BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Perampokam di Minimarket Solear, Polsek Cisoka Lakukan Penyelidikan



Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Unit Reskrim Polsek Cisoka Polresta Tangerang melakukan penyelidikan kasus perampokan di salah satu minimarket di Kampung Pesanggrahan, Kecamatan Solear, Rabu (20/5/2026) sekitar jam setengah 4 dini hari. 


Kapolsek Cisoka Iptu Aditya Surya Sakti mengatakan, personel telah melaksanakan cek TKP, meminta keterangan saksi, hingga mengamankan bukti petunjuk rekaman CCTV.


"Para pelaku menggasak uang tunai sebesar Rp. 29.930.000 yang disimpan didalam berangkas toko," kata Aditya, Jumat (22/5/2026). 




Aditya lalu menerangkan kronologis kejadian tersebut. Menurutnya, pada saat kejadian, dua karyawan toko yang jaga shift malam tiba-tiba didatangi seorang pria tidak dikenal yang langsung mengeluarkan sebilah pisau.


"Pria tersebut memaksa karyawan untuk memberikan kunci brankas," ujar Aditya. 


Tak berselang lama, datang lagi seorang pria yang langsung menodongkan benda mirip senjata api. Setelah itu, seorang pelaku menggiring dua karyawan ke arah gudang. Lalu memaksa membuka kunci brankas. Sementara pelaku lain mengawasi di pintu gudang. 




"Karena terancam, karyawan membuka brankas dan salah seorang dari pelaku mengambang uang yanga da di dalamnya," terang Aditya. 


Usai mengamankan uang, para pelaku memaksa kedua karyawan tiap. Sementara para pelaku langsung melati diri. Kedua pelaku diketahui menggunakan sepeda motor. 


"Kami pastikan telah melakukan penyelidikan dan akan mengejar para pelaku," tandas Aditya. (*/ red).

Gerakan Asri Polsek Mauk, Wujud Sinergi Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat di wilayah hukumnya, personel Polsek Mauk dipimpin Kapolsek Mauk AKP I NYOMAN NARIANA, S.M., S.Pd. melaksanakan Program Gerakan Asri bersama unsur pemerintahan desa dan masyarakat di Kampung Legok Sukamaju RT 04/01, Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, hingga para Ketua RT se-Desa Legok Sukamaju. Hadir dalam kegiatan antara lain Camat Kemiri Rudi Hadikarsoni, SH, S.IP, M.Si Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M, S.Pd Sekertaris Kecamatan Kemiri Soni, S.Pd, M.Si,  Kepala Desa Legok Sukamaju M. Fatulloh, S.Sos, Ketua BPD Desa Legok Sukamaju, serta personel penggerak dari unsur TNI-Polri.




Kegiatan difokuskan pada pembersihan area lingkungan serta jembatan perbatasan antara Desa Legok Sukamaju dan Desa Rancalabuh sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.


Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M, S.Pd menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, namun juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.




“Gerakan Asri ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sekaligus membangun sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga wilayah tetap kondusif,” ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga wilayah Kecamatan Kemiri menjadi kawasan yang lebih asri, sehat, dan nyaman untuk seluruh warga.

Perwakilan Media Alap-Alap News Gelar Jumat Berkah, Bagikan Nasi Kotak kepada Pengguna Jalan dan Jamaah




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Perwakilan Media Alap-Alap News, kembali menggelar kegiatan sosial jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan serta jamaah salat Jumat yang melintas dan pulang dari masjid di sekitar Jalan H. Mansyur, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (22/06) siang.


Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekaligus upaya berbagi rezeki kepada sesama. Antusiasme masyarakat terlihat saat pembagian nasi kotak berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan.


Koordinator kegiatan Jumat Berkah, **Henny**, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara konsisten satu kali dalam sebulan. Dana yang digunakan berasal dari hasil usaha yang disisihkan secara khusus untuk mendukung program berbagi kepada masyarakat.




*"Kegiatan ini kami laksanakan setiap bulan dengan dana yang berasal dari sebagian hasil usaha yang kami sisihkan. Kami berharap apa yang kami berikan dapat menjadi amal kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya,"* ujar Henny.


Ia berharap kegiatan Jumat Berkah dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang beraktivitas di jalan maupun jamaah yang baru selesai menunaikan ibadah salat Jumat.




*"Semoga kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan, membantu sesama, serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat. Kami juga berharap semangat berbagi ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap sesama,"* tambahnya.


Melalui kegiatan sosial tersebut, Media Alap-Alap News menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menyajikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga turut hadir memberikan kontribusi nyata melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


**(Tim/Red)**

TTKKBI DPC Teluk Naga Bersilaturahmi dengan Kapolsek Teluk Naga




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.comKeluarga besar TTKKBI DPC Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Kapolsek Teluk Naga pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan dalam menjaga keamanan serta melestarikan budaya pencak silat di wilayah Kecamatan Teluk Naga.


Dalam kegiatan tersebut, rombongan TTKKBI DPC Teluk Naga diterima langsung oleh Kapolsek Teluk Naga, Iptu Kevin Hotlando, bersama Kanit Endah Suryono.


Turut hadir pula Pembina TTKKBI Teluk Naga, Subur Maryono, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Teluk Naga.




Ketua TTKKBI DPC Kecamatan Teluk Naga, Sulaiman Akew, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan antara organisasi seni budaya dengan unsur Forkopimcam serta aparat kepolisian demi menjaga kondusifitas wilayah dan memperkuat persatuan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC TTKKBI Teluk Naga didampingi oleh jajaran pengurus dan anggota, di antaranya:

Wakil Ketua: Rendih Gondrong

Sekretaris: Ismail

Bendahara: Juana

Anggota: Yusuf, Rusdi, dan Wahyudin.

TTKKBI (Tjimande Tarikolot Karuhun Banten Indonesia) merupakan wadah seni pencak silat yang terus berupaya melestarikan seni budaya warisan leluhur Banten sekaligus mempererat tali persaudaraan antar masyarakat..




Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, TTKKBI DPC Teluk Naga berharap hubungan baik dengan aparat pemerintahan dan kepolisian terus terjalin demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

TTKKBI Jaya Jaya! Silaturahmi Ratakan!

Takbir… ALLAHUAKBAR!

(*/Eben).

IGD RS UniMedika Sepatan Tangerang Siap Layani Masyarakat 24 Jam




Tangerang | Mitrapubliknews.com – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan sigap bagi masyarakat, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS UniMedika Sepatan Tangerang siap 24 Jam yang melayani pasien setiap hari tanpa henti.22 Mei 2026 .


Layanan IGD ini hadir untuk menangani berbagai kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan segera, seperti demam tinggi, sesak napas, kecelakaan, nyeri dada, kejang, cedera, hingga kondisi darurat lainnya. Didukung tenaga medis profesional dan fasilitas penunjang yang memadai, RS UniMedika Sepatan Tangerang berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan nyaman bagi masyarakat.


Dengan akses layanan selama 24 jam, masyarakat di wilayah Sepatan, Rajeg, Mauk, Sepatan Timur, Sukadiri, Pakuhaji, dan sekitarnya kini tidak perlu khawatir saat membutuhkan pertolongan medis darurat pada malam hari maupun hari libur.


Keberadaan IGD 24 Jam ini juga menjadi bagian dari upaya RS UniMedika Sepatan Tangerang dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat Tangerang. (*/red).

Salah Satu Warga Bonang Kecamatan Kelapa Dua Jadi Korban Pencurian Mobil : Dengan Dalih Bawa Anak Kerumah Sakit, di Tigaraksa


Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Salah satu warga bonang kecamatan kelapa dua berinisial (R,S) menjadi korban Pencurian, pelaku dengan dalih modus bawa anak Kerumah sakit, di Tigaraksa.



‎"Kejadian yang di alami (R,S) Pada tanggal 09 April 2026, bermula saat (R,S) sedang silaturahmi ke kediaman keluarga adiknya berisinial (H) dan (E,R) istrinya yang berada di kampung Tegal baju RT 003/005, Desa Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, kabupaten Tangerang, Jum'at (22 Mei 2026).



‎kejadian tersebut pada pukul 12:00 Wib siang hari saat sedang berbincang dengan adiknya ada salah satu teman dari adiknya korban (H) yang ingin meminjam kendaraan/ mobil (R,A) yang spesifikasi kendaraan AVANZA G 1.5 M/T, Nopol. B-1451-JFX, Warna SILVER.


‎"Ibu saya minta tolong anak saya sedang sakit saya pinjam mobil untuk bawa anak saya ke rumah sakit saya minta tolong," ungkap Saepudin.



‎Lalu karna Terduga pelaku sudah lama tinggal/ngontrak di kediaman adik korban dan rasa belas kasihan dan tanpa rasa curiga (R,A) pun  meminjamkan kendaraannya, namun sekian lamanya sampai larut Saepudin tidak kunjung kembali dan tidak bisa di hubungi untuk mengembalikan kendaraan atau mobil (R,A).


"korban mencoba mendatangi kediaman Saepudin yang tinggal di perumahan Triraksa 2, ternyata rumahnya pun sudah kosong tidak berpenghuni, dan (R,A) pun menyadari bahwa kendaraannya pun di bawa lari oleh Saepudin," ujar R,A


‎Berselang beberapa hari pada tanggal 04 mei 2026 (R,A) pun mendatangi pihak kepolisian Polres Kota Tangerang yang di dampingi Kuasa Hukumnya Dadang Saputra S.H dan Sudirman S.H untuk melaporkan kejadian yang di alaminya.



‎Saat bertemu awak media (R,A) pun menjelaskan, saya kasian sama Saepudin karna melihat anaknya yang sedang sakit dan dia pun sudah ngontrak di tempat kontrakan adik saya sudah lebih dari satu tahun , tapi kenapa niat baik saya untuk menolong dan meminjamkan kendaraan saya malah di bawa kabur dan tidak ada kabar, mana kendaraan itu masih angsuran di Leasing TAF," jelasnya.



‎Di tempat terpisah Adang Saputra S.H dan Sudirman S.H pun selaku Kuasa hukum dari (R,A) menjelaskan, kami sudah  memberi tahu kepada pihak Toyota Astra Finance Cabang jakarta pusat  selalu mengirim surat berita acara kronologi kehilangan kendaraan dan surat laporan kepolisian Polres kota Tangerang melalui kantor Advokat hukum D,S Dan Patner untuk memberhentikan sementara waktu kendaraan yang di hilang oleh pelaku, Selama kendaraan belum di temukan oleh pihak kepolisian Polres Kota Tangerang.



Kami harap pihak Finance bisa mengerti dan bisa bekerja sama atas upaya hukum yang di lakukan (R,A)," tegas kuasa hukum.



‎Korban (R,A) pun berharap kepada pihak kepolisian Polres kota Tangerang bisa menangkap pelaku yang membawa lari kendaraan nya dan bisa menemukan kendaraannya yang raib di bawa lari oleh Saepudin," pungkasnya.




‎(red)

Gerakan Asri Polsek Mauk, Wujud Sinergi Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat di wilayah hukumnya, personel Polsek Mauk dipimpin Kapolsek Mauk AKP I Yoman Nariana, S.M., S.Pd. melaksanakan Program Gerakan Asri bersama unsur pemerintahan desa dan masyarakat di Kampung Legok Sukamaju RT 04/01, Desa Legok Sukamaju, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan unsur pemerintah desa, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, hingga para Ketua RT se-Desa Legok Sukamaju. Hadir dalam kegiatan antara lain Camat Kemiri Rudi Hadikarsoni, SH, S.IP, M.Si Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M, S.Pd Sekertaris Kecamatan Kemiri Soni, S.Pd, M.Si,  Kepala Desa Legok Sukamaju M. Fatulloh, S.Sos, Ketua BPD Desa Legok Sukamaju, serta personel penggerak dari unsur TNI-Polri.



Kegiatan difokuskan pada pembersihan area lingkungan serta jembatan perbatasan antara Desa Legok Sukamaju dan Desa Rancalabuh sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari.


Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M, S.Pd menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, namun juga memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


“Gerakan Asri ini menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, sekaligus membangun sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga wilayah tetap kondusif,” ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga wilayah Kecamatan Kemiri menjadi kawasan yang lebih asri, sehat, dan nyaman untuk seluruh warga," Pungkasnya.


(Red)

Supervisi dan Implementasi SPKT-Pamapta, Stamaops Polri Kunjungi Polresta Tangerang




Tangerang| Mitrapubliknews.com -- Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri mengunjungi Polresta Tangerang, Kamis (21/5/2026). Kunjungan itu untuk melakukan supervisi dan implementasikan fungsi SPKT dan Pamapta di Polresta Tangerang. 


Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Stamaops Polri Brigjen Pol Marsudianto mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu, kata dia, menjadi bagian dari tugas fungsi kepolisian.


"Implementasi pelayanan tersebut salah satunya berada di SPKT, " kata Marsudianto. 



Dia menyampaikan, berbagai penyesuaian dan penguatan terus dilakukan. Langkah itu agar SPKT mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 


"Pelayanan kepolisian modern harus berbasis pada deteksi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya. 


Marsudianto mengapresiasi upaya dan kinerja Polresta Tangerang dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Semoga kegiatan supervisi ini dapat memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan operasional Kepolisian," terangnya. 




Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Polresta Tangerang terus berupaya melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal.


"Khususnya melalui fungsi SPKT dan Pamapta sebagai ujung tombak pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat," ujarnya. 


Dia menambahkan, dalam pelaksanaan tugas SPKT, Polresta Tangerang selau meningkatkan kualitas pelayanan laporan polisi, pengaduan masyarakat, dan pelayanan informasi. Serta bantuan Kepolisian dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, dan humanis.


Sedangkan pada fungsi Pamapta, lanjut Indra Waspada, rutin dilaksanakan patroli preventif. Patroli itu untuk memberikan pengamanan kegiatan masyarakat, penjagaan objek vital, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. 


"Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang sampai dengan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif," kata Indra Waspada. 




Polresta Tangerang, ujar Indra Waspada, mengapresiasi kegiatan supervisi dan implementasi tesebut. Dia berharap dengan kegiatan itu, jajaran mendapatkan arahan, masukan, dan evaluasi sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.


Selain Brigjen Pol Marsudianto, dari Stamaops Polri juga turut hadir Kepala Biro Pengendalian Operasi Brigjen Pol Benny Iskandar, dan Anjak Madya Rojianstra Kombes Pol I Wayan Riko Setiawan. (*/ red).

Perusahaan Bahan Baku Obat Nyamuk di Legok di Lalap Sijago Merah ‎



Tangerang | Mitrapubliknews.com - Commanditaire Vennootschap (CV) Batara Jaya Utama yang memproduksi bahan baku obat nyamuk yang berlokasi di kampung Ranca Kebo, Desa Babat, Kecamatan Legok,  Kabupaten Tangerang, dilalap si jago merah, pada Kamis malam (20/5/26).

‎Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat mesin grinding overhat sehingga menimbulkan bara api dan membakar bahan baku obat nyamuk yang bertumpuk disekitar mesin.


‎BPBD Kabupaten Tangerang menyebutkan bahwa dari peristiwa tersebut salah satu karyawan mencoba memadamkan kobaran api, namun karena tidak memakai alat pelindung diri sehingga alami korban.


‎"Dari kejadian, Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan kebakaran, dan langsung menerjunkan 4 unit Damkar dari pos Legok dengan dibantu Mako Curug.


‎"BPBD Kabupaten  Tangerang menerjunkan 16 personil dilokasi," ujarnya.


‎Personil damkar, tidak lama kemudian berhasil memadamkan api setelah bekerja selama 1 jam dan menyatakan tidak ada lagi api yang merambat ke tempat lain.


‎"Akibat peristiwa tersebut satu karyawan alami luka ringan," tuturnya.


‎Hingga berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak terkait atas kejadian tersebut," pungkasnya.



‎(red)

Seruan Kebudayaan Serang Utara, Satu Lompatan Epistemik Ditengah Peradabaan Modern




Serang | Mitrapubliknews.com -- Seruan Kebudayaan Serang Utara (SERUBUK) adalah Konvensi wadah yang menghimpun komunitas, Civil Society, Warga, Aktivis Lingkungan,  penggiat Budaya, pelaku seni, Pelajar, serta Mahasiswa di Utara Serang  Utara - Banten. SERUBUK di inisiatori oleh Rasyid Ridho (Ketua Lingguh Studio Banten) dan Gerakan Mahasiswa Setang Utara (GAMSUT) dan Ciujung Institute (CI). Serang, 19-20 Mei 2025.


"Sejak tanggal 19-20 Mei kemarin, kami telah melakukan agenda penting yang mudah -mudahan jadi titik lompat bersejarah dan berdampak bagi warga di Serang Utara - Banten. Lokus kegiatan dan aksi nyata kami lebih difokuskan pada inventarisasi, pendokumentasian, dan ekspedisi Sungai Ciujung Lama di kecamatan Pontang dan Tirtayasa". Ungkap Ido, ketua Linggih Studio. 




Lanjut Ido, "Kegiatan susur Sungai Ciujung Lama jadi salah satu aktivasi substantif bagi kami dan warga bantaran Sungai. Karena menyusuri Sungai Ciujung Lama dari Desa Kaserangan sampai ke Desa Pontang. Jika dihitung, jarak yang kami tempuh melalui susur Sungai Ciujung sejauh kurang lebih delapan kilometer. Dan kami mengucapkan banyak terimaka kasih kepada Komunitas Rumah Singgah Kota Serang yang memfasilitasi perahu karet dan Life Jaket". Tutupnya. 


Seruan Kebudayaan Serang Utara (SERUBUK) dilaksanakan sejak tanggal 19 Mei 2026 di Wisata Bumi Tirtayasa dengan rangkaian agenda yang menggugah peserta dan komunitas di Serang Utara. Kegiatan hari pertama SERUBUK dihadiri wakil Bupati Serang (H.Najib Hamas, S.E,M.M), Unsur Muspika Kecamatan Tirtayasa Dan Pontang, OPD di lingkungan Pemkab Serang, dan Dindikbud Provinsi Banten. 




Hari Pertama kegiatan SERUBUK menampilkan deklamasi Puisi kebudayaan Kiyai Kusen Al- Cepu, Workshop Fotografi, Diskusi dan saresehan Kebudayaan Sungai Ciujung Lama serta Pertunjukan rampak bedug Sanggar Tari Yudha Asri Pamarayan. 


Kegiatan  SERUBUK diinisiasi secara kolektif dan kolaboratif dengan skema berbasis swadaya antara komunitas Budaya, Seni, Aktivis Lingkungan, dan para penggerak Sungai Ciujung Lama. 


"Aktivasi SERUBUK berorientasi pada mengungkap kembali pengetahuan tentang Sungai Ciujung Lama sebagai endemik peradabaan Kuno. Yang di dalamnya terdapat mata rantai kehidupan warga bantaran Sungai. Sebuah landscap kehidupan komunal masyarakat bantaran Sungai Ciujung Lama yang sangat kental dengan nilai budaya, ekosistem, vegetasi, dan keterampil tradisional Warga Bantaran Sungai". Tambah Handoko Agus Ketua Panitia SERUBUK. 


Untuk diketahui bahwa Sungai Ciujung Lama menjadi sarana transportasi sejak era kesultanan Banten, beberapa data menyebut telah ada sejak kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa (1650'an). Sungai ini telah menjadi jalur perdagangan dan pertemuan budaya multi etnik. Di Sungai inilah peradaban di pesisir Utara Serang Utara terbentuk. Kehidupan Kosmo dan metropolis Menjadi urat nadi berlangsungnya kehidupan masyarakat bantaran Sungai Ciujung Lama hingga saat ini. ,(*/red).

Koramil Mauk Dampingi Program Jagung Hibrida BUMDes Rancalabuh



Tangerang | Mitrapubliknews.com -- ‎Kodam Jaya, Tigaraksa,  Program penanaman jagung hibrida mulai dijalankan di Kampung Rancalabuh, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/5/2026). Kegiatan itu dimonitor unsur Koramil 09/Mauk Kodim 0510/Tigaraksa bersama pemerintah kecamatan dan aparat kepolisian.

‎Lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi digunakan untuk pengembangan jagung hibrida yang dikelola BUMDes Gabusan Jaya bersama kelompok tani setempat.

‎Kegiatan penanaman dilaksanakan di wilayah RT 002 RW 001 Kampung Rancalabuh. Aparat teritorial TNI terlihat mendampingi proses ceremonial tanam bersama unsur pemerintah desa dan petani.


‎Mewakili Danramil 09/Mauk, Serka A Kosim hadir langsung di lokasi. Turut hadir Camat Kemiri Rudi HK, Kapolsek Mauk yang diwakili Aiptu Asep Saepul, Kepala Desa Rancalabuh A Nawadir, hingga unsur kelompok tani dan pendamping desa.

‎Program tersebut dijalankan melalui BUMDes Gabusan Jaya dengan dukungan bibit jagung hibrida yang disiapkan pengelola BUMDes. Ketua BUMDes Maeyudin menyebut lahan yang digunakan merupakan milik warga bernama Hernata dan diproyeksikan menjadi area pengembangan pertanian produktif desa.


‎Di lapangan, kelompok tani ikut dilibatkan sejak tahap persiapan lahan. Bahrudin selaku perwakilan Poktan Gabusan Jaya bersama Gapoktan Maju Bersama turut mengawal proses penanaman agar berjalan sesuai target musim tanam.

‎Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pengawasan wilayah dan pendampingan program ketahanan pangan. Belakangan, pola pendampingan aparat teritorial terhadap sektor pertanian semakin terlihat di sejumlah daerah, terutama untuk menjaga produktivitas pangan masyarakat desa.

‎Selain aparat desa dan petani, kegiatan itu dihadiri unsur BPP Tegal Kunir, perangkat desa, hingga pengurus RT dan RW setempat. Suasana berlangsung relatif kondusif tanpa kendala berarti selama proses penanaman berlangsung.

‎Kegiatan selesai sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga siang hari, sebagian petani masih terlihat berada di area lahan untuk memastikan proses tanam awal berjalan baik sebelum memasuki tahap perawatan tanaman dalam beberapa pekan ke depan.

‎Di tengah dorongan penguatan ketahanan pangan nasional, program berbasis desa seperti ini mulai banyak dikembangkan di wilayah penyangga Kabupaten Tangerang. Aparat kewilayahan pun tampak tetap aktif mendampingi agar program berjalan berkelanjutan di tingkat petani.

‎Sumber Kodim 0510/Tigaraksa

(*/red).

Dari Mana Sumber Dana LSM Komando – “Kami Dituduh Asing, Padahal Hidup dari Rakyat!




TANGERANG | Mitrapubliknews.com Tuduhan itu selalu sama: “LSM Komando Corong Aspirasi Rakyat pasti dibiayai asing!” Narasi ini berulang setiap kali lembaga yang dipimpin M.O. Rodhi, SH itu menggebrak proyek raksasa dan kebijakan yang menindas warga kecil. Tapi benarkah? Investigasi ini menelusuri jejak finansial di balik gerakan yang disebut paling masif di Tangerang Raya.


*BANTAHAN TEGAS: NOL DANA ASING, NOL APBD*


“Tidak ada bukti valid. Kami mengandalkan sumber dana mandiri untuk jaga independensi pengawasan birokrasi.” Pernyataan Ketua Umum M.O. Rodhi, SH pada 21/05/26 di Posko Komando, Neglasari, bukan isapan jempol. Data Kesbangpol Tangerang menguatkan: LSM Komando Corong Aspirasi Rakyat *tidak tercatat sebagai penerima hibah pemerintah maupun internasional*.


Faktanya terbalik dari tuduhan. LSM ini justru menolak ketergantungan pada negara maupun asing agar tetap bisa menggigit. Lalu dari mana uang untuk advokasi publik dan edukasi warga marjinal yang jalan terus?


*TELUSUR 3 SUMBER DANA: MESIN GERAKAN RAKYAT OLEH RAKYAT*


1. *Iuran Anggota: Tulang Punggung yang Tak Terlihat* 

   Basis anggota LSM Komando tersebar di seluruh Tangerang Raya. Mereka bukan anggota pasif. Setiap bulan, iuran sukarela mengalir untuk logistik aksi, cetak kajian hukum, hingga biaya pendampingan warga. Satu iuran mungkin kecil, tapi ribuan iuran yang loyal jadi kekuatan finansial rutin. Ini dana paling bersih: dari anggota, untuk advokasi anggota.


2. *Donasi Simpatisan: Bukti Gerakan Dipercaya Publik* 

   Saat LSM Komando gelar “Berbagi Walau Sedikit” Ramadhan 1447 H / Maret 2026 di Neglasari & Sepatan Timur, ratusan paket pangan dibagikan. Semua murni dari donasi spontan warga. M.O. Rodhi, SH terbuka ucap terima kasih ke donatur tiap kali aksi. Pola ini disengaja: agar kas LSM diisi publik, bukan konglomerat. Tujuannya agar loyalitas LSM tetap ke rakyat, bukan ke pemberi dana.


3. *Kantor Hukum Garda Republik: “Otak” yang Biayai “Otot”* 

   Ini kunci kemandirian yang tak dimiliki banyak LSM. M.O. Rodhi, SH adalah pendiri Kantor Hukum Garda Republik. Pendapatan dari layanan hukum yang ditangani pengurus dan jaringan LSM disisihkan untuk kerja sosial. Model “unit usaha internal” ini yang membuat LSM Komando bisa rilis kajian hukum kelas atas sambil tetap bagi sembako di kampung. Mereka tak perlu tunggu kucuran dana proyek untuk bicara.


*MENGAPA FITNAH DANA ASING TERUS DIGORENG?*


Investigasi kami menemukan pola: tuduhan selalu muncul setelah LSM Komando menyentuh “sarang tawon”.


*Pertama, Gerakannya Terlalu Mengganggu.* Kritik ke proyek PIK2, sebut jalan “stadium 4” sudah makan korban, bongkar pungli perizinan. Narasi dana asing dipakai untuk tanam curiga: “Ini pasti titipan, bukan suara rakyat.”


*Kedua, Skalanya Tak Masuk Akal Bagi Lawan.* Aksi serentak 2 titik, koalisi dengan FORKABI, kajian hukum tebal, edukasi warga marjinal door-to-door. Bagi pihak yang terusik, logikanya sederhana: “Mustahil LSM tanpa APBD bisa begini kalau tak ada asing di belakang.” Padahal, yang di belakang adalah iuran dan donasi rakyat.


*Ketiga, Ini Strategi Delegitimasi Klasik.* Cap “alat asing” adalah cara tercepat membunuh karakter LSM kritis. Tujuannya agar publik ragu: apakah LSM Komando benar-benar bela warga, atau bela kepentingan luar?


*EDUKASI PUBLIK: KENALI CIRI LSM INDEPENDEN*


Kasus LSM Komando jadi pelajaran bagi warga marjinal. LSM yang benar-benar independen punya 3 tanda:


1. *Sumber dananya transparan ke publik*: Iuran, donasi, usaha mandiri.

2. *Kantor dan ketuanya mudah ditemui*: Posko di Neglasari ,Pakuhaji dan Sepatan terbuka untuk laporan warga.


*KESIMPULAN : DIBIAYAI RAKYAT, MAKA BERPIHAK KE RAKYAT*


LSM Komando bisa masif dan berkelanjutan justru karena *tidak terima dana asing/pemerintah*. Tiga kakinya – iuran anggota, donasi warga, pendapatan kantor hukum internal – membuat mereka tak bisa dibungkam dengan ancaman stop dana.


Isu dana asing bukan soal bukti. Ini soal ketakutan. Takut pada gerakan yang otaknya tak bisa dibeli, dan ototnya dibiayai langsung oleh keringat rakyat.


Selama advokasi publik dan edukasi warga marjinal masih dibiayai dari kantong rakyat sendiri, LSM Komando akan tetap jadi corong yang tak bisa disumbat. (*/red).

Keluarga Tunjukkan Itikad Baik, Ayah Ken Ken Datangi Media dan Sampaikan Permintaan Maaf




Tangerang | Mitrapubliknews.com Pasca viralnya video pria bernama Ken Ken yang menantang wartawan di wilayah Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pihak keluarga menunjukkan itikad baik untuk meredam situasi.


Diketahui, Ken Ken saat ini telah diamankan di Polres  Tangerang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait video yang beredar luas di media sosial tersebut.


Di tengah proses hukum yang berjalan, orang tua Ken Ken mengambil langkah proaktif dengan mendatangi sejumlah kantor media untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.


Ayah Ken Ken, Sutari, mengungkapkan penyesalannya atas tindakan sang anak yang telah menimbulkan keresahan.


“Saya sebagai orang tua memohon maaf sebesar-besarnya kepada rekan-rekan wartawan dan masyarakat atas perbuatan anak saya. Kami tidak membenarkan tindakan tersebut dan berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Sutari, Rabu (20/5/2026).


Ia juga menegaskan bahwa pihak keluarga akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan serta berupaya membina Ken Ken agar tidak mengulangi perbuatannya.


“Kami akan bertanggung jawab dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Harapan kami, ini bisa menjadi pelajaran bagi anak kami ke depannya,” tambahnya.


Permintaan maaf tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral keluarga sekaligus upaya menciptakan suasana yang lebih kondusif pasca viralnya video bernada provokatif tersebut.


Sebelumnya, dalam video yang beredar, Ken Ken terlihat dalam kondisi emosi sambil melontarkan tantangan kepada wartawan. Namun, tak lama kemudian muncul video klarifikasi yang memperlihatkan perubahan sikap dengan nada bicara lebih tenang.


Langkah keluarga yang turun langsung menyampaikan permohonan maaf ini pun mendapat perhatian sebagai bentuk kesadaran dan itikad baik dalam menyikapi persoalan yang terjadi.


Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyelesaian persoalan tidak hanya melalui proses hukum, tetapi juga melalui pendekatan kekeluargaan dan tanggung jawab sosial.

(*/red).

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Kasrem 052/Wkr Tegaskan Komitmen Jaga Tunas Bangsa di Era Digital

 



TANGERANG| Mitrapubliknews.com Komando Resor Militer 052/Wijayakrama menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme ini dipusatkan di Lapangan Makorem 052/Wkr, Tangerang, Banten, pada Rabu (20/5/2026).


Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Staf Korem 052/Wkr, Kolonel Inf. Ato Sudiatna, S.I.P., mewakili Komandan Korem 052/Wkr. Upacara ini diikuti oleh seluruh Prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Makorem 052/Wkr.


Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pemantik sekaligus penegasan tentang urgensi membina, membangun, dan melindungi generasi muda sebagai pilar utama kekuatan bangsa di tengah hantaman tantangan global dan masifnya perkembangan teknologi digital.




Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kasrem 052/Wkr, ditekankan bahwa makna kebangkitan nasional pada era modern telah bertransformasi. Perjuangan saat ini tidak lagi sekadar mempertahankan kedaulatan wilayah secara fisik, melainkan juga menjaga kedaulatan informasi serta keamanan ruang digital nasional.


“Pemerintah terus berkomitmen memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program strategis nasional. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, peningkatan layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi berbasis desa melalui Koperasi Merah Putih. Langkah terintegrasi ini ditujukan demi mewujudkan masyarakat yang mandiri, sehat, cerdas, dan sejahtera,” ujar Kolonel Inf. Ato Sudiatna saat membacakan amanat.


Lebih lanjut, di sektor digital, pemerintah telah mengambil langkah preventif yang tegas demi memproteksi generasi muda. Salah satunya melalui implementasi Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025 yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif bagi masa depan bangsa.




Momentum Harkitnas ke-118 ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi seluruh komponen bangsa, khususnya keluarga besar Korem 052/Wkr, untuk terus memperkokoh persatuan, meningkatkan literasi digital, serta merawat semangat gotong royong demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Seluruh rangkaian upacara bendera berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Korem 052/Wijayakrama dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan, loyalitas tanpa batas, serta dedikasi tertinggi kepada bangsa dan negara.(*/red).

Viral “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda




Tangerang | Mitrapubliknews.com -- Polresta Tangerang merespons teror “pocong” di sejumlah wilayah yang viral beredar di media sosial. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengimbau masyarakat tetap waspada namun tetap tenang dan tidak panik.


"Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik. Serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya," kata Indra Waspada, Selasa (19/5/2026). 


Dari informasi yang beredar, muncul dugaan aksi teror "pocong" tersebut dijadikan modus kejahatan seperti pencurian atau perampokan dengan cara menakut-nakuti warga. Oleh karena itulah, Indra Waspada meminta masyarakat tenang. 


Sebab menurutnya, aksi-aksi menyerupai teror tersebut diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Situasi itu kemudian dapat dimanfaatkan oleh pelaku kriminal untuk menjalankan aksinya saat lingkungan dalam kondisi tidak kondusif.


"Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” katanya.


Indra Waspada menegaskan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polresta Tangerang melalui fungsi Bhabinkamtibmas bersama unsur Babinsa dan perangkat lingkungan akan meningkatkan patroli di wilayah permukiman warga, khususnya pada malam hingga dini hari.


Selain itu, masyarakat juga didorong kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah antisipasi menjaga keamanan lingkungan masing-masing.


“Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.


Indra Waspada menegaskan, masyarakat diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau hal-hal yang meresahkan di lingkungan sekitar. Pelaporan dapat dilakukan ke kantor polisi terdekat maupun melalui layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam.


Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror “pocong” tersebut guna mengungkap pihak yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut.


“Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkas Indra Waspada.(*/red).