BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Motor Dicuri Dari Garasi Berpagar, Polsek Legok Tetapkan FA (38) sebagai Tersangka





Tangerang | MitraPublikNews.com – Tim Reserse Polsek Legok, Polres Tangerang Selatan, menangani kasus dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi di Kampung Kadaung, RT 003/RW 006, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 07.00 Wib. 


Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan seorang pria berinisial FA (38) sebagai tersangka. Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: B/180/X/2026/Sek Legok tertanggal 17 Oktober 2026.


Kapolsek Legok AKP Toto Riyanto, SH mengatakan, peristiwa bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio J tahun 2014 berwarna hitam milik Dekip digunakan istrinya, Dewi, untuk membeli sarapan pada pagi hari.


Setelah selesai membeli sarapan sekitar pukul 06.45 WIB, sepeda motor tersebut diparkir di garasi rumah yang berpagar. Pintu pagar kemudian ditutup sebelum pemilik dan keluarganya masuk ke dalam rumah.


Sekitar pukul 07.00 WIB, Dekip melihat dari dalam rumah bahwa sepeda motornya didorong oleh seseorang yang tidak dikenal. Mengetahui hal tersebut, korban melaporkannya ke Polsek Legok untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.




"Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio J dengan nomor polisi A-3629-HF, yang ditaksir senilai Rp4 juta," katanya kepada wartawan. Kamis (22/10/2026). 


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Legok IPTU Ilham Husni, SH, MH menjelaskan, dalam penanganan perkara tersebut polisi telah memeriksa tiga orang saksi. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Mio J, STNK, kunci kendaraan, serta pakaian dan sepatu yang diduga berkaitan dengan tersangka.


"Tersangka diduga melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun," pungkasnya.


(*HRS*)

Wakil Walikota Tangsel Pimpin Seribu Santri dalam Apel Hari Santri 2026





TANGSEL| MitraPublikNews.com - Sebanyak 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren se-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyemarakkan Apel Hari Santri Nasional 2026 Tingkat Kota Tangsel yang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Kamis (22/10/2026).


Apel berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar Nahdlatul Ulama.




Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Wakil Wali Kota Tangsel. Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rosyid membacakan Pembukaan UUD 1945, Ketua PCNU Kota Tangsel KH. Abdullah Mas’ud membacakan Naskah Resolusi Jihad 1945, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Ahmad Rifauddin memimpin doa.


*Resolusi Jihad Jadi Momentum Historis*


Pembacaan Resolusi Jihad 1945 menjadi momentum penting yang mengingatkan peran historis ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan RI.




“Resolusi Jihad 1945 adalah bukti bahwa santri tidak pernah absen ketika bangsa memanggil. Jika dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, hari ini santri harus tampil membangun peradaban melalui ilmu, akhlak, teknologi, inovasi, dan pengabdian,” tegas KH. Abdullah Mas’ud.


Usai apel, suasana semakin semarak dengan persembahan lagu Ya Lal Wathan dan Mars Hari Santri oleh santri Pondok Pesantren Darun Najah 9, atraksi pencak silat oleh Pagar Nusa Tangsel, Tari Saman, serta berbagai pertunjukan seni dan kreativitas santri lainnya.


Rangkaian penampilan tersebut menunjukkan kekayaan tradisi, kedisiplinan, dan potensi besar generasi pesantren dalam menjaga warisan budaya sekaligus menyongsong masa depan.


*Dari Resolusi Jihad Menuju Resolusi Peradaban*




KH. Abdullah Mas’ud menegaskan, peringatan Hari Santri 2026 menjadi komitmen bersama Pemkot Tangsel, NU, Kemenag, dan seluruh pesantren untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan.


“Hari Santri bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan para ulama. Hari Santri adalah panggilan untuk melanjutkan perjuangan itu dengan karya nyata. Dari Resolusi Jihad menuju Resolusi Peradaban, santri harus menjadi penggerak perubahan dan pembangun masa depan bangsa,” ujarnya.


Apel Hari Santri Nasional 2026 ini menjadi simbol kuatnya sinergi pemerintah, ulama, dan santri dalam menjaga nilai keislaman, memperkokoh kebangsaan, serta membangun Tangsel yang religius, harmonis, maju, dan berdaya.


*(_Ebem_)*

Tawuran di Cibadak, Polsek Cikupa Amankan Seorang Pelajar




Cikupa, Tangerang |MitraPublikNews.com -Aparat Polsek Cikupa Polresta Tangerang mengamankan seorang pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Serang Km 22,5, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Rabu (21/10/2026) malam.


Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri mengatakan, pelajar tersebut sebelumnya diamankan warga. Petugas yang mendapat informasi kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan pelajar tersebut.


"Aksi tawuran tersebut membuat warga sekitar merasa khawatir karena para pelaku diduga membawa senjata tajam," kata Syamsul, Kamis (22/10/2026).


Kata Syamsul, berdasarkan keterangan saksi, tawuran tersebut diduga melibatkan belasan pelajar. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di TKP, serta memberikan sanksi sosial kepada pelajar yang diamankan.




"Kami juga menghubungi keluarga pelajar tersebut untuk pembinaan," terang Syamsul.


Pada kesempatan tersebut, Syamsul mengimbau para orang tua untuk melakukan pengawasan kepada anak, terutama yang masih berstatus pelajar. Dia menegaskan, tawuran akan merugikan diri sendiri dan orang lain, serta bisa berakibat hukum.


*Eben*

Hari Santri Nasional 2026, Kapolresta Tangerang Ajak Santri Jaga Persatuan dan Kamtibmas




TANGERANG |MitraPublikNews.com - Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengajak para santri untuk terus berperan aktif menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, dengan tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".


Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam membangun bangsa, tidak hanya melalui pendidikan agama, tetapi juga melalui keteladanan, kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.


"Santri merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa," kata Kombes Pol Indra Waspada, Kamis (22/10/2026).


Dia mengajak seluruh santri untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat toleransi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Indra Waspada menambahkan, keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan generasi muda.


Indra Waspada juga mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang berpotensi memicu konflik.


"Semangat santri harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan tidak mudah terpecah belah oleh provokasi," ungkapnya.


Indra Waspada berharap, momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa penguatan karakter, nilai keagamaan, dan semangat kebangsaan merupakan modal penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Melalui sinergi antara ulama, santri, kepolisian, dan seluruh lapisan masyarakat, situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang diharapkan terus terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.


*Kang Eben*

RSUD Tigaraksa Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas




Tigaraksa,Tangerang |MitraPublikNews.com — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026, RSUD Tigaraksa Kabupaten Tangerang menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri.


Direktur RSUD Tigaraksa *DR. Muhammad Faridzi Fikri, M.K.M* mengucapkan Selamat Hari Santri 22 Oktober 2026 dengan tema *"Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"*.


"Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semangat santri adalah semangat pengabdian, keikhlasan dan perjuangan untuk negeri. RSUD Tigaraksa siap mendukung pelayanan kesehatan yang BerAKHLAK dan humanis untuk seluruh masyarakat," ujar Dr. Faridzi Fikri.


Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan komitmen pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.


RSUD Tigaraksa sebagai rumah sakit milik Pemkab Tangerang terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan semangat santri: religius, berdedikasi, dan melayani dengan hati.


*Kang Eben*

RSUD Pakuhaji Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas




Pakuhaji,Tangerang | MitraPublikNews.com - Keluarga besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pakuhaji Kabupaten Tangerang mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.


Tahun ini Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema *"Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"*.


Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Pakuhaji, *dr. Umie Kulsum, MM*. Dalam momen penuh khidmat ini, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang, yang telah berperan besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan keilmuan.




 "Selamat Hari Santri 22 Oktober 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas. Semoga semangat santri yang berilmu, berakhlak, dan berkhidmat terus menjadi inspirasi dalam membangun bangsa dan pelayanan kesehatan yang BerAKHLAK dan Bangga Melayani Bangsa," ujar dr. Umie Kulsum.


Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


RSUD Pakuhaji berkomitmen terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan semangat santri yang ikhlas dan penuh pengabdian untuk masyarakat.



*Eben*



*Sumber: RSUD Pakuhaji*

*Kamis, 22 Oktober 2026*

Koramil 01/Teluknaga Gelar Patroli Maung dan Jalan Kaki, Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif




Teluknaga, Kab. Tangerang | MitraPublikNews.com - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Koramil 01/Teluknaga jajaran Kodim 0510/Tigaraksa melaksanakan patroli jalan kaki dan berkendara menggunakan kendaraan taktis Maung di wilayah teritorial, Rabu malam (21/10/2026) hingga Kamis dini hari.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 02.40 WIB tersebut dipimpin Peltu Sukoyo dengan melibatkan 6 personel. Patroli menggunakan 1 unit kendaraan Maung dan 4 unit sepeda motor CRF/KLX.




Rute patroli dimulai dari Makoramil 01/Teluknaga, menyusuri Jalan Raya Kampung Melayu–Teluknaga, Jalan Raya Tanjung Pasir–Teluknaga, Jalan Kompleks Garuda, Jalan Raya Kosambi, serta Jalan Kampung Melayu Barat, dan kembali berakhir di Makoramil.


Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memantau situasi keamanan, mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.



(*Eben*)



Sumber: Kodim 0510/Tigaraksa

Rangkaian HUT ke-75 Humas Polri, Humas Polresta Tangerang Gelar Donor Darah




Kabupaten Tangerang | MitraPublikNews.com -- Seksi Humas Polresta Tangerang melanjutkan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri dengan menggelar bakti kesehatan donor darah di Kantor PMI Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Rabu (21/10/2025).


Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono Febrianto mengatakan kegiatan donor darah ini diikuti sekitar 30 peserta.


"Ada sekitar 30 peserta dari unsur anggota Polri serta warga masyarakat," ujarnya.




Kegiatan diikuti personel Humas Polresta Tangerang, personel fungsi lain, serta elemen masyarakat.


Tri menyampaikan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap sesama dan membantu ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Tangerang.




"Sekaligus mempererat tali silaturahmi dan sinergitas kemitraan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri," tandasnya.



(*/ Eben*)

10 Pengelola SPBU di Kampar Klarifikasi Video Viral Dugaan Setoran ke Oknum Polisi




Kampar | MitraPublikNews.com -- Sepuluh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kampar memberikan klarifikasi terkait video viral di akun TikTok @TembusPandang yang menuding adanya oknum kepolisian yang melindungi jaringan mafia solar dan menerima setoran dari SPBU maupun gudang solar ilegal.


Klarifikasi dilakukan setelah Polres Kampar menindaklanjuti video viral tersebut dengan pengecekan langsung ke 10 SPBU pada Selasa (20/10/2026) sore.


Pengecekan dipimpin Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata, didampingi Kanit Tipidter Iptu Hermoliza, anggota Tipidter, serta para Kanit Reskrim jajaran.


Adapun 10 SPBU yang didatangi dan memberikan pernyataan terekam video adalah:

1. Rebin (SPBU Salo)

2. Yopi Ariandi (SPBU Bangkinang Kota)

3. Roni Olahswanda (SPBU Tapung Hulu)

4. Anggi Mareta (SPBU Kampa)

5. Juprianto (SPBU Tapung Hilir)

6. Feri Wahyudi (SPBU Kampar Kiri 1)

7. Jeansgi (SPBU Kampar Kiri 2 Lipat Kain Selatan)

8. Desi Maharani (SPBU Air Tiris)

9. Tedy Saputra (SPBU Pandau Siak Hulu)

10. Aspin (SPBU Tapung)


Di setiap lokasi, petugas meminta keterangan pengelola, manajer, maupun pemilik. Mereka juga diminta menyampaikan pernyataan melalui rekaman video terkait dugaan pemberian uang kepada aparat.


Dalam rekaman tersebut, para pengelola menyatakan tidak pernah memberikan uang setoran, gratifikasi, maupun pembayaran dalam bentuk apapun kepada Polres Kampar maupun Polsek jajaran.


Pernyataan tersebut merupakan klarifikasi dari pihak yang diminta keterangan di lapangan. Kebenaran dugaan yang beredar di media sosial masih memerlukan verifikasi lebih lanjut berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.


"Kami datang ke lapangan untuk memverifikasi secara langsung klaim yang beredar di media sosial. Dari hasil wawancara dan pernyataan terekam para pengelola SPBU, tidak ada satu pun yang mengakui pernah membayar uang ke pihak kepolisian. Kami akan terus menelusuri asal-usul unggahan viral tersebut," ujar Kasat Reskrim.


Polres Kampar menegaskan penelusuran terhadap unggahan tersebut akan terus dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak langsung mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Masyarakat yang memiliki bukti terkait dugaan pelanggaran, termasuk dugaan setoran kepada oknum aparat atau aktivitas gudang solar ilegal, diminta melapor resmi melalui layanan pengaduan 110.


Langkah pelaporan resmi dinilai penting agar setiap dugaan dapat diperiksa secara objektif berdasarkan bukti, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.


*/Red/Fajar Saragih*

Aksi Greenpeace Bentangkan Spanduk Raksasa di Patung Selamat Datang Bundaran HI, Desak Pemerintah Tangani Krisis Iklim




JAKARTA |MitraPublikNews.com – Aksi bentang spanduk raksasa oleh aktivis Greenpeace Indonesia di Patung Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik, Selasa (20/10/2026).


Sekitar pukul 06.05 WIB, enam orang aktivis Greenpeace memanjat monumen setinggi puluhan meter dengan menggunakan perlengkapan panjat tebing (harness). Mereka kemudian membentangkan dua spanduk vertikal berwarna kuning dengan ukuran besar.


Spanduk pertama yang menghadap ke utara arah Istana Merdeka bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup”. Sementara spanduk kedua yang menghadap ke selatan bertuliskan “BENCANA MAKIN PARAH, HIDUP MAKIN SUSAH, APA KERJA PEMERINTAH?” dilengkapi logo Greenpeace.


Aksi damai tersebut dilakukan bertepatan dengan dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, mengatakan aksi ini sebagai bentuk desakan agar pemerintah lebih serius menangani krisis iklim yang kian berdampak pada kualitas hidup masyarakat.


Menurut Greenpeace, berbagai bencana seperti banjir bandang di Sumatera, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap berkepanjangan, hingga cuaca ekstrem telah menggerus pendapatan pekerja, terutama nelayan, pekerja gig seperti pengemudi ojek daring, serta menaikkan biaya hidup dan harga pangan.


Hal tersebut diperkuat dengan riset Greenpeace Indonesia berjudul “Besok Harga Naik! Gambaran Dampak Krisis Iklim dari Tempat Kerja, Meja Makan, dan Rumah” yang menyebut 41 persen responden merasakan dampak krisis iklim pada biaya pangan.


*Ditertibkan Petugas*


Spanduk tersebut kemudian ditertibkan oleh petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP sekitar pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.


Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menjelaskan, Bundaran HI merupakan cagar budaya sehingga perlu dijaga ketertiban dan keamanannya. Petugas mengevakuasi para aktivis dengan aman. Satu aktivis perempuan sempat mengalami kelelahan dan mendapatkan penanganan medis.


Pihak kepolisian menegaskan tidak ada kerusakan fasilitas pada monumen dan para aktivis dimintai keterangan di Polda Metro Jaya sesuai prosedur.


Hingga berita ini diturunkan, spanduk telah diturunkan dan kawasan Bundaran HI kembali kondusif.



*Editor: Eben | Foto: Greenpeace Indonesia / Bundaran HI 20 Okt 2026*

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Polsek Panongan Gandeng FKDM hingga Tingkat Desa




KABUPATEN TANGERANG |MitraPublikNews.com – Memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Panongan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar rapat koordinasi dan pembinaan wawasan kebangsaan bagi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) desa dan kelurahan se-Kecamatan Panongan, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Panongan tersebut mengusung Program Kapolda Banten bertajuk _Kumpul Bersama Masyarakat_. Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, kegiatan ini juga bertujuan memantapkan pengamalan Pancasila sekaligus meningkatkan peran masyarakat dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.




*Hadir dalam kegiatan tersebut:*

- Plt. Camat Panongan Dadang Sudrajat,S.Sos., M.M.,M.Si.

- Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang, S.H.

- Kanit Intelkam Iptu Iman Sodikin

- Perwakilan Koramil Panongan Serma Suan

- Kepala KUA H. Ramli, http://M.Ag.

- Kepala Puskesmas dr. Yasmin

- Ketua FKDM Kecamatan Panongan Muhidin

- Para kepala desa dan lurah, serta anggota FKDM se-Kecamatan Panongan.


Dalam arahannya, Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota FKDM yang selama ini turut berperan membantu menjaga kondusivitas wilayah.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota FKDM. Dengan dibentuknya FKDM sampai tingkat desa, hal ini sangat membantu kepolisian untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kecamatan Panongan,” ujar Iptu Irruandy.


Ia menegaskan, keberadaan FKDM memiliki peran strategis sebagai mitra masyarakat dan kepolisian dalam mengidentifikasi potensi persoalan sosial maupun gangguan kamtibmas yang dapat berkembang menjadi masalah lebih besar apabila tidak segera ditangani.


Kapolsek juga mengingatkan sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama, di antaranya dampak kemarau panjang yang berpotensi menyebabkan kekurangan air bersih, kebiasaan membakar lahan atau sampah sembarangan, serta kenakalan remaja yang meliputi tawuran pelajar dan perundungan atau bullying.


Menurutnya, berbagai persoalan tersebut membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat agar dapat dicegah sejak awal melalui komunikasi, edukasi, serta koordinasi dengan instansi terkait.


Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terutama saat memarkirkan kendaraan di tempat umum. Penggunaan kunci ganda menjadi salah satu langkah pencegahan yang dianjurkan.


Kapolsek juga mengimbau warga agar tidak ragu meminta pengawalan kepolisian ketika hendak melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar. Masyarakat turut diingatkan untuk mewaspadai berbagai modus penipuan dan kejahatan baru yang memanfaatkan media sosial.


“Waspadai juga pelaku kejahatan dengan modus baru melalui media sosial. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan cepat dari kepolisian, silakan hubungi Call Center 110. Kami tegaskan agar masyarakat tidak main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan, serahkan sepenuhnya kepada kami untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.


Sementara itu, Plt. Camat Panongan Dadang Sudrajat menekankan pentingnya mengoptimalkan peran FKDM yang berada di bawah naungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang.


Ia berharap seluruh anggota FKDM dapat menjalankan fungsi deteksi dini secara aktif dengan memantau perkembangan situasi di lingkungan masing-masing, sekaligus menyampaikan informasi yang diperlukan kepada pimpinan dan pihak berwenang.




Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang membahas berbagai persoalan di lingkungan masyarakat, salah satunya penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).


Menanggapi persoalan tersebut, Kapolsek Panongan menyatakan kesiapan personel untuk membantu penanganan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Ia menegaskan bahwa personel Polsek Panongan siap memberikan pelayanan selama 24 jam sesuai kebutuhan dan prosedur penanganan.


Melalui kegiatan ini, sinergitas Forkopimcam, FKDM, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur terkait diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kewaspadaan masyarakat, memperkokoh pengamalan nilai-nilai Pancasila, dan menjaga Kecamatan Panongan tetap aman serta kondusif.


(*/Eben*)



 *Sumber: Polsek Panongan | Foto: Forkopimcam Panongan Rabu 21 Okt 2026*

Semarak HUT ke-62 Golkar, Penyerahan SK Bappilu Warnai Perayaan di Kota Tangerang




KOTA TANGERANG | MitraPublikNews.com — Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tangerang pada Selasa (20/10/2026) dirangkai dengan ziarah, tasyakuran, dan penyerahan SK kepengurusan.


Kegiatan diselenggarakan DPD Partai Golkar Kota Tangerang yang dipimpin H. Sachrudin (Wali Kota Tangerang), dengan Ketua Pelaksana H. Saiful Milah (Abah) Ketua DPRD Kota Tangerang. Mengusung semangat "Karya Nyata, Rakyat Sejahtera".


Rangkaian meliputi ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Taruna Tangerang, tasyakuran di Kantor DPD, pemotongan tumpeng, penghargaan tokoh Golkar, dan ramah tamah.


Dalam momentum tersebut diserahkan SK untuk Pimpinan Kecamatan se-Kota Tangerang, BSNPG, Bappilu, dan GO Rescue.


Bappilu dipimpin Asep Sugara (Ketua), Edi Mu'adi (Wakil Ketua), Sugina (Sekretaris), Azhari Zaki Al Qadri (Bendahara).


" Asep Sugara: "Selamat ulang tahun ke-62 Partai Golkar. Kami bersyukur menerima amanah ini... Kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab bagi kami untuk menjaga kekompakan, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan memberikan kontribusi bagi Golkar Kota Tangerang."




 Azhari Zaki Al Qadri: "Saya siap mendukung Ketua Asep Sugara bersama seluruh pengurus Bappilu agar program organisasi dapat terlaksana dengan baik."


(*Eben*)

2 Rumah Ludes Terbakar di Kampung Kemiri Pabuaran RT 012/003 Desa Kemiri Kecamatan Kemiri, Diduga Akibat Pembakaran Sampah




Kemiri, Tangerang | MitraPublikNews.com – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Kemiri Pabuaran RT 012/003 Desa Kemiri Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang, Selasa malam (20/10/2026) sekitar pukul 21.19 WIB.


Kebakaran bermula dari pembakaran sampah limbah di kebun belakang rumah warga. Api dengan cepat membesar karena material sampah plastik yang mudah terbakar dan hembusan angin kencang, kemudian merembet ke 2 unit rumah di sebelahnya.


Untuk penanganan, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yakni Damkar Unit Mauk, Unit Kronjo, Unit Rajeg, dan Unit PLTU.


Petugas berjibaku selama lebih dari 2 jam melakukan pemadaman dan lokalisir agar api tidak merambat ke rumah lain di kawasan padat penduduk. Pukul 23.55 WIB api masih membesar, menjelang tengah malam api berhasil dilokalisir dan Selasa siang (21/10) api padam total, asap sudah hilang.


Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun 2 unit rumah ludes terbakar dan kerugian materi masih dalam pendataan.




*5 FAKTA KEJADIAN:*

1. Lokasi: Kp. Kemiri Pabuaran RT 012/003 Desa Kemiri Kecamatan Kemiri

2. Waktu: 21.19 WIB laporan pertama warga

3. Penyebab: Pembakaran sampah limbah

4. Dampak: 2 rumah ludes terbakar, tidak ada korban jiwa

5. Penanganan: 4 Unit Damkar (Mauk, Kronjo, Rajeg, PLTU)


Warga berharap aktivitas pembakaran sampah limbah di kawasan pemukiman ditertibkan agar kejadian serupa tidak terulang. 


(*Eben*)

Hari Jadi Kecamatan Rajeg ke-81, Camat Oman Apriaman Bersama Rombongan Ziarah ke Makam H Abdul Manan Camat Pertama






Rajeg, Tangerang |MitraPublikNews.com —  Camat Rajeg menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kecamatan Rajeg yang akan digelar pada 21 Oktober 2026. Momen bersejarah ini diharapkan menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus membangkitkan semangat masyarakat dalam mewujudkan Rajeg yang lebih maju dan sejahtera.

Rangkaian peringatan dimulai dengan ziarah ke makam H Abdul Manan, Camat pertama Kecamatan Rajeg, yang berada di Kp. Batu Nunggul, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (21/10/2026). Camat Rajeg Oman Apriaman bersama jajaran pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh masyarakat dan kepolisian hadir dalam kegiatan tersebut.

Camat Rajeg Oman Apriaman menyampaikan bahwa usia ke-81 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dan pembangunan di berbagai bidang.

“Saya berharap masyarakat Rajeg bisa lebih sejahtera, sehat, dan generasi mudanya mampu meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dengan begitu, warga Rajeg dapat bersaing di tingkat kabupaten hingga nasional,” ujar Camat Oman.

Lebih lanjut, Camat Oman menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah agar seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-81 dapat berjalan lancar dan sukses.

“Saya berharap dukungan semua pihak agar Kecamatan Rajeg menjadi tempat yang nyaman. Masyarakat Rajeg dikenal plural, dengan berbagai etnis yang hidup berdampingan secara rukun dan damai,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan nilai kebhinekaan sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan di tengah keberagaman.

“Dengan semangat kebhinekaan, kita bisa saling menghargai dan menghormati perbedaan, sehingga Rajeg tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Camat Oman mengajak seluruh warga Rajeg untuk turut menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kecamatan Rajeg dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan di lingkungan masing-masing.

“Yuk, warga Rajeg! Kita dukung perayaan hari jadi ke-81 ini dengan menjaga keamanan dan kebersamaan di wilayah kita tercinta. Kami semua melaksanakan ziarah ke Makam H Abdul Manan Camat Pertama ini sebagai bentuk penghormatan dan mendoakan beliau, semoga Kecamatan Rajeg menjadi lebih baik dan lebih maju,” pungkas Oman Apriaman.


*Penulis: Eben*

Diduga Kelalaian Pengusaha Limbah, Dua Rumah Di Kampung Kemiri Pabuaran Ludes Terbakar

 





KEMIRI, KAB. TANGERANG | MitraPublikNews.com – Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di *Kampung Kemiri Pabuaran  RT 12 RW 03 Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang,* Selasa malam, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Api belum bisa dipadamkan hingga pukul 23.55 WIB dan dilaporkan *Tiga rumah ludes terbakar.*


*Awal Mula Api:*

Berdasarkan keterangan warga di TKP, *M.P. Nashir*, api pertama kali berasal dari *tumpukan sampah yang terbakar oleh karyawan pengusaha limbah di kebun belakang rumah mertua adiknya.* Karena kondisi kebun kering, banyak material mudah terbakar, dan angin kencang, api dengan cepat membesar dan tidak terkendali.




*Merembet ke Rumah Warga:*

Api dari kebun kemudian merembet cepat ke pemukiman. Awalnya dilaporkan hanya bagian dapur, namun foto terbaru TKP pukul 23.50 WIB menunjukkan kobaran api sudah membumbung tinggi di atas atap dan *satu rumah dilaporkan habis terbakar.* Warga panik dan berkerumun menyaksikan dari jarak aman.


*Celoteh Warga: Sudah Sering Ditegur*

Di lokasi, warga mengaku sudah sering menegur aktivitas pembakaran sampah di kebun tersebut.

_"Udah sering ditegur kang, tapi masih aja bakar sampah di kebun itu. Ini udah kedua kalinya kejadian sama,"_ ujar warga setempat yang enggan disebutkan namanya.




*Kondisi di TKP Pukul 23.55 WIB:*

- Api *tambah besar dan belum bisa dipadamkan*

- Baru *4 unit mobil Damkar*satu unit dari Kecamatan Kronjo, Unit dari Kecamatan Mauk, Satu Unit dari PLTU Lontar,satu unit lagi dari Kecamatan Rajeg berada di lokasi dan masih berjibaku

- Asap hitam pekat membumbung tinggi, terlihat dari kejauhan

- Angin kencang dan material limbah menjadi kendala utama pemadaman

- Ratusan warga berkumpul untuk membantu evakuasi




Hingga berita ini diturunkan, *Alhamdulillah belum ada laporan korban jiwa.* Kerugian materi diperkirakan satu rumah ludes dan masih dalam pendataan. Petugas Damkar dibantu warga masih melakukan upaya lokalisir agar api tidak merambat ke rumah-rumah padat lainnya di Kampung Kemiri Pabuaran.


Pihak Polsek Mauk dan BPBD Kabupaten Tangerang diharapkan menambah armada Damkar untuk percepatan pemadaman.


*(Eben)*