BPKAD Kab.Tangerang

BPKAD Kab.Tangerang
Award financial 2024.

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA

Keluarga Besar GAMATA NUSANTARA
Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1446 Hijriah

MITRAPUBLIKNEWS CHANNEL

Recent post

Viral di Media Sosial, Kasus Pelemparan Petasan terhadap Sopir Angkot Berakhir Damai




Kota Tangerang | Mitrapubliknews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota berhasil menyelesaikan secara problem solving perkara viral pelemparan petasan terhadap pengemudi angkutan umum B 02 rute Cikokol–Ciledug yang terjadi di Jalan Maulana Hasanudin RT 07/01, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.


Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dan sempat viral di media sosial Instagram melalui akun @infocipondoh.id.


Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa setelah video tersebut beredar luas, pihaknya segera melakukan klarifikasi, pendalaman informasi, serta mempertemukan kedua belah pihak.


“Kami bergerak cepat menelusuri kebenaran video yang beredar. Setelah dilakukan klarifikasi terhadap korban dan para pelaku, kami memfasilitasi pertemuan guna penyelesaian secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan prinsip hukum dan keadilan,” ujar AKBP Parikhesit, Kamis (26/2/2026).



Korban dalam peristiwa tersebut yakni Muhamad Gazali (51) dan Marjono (51), keduanya merupakan pengemudi angkutan umum B 02 rute Cikokol–Ciledug.


Sementara tiga remaja yang terlibat dalam kejadian tersebut adalah D.A. (20), R.D.S. (16), dan U.P.Y. (21). Dalam pertemuan yang difasilitasi di Mapolres Metro Tangerang Kota, turut hadir para orang tua pelaku, korban, serta jajaran kepolisian.


Dalam forum mediasi tersebut, para pelaku dan keluarga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada kedua pengemudi atas tindakan yang telah dilakukan serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.


“Para pelaku menyadari kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korban serta masyarakat. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara ini secara damai dengan dibuatkan surat kesepakatan bersama,” lanjut Kasat Reskrim.


Kedua pengemudi menerima permohonan maaf tersebut dan sepakat untuk berdamai demi menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangerang.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pendekatan problem solving dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan, usia pelaku, serta dampak sosial yang ditimbulkan, tanpa mengabaikan tanggung jawab hukum.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Media sosial bukan ruang untuk mencari sensasi dengan cara yang melanggar hukum,” tegasnya.


Polres Metro Tangerang Kota berkomitmen terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta mengedepankan penyelesaian yang berkeadilan bagi semua pihak.


(Red)

Siswa-Siswi SIT Cordova 3 Pasarkemis Bagikan Takjil ke Pengendara Jalan Raya Cadas Kukun




TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Siswa dan siswi Sekolah Islam Terpadu (SIT) Cordova 3 Pasarkemis membagikan Takjil ke para pengendara kendaraan bermotor di Jalan Raya Cadas Kukun pada Kamis 26 Februari 2026.


Tubagus Satria Alghaniy siswa kelas 10 SIT Cordova 3 Pasarkemis menyampaikan pada Awak Media bahwa kegiatan yang dilakukan hari ini sebagai pembelajaran sikap berbagi kepada sesama, khususnya warga muslim.


"Kami melakukan kegiatan ini untuk belajar berbagi kepada sesama khususnya warga muslim yang sedang berkendara dan membutuhkan takjil untuk berbuka puasa disaat perjalanan," ujarnya.


Salah satu orang tua murid yang hadir mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan berbagi takjil oleh para siswa siswi SIT Cordova 3.




"Alhamdulillah kita telah diberikan kesehatan untuk bisa hadir pada acara iftar on the road siswa siswi kelas 4 dan kelas 10 SIT Cordova 3, saya sebagai orang tua bersyukur anak anak sudah punya rasa berbagi terhadap sesama," ungkapnya.


Kegiatan digelar dalam rangka iftar on the road siswa siswi kelas 4 dan kelas 10 SIT Cordova 3 berbagi makanan untuk berbuka puasa bagi pengendara di Jalan Raya.


Kegiatan berjalan aman dan lancar, 700 bungkus lebih takjil dibagikan ke pengendara. Acara ditutup dengan foto bersama. (*/ red).

Ramadan Penuh Kebersamaan, Polres Tangerang Kota Gelar Buka Puasa Bersama Media dan Anak Yatim

 



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Momentum Ramadan dimanfaatkan jajaran Polres Metro Tangerang Kota untuk mempererat sinergitas bersama insan pers. Rabu (25/2/2026) sore, kegiatan bertajuk “Buka Puasa Polri Bersama Insan Pers 2026” digelar di Aula Serbaguna Lantai 2 Polres Metro Tangerang Kota, dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim.


Acara yang dihadiri insan pers, Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta anak-anak yatim yang menerima santunan. Kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan sarat pesan kamtibmas.


Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, dalam sambutannya menegaskan bahwa pers memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.


“Peran pers sangat penting dalam menyampaikan informasi yang positif, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat, khususnya terkait kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Kombes Pol. Jauhari.



Ia menyampaikan bahwa pemberitaan yang objektif dan konstruktif dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, insan pers juga memiliki peran besar dalam membantu menyuarakan aspirasi masyarakat, termasuk warga di pelosok wilayah yang membutuhkan perhatian.


“Dengan jangkauan media yang luas, berbagai persoalan sosial bisa tersampaikan secara cepat dan tepat kepada para pemangku kepentingan. Sinergi ini yang harus terus kita jaga,” lanjutnya.


Kapolres juga berharap media tetap mengedepankan prinsip konfirmasi dan klarifikasi sebelum mempublikasikan berita, agar informasi yang sampai ke masyarakat tetap utuh dan tidak menimbulkan kegaduhan.


“Pers memiliki fungsi strategis dalam meluruskan suatu peristiwa agar tidak berkembang menjadi informasi yang tidak utuh dan berpotensi merugikan institusi maupun publik,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa masih banyak anggota Polri yang bekerja dengan penuh integritas dan dedikasi sebagai insan Bhayangkara.


“Kerja-kerja positif anggota di lapangan juga perlu mendapatkan ruang pemberitaan yang proporsional,” tambahnya.


Terkait dinamika demokrasi seperti unjuk rasa maupun kritik terhadap pemerintah dan Polri, Kapolres menyebut hal tersebut sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi secara dewasa dan profesional.


Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan, doa bersama, buka puasa, serta ramah tamah yang semakin mempererat silaturahmi antara Polri dan awak media.


Selain memperkuat hubungan kemitraan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial Polri melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim di bulan suci Ramadan.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Diharapkan, sinergitas antara Polri dan insan pers terus terjalin secara profesional dan berimbang demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.


(Red)

Tujuan Utama Puasa Di Bulan Ramadhan Adalah Pengendalian Diri





Bekasi Kota | Mitrapubliknews.com --Suasana Ramadan 1447 Hijriah kembali menghadirkan keteduhan di tengah masyarakat, dalam rangkaian program religi menjelang waktu berbuka, Ustadz Firdaus Yusuf secara live menyampaikan esensi spiritual, sosial, dan moral dari ibadah puasa, bertajuk “Tujuan Utama Puasa” di tayangkan oleh BRTV,Rabu, 25/2/2026.


Ustadz Firdaus juga menjelaskan bahwa inti dari ibadah puasa bukan semata menahan lapar dan dahaga, melainkan proses pembentukan karakter dan pengendalian diri, sesuai firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat takwa.


“Puasa bukan hanya ibadah fisik, tetapi ibadah rohani. Lapar dan haus hanyalah sarana untuk melatih kesabaran, kejujuran, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.


Takwa sebagai tujuan Utama adalah kesadaran penuh bahwa Allah senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia.


Puasa melatih umat Islam untuk jujur, bahkan ketika tidak ada manusia yang melihat. Dalam kondisi sendiri sekalipun, seorang yang berpuasa tetap menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasanya.


Ustadz Firdaus menegaskan bahwa dimensi ini menjadikan puasa sebagai ibadah yang sangat personal dan penuh integritas.


“Di situlah letak nilai keagungan puasa. Ia membentuk pribadi yang bertanggung jawab, baik dalam ruang privat maupun publik,” ucapnya.


Dimensi Sosial Puasa Selain aspek spiritual, puasa juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Dengan merasakan lapar dan dahaga, umat Islam diajak untuk lebih peka terhadap kondisi kaum dhuafa. Momentum Ramadan menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.


Dalam konteks kehidupan modern yang cenderung individualistik, pesan empati yang lahir dari puasa menjadi sangat relevan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan puasa tercermin pada perubahan sikap setelah Ramadan berakhir. Pengendalian Diri dan Transformasi Moral.


Lebih lanjut, Ustadz Firdaus Yusuf menekankan pentingnya menjaga lisan, emosi, serta perilaku selama berpuasa. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga, karena gagal menjaga sikap dan perkataan.


Menurutnya puasa adalah, madrasah pengendalian diri, dengan demikian Ramadan menjadi momentum evaluasi, memperbaiki akhlak, serta membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan.


Harapan Ramadan 1447 H

Menutup kultumnya, Ustadz Firdaus Yusuf mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan 1447 H sebagai titik balik spiritual. Ia berharap puasa tidak berhenti sebagai ritual tahunan, melainkan menjadi proses pembaruan diri yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.


“Jika setelah Ramadan kita menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih jujur, dan lebih peduli, maka itulah tanda puasa kita berhasil,” tegasnya.


Ramadan kembali mengingatkan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk manusia bertakwa—pribadi yang kuat secara spiritual, matang secara emosional, serta peka secara sosial. Di tengah dinamika kehidupan modern, pesan ini menjadi refleksi penting bagi setiap insan yang menjalankan ibadah suci tersebut.


(Agus Kanit)

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Tes Urine Mendadak

 



Kota Tangerang | Mitrapubliknews.com - Sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan kedisiplinan anggota, Polres Metro Tangerang Kota menggelar tes urine terhadap seluruh personel, Senin (23/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri Wakapolres, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, hingga personel Pamen, Pama, Bintara dan ASN Polres Metro Tangerang Kota.


Tes urine ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut perintah Kapolri dalam rangka pencegahan dan pengawasan internal guna menghindari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkoba.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan internal yang tegas dan transparan.


“Tes urine ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polres Metro Tangerang Kota bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat penyalahgunaan narkotika,” tegas Kombes Jauhari.



Ia menambahkan bahwa pengawasan internal harus dimulai dari institusi sendiri sebelum melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat.


“Kami ingin memberi contoh. Kalau kita menindak tegas peredaran narkoba di luar, maka ke dalam pun harus sama tegasnya. Ini bagian dari menjaga marwah institusi Polri,” tambahnya.


Pelaksanaan tes urine berjalan tertib dan lancar dengan pengawasan ketat. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


Polres Metro Tangerang Kota memastikan kegiatan pengawasan seperti ini akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen menuju Polri yang Presisi dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," tutupnya.


(Red)

Pemkab Tangerang Gelar Tarling di Masjid Al-Istiqomah, Warga Jayanti Antusias Buka Puasa dan Tarawih Bersama



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com -  Banten – Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Masjid Al-Istiqomah, Kampung Dungus Malang RT 03 RW 03, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Senin dini hari (23/02/2026) pukul 04.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan Tarling yang menjadi agenda rutin Ramadan Pemerintah Kabupaten Tangerang ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah.

 Masyarakat dari Kampung Dungus Malang dan Desa Pasir Muncang tampak memadati masjid sejak sore hari untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp20.000.000 untuk Masjid Al-Istiqomah sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah dan peningkatan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Bupati Tangerang berhalangan hadir karena tugas kedinasan di tempat lain. Kehadiran kepala daerah diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Sudrajat, S.Sos., M.T., yang hadir bersama jajaran pejabat dan aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang serta Pemerintah Kecamatan Jayanti.

Turut hadir Camat Jayanti H. Yandri Permana, S.STP., didampingi Sekretaris Kecamatan H. Ridwan, S.ST., M.Si. Hadir pula Ketua PC DMI Kecamatan Jayanti Jubaedah, Kepala Desa Pasir Muncang, Ketua DKM Jayanti Ustad Ahmad Yusup, serta Ketua DKM Masjid Al-Istiqomah Suyadi, A.Md., S.E.

Dalam sambutannya, Sudrajat menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam menyambut kegiatan Tarling.

 Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kegiatan Tarling ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun komunikasi, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen DLHK dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Menurutnya, semangat Ramadan harus sejalan dengan semangat menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sudrajat turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong selama bulan suci Ramadan. “Mari kita jadikan Ramadan ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan demi Kabupaten Tangerang yang religius dan harmonis,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tokoh agama, para pemuda Dungus Malang dan Pasir Muncang, serta masyarakat dari berbagai kalangan duduk berdampingan menikmati hidangan berbuka.

Usai salat Magrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya dan tarawih berjamaah. Jamaah memenuhi setiap saf masjid, mencerminkan semangat religius dan kekompakan warga setempat.

Ketua DKM Masjid Al-Istiqomah, Suyadi, A.Md., S.E., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami merasa terhormat dan bersyukur Masjid Al-Istiqomah menjadi lokasi Tarling tingkat kabupaten. Kehadiran para pejabat yang mewakili Bupati Tangerang menjadi motivasi bagi kami untuk terus memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan sejumlah warga yang mengaku bahagia dapat berjamaah langsung bersama para pejabat pemerintah daerah. Bagi masyarakat Dungus Malang dan Pasir Muncang, kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan antara pemerintah dan rakyat.

Sejak sore hari, masyarakat tampak antusias berdatangan ke masjid. Tidak hanya orang tua, para pemuda pun aktif membantu persiapan acara, mulai dari penataan tempat, konsumsi, hingga pengaturan jamaah. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan Tarling ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat persatuan serta membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, religius, dan harmonis.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin di Masjid Al-Istiqomah, warga berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.


(Red)

Patroli Malam Babinsa Dan Linmas Jaga Keamanan di Wilayah

 



Kota Tangerang | Mitrapubliknews.com - Kodam Jaya,Tangerang - Babinsa Koramil 01/Tgr dan Babinsa Koramil 08/Pamulang bersama Komduk dan Linmas melaksanakan patroli dan siskamling bersama di wilayah Kota Tangerang dan wilayah Kota Tangsel, Senin malam (23/02/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan lingkungan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Patroli menyasar wilayah teritorial Koramil 01/Tgr yakni Kecamatan Tangerang dan teritorial Koramil 08/Pamulang Kecamatan Pamulang Kota Tangsel.


Kehadiran aparat di tengah warga menjadi bentuk nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Pasi Ops Kodim 0506/Tgr Mayor Inf Heru Susanto mengatakan, patroli rutin ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus mempererat komunikasi dengan warga. 

“Kami ingin memastikan situasi desa tetap aman dan kondusif. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan siskamling tidak hanya soal pengawasan lingkungan, tetapi juga membangun kepedulian bersama.

“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan agar cepat ditangani,” tegasnya.


Sementara Ahmad anggota Linmas mengucapkan terimakasih atas keterlibatan Babinsa dalam patroli malam tersebut. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Ini menambah semangat warga untuk aktif menjaga lingkungan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Patroli bersama ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah preventif sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah," pungkasnya.


(Red)

Polsek Tigaraksa Bersama Bhayangkari Ranting Gelar Program Kapolresta Tangerang “Bakso Urat” Berbagi Takjil


Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat, jajaran Polsek Tigaraksa bersama Bhayangkari Ranting Polsek Tigaraksa menggelar Program Kapolresta Tangerang “Bakso Urat” (Bakti Sosial Untuk Masyarakat) dengan kegiatan berbagi takjil kepada warga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 23 Februari 2026, pukul 16.50 WIB hingga selesai, bertempat di depan Mako Polsek Tigaraksa. 

"Personel Polsek Tigaraksa bersama anggota Bhayangkari Ranting turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.


Dalam kegiatan tersebut, personel bersama Ranting Bhayangkari Polsek Tigaraksa membagikan paket takjil secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah.

Kapolsek Tigaraksa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kapolresta Tangerang “Bakso Urat” yang bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut

Terciptanya hubungan yang baik dan harmonis antara kepolisian dengan masyarakat.

Berbagi sebagai bentuk ibadah serta memperkuat silaturahmi Polri dengan masyarakat guna bersama-sama menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Tigaraksa.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polsek Tigaraksa beserta Bhayangkari. Diharapkan melalui kegiatan sosial seperti ini, sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya.


(Red)

Dua Oknum ASN Diduga Tipu Warga Rp 150 Juta Lewat Janji Jalur CPNS




Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com --Kasus dugaan penipuan berkedok janji kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui “jalur belakang” kembali mencuat di Kabupaten Tangerang, Seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial S, yang bertugas di salah satu kantor Dinas lingkungan Pemerintah kabupaten Tangerang, Akan dilaporkan seorang warga ke Polres  Tangerang atas dugaan penipuan.


Laporan tersebut dilayangkan oleh Sahroni, warga yang mengaku menjadi korban praktik tidak bertanggung jawab itu. Kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026), Sahroni mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula  saat dirinya bersama seorang rekannya ditawari jalur khusus untuk masuk sebagai ASN di Dinas Pertanian.


Menurut Sahroni, oknum ASN tersebut meyakinkan bahwa kelulusan bisa diatur dengan syarat menyerahkan uang dalam jumlah besar. Total uang yang diminta mencapai Rp 200 juta per orang.


“Saat itu kami dijanjikan bisa masuk ASN lewat jalur sisipan. Syaratnya menyetor uang Rp 150 juta. Karena percaya, saya akhirnya menyerahkan uang tersebut,” ujar Sahroni saat dikonfirmasi.


Sahroni merinci, penyerahan uang  senilai Rp 150 juta. Namun, setelah uang diterima, janji manis yang disampaikan oknum ASN tersebut tak pernah terwujud.


Tahun demi tahun berlalu, Sahroni tak kunjung mendapatkan kepastian. Setiap kali ditagih, terlapor selalu berdalih dan mengulur waktu. Bahkan, komunikasi kian sulit dilakukan hingga akhirnya nomor telepon Sahroni disebut-sebut diabaikan oleh oknum ASN tersebut.


“Setiap saya tanya, selalu berbelit. Bahkan saya sudah ada harapan lagi. Tidak ada itikad baik,” ucapnya dengan nada kecewa.


Upaya penyelesaian secara kekeluargaan sempat dilakukan. Oknum ASN itu, kata Sahroni, beberapa kali membuat janji akan mengembalikan uang yang telah diterima. Namun, janji tersebut tak satu pun direalisasikan.


Merasa dipermainkan, hampir 5 sampai mau ke 6 tahun dan tak kunjung mendapatkan haknya kembali, Sahroni akhirnya akan mengambil langkah hukum. Pada  bulan Februari 2026, ia akan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang.


“Karena tidak ada niat baik untuk mengembalikan uang, saya membuat laporan ke polisi. Saya berharap uang saya bisa kembali, karena uang itu hasil pinjaman dari keluarga,” katanya.


Tak hanya dirinya, Sahroni menyebut praktik serupa juga dialami oleh beberapa korban lain. Jika ditotal, uang yang disetorkan para korban kepada oknum ASN tersebut diduga mencapai Rp150 juta.


“Saya korbannya, terus ada lagi yang lain juga menyerahkan ratusan juta. Kalau ditotal keseluruhan, bisa mencapai sekitar Rp 1 milyar,” tuturnya.


Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penipuan berkedok penerimaan CPNS yang kerap memanfaatkan harapan masyarakat untuk menjadi aparatur negara. Polres akan menyelidiki kalo laporan diterima tersebut, kata Sahroni 


Alur ceritanya sperti ini

Anak saya ditawarkan jadi ASN oleh inisial S lwat anak buah nya yg bernama Wawan , dengan sarat uang 200 juta bisa lulus jadi ASN.namun harus bayar dulu 75% dr 200 juta tersebut, Dan kata inisial S bersama dengan anak buahnya berinsal W kalo seandainya ga berhasil maka uang tersebut dikembalikan.ucapnya.




Untuk administrasi saya serahkan lah uang 150 juta kepada W lalu W serahkan uang nya kepada rekannya lagi yang berinisial SP Dan diberikanlah kwitansi perjanjian diatas segel bermaterai 6000 bahwa isi perjanjiannya kalau seandainya tidak berhasil maka uang dikembalikan  100%..namun sampai sekarang itu semua bohong.. Pukas Sahroni.


Pemberitaan ini di terbitkan karena pihak oknum ASN tersebut gak ada jawaban yang pasti atau lari dari tanggung jawab. (*/ red).

77 Personel Gabungan Turun ke Jalan, Wujud Sinergi Jaga Lingkungan di Kecamatan Benda





Tangerang | Mitrapubliknews.com - Semangat menjaga kebersihan dan lingkungan ditunjukkan jajaran Polsek Benda bersama TNI, pemerintah daerah, dan potensi masyarakat (Potmas), Jumat (20/2/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai dari pagi hari dan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Polsek Benda, dipimpin langsung Kapolsek Benda AKP Sriyono, S.H., M.H. Selanjutnya, sebanyak 77 personel gabungan bergerak melakukan kerja bakti (korvey) di sepanjang Jalan Husein Sastra Negara, Kelurahan Benda, Kota Tangerang.


Personel yang terlibat berasal dari unsur Koramil 02 Batuceper, Polsek Benda, Polsek Batuceper, Polsek Neglasari, Trantib Kecamatan Benda, Satgas Kecamatan, ojek online kamtibmas, hingga unsur ormas.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI dalam rangka memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun sinergitas antar unsur di wilayah.


“Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi juga bentuk nyata sinergi 3 Pilar dan potensi masyarakat. Kita ingin lingkungan bersih, nyaman, dan masyarakat merasakan langsung kehadiran TNI-Polri,” ujar Kombes Pol. Jauhari.




Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan secara berkelanjutan.


“Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga sehat dan nyaman. Ini tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat,” tambahnya.


Selain menciptakan lingkungan yang lebih rapi di sepanjang Jalan Husein Sastra Negara, kegiatan ini juga semakin mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Benda.


Melalui program bapak Presiden diharapkan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan kondusif di Kota Tangerang. (*/Eben).

Ratusan Tiang dan Kabel Internet Ilegal, Dipasang Tanpa Izin Lingkungan di Kampung Jayanti ‎



‎Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - Banten ( 22 Pebruari 2026 ). – Aktivitas penurunan ratusan tiang jaringan internet di Kampung  Jayanti  Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menuai protes keras dari warga setempat, dan tanpa perizinan lingkungan setempat, alias legal pada Minggu malam

‎Pasalnya, kegiatan penempatan dan rencana pemasangan tiang tersebut diduga dilakukan tanpa izin lingkungan maupun persetujuan masyarakat dan aparatur wilayah setempat.

‎"Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam (20/2/2026), ketika dua unit truk jenis Fuso  dengan nomor polisi ( B 8123 OF ) truk Fuso berwarna Oren. Sekitar pukul kurang lebih pukul 10 : 00 sampai selesai pembongkaran, menurunkan ratusan tiang internet dan puluhan gulungan kabel internet yang begitu panjang sampai berkilo-kilo, ke sebuah lapak kontrakan yang berada di tengah lingkungan pemukiman warga.

‎"Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, sedikitnya 332 tiang internet telah diturunkan dan disimpan di area tersebut.

‎Namun hingga kini, pihak pelaksana belum dapat menunjukkan dokumen perizinan resmi, baik dari RT/RW, pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi penegak Peraturan Daerah seperti Koramil dan Satpol PP.


SR Salah satu warga mengaku terkejut dengan keberadaan tiang-tiang tersebut karena tidak pernah ada sosialisasi maupun pemberitahuan sebelumnya.

‎“Kami sebagai warga tidak pernah diberitahu, Tidak ada izin lingkungan, tidak ada koordinasi dengan RT, RW, maupun masyarakat. Tiba-tiba tiang internet sudah diturunkan begitu saja di lingkungan kami,” ujar salah seorang warga.

‎Penanggung Jawab Akui Izin Belum Selesai Saat dikonfirmasi di lokasi, terdapat tiga orang yang mengaku sebagai penanggung jawab di lapangan, yakni Topan, Alpin, dan Dede.

‎Namun, mereka mengakui bahwa dokumen perizinan belum sepenuhnya selesai, “Memang surat izinnya belum beres. Masih dalam proses,” ungkap salah satu penanggung jawab lapangan.



Pengakuan tersebut semakin memperkuat dugaan warga bahwa penurunan dan penitipan material tiang internet dilakukan sebelum seluruh proses perizinan rampung secara administratif dan legal.

‎"Warga Pertanyakan Legalitas dan Perusahaan Pelaksana Selain persoalan izin lingkungan, warga juga mempertanyakan legalitas proyek tersebut, termasuk identitas perusahaan penyedia layanan internet yang bertanggung jawab atas pengadaan dan pemasangan tiang jaringan tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, tidak ditemukan papan informasi proyek maupun keterangan resmi terkait nama perusahaan, nomor izin, atau penanggung jawab kegiatan secara hukum," tandasnya.

‎Berpotensi Langgar UU Telekomunikasi
‎Secara hukum, setiap pembangunan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pemasangan tiang jaringan internet, wajib memenuhi ketentuan perizinan dan persetujuan pihak terkait.

‎Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, antara lain:

‎Pasal 11 ayat (1): Penyelenggara telekomunikasi wajib memiliki izin dari pemerintah.

‎Pasal 13: Penggunaan atau pemanfaatan tanah milik pihak lain harus mendapat persetujuan pemilik dan memberikan ganti rugi.

‎Pasal 15: Pihak yang dirugikan berhak menuntut kompensasi.
‎Pasal 47: Pelanggaran terhadap kewajiban perizinan dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga 10 tahun dan/atau denda maksimal Rp1,5 miliar.

‎Selain itu, ketentuan perizinan lingkungan dan administrasi wilayah juga diatur melalui Peraturan Daerah serta regulasi pemerintah daerah setempat.

‎Warga Desak Pemerintah Koramil dan Satpol PP Bertindak Warga kini mendesak pemerintah desa, kecamatan, dan Satpol PP untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap aktivitas tersebut.

‎“Kami meminta pemerintah desa, kecamatan, dan Satpol PP segera menindaklanjuti, Jangan sampai kegiatan tanpa izin seperti ini dibiarkan dan menjadi preseden buruk,” ujar warga.

‎Warga juga meminta agar seluruh aktivitas pemasangan tiang internet dihentikan sementara sampai seluruh dokumen perizinan dinyatakan lengkap dan sah secara hukum.

‎Kasus ini menjadi sorotan masyarakat sebagai contoh pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam setiap pembangunan infrastruktur, sekaligus sebagai pengingat bahwa hak masyarakat dan ketertiban lingkungan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

‎Sampai berita ini terbit belum ada konfirmasi selanjutnya dari pihak terkait.


‎(Red) 

Parkir di RSUD Balaraja Jadi Sorotan: Parkir Tujuh Menit Tetap Bayar Rp4.000, Pengunjung Merasa Dirugikan



Kabupaten Tangerang | Mitrapubliknews.com - ( 21 Pebruari 2026 ).— Sistem pengelolaan parkir di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan publik. Seorang pengunjung mengeluhkan dikenakan tarif parkir sebesar Rp4.000 meskipun durasi parkir kendaraan miliknya belum mencapai satu jam.

Keluhan tersebut disampaikan pengunjung kepada awak media pada Sabtu (21/02/2026). Ia mengaku masuk ke area parkir rumah sakit pada pukul 12.22.14 WIB dan keluar pada pukul 12.27.24 WIB, atau hanya sekitar 7 menit 24 detik.

“Berarti belum sampai satu jam, bahkan cuma Tujuh menit lebih sedikit, tapi tetap dikenakan biaya Rp4.000. Masa seperti itu harus bayar penuh?” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai tidak berpihak kepada masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang sedang membutuhkan layanan kesehatan.

“Seharusnya pihak rumah sakit membantu dan memberikan keringanan kepada pasien, bukan malah memberatkan. Kalau misalnya tujuh menit saja Rp4.000, coba dikalikan seribu pasien sehari, bisa sampai Rp4 juta,” katanya.

Ia menilai kebijakan tersebut terkesan tidak mempertimbangkan rasa keadilan, terlebih rumah sakit merupakan fasilitas publik yang seharusnya memberikan pelayanan maksimal, termasuk dalam hal fasilitas pendukung seperti parkir.

Diduga Tidak Sesuai Prinsip Tarif Parkir

Pengunjung tersebut juga mempertanyakan dasar pengenaan tarif parkir yang tetap diberlakukan meskipun durasi belum mencapai satu jam penuh.

“Satu jam pertama Rp4.000, tapi ini belum satu jam sudah kena biaya penuh. Seharusnya ada toleransi atau kebijakan khusus, apalagi ini rumah sakit milik pemerintah daerah,” tambahnya.

Secara umum, tarif parkir di fasilitas publik, termasuk rumah sakit milik pemerintah, diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) yang ditetapkan pemerintah daerah. Pengelola parkir wajib menerapkan tarif sesuai ketentuan resmi dan tidak boleh menetapkan kebijakan sepihak yang merugikan masyarakat.

Selain itu, pengelolaan parkir di fasilitas pemerintah juga harus mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan pelayanan publik, bukan semata-mata berorientasi pada pendapatan.

Publik Minta Klarifikasi dan Evaluasi

Keluhan ini memicu perhatian masyarakat, khususnya pengguna layanan rumah sakit yang berharap adanya evaluasi terhadap sistem parkir di RSUD Balaraja. Banyak pihak menilai perlu adanya kejelasan terkait mekanisme penghitungan tarif parkir, termasuk kemungkinan adanya batas toleransi waktu.

Salah satu warga Kabupaten Tangerang yang enggan disebutkan namanya menilai kebijakan tersebut perlu ditinjau ulang.

“Rumah sakit itu tempat orang berobat, bukan tempat mencari keuntungan dari parkir. Harus ada kebijakan yang manusiawi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Balaraja belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Masyarakat berharap pihak rumah sakit segera memberikan klarifikasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap sistem parkir, agar tidak menimbulkan keresahan dan dugaan praktik yang merugikan pengguna layanan kesehatan.

Ketiadaan penjelasan resmi justru berpotensi menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi pengelolaan parkir di fasilitas kesehatan milik pemerintah tersebut.


(Red)

Perkuat Keamanan Aset Negara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Pimpin Diskusi Strategis Pengamanan di Bank Indonesia

 



JAKARTA | mitrapubliknews.com - Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Suhendri, S.I.K., M.P.Sdm., mewakili Kabaharkam Polri, hadir sebagai narasumber utama dalam Forum Group Discussion (FGD) bersama jajaran pejabat Bank Indonesia (BI) di Ruang DLAF Gedung BI Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).


Diskusi strategis ini difokuskan pada peningkatan sistem pengamanan dan pemulihan aset melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang komprehensif. Dalam paparannya, Brigjen Pol. Suhendri menekankan pentingnya sinergi antara regulasi negara dengan operasional di lapangan untuk menjaga stabilitas objek vital.


"Kolaborasi antara Polri dan Bank Indonesia adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa instrumen keuangan negara tetap terjaga. Melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang sesuai dengan Perpol Nomor 7 Tahun 2019, kita tidak hanya mengamankan fisik gedung, tetapi juga menjaga marwah dan stabilitas ekonomi nasional dari segala potensi gangguan," tegas Brigjen Pol. Suhendri.



Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pola pengamanan saat ini harus lebih adaptif terhadap dinamika ancaman, baik dari internal maupun eksternal.


"Kita harus bergeser dari pola pengamanan konvensional menuju pengamanan berbasis Analisa Risiko (Risk Assessment). Dengan menetapkan aset strategis BI sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagaimana diatur dalam Keppres Nomor 63 Tahun 2004, kita memiliki payung hukum yang kuat untuk melakukan tindakan preventif yang lebih efektif dan terukur, termasuk pemanfaatan aturan UU No. 9 Tahun 1998 terkait lokasi yang dikecualikan dari aksi unjuk rasa," tambahnya.


Selain aspek teknis pengamanan, aspek transparansi dan profesionalisme personel juga menjadi poin utama. Brigjen Pol. Suhendri memastikan bahwa seluruh dukungan perbantuan operasional dilakukan dengan tata kelola yang bersih.


"Setiap pelibatan personel Polri dalam pengamanan maupun pengawalan di jajaran BI kini dikelola melalui mekanisme PNBP. Hal ini menjamin profesionalisme anggota di lapangan serta memastikan bahwa seluruh dukungan perbantuan dari Baharkam Polri berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku," jelasnya di hadapan jajaran pimpinan Bank Indonesia.


Kegiatan FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Bank Indonesia, di antaranya Suti Masniari Nasution (Kepala Group Layanan dan Fasilitas), Sari Nadia (Kepala Group Pengaturan dan Perencanaan serta Pemeliharaan Aset), Beny Hari Gunawan (Kepala Divisi Kelompok Pengaturan dan Perencanaan Aset Umum), serta Mukorobin (Kepala Divisi Pengamanan Penyelamatan dan Manajemen Intern).


Melalui sinergi ini, diharapkan Bank Indonesia dapat membangun sistem pengamanan yang mandiri, tangguh, dan terintegrasi dengan standar Kepolisian Republik Indonesia guna menjamin keamanan aset negara secara berkelanjutan.


(Red)

Rotasi Jabatan di Polres Metro Tangerang Kota, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas





Tangerang | Mitrapubliknews.com - Rotasi jabatan kembali dilakukan di lingkungan Polres Metro Tangerang Kota. Serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama dan kapolsek jajaran digelar di Lapangan Presisi Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan II, Babakan, Kota Tangerang, Rabu Siang (18/2/2026). 


Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri para pejabat utama, kapolsek jajaran, dan personel Polres maupun Polsek.


Adapun jabatan yang diserahterimakan meliputi:

Kasatreskrim Pejabat Lama AKBP Awaludin Kanur, S.I.K.,M.H., diserahterimakan kepada Pejabat Baru AKBP Parikhesit, S.H.,S.I.K.,M.H.


Kasatresnarkoba Pejabat Lama Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H., diserahterimakan kepada Pejabat Baru Kompol Arnold Julius Simanjuntak, S.E., S.I.K.


Kasium Pejabat Lama Kompol Susida Aswita, S.SOS., M.M., diserahterimakan kepada Pejabat Baru Kompol Hadi Wiyono, S.IP.


Kapolsek Ciledug Pejabat Lama Kompol R.A. Dalby, M.H., diserahterimakan kepada Pejabat Baru Kompol Susida Aswita, S.SOS., M.M.


Kapolsek Karawaci Pejabat Lama Kompol Hadi Wiyono, S.IP., diserahterimakan kepada Pejabat Baru Kompol Ajie Perkasa, S.I.K.,M.I.K.


Kapolsek Teluknaga pejabat Lama AKP Nanda Satya Pratama Baso, S.T.K.,S.I.K., diserahterimakan kepada Pejabat Baru Iptu Kevin Hotlando, S.Tr.K.,S.I.K.


Kapolsek Pakuhaji Pejabat Lama AKP Rokhmatulloh, S.H., diserahterimakan kepada Pejabat Baru AKP Prapto Lasono, S.H., M.H.

Pergantian ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran di tubuh Polri.




Dalam amanatnya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.


“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran dan pembinaan karier personel. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakter wilayah, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan humanis,” ujar Kombes Jauhari.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Metro Tangerang Kota.


“Terima kasih kepada pejabat lama atas kontribusi dan kerja kerasnya. Semoga pengalaman yang didapat bisa menjadi bekal di tempat tugas yang baru,” tambahnya.


Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab dan pakta integritas, hingga doa bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata serta ramah tamah.


Dengan adanya rotasi ini, diharapkan soliditas dan kinerja Polres Metro Tangerang Kota semakin meningkat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. (*/Ant).

Ketua Dewan Pakar Daerah DPD PGR Tangerang, Thohirudin: Adil dan Makmur Butuh Perjuangan Melalui Partai Politik





TANGERANG | Mitrapubliknews.com - Seorang Dosen yang juga sebagai Advokat dan Praktisi Pengembangan SDM bergabung dalam Partai Politik dan menyoroti perjuangan Adil dan Makmur.


Thohirudin, SH, ST, MM, CTMP Ketua Dewan Pakar Daerah DPD Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Tangerang memaparkan bahwa saat kondisi Adil dan Makmur sangat jauh dari jangkauan rakyat kecil, ketimpangan begitu tajam.


"Saat ini kondisi Adil dan Makmur sangat memperihatinkan, semakin jauh dari jangkauan rakyat kecil, ketimpangan sangat tajam, satu sisi banyak rakyat yang kesusahan dan satu sisi lagi ada beberapa kelompok sangat berlimpah, akses dan kesempatan, seolah-olah hanya milik segelintir orang," paparnya.(19/2/26)


Thohirudin menghimbau agar relawan ABCenter untuk segera ikut serta dalam perjuangan nyata melalui Partai Politik.


"Saya mengajak semua rekan-rekan relawan yang ada di ABCenter agar segera merapatkan barisan berjuang melalui Partai Gerakan Rakyat yang merupakan kendaraan politiknya pak Anies Baswedan, karena Adil dan Makmur butuh perjuangan melalui Partai Politik," pungkasnya. (*/Maman).