaung Wetan (FORMAT), Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Kedaung Wetan, serta Tim Medis Kesdam Jaya yang dipimpin dr. Pardi. Hadir pula Wakapolsek Neglasari AKP Iswono, Camat Neglasari Iwan Mulyawan, S.Sos., M.M., Lurah Kedaung Wetan H. Abdul Halim, S.IP., dan tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya Danramil 02/Batuceper  Mayor Inf Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mendampingi putra-putranya mengikuti khitanan gratis. Ia juga mengingatkan agar setiap peserta dalam kondisi sehat, telah sarapan, serta tetap didampingi selama proses khitan agar anak merasa nyaman.




Pelaksanaan kegiatan diawali dengan registrasi, pemeriksaan kesehatan (screening), proses khitanan oleh tim medis, hingga pemberian bingkisan kepada seluruh peserta.


Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Bakti sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD melalui Kodim 0506/Tangerang dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sesuai semangat "TNI AD Hadir dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan untuk Rakyat."(*/Red).

Kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi, Kegiatan Warga Perumahan Sepatan Residance, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim Piatu




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Warga Perumahan Sepatan Residance menggelarkan santunan Berbagi Kebahagiaan dan Kepedulian 100 anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Sepatan Residence RT 02 RW 01, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu, 05 Juli 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lebaran anak yatim 10 Muharram 1448 Hijriah.


 


Kegiatan ini di hadiri, Kecamatan Sepatan Yang di wakili Kasi Pemerintah Hendriyana, Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Danramil 10 Sepatan yang di Wakili Babinsa Bapak Rano,  Trantib Kecamatan Sepatan, Kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib ( Balok), Ketua RW 01,Tokoh agama dan para tamu undangan.



Ketua Panitia Santunan Anak Yatim Piatu H Indra  Plaza.S.H., Ketua Umum Gamata Nusantara mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan terima kasih kepada segenap pengurus panitia yang sudah bekerja keras untuk acara santunnya.




"Kami, warga Perum Sepatan Residence menyelenggarakan santunan anak yatim piatu yang ke 11 tahun kalinya. Ini yang paling meriah dan Insyaallah tahun depan lebih meriah lagi," ucapnya.


Sementara Ketua DKM Al Ikhlas H Achmad Khaidir mengucapkan pihak DKM Al Ikhlas juga bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan mengucapkan terimakasih kepada segenap pengurus panitia pelaksana yang sudah bekerja keras untuk acara santun anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas.


"Kami, DKM juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya dari Warga Perum Sepatan Residence yang sudah menyisihkan hartanya untuk acara santunan dan juga anak-anak remaja masjid Al Ikhlas yang sudah bekerja keras untuk kegiatan ini," ucapnya.




Sambutan kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib Mengapresiasi, Kegiatan santunan anak yatim, apapun yang menyayangi dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim akan di bales sepuluh kali lipat," Ucapnya.



" Saya selaku kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi dan mendukung penuh warga Perumahan Sepatan Residance yang sudah menyelenggarakan santunan anak yatim."Ucapnya.



Di tempat yang sama Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Mengapresiasi Kegiatan  warga Perumahan Sepatan Residance selalu meningkatkan serta mempertahankan kegiatan santunan anak yatim piatu di bulan yang baik Bulan Muharram 1448 Hijriah. Ucapnya.




"Selain itu, saya menghimbau kepada masyarakat melalui kesempatan ini selalu mewaspadai adanya kenakalan remaja jangan sampai tawuran mari kita jaga Kondusifitas lingkungan agar aman dan nyaman dimasyarakat," ucapnya.


(*/Red).

Warga Perumahan Sepatan Residance, Berbagi Kebahagiaan dan Kasih Sayang ke 100 Anak Yatim - Piatu




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Warga Perumahan Sepatan Residance menggelarkan santunan Berbagi Kebahagiaan dan Kepedulian 100 anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Sepatan Residence RT 02 RW 01, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Minggu, 05 Juli 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lebaran anak yatim 10 Muharram 1448 Hijriah.




Kegiatan ini di hadiri, Kecamatan Sepatan Yang di wakili Kasi Pemerintah Hendriyana, Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Danramil 10 Sepatan yang di Wakili Babinsa Bapak Rano,  Trantib Kecamatan Sepatan, Kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib ( Balok), Ketua RW 01,Tokoh agama dan para tamu undangan.


Ketua Panitia Santunan Anak Yatim Piatu H Indra  Plaza.S.H., Ketua Umum Gamata Nusantara mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan terima kasih kepada segenap pengurus panitia yang sudah bekerja keras untuk acara santunnya.


 


"Kami, warga Perum Sepatan Residence menyelenggarakan santunan anak yatim piatu yang ke 11 tahun kalinya. Ini yang paling meriah dan Insyaallah tahun depan lebih meriah lagi," ucapnya.


Sementara Ketua DKM Al Ikhlas H Achmad Khaidir mengucapkan pihak DKM Al Ikhlas juga bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taala dan mengucapkan terimakasih kepada segenap pengurus panitia pelaksana yang sudah bekerja keras untuk acara santun anak yatim piatu di Masjid Al Ikhlas.





"Kami, DKM juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya dari Warga Perum Sepatan Residence yang sudah menyisihkan hartanya untuk acara santunan dan juga anak-anak remaja masjid Al Ikhlas yang sudah bekerja keras untuk kegiatan ini," ucapnya.



Sambutan kepala Desa Pisangan Jaya Muhamad CHotib Mengapresiasi, Kegiatan santunan anak yatim, apapun yang menyayangi dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim akan di bales sepuluh kali lipat," Ucapnya.




" Saya selaku kepala Desa Pisangan Jaya Mengapresiasi dan mendukung penuh warga Perumahan Sepatan Residance yang sudah menyelenggarakan santunan anak yatim."Ucapnya.



Di tempat yang sama Kapolsek Sepatan AKP Pahyani S.H., Mengapresiasi Kegiatan  warga Perumahan Sepatan Residance selalu meningkatkan serta mempertahankan kegiatan santunan anak yatim piatu di bulan yang baik Bulan Muharram 1448 Hijriah. Ucapnya.




"Selain itu, saya menghimbau kepada masyarakat melalui kesempatan ini selalu mewaspadai adanya kenakalan remaja jangan sampai tawuran mari kita jaga Kondusifitas lingkungan agar aman dan nyaman dimasyarakat," ucapnya.



Sambutan Camat Sepatan yang di wakili Hendriyana Kasi Pemerintah, beliau hari ini gak bisa hadir ada giat keluarga kepondok pesantren, salam hormat kami kepada panitia pelaksana santunan anak yatim-piatu mohon maaf sebesar besarnya belum bisa hadir." Kata Herdiyana.



" Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Sepatan menghimbau kepada warga Sepatan yang umurnya 17 tahun agar segera membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP)." Ucapnya.


(*/Red).

Asap TPA Jatiwaringin Berdampak ke Warga, Polresta Tangerang Buka Layanan Kesehatan di Desa Tanjakan Mekar


Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Polresta Tangerang melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) membuka layanan bakti kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Kegiatan dilaksanakan di lokasi pengungsian di Kampung Jungkel, Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (3/7/2026).


"Layanan kesehatan diberikan sebagai respons cepat terhadap dampak sebaran asap kebakaran yang dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar TPA Jatiwaringin," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 


Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dengan dokter umum dan pemberian obat dan vitamin. 


"Serta pembagian masker guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap," ujar Indra Waspada. 




Dia juga mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.


"Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan akses layanan kesehatan dengan cepat," ujarnya. 


Menurutnya, kehadiran personel Sidokkes di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian Polri. Langkah tersebut agar warga tetap sehat di tengah kondisi yang sedang dihadapi. 


Dia menambahkan, selain membantu proses pengamanan dan penanganan kebakaran, Polresta Tangerang juga berupaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan masyarakat.


Indra Waspada mengimbau warga yang mulai merasakan keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, maupun gangguan kesehatan lainnya agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Serta tidak memaksakan beraktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak.


"Pencegahan jauh lebih baik agar kondisi tidak semakin memburuk," ujarnya.




Selain pelayanan kesehatan, personel Polresta Tangerang juga terus melakukan patroli dan pengamanan permukiman warga yang ditinggalkan mengungsi. Serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin.


Indra Waspada menegaskan, Polresta Tangerang akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga situasi benar-benar kembali normal.


"Keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas yang terus kami kedepankan," pungkasnya.


(Ant)

‎Hari Ke-4 Kebakaran Akhir TPA di Jati Waringin: Bupati Keluarkan Setatus Darurat Selama 14 Hari Sesuai Dengan Peraturan Perundang-Undang ‎



‎Kabupaten Tangerang | Mitarpubliknews.com - Hari Ke-4 Kebakaran Akhir TPA di Jati Waringin: Bupati Keluarkan Setatus Darurat Selama 14 Hari Sesuai SPP, sesuai dengan peraturan perundang, Jum'at malam Sabtu (3 Juli 2026).

‎Ungkap Bupati Drs. H. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si saat di wawancarai oleh awak media," Tentunya kita akan lihat lagi pertemuan rakyat. Yang jelas bahwa sesuai dengan SPP, sesuai dengan peraturan perundang yang berlaku dalam penanganan bencana yang telah kita keluarkan dalam status darurat ini di Kabupaten Tangerang yaitu 14 hari, Tapi ini baru 4 hari Kelihatan sudah ada perkembangan yang membaik.

‎"Asalkan tadi anginnya berkurang. Terus juga yang di atas puncak Di sana bisa dijamah oleh kita. oleh petugas-petugas penyiraman, penyemprotan, mudah-mudahan ini bisa lebih cepat lagi tidak menunggu 14 hari.

‎"Kalau angin ini membesar, angin ini tiupannya begitu kencang, saya khawatir itu ada perpindahan atau menjalar titik-titik apinya," ungkap Bupati.

Kita minta do'anya semua kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, Kita pagi, siang, sore, malam, pagi lagi terus berusaha untuk juga menghindari, untuk mempercepat pemadaman dan menghindari aspek-aspek negatif lainnya kepada masyarakat kita.

‎"Hari pertama kita sudah mulai puskesmas dan dinas kesehatan sudah mulai stay. Stay di posko-posko yang ditempati oleh masyarakat kita, yang kedua, ada upaya-upaya dari puskesmas dan dinas kesehatan, dokternya itu jemput bola langsung mendatangi dor-tudor, mendatangi rumah-rumah masing-masing untuk diperiksa kesehatan keluarganya.

‎"Yang ketiganya tentunya alat kesehatannya kita sudah siapkan juga, termasuk di dalamnya adalah oksigen dan juga kendaraan ambulans sudah siapkan, tapi sampai saat sekarang mudah-mudahan tidak terjadi, sampai saat sekarang bisa ditangani oleh Puskesmas dan dinas kesehatan tanpa biyaya," Ujarnya Bupati


‎Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan,"  Untuk membantu proses pemadaman api, intinya kita syukur Allah, terus pemadaman ini bisa lebih efektif karena kami langsung mengambil air," ucapnya.

‎Jadi kami hari ini sudah gelar 500 meter, jadi terus kita tingkatkan, dukungan tenaga dan surplus juga sudah tiba hari ini, jadi besok bisa kita maksimalkan," Ujarnya.



‎Lanjut Drs. H. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si," Menyatakan Kami mohon maaf apabila selama empat bah hari ini upaya-upaya pemadaman ini belum sempurna, belum sampai selesai. Dan juga atas pengertian kesadaran masyarakat kami ini juga supaya tidak datang ke sini juga kami ucapkan terima kasih.


‎"Harapan kepada masyarakat sekitar di sini, kecamatan Rajeg , kecamatan Sukadiri, kecamatan Mauk, apabila ada keperluan dari pernafasan, batuk-batuk segera telpon yang sudah kita siapkan, ada nomor telpon masing-masing puskesmasnya atau mendatangi puskesmas. atau nanti akan di  jemput. Kita akan memeriksa langsung dari dokter," Harapannya.

Jadi sekali lagi masyarakat kami apabila selama proses penanganan, pemadaman, apabila mengganggu aktivitas semua masyarakat, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan minta doanya kepada masyarakat kami supaya mengatasi ini, supaya lebih cepat lagi," Pungkasnya.

‎(Ant)

Aksi Nyata dan Tulus Bakti TNI Ringankan Beban Rakyat




Tangerang | Mitrapubliknews.com --Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P. memimpin langsung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Khitanan Massal ke-10, disertai penyerahan santunan dan bantuan sosial kepada masyarakat di Yayasan Fajar Qolbi, Pondok Aren, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2026).


Kegiatan ini diikuti 93 penerima manfaat, terdiri dari 77 peserta khitanan massal, 8 anak yatim, 2 anak piatu, serta 6 anak non-muslim. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.




Dalam sambutannya, Danrem 052/Wkr menegaskan bahwa pengabdian TNI harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


«“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu mengabdi untuk rakyat. Keberadaan TNI harus membawa dampak positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekelilingnya,” tegas Danrem.»


Ia juga menekankan bahwa setiap prajurit harus mampu menjadi pelindung, pengayom, serta motor penggerak dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah tugasnya.




Kegiatan semakin bermakna melalui tausiyah oleh Al Ustadz Muhammad Nur Maulana, dilanjutkan dengan penyerahan santunan, uang saku, serta bantuan sosial kepada para penerima manfaat.


Melalui kegiatan ini, Korem 052/Wijayakrama kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai fondasi kokoh dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.Bersama Rakyat, TNI Kuat.


(*/Red).


Jumling di Sukadiri, Kapolresta Tangerang Ajak Warga Jadi Penangkal Hoaks Kebakaran TPA Jatiwaringin




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Di tengah upaya penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengajak masyarakat menjadi bagian dari solusi dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Pesan tersebut disampaikannya saat melaksanakan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026).


"Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi serta tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," kata Indra Waspada.


Dia menjelaskan, penanganan kebakaran terus dilakukan secara terpadu oleh Pemkab Tangerang bersama TNI, Polri, serta instansi terkait. Semua unsur, kata dia, terus berupaya maksimal menangani kebakaran di TPA Jatiwaringin. 




Dia lalu mengatakan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Terutama dengan tidak memperkeruh keadaan melalui penyebaran informasi yang belum terverifikasi.


Indra Waspada juga mengingatkan warga, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Sukadiri, Mauk, Rajeg, dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap yang masih dirasakan di sejumlah wilayah.


"Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak," ujarnya.




Dia melanjutkan, apabila harus beraktivitas d8i luar rumah, warga diimbau menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih. Selain itu, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau gangguan kesehatan lainnya.


"Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.


Hal lain yang disamping Indra Waspada, dia meminta masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin. Selain membahayakan keselamatan, area tersebut harus tetap steril agar proses pemadaman serta mobilisasi kendaraan pemadam, alat berat, dan personel gabungan dapat berjalan maksimal.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan bersama dan memberikan ruang kepada petugas agar proses penanganan berjalan optimal," tegasnya.


Mengakhiri sambutannya, Indra Waspada mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kamtibmas dan mempererat persatuan. Serta saling membantu di tengah musibah yang sedang dihadapi. (*/Red).

Polresta Tangerang Patroli Rumah Warga dan Sambangi Pengungsian Korban Asap TPA Jatiwaringin




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Personel Polresta Tangerang melaksanakan patroli ke rumah-rumah warga yang ditinggalkan mengungsi akibat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026) malam.


Selain memastikan keamanan lingkungan permukiman, petugas juga menyambangi lokasi pengungsian untuk memantau kondisi warga. Serta membagikan masker guna mengurangi dampak paparan asap kebakaran yang masih menyelimuti kawasan tersebut.


"Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana, baik untuk memberikan rasa aman maupun memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 




Dia menambahkan, personel melaksanakan kontrol ke rumah-rumah warga yang sementara ditinggalkan mengungsi. Patroli tersebut dilaksanakan agar rumah tetap aman dari potensi tindak kriminalitas.


"Personel juga melakukan kontrol ke lokasi pengungsian memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama berada di tempat penampungan," kata Indra Waspada.


Dalam patroli tersebut, personel juga berdialog dengan warga di lokasi pengungsian untuk mengetahui kondisi terkini. Sekaligus menyampaikan imbauan agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi kualitas udara yang menurun akibat kepulan asap kebakaran.




Tidak hanya itu, personel juga turut membagikan masker kepada warga, khususnya anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Hal itu sebagai langkah mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.


Indra Waspada menegaskan, jajaran Polresta Tangerang akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga situasi kembali normal. Personel juga disiagakan untuk melakukan patroli secara berkala di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga.


"Kami ingin masyarakat fokus menjaga kesehatan dan keselamatan keluarganya tanpa perlu khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan," ujarnya. 


Personel, lanjut dia, akan terus melakukan patroli dan pengamanan. Sekaligus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam penanganan dampak kebakaran TPA Jatiwaringin. (*/ Red).